Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Rupiah Melemah, Tren Tabungan Emas di BRImo Semakin Diminati

Jejak-indonesia.id || Di tengah kondisi ekonomi global yang masih bergejolak dan berdampak pada pelemahan nilai tukar rupiah, masyarakat kini semakin selektif dalam memilih instrumen investasi yang aman dan stabil. Situasi tersebut justru menjadi momentum meningkatnya minat masyarakat terhadap investasi logam mulia, khususnya emas, yang dinilai mampu menjaga nilai aset di tengah ketidakpastian ekonomi.

Sejalan dengan tren tersebut, fitur Tabungan Emas di super apps BRImo semakin diminati masyarakat karena menawarkan kemudahan investasi emas secara digital, praktis, aman, dan terjangkau. Hanya mulai Rp10 ribu, masyarakat sudah dapat membeli dan menabung emas kapan saja dan di mana saja langsung melalui aplikasi BRImo.

Regional Funding dan Retail Transaction Banking Head BRI Region 13 Malang, Triyoga Agung Wibowo mengatakan bahwa tren peningkatan investasi emas digital menunjukkan semakin tingginya awareness masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan keuangan dan investasi jangka panjang.

“Di tengah kondisi ekonomi global yang dinamis, masyarakat mulai mencari instrumen investasi yang relatif aman dan mudah diakses. Melalui fitur Tabungan Emas di BRImo, BRI ingin memberikan solusi investasi yang praktis, aman, dan dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, selain mudah digunakan, fitur Tabungan Emas BRImo juga memberikan berbagai keunggulan seperti transaksi real time, kemudahan monitoring saldo emas, hingga fleksibilitas pembelian sesuai kemampuan finansial masing-masing nasabah.

“Sekarang investasi emas tidak harus dimulai dengan nominal besar. Lewat BRImo, masyarakat bisa mulai berinvestasi secara bertahap dan membangun kebiasaan finansial yang lebih sehat untuk masa depan,” tambahnya.

Amalia, salah satu nasabah setia BRImo mengaku memilih investasi emas digital melalui BRImo karena prosesnya mudah dan nyaman.

“Saya mulai rutin beli emas lewat BRImo karena praktis sekali. Tidak perlu datang ke mana-mana, nominalnya juga bisa menyesuaikan kemampuan. Saat kondisi ekonomi tidak menentu seperti sekarang, saya merasa investasi emas lebih aman untuk menjaga nilai tabungan,” ujarnya.

Menurut Amalia, fitur Tabungan Emas di BRImo juga membantu dirinya lebih disiplin dalam menyisihkan penghasilan untuk investasi jangka panjang karena transaksi dapat dilakukan kapan saja hanya melalui ponsel.

Selain menghadirkan kemudahan transaksi digital, BRI juga terus mendorong edukasi literasi keuangan kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya diversifikasi investasi dan pengelolaan keuangan yang bijak sejak dini.

Melalui kemudahan akses digital dan fitur investasi yang semakin mudah dijangkau, BRI optimistis tren investasi emas digital melalui BRImo akan terus tumbuh dan menjadi pilihan masyarakat dalam menjaga stabilitas keuangan di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Pangdam XXIII/Palaka Wira: “PSM Harus Jadi Wadah Pembinaan Atlet dan Pemersatu Bangsa

PALU || Jejak-indonesia.id – Pangdam XXIII/Palaka Wira Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar menghadiri kegiatan Pengukuhan Kepengurusan Pencak Silat Militer (PSM) Tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat yang digelar di Gedung Gelora Bumi Kaktus (GBK), Kota Palu, Jumat (22/5/2026).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum PP PSM Brigjen TNI Andri Amijaya Kusumah, jajaran pejabat Kodam XXIII/Palaka Wira, unsur IPSI, KONI, Dispora, serta para pimpinan perguruan pencak silat di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira menyampaikan apresiasi kepada Ketua Umum PP PSM atas dedikasi dan komitmennya dalam membangun serta mengembangkan Pencak Silat Militer hingga resmi menjadi bagian dari IPSI Pusat.

Pangdam menegaskan bahwa Kodam XXIII/Palaka Wira mendukung penuh keberadaan dan pengembangan PSM di wilayah Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat sebagai wadah pembinaan atlet, pembentukan karakter generasi muda, serta penguatan nilai disiplin, persaudaraan dan semangat kebangsaan.

“Kami berharap PSM mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi sekaligus menjadi sarana pelestarian budaya bangsa,” ujar Mayjen TNI J. Binsar P. Sianipar.

Pangdam juga mengajak seluruh jajaran pengurus PSM untuk terus bersinergi dengan IPSI, perguruan pencak silat, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat agar pembinaan pencak silat dapat berjalan solid, harmonis dan berkelanjutan.

