Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2026

Wasit Tarkam Danlanud Cup 2026 Diduga Jadi Korban Pengeroyokan, Kasus Resmi Dilaporkan ke Polisi

PURBALINGGA || Jejak-indonesia.id – Insiden dugaan pengeroyokan terhadap wasit pertandingan sepak bola antarkampung (tarkam) pada ajang Danlanud Cup 2026 di Kabupaten Purbalingga berbuntut panjang. Korban, Ridho Bekti Utomo, resmi menempuh jalur hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Bukateja.

Peristiwa yang terjadi saat Ridho memimpin jalannya pertandingan itu mengundang perhatian publik, menyusul dugaan aksi kekerasan yang mengakibatkan korban mengalami sejumlah luka fisik.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan korban, ia mengalami luka pada bagian wajah, kepala, leher, dan dada. Selain itu, salah satu jarinya juga mengalami dislokasi akibat insiden tersebut.

"Saya berharap proses hukum berjalan adil dan pelaku bertanggung jawab sesuai aturan," ujar Ridho, Sabtu (1/8/2026).

Pasca-insiden, panitia penyelenggara berupaya melanjutkan pertandingan dengan menunjuk seorang wasit pengganti dari unsur TNI Angkatan Udara (TNI AU). Namun, situasi di lapangan belum sepenuhnya kondusif. Perangkat pertandingan kembali mendapat protes dari sejumlah pihak hingga akhirnya memilih menjauh dari lapangan guna menghindari potensi tindakan anarkis dari penonton.

Melihat kondisi yang tidak memungkinkan, panitia memutuskan menunda jalannya turnamen sembari melakukan evaluasi menyeluruh terkait keamanan, ketertiban, dan kelanjutan kompetisi.

Kasus ini kini dalam penanganan aparat kepolisian setelah laporan resmi diterima. Diharapkan proses penyelidikan dapat mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab sehingga penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Insiden tersebut sekaligus menjadi pengingat pentingnya menjaga sportivitas dalam setiap pertandingan olahraga. Seluruh pihak, baik pemain, ofisial, suporter, maupun penyelenggara, diharapkan mampu menciptakan suasana kompetisi yang aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai fair play agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Anggota POM TNI Gugur Saat Bantu Kejar Terduga Bandar Narkoba, Satu Oknum Brimob Diamankan, Tiga Pelaku Diburu

ACEH || Jejak-indonesia.id – Operasi penangkapan terhadap jaringan terduga bandar narkotika di Kabupaten Bireuen, Aceh, berujung duka. Anggota Polisi Militer (POM) TNI Angkatan Darat, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia saat turut membantu aparat kepolisian menghadang para terduga pelaku di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu (25/7/2026).

Peristiwa tersebut terjadi ketika aparat gabungan melakukan upaya penangkapan terhadap empat orang yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkotika. Dalam operasi itu, satu orang yang diduga merupakan oknum anggota Brimob berhasil diamankan, sedangkan tiga terduga pelaku lainnya berhasil melarikan diri dan hingga kini masih menjadi buronan.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdiyanto, menyampaikan bahwa Kapolda Aceh Irjen Pol Ruddi Setiawan menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas gugurnya Pratu Galuh Nugraha saat menjalankan tugas membantu penegakan hukum.

Menurut Joko, almarhum menunjukkan dedikasi dan keberanian luar biasa dalam mendukung proses penangkapan terhadap para terduga bandar narkoba.

Dalam proses pengejaran terhadap para pelaku yang melarikan diri, petugas sempat melepaskan tembakan. Pada situasi tersebut, peluru rekoset dilaporkan mengenai seorang warga yang turut membantu proses penangkapan. Belakangan diketahui korban tersebut merupakan anggota POM TNI AD, Pratu Galuh Nugraha, yang kemudian meninggal dunia.

