Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

BAZNAS dan BNNK Banyuwangi Jalin Sinergi Perkuat P4GN, Edukasi Hingga Pemberdayaan Mantan Pengguna Narkoba

IMG-20260810-WA0029

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Senin 10 Agustus 2026 – Upaya mewujudkan masyarakat Banyuwangi yang sehat, produktif, dan terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkotika terus diperkokoh melalui kerja sama lintas sektor. Komitmen nyata ini terwujud dalam audiensi yang berlangsung antara BAZNAS Kabupaten Banyuwangi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi. Pertemuan tersebut membahas penguatan sinergi dalam rangka pelaksanaan program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), sekaligus membuka peluang kolaborasi yang lebih luas—mulai dari edukasi, pembinaan, rehabilitasi, hingga pemberdayaan masyarakat.

Pertemuan ini menjadi langkah konkret dalam membangun koordinasi yang lebih terarah antara lembaga pengelola zakat dengan institusi yang memiliki mandat resmi dalam penanganan permasalahan narkotika. Kedua belah pihak sepakat bahwa persoalan narkotika tidak dapat diselesaikan semata-mata melalui pendekatan penindakan. Pencegahan, edukasi, rehabilitasi, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi menjadi pilar-pilar penting untuk membangun ketahanan masyarakat secara menyeluruh.

Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, menegaskan bahwa perang melawan narkotika menuntut keterlibatan aktif seluruh elemen bangsa. Menurutnya, BNN tidak mungkin bekerja sendiri dalam menghadapi ancaman yang semakin meluas ini. Sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga sosial, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, organisasi masyarakat, serta pihak-pihak yang peduli terhadap pemberdayaan masyarakat menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditawar lagi.

“P4GN ini bukanlah tugas semata-mata BNN. Ini adalah tanggung jawab kita bersama. Semakin banyak pihak yang bergerak dan bersinergi, maka benteng pencegahan penyalahgunaan narkotika di tengah masyarakat akan semakin kokoh,” ujar Kombes Rachmat saat pertemuan yang berlangsung Selasa (4/8) lalu.

Lebih lanjut, ia menilai keterlibatan BAZNAS memiliki nilai strategis yang luar biasa, terutama dalam mendukung aspek sosial dan ekonomi masyarakat yang membutuhkan pendampingan.

“Kami melihat ruang kolaborasi yang sangat terbuka lebar dengan BAZNAS, khususnya dalam memberikan penguatan kepada masyarakat yang membutuhkan dukungan. Pencegahan harus dibarengi dengan upaya membangun ketahanan sosial dan ekonomi, agar masyarakat memiliki fondasi yang kuat untuk menolak narkotika,” tambahnya.

Kombes Rachmat juga memberikan perhatian khusus pada masyarakat yang telah menyelesaikan proses pemulihan dari penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, proses pemulihan tidak boleh berhenti begitu seseorang dinyatakan pulih. Mereka membutuhkan lingkungan yang mendukung serta kesempatan nyata untuk kembali menjalani kehidupan yang bermartabat dan produktif.

“Mereka yang telah berjuang melewati masa pemulihan harus kita beri ruang untuk bangkit kembali. Jangan sampai setelah pulih, mereka justru tergelincir kembali karena tidak memiliki aktivitas yang bermanfaat atau peluang untuk berkembang,” tegasnya.

Pemberdayaan ekonomi, menurutnya, dapat menjadi instrumen yang sangat efektif untuk membantu mantan pengguna narkoba membangun kembali peran dan keberadaan mereka di tengah masyarakat. Ketika seseorang memiliki kegiatan yang positif, memiliki keterampilan, serta memiliki pekerjaan atau usaha yang layak, maka peluang untuk membangun kehidupan yang lebih baik akan semakin besar. Inilah sebabnya aspek pemberdayaan menjadi bagian tak terpisahkan dari upaya pencegahan—agar mereka tidak kembali terjerat karena keputusasaan.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersikap terbuka dan tidak memberikan stigma berlebihan kepada mereka yang telah menjalani proses pemulihan.

“Mari kita berikan ruang seluas-luasnya bagi mereka untuk kembali berkontribusi. Jangan biarkan pandangan kita justru membuat mereka merasa tersisih dan terasing. Dukungan kita adalah kekuatan yang sangat mereka butuhkan untuk bangkit,” imbuhnya.

Dari sisi BAZNAS Kabupaten Banyuwangi, sinergi dengan BNNK diharapkan dapat melahirkan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat dan membawa manfaat yang nyata. Selain edukasi dan pembinaan, peluang kerja sama juga diarahkan pada pemberdayaan kelompok-kelompok yang membutuhkan dukungan, termasuk mereka yang telah selesai menjalani masa pemulihan.

Kolaborasi ini ditekankan tidak boleh berhenti pada seremonial belaka, melainkan harus diterjemahkan menjadi program yang berkelanjutan dan menjawab kebutuhan riil di lapangan. Salah satu fokus utama yang menjadi perhatian bersama adalah membuka peluang usaha dan kegiatan produktif bagi mantan pengguna narkoba, dengan tetap memperhatikan tahapan pemulihan, kondisi sosial, serta kebutuhan masing-masing penerima manfaat.

BNNK Banyuwangi bersama BAZNAS juga sepakat untuk memperkuat sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas mengenai bahaya narkotika, sekaligus menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menciptakan lingkungan yang ramah dan mendukung proses pemulihan.

Dengan pendekatan yang komprehensif ini, P4GN tidak lagi hanya bermakna menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, melainkan juga membangun ketahanan masyarakat agar mampu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, sejahtera, dan produktif bagi seluruh warga. Sinergi antara BAZNAS dan BNNK Banyuwangi diharapkan dapat menjadi teladan kolaborasi lintas sektor berbasis masyarakat, yang menyatukan kekuatan pencegahan, edukasi, pemulihan sosial, dan pemberdayaan ekonomi dalam satu arah yang sama.

“Cita-cita kita adalah Banyuwangi yang semakin tangguh menghadapi ancaman narkotika. Bukan hanya dengan penindakan yang tegas, tetapi juga melalui pencegahan yang cerdas, edukasi yang merata, pemulihan yang manusiawi, dan pemberdayaan yang nyata. Harapannya, masyarakat semakin sadar, semakin peduli, dan mereka yang telah pulih dapat kembali menjadi bagian yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Kombes Rachmat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!