Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Jambret Kalung Emas 4 Gram, Dua Pelaku Berhasil Diringkus Polsek Kebon Jeruk

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Dua pelaku penjambretan yang menyasar seorang ibu rumah tangga di kawasan Taman Kosmos, Kedoya Utara, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, berhasil diamankan setelah aksinya dipergoki warga sekitar.

Peristiwa penjambretan tersebut terjadi pada Minggu pagi (3/5/2026) saat korban hendak pulang ke rumah usai berbelanja kebutuhan pokok di pasar.

Kapolsek Kebon Jeruk Polres Metro Jakarta Barat Kompol Nur Aqsha didampingi Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk Akp ganda Sibarani menjelaskan, saat korban hendak menyeberang jalan untuk pulang, dua pelaku yang berboncengan menggunakan sepeda motor tiba-tiba mendekati korban.

“Korban dipepet oleh dua orang yang menaiki kendaraan bermotor. Salah satu pelaku yang berada di belakang kemudian langsung menarik kalung emas milik korban,” ujar Kompol Nur Aqsha saat konferensi pers, Jumat (22/5/2026).

Setelah berhasil merampas kalung emas seberat 4 gram milik korban, kedua pelaku berinisial KWG dan DA langsung berusaha melarikan diri.

Namun aksi mereka diketahui warga sekitar yang kemudian melakukan pengejaran.

Bahkan, warga nekat menabrakkan kendaraannya ke motor pelaku hingga keduanya terjatuh dan berhasil diamankan sebelum akhirnya diserahkan kepada pihak kepolisian.

Mendapat laporan dari korban, anggota Polsek Kebon Jeruk langsung bergerak cepat mengamankan kedua pelaku dan membawa mereka ke Mapolsek Kebon Jeruk untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.

Dalam kejadian tersebut, korban dipastikan tidak mengalami luka. Polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa kalung emas hasil kejahatan.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP Baru terkait tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi kejahatan jalanan serta segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas di lingkungan sekitar melalui layanan kepolisian 110.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Polres Metro Jakarta Barat Bahas Implementasi KUHAP Baru Bersama PPNS dan Instansi Terkait

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk Sinergitas Gakkum Penyidik Polri dan PPNS Dalam Implementasi KUHAP Baru di Wilayah Hukum Jakarta Barat

Kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Arisdinata Polres Metro Jakarta Barat, Jumat (22/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Metro Jakarta Barat Rezi Dharmawan, Wakasat Reskrim R Dwi Kennardi Prathista, narasumber Prof. Andre Yosua, serta unsur penegak hukum dan instansi terkait lainnya seperti Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Korwas PPNS Polda Metro Jaya, Sudin Lingkungan Hidup, Satpol PP, Dishub hingga Damkar Jakarta Barat.

Dalam sambutannya, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini bertujuan memperkuat koordinasi dan sinergitas antara penyidik Polri dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) dalam implementasi KUHAP baru agar tercipta penegakan hukum yang profesional, transparan dan berkeadilan.

Menurutnya, hubungan yang baik antarpenegak hukum sangat penting guna menghindari terjadinya ego sektoral dalam proses penegakan hukum di wilayah Jakarta Barat.

Sementara itu, Prof. Andre Yosua dalam pemaparannya menekankan pentingnya seluruh aparat penegak hukum menjalankan proses hukum secara prosedural sesuai ketentuan KUHAP agar setiap penanganan perkara berjalan secara profesional.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang harus dipastikan diterima oleh pihak terlapor sebagai bagian dari prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam proses penyidikan.

Melalui kegiatan ini diharapkan tercipta komunikasi, koordinasi dan kolaborasi yang semakin solid antarinstansi penegak hukum sehingga mampu memberikan pelayanan hukum yang lebih baik kepada masyarakat serta menciptakan kepastian hukum yang berkeadilan di wilayah Jakarta Barat.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Polsek Metro Tamansari Amankan Pelaku Curanmor

JAKARTA || Jejak-indonesia.id — Seorang pria berinisial AG yang bekerja sebagai buruh harian lepas harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah tertangkap tangan melakukan aksi pencurian sepeda motor di kawasan Jalan Gajah Mada, Tamansari, Jakarta Barat, Kamis pagi (21/5/2026).