Insiden itu menjadi perhatian serius karena terjadi di tengah operasi pemberantasan narkotika yang melibatkan koordinasi lintas institusi. Polda Aceh menegaskan bahwa sejak peristiwa tersebut terjadi, Kapolda Aceh langsung berkoordinasi secara intensif dengan Pangdam Iskandar Muda beserta jajaran, Danpuspomad, serta Danpomdam IM.

Koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan korban, mendukung proses penyidikan secara profesional, menyampaikan fakta-fakta awal hasil penyelidikan, sekaligus menjaga soliditas dan sinergi antara Polri dan TNI dalam penegakan hukum.

Polda Aceh juga menegaskan komitmennya untuk mengusut secara menyeluruh rangkaian peristiwa tersebut, termasuk memburu tiga terduga pelaku yang masih melarikan diri.

Atas nama institusi, Polda Aceh kembali menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta seluruh jajaran TNI. Polda juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan tidak menyebarkan informasi, foto, video, maupun narasi yang belum terverifikasi.

Masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan langsung rangkaian kejadian tersebut diminta untuk memberikan informasi kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan perkara secara utuh dan objektif. Hingga saat ini, penyelidikan masih terus berlangsung, sementara aparat terus memburu tiga terduga pelaku yang melarikan diri dari lokasi operasi.

Polsek Binjai Gandeng TNI dan Kepala Desa Grebek Sarang Narkoba

BINJAI || Jejak-indonesia.id – Polsek Binjai berkolaborasi dengan unsur TNI dan Kepala Desa Tandem Hulu I menggerebek lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba di Desa Tandem Hulu I, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (31/7/2026), sebagai bentuk komitmen memberantas peredaran narkoba.

Penggerebekan dipimpin langsung Kapolsek Binjai AKP Siti Aisyah, M.Pd., setelah menerima laporan masyarakat dan berkoordinasi dengan unsur TNI serta pemerintah desa. Saat tim gabungan tiba di lokasi, barak sudah dalam keadaan kosong. Namun, hasil penyisiran menemukan barang bukti berupa 3 bong, 8 mancis, dan 20 plastik klip bening yang diduga digunakan untuk penyalahgunaan narkoba.

Selanjutnya, tim gabungan membongkar dan memusnahkan barak tersebut dengan cara dibakar guna mencegah kembali dimanfaatkan sebagai tempat penyalahgunaan narkoba.

Kapolres Binjai AKBP R. Bimo Moernanda, S.I.K., M.H., mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi melalui layanan Call Center 110. Polres Binjai menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Api Integritas Hoegeng Terus Menyala! Kapolri Bangun Generasi Polisi Teladan, Menteri Imipas Agus Andrianto: Ini Motivasi Besar bagi Seluruh Bhayangkara

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Semangat keteladanan Jenderal Hoegeng Iman Santoso kembali digaungkan dalam malam puncak Hoegeng Awards 2026. Ajang penghargaan bergengsi bagi anggota Polri berprestasi itu menjadi simbol kuat lahirnya sosok-sosok Bhayangkara berintegritas yang diharapkan mampu menjawab tantangan penegakan hukum di era modern.

Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto, yang juga pernah menjabat sebagai Wakapolri, menegaskan Hoegeng Awards bukan sekadar seremoni penghargaan, melainkan energi baru yang membangkitkan semangat pengabdian seluruh personel Polri di penjuru Indonesia.

Menurut Agus, penghargaan yang telah memasuki penyelenggaraan tahun kelima ini menjadi inspirasi nyata agar setiap anggota Polri terus mengedepankan integritas, profesionalisme, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Harapan saya, penghargaan ini menjadi motivasi besar bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara," ungkap Agus usai menghadiri malam puncak Hoegeng Awards 2026 di Gedung The Tribrata, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2026).

Dalam kesempatan yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pesan yang menyentuh. Ia mengaku bukan sosok Hoegeng, namun berkomitmen menjaga agar api semangat dan nilai-nilai luhur Jenderal Hoegeng terus hidup di tubuh Korps Bhayangkara.