Selain sebagai olahraga dan bela diri, Pangdam menilai pencak silat memiliki peran penting sebagai perekat persatuan bangsa serta media untuk mengharumkan nama Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

Di akhir sambutannya, Pangdam XXIII/Palaka Wira mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus PSM yang telah dikukuhkan dan berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta semangat pengabdian terbaik.

Dalam Dua Hari 4 (empat) Pengedar Narkoba Diringkus Satresnarkoba Polres Binjai

BINJAI || Jejak-indonesia.id – Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap 3 (tiga) kasus tindak pidana narkotika dalam kurun waktu dua hari tanggal 20, 21 Mei 2026.

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 4 (empat) orang tersangka (tiga laki-laki dan satu wanita) masing-masing berinisial YP als PD (39), R (47), ADP (42), DA (21), di tiga lokasi berbeda yang berada di wilayah hukum Polres Binjai.

Adapun lokasi penangkapan tersebar di Jalan Danau Tondano GG. Ketupat LK.VIII (Binjai Timur), Jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Sumber Karya (Binjai Timur), Jalan Olahraga Kelurahan Timbang Langkat (Binjai Timur).

Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 10,04 gram, extasi 8 butir berat bruto 3,3 gram, 3 unit Handphone, 1 buah timbangan elektrik, 1 buah skop terbuat dari plastik, 1 kotak USB (tempat penyimpanan sabu) serta 1 unit sepeda motor yang diduga
berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.

Kapolres Binjai, melalui Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum polres Binjai,

“Polres Binjai akan terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya., tegasnya

Saat ini seluruh tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polres Binjai guna proses penyidikan lebih lanjut. Serta dijerat dengan
pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (2) huruf a UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman seumur hidup., ucap kasat Narkoba.

Kapolres Binjai, juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, keberhasilan pengungkapan kasus kejahatan jalanan ini diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba di Wilkum Polres Binjai. tegas AKBP Mirzal.

Humasresbinjai (22/5/26)

Gelar Rakernis 2026, Korlantas Polri Dorong Transformasi Digital dan 5 Pilar Keselamatan Jalan

JAKARTA || Jejak-indonesia.id  – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat transformasi digital dan kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan keselamatan berlalu lintas di Indonesia. Hal tersebut disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. dalam rangkaian Rakernis Fungsi Lalu Lintas 2026 yang digelar di Auditorium Mutiara STIK Lemdiklat Polri, Jakarta, Jumat (22/5).

Irjen Pol. Agus Suryonugroho, menjelaskan, Korlantas Polri bersama Kementerian dan para stakeholder telah mencanangkan Hari Lalu Lintas Keselamatan Jalan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam meningkatkan budaya keselamatan di jalan raya.

“Korlantas Polri dengan Kementerian, stakeholder telah mencanangkan Hari Lalu Lintas Keselamatan Jalan. Kami dengan Pak Menteri (Menteri Perhubungan RI Dudy Purwagandhi) pada saat itu, jadi tahun 2025 sudah kita canangkan,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menyebut kolaborasi lima pilar keselamatan jalan akan terus diperkuat, guna menciptakan sistem transportasi yang lebih aman dan terintegrasi.

“Lima pilar tentunya nanti kita akan berkolaborasi bagaimana merumuskan baik itu jalan yang berkeselamatan, kendaraan yang berkeselamatan, termasuk pengemudi yang berkeselamatan, demikian juga posko-posko Pak Dirut Jasa Marga (Rivan Achmad), jadi hadir olah TKP (tempat kejadian perkara) dan santunannya lebih cepat,” jelas Kakorlantas Polri.

Dalam mendukung transformasi Polri Presisi, Korlantas Polri juga tengah mengembangkan lompatan teknologi digital melalui program Digital Korlantas yang terintegrasi dalam satu data nasional.

“Korlantas Polri tentunya menjabarkan program berkaitan dengan lompatan teknologi digital. Dalam hal ini adalah revitalisasi digital dengan program Digital Korlantas, satu data,” tambah Kakorlantas Polri.

Selain itu, Korlantas Polri kini menghadirkan berbagai inovasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) untuk mendukung penegakan hukum berbasis teknologi.

“Kami juga menghadirkan ETLE drone. Jadi ETLE ini sudah ada ETLE handheld, ETLE drone, ETLE On Board, ETLE statis. Tentunya ini sebuah keniscayaan untuk mewujudkan lalu lintas yang tentunya akan lebih tertib dan pengguna jalan akan patuh,” ungkap Kakorlantas Polri.

Di sektor pelayanan publik, Kakorlantas Polri juga menaruh perhatian besar terhadap kemudahan layanan pembayaran pajak kendaraan bermotor melalui sistem digital. Ia mengharapkan membayar pajak semudah membayar pulsa.

