We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Bareskrim Polri Bongkar Jaringan Perjudian Online Internasional, Ratusan Rekening Diblokir

JAKARTA || jejakindonesia.id – Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri melalui Subdit III Jatanras berhasil mengungkap jaringan tindak pidana perjudian online (judol) berskala internasional yang beroperasi di sejumlah wilayah Indonesia.

Pengungkapan ini merupakan tindak lanjut atas perintah Presiden Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto kepada Kapolri dalam Program Asta Cita ke-7 terkait pemberantasan judi online.

Dalam pengungkapan tersebut, Bareskrim Polri menindaklanjuti sejumlah laporan polisi sejak Agustus hingga Desember 2025. Operasi penegakan hukum dilakukan secara serentak di berbagai wilayah, antara lain Kabupaten Pamekasan, Kota Tangerang, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Jakarta Utara, hingga Kabupaten Cianjur.

Dari hasil pengungkapan tersebut, penyidik mengamankan puluhan tersangka yang memiliki peran berbeda-beda, mulai dari pemilik dan pengelola situs judi online, admin keuangan, penyewa rekening operasional, pengelola payment gateway, hingga pihak yang berperan dalam pencucian uang hasil perjudian online. Situs judi online yang diungkap antara lain T6.com, WE88, PWC (Play With Confidence), serta jaringan situs 1XBET yang terhubung dengan jaringan Asia, Eropa, dan Asia Tenggara.

Selain para tersangka, penyidik juga menyita barang bukti dalam jumlah besar berupa komputer, laptop, handphone, buku tabungan, kartu ATM dari berbagai bank, token perbankan, dokumen perusahaan, kendaraan roda empat, hingga ratusan rekening koran. Dalam pengungkapan ini, penyidik telah memblokir sedikitnya lebih dari 100 rekening bank dan masih terus melakukan pengembangan bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Wira Satya menegaskan bahwa pengungkapan jaringan perjudian online ini merupakan bentuk keseriusan Polri dalam menindak kejahatan yang merusak sendi sosial dan ekonomi masyarakat.

“Pengungkapan jaringan perjudian online internasional ini adalah wujud komitmen Polri dalam melaksanakan perintah Presiden dan Kapolri untuk memberantas judi online. Kejahatan ini tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga menimbulkan dampak sosial yang luas dan merugikan masyarakat,” ujar Brigjen Pol Wira Satya, Jum'at (2/1/2026).

Ia menjelaskan, dari hasil penyidikan sementara, jaringan judi online tersebut dalam kurun waktu satu tahun diketahui memperoleh omzet hingga ratusan miliar rupiah. Oleh karena itu, penegakan hukum tidak hanya difokuskan pada pelaku lapangan, tetapi juga menyasar aliran dana dan aset hasil tindak pidana.

“Kami tidak berhenti pada penangkapan pelaku. Penyidik terus menelusuri aliran dana, aset, serta pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk yang berperan dalam pencucian uang. Seluruh proses dilakukan secara profesional, transparan, dan berkeadilan,” tambahnya.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 303 KUHP, Pasal 45 ayat (3) jo Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, serta Pasal 3, Pasal 4, dan Pasal 5 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, dengan ancaman pidana penjara maksimal 20 tahun dan denda hingga Rp10 miliar.

Dittipidum Bareskrim Polri akan terus melakukan pengembangan kasus, pemeriksaan laboratorium forensik terhadap barang bukti digital, serta berkoordinasi dengan perbankan, Kominfo, PPATK, dan Kejaksaan guna memastikan proses penegakan hukum berjalan tuntas.

Polri juga mengimbau masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas perjudian online dalam bentuk apa pun serta berperan aktif melaporkan apabila menemukan indikasi praktik judi online di lingkungan sekitarnya.

Gerak Cepat dalam Pemulihan Pascabencana, Polri Pastikan Sekolah di Aceh Utara Siap Digunakan

ACEH || jejakindonesia.id - Polri melalui personel Satuan Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam BKO Operasi Aman Nusa II bergerak cepat membantu pemulihan fasilitas pendidikan pascabencana banjir. Aksi tersebut diwujudkan melalui bakti sosial pembersihan lingkungan Sekolah Dasar Negeri (SDN) 15 Seunuddon, Kecamatan Seunuddon, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (2/1/2026).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen Polri untuk memastikan sekolah terdampak banjir kembali bersih, aman, dan layak digunakan sehingga siap menyambut kegiatan belajar mengajar (KBM) pada hari pertama masuk sekolah, Senin, 5 Januari 2026, setelah libur panjang.

Sejak pukul 09.00 WIB, personel Sat Brimob Polda Aceh bahu-membahu membersihkan halaman dan ruang-ruang kelas dari lumpur serta sisa material banjir yang sebelumnya mengganggu aktivitas pendidikan. Pembersihan dilakukan secara menyeluruh agar seluruh fasilitas sekolah dapat digunakan secara optimal.

Kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Pasi Provost Yon B Brimob Polda Aceh, Ipda Ilfadli. Seluruh personel bekerja secara intensif dan terukur guna memastikan proses pemulihan sekolah selesai tepat waktu sebelum dimulainya KBM.

Upaya Polri melalui Sat Brimob Polda Aceh dalam Operasi Aman Nusa II membuahkan hasil maksimal. Hingga sore hari, pembersihan SDN 15 Seunuddon berhasil dituntaskan 100 persen dan sekolah dinyatakan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada 5 Januari 2026 oleh para siswa dan tenaga pendidik.

Kepala SDN 15 Seunuddon, Nilawati, S.Pd., menyampaikan rasa syukur serta apresiasi mendalam kepada jajaran kepolisian atas kepedulian dan kerja keras yang telah diberikan.

“Kami sangat terbantu. Kehadiran Brimob benar-benar memberi harapan agar sekolah ini kembali hidup dan anak-anak dapat belajar dengan nyaman,” ungkapnya.

Kegiatan berakhir sekira pukul 16.00 WIB. Selama pelaksanaan, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Melalui keterlibatan aktif dalam Operasi Aman Nusa II, Polri melalui anggota Sat Brimob Polda Aceh BKO kembali menegaskan perannya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus kekuatan yang bergerak cepat memastikan fasilitas pendidikan siap digunakan tepat waktu demi kelancaran proses belajar mengajar pascabencana.

Lampu Solar Cell Telah Terpasang, Masyarakat Desa Serba Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang Ucapkan Terima Kasih kepada Pomdam I/BB

TAMIANG || jejakindonesia.id - Setelah sebelumnya dilakukan pemberian bantuan lampu Solar Cell kepada masyarakat pengungsi banjir bandang di Desa Serba Kecamatan Bandar Pusaka Kabupaten Aceh Tamiang, kini lampu pun telah terpasang dengan baik serta telah pula hidup.

Untuk itu masyarakat Desa Serba Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang pun mengucapkan terima kasih kepada TNI AD khususnya Pomdam I/BB atas adanya lampu penerangan yang saat ini telah menyinari tempat pengungsian yang mereka tempati.

Ucapan itu disampaikan pada Kamis (1/1/2026) sekira pukul 22.30 Wib, dimana masyarakat yang mengungsi di Desa Serba dan dipimpin oleh Datuk/Kadesnya bernama Muhammad Yanis yang sebelumnya, tempat pengungsian yang mereka tempati sangat gelap gulita tanpa penerangan.

Beberapa waktu lalu Danpomdam I/BB Kolonel Cpm Henry S.P Simanjuntak S.H M.Hum beserta PJU pun mengunjungi Desa tersebut dan memberikan bantuan kepada para pengungsi. Saat memberikan bantuan tersebut, para pengungsi pun menyampaikan permintaan kepada Kolonel Cpm Henry agar tempat pengungsian yang mereka tempati dapat diterangi oleh lampu, karena saat ini listrik padam di Desa tersebut. Kemudian Danpomdam I/BB Kolonel Cpm Henry S.P Simanjuntak S.H M.Hum pun mendengarkan permintaan masyarakat tersebut.

Setelah mencatat permintaan masyarakat akan pentingnya penerangan, maka Danpomdam I/BB Kolonel Cpm Henry S.P Simanjuntak S.H M.Hum pun memenuhi permintaan masyarakat tersebut, dan kini lokasi pengungsian di Desa Serba, Kecamatan Bandar Pusaka, Kabupaten Aceh Tamiang pun telah kembali terang dengan pemberian serta pemasangan lampu Solar Cell itu.

Datuk/Kades Desa Serba Muhammad Yanis atas nama warga mengucapkan ribuan terima kasih kepada TNI AD khususnya Pomdam I/BB atas adanya pemberian lampu tersebut, kini tempat pengungsian yang ada di Desanya telah kembali terang. Dirinya juga menyampaikan ucapan semoga TNI AD tetap menjadi garda terdepan menjaga negeri serta Polisi Militer Angkatan Darat selalu dihati rakyat. Ujar Datuk/Kades Desa Serba Muhammad Yanis kepada awak media.

Pemkab Banyuwangi Fasilitasi Aset Daerah untuk Pembangunan Kantor Koperasi Merah Putih

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Pemkab Banyuwangi berkomitmen mendukung program Koperasi Merah Putih (KMP), yang merupakan salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Pemkab Banyuwangi memfasilitasi lahan aset daerah untuk pembangunan kantor KMP.

"Aset Pemkab bisa digunakan untuk bangunan kantor KMP, guna percepatan program ekonomi kerakyatan ini. Ini bentuk dukungan Pemkab terhadap program prioritas Presiden,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Jumat (2/1/2026).