Pelaku sempat menjadi sasaran amukan warga usai ketahuan membawa kabur sepeda motor milik korban yang saat itu tengah dipanaskan di depan rumah.

Kapolsek Metro Tamansari Kompol Bobby M. Zulfikar mengatakan, pelaku berhasil diamankan sekitar pukul 05.30 WIB setelah warga bersama anggota kepolisian yang sedang patroli sigap melakukan penindakan.

“Pelaku sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Metro Tamansari setelah sebelumnya tertangkap tangan saat membawa kabur motor milik korban,” ujar Kompol Bobby M. Zulfikar.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Tamansari Akp Egy Irwansyah menjelaskan, kejadian bermula saat korban memanaskan sepeda motor Honda Supra X miliknya di depan rumah sebelum akhirnya masuk ke dalam rumah untuk minum kopi.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan pelaku untuk mendorong motor korban dan mencoba membawanya kabur.

Namun tak lama kemudian, korban keluar rumah dan mendapati sepeda motornya sedang didorong oleh pelaku. Bersama dua saksi dan warga sekitar, korban langsung melakukan pengejaran hingga pelaku berhasil diamankan di lokasi kejadian.

Beruntung pada saat bersamaan anggota kepolisian tengah melaksanakan patroli siskamling di sekitar lokasi sehingga dengan cepat mengamankan pelaku dari kerumunan warga dan membawanya ke Polsek Metro Tamansari untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Akibat kejadian tersebut korban mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.

Saat ini pelaku dijerat Pasal 476 KUHP tentang pencurian dengan ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara.

Kapolsek Metro Tamansari juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada saat memarkir ataupun memanaskan kendaraan dan segera menghubungi layanan kepolisian 110 yang aktif selama 24 jam apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan potensi gangguan kamtibmas di lingkungan sekitar.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Gus Sam Video Call dengan Ibu Iriana, Nama Agus Flores Disebut “Orangnya Bapak”

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai percakapan video call antara Ketua FRN Banyuwangi Agus Samiaji atau yang akrab disapa Gus Sam dengan Ibu Iriana Joko Widodo, Kamis malam (22/5/2026).

Dalam percakapan tersebut, Gus Sam menyampaikan salam dari Ketua Umum FRN, Agus Flores. Mendengar hal itu, Ibu Iriana langsung memberikan respons yang menyita perhatian.

“Salam balik ya… beliau itu orangnya Bapak,” ujar Ibu Iriana sambil tersenyum hangat dalam video call tersebut.

Pernyataan itu sontak menjadi perhatian banyak pihak, terlebih sebelumnya Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat melakukan kunjungan ke Raja Ampat juga sempat menyebut bahwa Ketua Umum FRN merupakan sosok dekat keluarga Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

Momen penuh kekeluargaan itu semakin menghangat ketika Iriana Joko Widodo turut menitipkan salam khusus untuk masyarakat Banyuwangi.

“Salam untuk masyarakat Banyuwangi ya,” ucap Ibu Iriana dalam percakapan tersebut.

Ucapan sederhana namun penuh makna itu pun disambut haru oleh Gus Sam. Menurutnya, perhatian keluarga Presiden Jokowi kepada masyarakat Banyuwangi menjadi energi positif untuk terus menjaga persatuan dan semangat kebangsaan.

Percakapan singkat tersebut kini menjadi perbincangan hangat di kalangan relawan dan masyarakat. Banyak yang menilai hubungan emosional antara Agus Flores dan keluarga Presiden Jokowi memang telah terjalin sejak lama, sehingga kedekatan itu bukan lagi hal baru di lingkungan relawan nasional.

Momen ini juga dinilai sebagai simbol kuatnya hubungan silaturahmi antara tokoh nasional dengan masyarakat daerah, khususnya Banyuwangi, yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai gerakan sosial dan kebangsaan.