“Berkaitan dengan revitalisasi pelayanan publik, tentunya pada saat kami Rakor Samsat, kami mengharapkan membayar pajak itu semudah memberi pulsa,” jelas Kakorlantas.

Kakorlantas juga meminta jajaran Direktorat Lalu Lintas di seluruh Indonesia untuk terus mengoptimalkan pelayanan publik berbasis digital, khususnya pada layanan SIM dan STNK.

“Termasuk juga kami harapkan kepada Pak Dirlantas jajaran agar supaya revitalisasi, optimalisasi daripada pelayanan publik baik itu SIM dan STNK ini mohon untuk diutamakan pelayanan dengan digital,” tandasnya.

Tinjau Sentra Industri Garam Rote Ndao, Wapres Dorong Percepatan Swasembada dan Penguatan Ekonomi Pesisir

ROTE NDAO || Jejak-indonesia.id - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Kecamatan Rote Timur, Kabupaten Rote Ndao, Jumat (22/05/2026). Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan pengembangan industri garam nasional berjalan optimal sekaligus mendukung arahan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat swasembada pangan dan hilirisasi sektor kelautan.

Di kawasan K-SIGN, Wapres menerima penjelasan mengenai pengembangan kawasan industri garam, meninjau kolam kristal garam dan gudang penyimpanan, serta berdialog dengan petani garam dan pemerintah daerah.

Dalam keterangannya, Wapres menegaskan bahwa kebutuhan garam nasional yang mencapai sekitar 5 juta ton per tahun masih belum dapat dipenuhi sepenuhnya dari produksi dalam negeri. Karena itu, proyek pengembangan garam di Rote Ndao dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung kebutuhan nasional.

“Ini kan kebutuhan garam kita per tahun itu 5 juta ton ya. Kita belum bisa memenuhi itu, makanya ini proyek yang ada di sini itu sangat penting sekali untuk bisa memenuhi kebutuhan garam di dalam negeri. Karena Pak Presiden punya concern untuk swasembada pangan, ya garam ini salah satunya,” ujar Wapres.

Selain mendukung swasembada, Wapres juga menekankan pentingnya percepatan operasional kawasan agar manfaat ekonominya segera dirasakan masyarakat sekitar.

“Kita ingin ini segera bisa fungsional ya Pak ya. Kita ingin bisa membuka lapangan pekerjaan sebanyak-banyaknya, warga lokal juga bisa terbantu, kesejahteraannya meningkat, dan yang paling penting multiplier effect (efek ganda) dari pembangunan proyek ini bisa terasa. Jadi tidak hanya di atas kertas saja tapi benar-benar dirasakan warga yang ada di sini,” tambahnya.

Selain sektor garam, Wapres turut mencermati potensi pengembangan rumput laut dan kampung nelayan di Rote Ndao. Menanggapi usulan pemerintah daerah, Wapres memastikan kebutuhan penunjang aktivitas nelayan akan ditindaklanjuti bersama kementerian terkait.

“Jadi kita ingin nanti di tempat-tempat yang diajukan oleh Bupati, tempat-tempat yang produktif untuk perikanannya harus ada ruang pendinginnya, ada cold storage, ada pabrik esnya untuk slurry ice dan juga nanti di situ ada SPBU khusus untuk nelayan,” jelas Wapres.

Dalam dialog tersebut, Wapres juga menerima laporan terkait kondisi infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan di Rote Ndao, termasuk kebutuhan revitalisasi puskesmas dan peningkatan fasilitas rumah sakit daerah. Menanggapi hal itu, Wapres meminta agar koordinasi dengan kementerian terkait terus diperkuat sehingga kebutuhan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti pemerintah pusat.

Sementara itu, Bupati Rote Ndao Paulus Henuk menyampaikan harapannya agar proyek strategis tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya warga yang terdampak pembangunan kawasan tambak garam. Ia menegaskan pemerintah daerah siap mendukung penuh program pemerintah pusat yang berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Beliau ingin memastikan bahwa perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian KKP yang menganggarkan anggaran cukup besar, ini harus bisa berjalan dengan baik sehingga rakyat di Rote Ndao terutama yang terdampak dengan K-SIGN ini bisa menikmati hasil dari pembangunan ini,” ujar Bupati usai pertemuan.

Hadir mendampingi Wapres dalam peninjauan tersebut Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena, Dirjen Pengelolaan Kelautan A. Koswara, dan Direktur Utama Nindya Karya Firmansyah.

Rote Ndao, 22 Mei 2026
Biro Pers, Media, dan Informasi
Sekretariat Wakil Presiden

error: Content is protected !!