Salah satunya, bangunan Koperasi Merah Putih Kelurahan Karangrejo yang menempati lahan milik pemkab yang berada di area Kantor Kelurahan Karangrejo. Groundbreaking pembangunan kantor koperasi desa tersebut dilakukan Bupati Ipuk bersama Dandim 0825 Banyuwangi Letkol (Arm) Triyadi Indrawijaya di area Kantor Kelurahan Karangrejo, Kecamatan Banyuwangi, pada 31 Desember 2025 lalu.

"Saat ini juga ada desa yang sudah mengajukan penggunakan aset pemkab untuk pembangunan KMP,” kata Ipuk.

Dandim Banyuwangi berterima kasih atas dukungan Pemkab Banyuwangi dalam proses pembangunan KMP. Groundbreaking ini merupakan titik ke 82 yang difasilitasi Kodim bersama Pemkab dan pemerintah desa.

“Dukungan pemkab dan desa sangat bermanfaat dalam percepatan pembangunan fisik KMP di Banyuwangi terutama terkait kesediaan lahan,” ujar Dandim.

“Kami targetkan sampai akhir Januari 2026, ada tambahan enam kantor KMP baru yang berdiri,” katanya.

Ditambahkan Dandim, proses pembangunan akan dilakukan dengan konsep karya bakti padat karya, dengan melibatkan masyarakat sekitar agar keberadaan koperasi juga bisa dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

“Untuk material bahan baku pembangunan juga dibeli dari toko bangunan di sekitar koperasi dibangun,” tambahnya. (*)

Bentuk 29 Karakter Luhur Remaja LDII Rungkut Gelar Pengajian Luar Biasa Akhir Tahun Inspiratif

SURABAYA || jejakindonesia.id - Saat sebagian kalangan remaja mengisi malam pergantian tahun dengan hiruk-pikuk perayaan, ratusan generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Rungkut memilih cara yang berbeda. Mereka mengikuti kegiatan Pengajian Luar Biasa Akhir Tahun Inspiratif Untuk Muda Mudi ( PLATINUM) yang dipusatkan di Masjid Miftahul Huda Rungkut Kidul bertempat di Aula M Yasin Surabaya pada hari Rabu malam (31/12/2025)

Kegiatan PLATINUM menjadi wadah pembinaan generasi muda LDII Rungkut dalam menyambut tahun baru dengan pendekatan religius, reflektif, dan edukatif. Ketua PC LDII Rungkut Agus Setyoadji menyampaikan bahwa PLATINUM merupakan salah satu ikhtiar LDII Rungkut dalam mencegah pengaruh negatif yang kerap muncul pada malam pergantian tahun

PLATINUM ini merupakan cara LDII Rungkut melindungi generasi muda dari pengaruh negatif saat malam pergantian tahun. Mereka kami kumpulkan di masjid untuk mengikuti pengajian, refleksi diri, penguatan karakter, sekaligus dibekali dengan berbagai skill atau keterampilan,” ujarnya.

Menurut Agus Setyoadji, kegiatan PLATINUM dikemas dengan suasana yang menyenangkan dan tidak monoton. Peserta tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga dilibatkan dalam diskusi dan interaksi aktif sehingga lebih mudah menerima pesan yang disampaikan.

"Suasana kegiatan memang lebih mengasyikkan karena panitia mengemas acara secara interaktif. Jadi tidak membosankan dan anak-anak muda tetap antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Agus Setyoadji menegaskan bahwa PLATINUM lahir dari kepedulian LDII Rungkut terhadap masa depan generasi muda, sekaligus sebagai bentuk kontribusi organisasi dalam membantu aparat menciptakan situasi yang aman dan kondusif di kota Surabaya

Akhir tahun adalah waktu yang tepat untuk mengajak anak-anak muda berhenti sejenak, merenung, dan memperkuat nilai-nilai keimanan. Manfaat lainnya, kegiatan ini juga membantu aparat dalam menciptakan kondisi Surabaya tetap kondusif,” imbuhnya.

Secara organisatoris, LDII menargetkan terwujudnya generasi tri sukses, yakni generasi yang memiliki akhlakul karimah, berilmu, dan mandiri. Nilai tersebut menjadi dasar dalam setiap pembinaan generasi muda LDII, termasuk melalui kegiatan PLATINUM

Kami ingin generasi muda Rungkut tumbuh menjadi generasi tri sukses. Karena itu, dalam kegiatan ini mereka dibekali kepribadian berbasis 29 karakter luhur, serta berbagai keterampilan yang bermanfaat untuk kehidupan mereka ke depan,” terang Agus Setyoadji

Melalui kegiatan PLATINUM, LDII Rungkut berharap nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan di akhir tahun ini dapat tumbuh menjadi semangat baru dalam menyongsong tahun berikutnya.

(Redho Fitriyadi)

error: Content is protected !!