Diluncurkan Menteri Pariwisata, Banyuwangi Titik Awal Geopark Run Series 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kementerian Pariwisata terus mendorong dan mendukung pengembangan geopark di Indonesia, termasuk Geopark Ijen. Untuk mendorong pengembangannya, Kemenpar akan menggelar Geopark Run Series, dimana Ijen Geopark Run akan menjadi titik awal event yang bakal diikuti ribuan pelari tersebut.

Hal itu disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana saat meluncurkan Geopark Run Series 2026/2027 yang dihadiri langsung Bupati Banyuwangi Ipuk Festiandani di Jakarta, Jumat (22/5/2026).

Selain Banyuwangi, ajang sport tourism nasional ini juga akan digelar di Minang, Ciletuh, dan Belitong. Banyuwangi menjadi lokasi pembuka rangkaian Geopark Run Series melalui Ijen Geopark Run yang dijadwalkan pada 23 Agustus 2026.

Ajang ini diproyeksikan menjadi bagian dari penguatan sektor sport tourism sekaligus promosi kawasan Geopark Ijen. Banyuwangi dipilih karena dinilai memiliki kesiapan destinasi, infrastruktur, serta pengalaman dalam menggelar event berskala nasional maupun internasional.

Menpar Widiyanti mengatakan, Geopark Run Series merupakan rangkaian kegiatan sport tourism berskala nasional bahkan internasional yang mengangkat potensi destinasi geopark Indonesia melalui olahraga lari.

“Inisiatif ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat pengembangan sport tourism di Indonesia,” ujar Widiyanti.

Menurut dia, konsep Geopark Run Series mengintegrasikan olahraga lari dengan promosi destinasi geopark serta pemberdayaan masyarakat sekitar melalui sektor ekonomi kreatif dan pariwisata.

“Sport tourism menjadi salah satu sektor yang memiliki potensi besar bagi Indonesia. Selain meningkatkan kunjungan wisatawan, kegiatan ini juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor akomodasi, kuliner, hingga UMKM,” katanya.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Banyuwangi sebagai tuan rumah dan titik awal dari Geopark Run Series.

“Terima kasih atas kepercayaan Menpar. Tentu ajang ini menjadi kesempatan bagi Banyuwangi untuk semakin memperkenalkan potensi sport tourism dan kekayaan alam daerah kepada khalayak luas,” ujar Ipuk.

Ia menambahkan, Banyuwangi memiliki pengalaman panjang dalam penyelenggaraan event olahraga berbasis wisata. Sejumlah agenda sport tourism rutin digelar di daerah tersebut, mulai balap sepeda internasional hingga lomba lari. Termasuk tahun kemarin Ijen Gren Trail Run 2025.

Pengembangan sport tourism juga dilakukan di berbagai site Geopark Ijen lainnya, termasuk di TN Alas Purwo. Sejumlah event seperti Duathlon Alas Purwo, Alas Purwo Jungle Run, hingga Alas Purwo Geopark Green Run telah digelar di kawasan tersebut.

"Tidak hanya lari, kami juga mengembangkan sport tourism lain seperti sepeda downhill hingga ajang balap sepeda internasional Tour de Banyuwangi Ijen yang digelar di kawasan Geopark Ijen," ujarnya.

Ketua Pelaksana Geopark Run Series 2026/2027, Ihsan Ramadhi Putra, menjelaskan Ijen Geopark Run di Banyuwangi menjadi seri pembuka dalam rangkaian Geopark Run Series.

Registrasi peserta dibuka mulai 22 Mei hingga 19 Juli 2026. Pengambilan race pack collection (RPC) dijadwalkan pada 21-22 Agustus, sedangkan race day berlangsung pada 23 Agustus 2026 di Banyuwangi.

Setelah dari Banyuwangi nantinya dilanjut Minang Geopark Run (Race Day 1 November), Ciletuh Geopark Run (Race Day 17 Januari 2027), dan Belitong Geopark Run (Race Day 18 April). (*)

error: Content is protected !!