"Saya bukanlah Hoegeng. Saya hanyalah orang yang menyalakan obor semangat tentang Hoegeng," ujar Kapolri di hadapan para tamu undangan.

Pernyataan tersebut disambut positif Agus Andrianto. Ia meyakini semangat yang terus dinyalakan Kapolri akan melahirkan semakin banyak polisi teladan yang bekerja dengan hati, menjunjung tinggi kejujuran, keberanian, serta mengutamakan kepentingan masyarakat di atas segalanya.

Hoegeng Awards 2026 sendiri merupakan kolaborasi antara detikcom dan Polri yang memberikan penghargaan kepada anggota Polri inspiratif dalam lima kategori, yakni Polisi Berdedikasi, Polisi Inovatif, Polisi Berintegritas, Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, serta Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Ribuan usulan masyarakat dari seluruh Indonesia menjadi bukti besarnya harapan publik terhadap hadirnya polisi-polisi teladan yang mampu menjadi wajah humanis sekaligus profesional bagi institusi Polri.

Adapun penerima Hoegeng Awards 2026 adalah Kombes Pol. Eko Budhi Purwono sebagai Polisi Berdedikasi, Brigadir Renita Rismayanti sebagai Polisi Inovatif, Kombes Pol. Norul Hidayat sebagai Polisi Berintegritas, AKP Siti Elminawati sebagai Polisi Pelindung Perempuan, Anak dan Kelompok Rentan, serta Iptu Motalip Litiloly sebagai Polisi Tapal Batas dan Pedalaman.

Melalui Hoegeng Awards, semangat keteladanan yang diwariskan Jenderal Hoegeng diharapkan terus menjadi nyala obor yang menerangi langkah Polri menuju institusi yang semakin profesional, modern, dipercaya, dan dicintai masyarakat.

Dalam Waktu Dua Hari, Satresnarkoba Polres Binjai Tangkap 2 Orang Bandar Narkoba Di Kota Binjai

BINJAI || Jejak-indonesia.id – Bentuk keseriusan dan komitmennya guna berantas narkoba, Satuan Reserse Narkoba Polres Binjai berhasil mengungkap jaringannya serta menangkap 2 (dua) orang pria yang diduga sebagai bandarnya di wilayah hukum polres Binjai.

Dari pengungkapan tersebut, petugas mengamankan 2 (dua) orang tersangka masing-masing berinisial *AIM (50) & BHH (24)* di dua lokasi berbeda yang berada di wilayah hukum Polres Binjai.

Adapun lokasi penangkapan tersebut yaitu, di jalan Trob Megawati kelurahan Tunggorono dan jalan Soekarno-Hatta Kelurahan Tunggorono, Kecamatan Binjai Timur pada hari Rabu tanggal 29 Juli 2026.

Dari hasil penindakan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat bruto 4,15 gram, 3 buah plastik transparan berisi narkoba, uang tunai Rp. 100.000,- (hasil penjualan narkoba)

Kapolres Binjai, melalui Kasat Resnarkoba AKP Ismail Pane, S.H., M.H., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bentuk komitmen Polres Binjai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum polres Binjai,

“Polres Binjai akan terus melakukan penindakan tegas terhadap para pelaku penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba demi menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,” tegasnya., tegas Kasat Narkoba.

Saat ini kedua pelaku dan barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Binjai, guna proses penyidikan lebih lanjut. Serta dijerat dengan pasal 114 ayat (2) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika Jo pasal 609 ayat (2) huruf a UU No 1 tahun 2023 tentang KUHP Jo UU No 1 tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana. ucap AKP Ismail Pane, S.H., M.H.,

Kapolres Binjai, juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi melalui coll center 110, keberhasilan pengungkapan kasus kejahatan diharapkan mampu memberikan rasa aman & nyaman bagi masyarakat. Kami tetap berkomitmen untuk brantas terhadap peredaran narkoba di Wilkum Polres Binjai. tegas AKBP Bimo

Humasresbinjai (01/8/26)

error: Content is protected !!