Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Tahun: 2025

Kapolda Kalteng Hadiri Upacara HUT ke-23 Kabupaten Barito Timur dengan Semangat Kebersamaan dan Keberagaman Budaya

Barito Timur, Jejak - Indonesia.id | Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kabupaten Barito Timur, Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan, SIK., M.Si, didampingi Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, SIK, MH, Karorena Polda Kalteng Kombes Pol Andreas Wayan Wicaksono, dan Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Erlan Munaji, SIK, M.Si, menghadiri rangkaian upacara yang digelar di Lapangan Pemda Kabupaten Barito Timur pada Selasa, (05/08/2025) pukul 10.00 WIB.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh adat, pejabat pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat yang turut merayakan momentum penting tersebut.

Upacara peringatan HUT ke-23 Kabupaten Barito Timur berlangsung khidmat dan penuh makna. Rangkaian acara dimulai dengan prosesi resmi yang menampilkan penghormatan dan doa bersama, sebagai bentuk rasa syukur atas pencapaian dan kemajuan daerah selama 23 tahun sejak terbentuknya kabupaten ini. Selanjutnya, para tamu undangan dan masyarakat menyaksikan pertunjukan seni tari yang menjadi cerminan keberagaman budaya dari berbagai suku yang ada di Barito Timur. Penampilan tari-tarian tradisional tersebut tidak hanya memperkuat semangat persatuan, tetapi juga memperkaya kekayaan budaya yang menjadi identitas khas daerah.

Selain sebagai hiburan, pertunjukan seni budaya ini juga menjadi simbol harmonisasi antar suku dan etnis di Barito Timur yang senantiasa menjaga toleransi dan kerukunan. Setelah itu, acara berlanjut dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan oleh Kapolda Kalteng dan jajaran sebagai wujud rasa syukur dan simbol kebersamaan seluruh masyarakat dalam memperingati hari jadi kabupaten. Pemotongan tumpeng juga diwarnai dengan sambutan-sambutan dari pejabat daerah yang menegaskan komitmen bersama dalam membangun Barito Timur menuju kemajuan dan kesejahteraan.

Sebagai penutup, seluruh peserta upacara melakukan sesi foto bersama di depan panggung utama. Momen ini menjadi simbol solidaritas, sinergi, dan kebersamaan antara aparat keamanan, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban, keamanan, serta mendukung pembangunan daerah. Kehadiran Kapolda Kalteng beserta jajaran menegaskan dukungan penuh pihak kepolisian terhadap kelancaran dan keberhasilan acara serta menunjukkan sinergi yang kuat antara institusi kepolisian dan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan Kabupaten Barito Timur.

Kegiatan peringatan HUT ke-23 Kabupaten Barito Timur ini tidak hanya menjadi ajang refleksi dan perayaan, tetapi juga momentum penting untuk mempererat hubungan sosial antar warga dan memperkokoh persatuan dalam bingkai keberagaman budaya yang kaya dan unik.

(red)

Menteri Agus Andrianto Kukuhkan Satgas Patroli Imigrasi di Bali Awasi Orang Asing

Denpasar, Jejak - Indonesia.id | Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menimipas) Republik Indonesia, Agus Andrianto mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Patroli Imigrasi di Wilayah Bali, yang berlangsung di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Selasa, 5 Agustus 2025.

Upacara Pengukuhan Satgas Patroli Imigrasi Wilayah Bali menegaskan Imigrasi sebagai Leading Sector dalam Pengawasan Orang Asing.

Upacara pengukuhan ini
dihadiri oleh sekitar 500 peserta, yang terdiri dari unsur Imigrasi, Pemasyarakatan, TNI, Polri, Satuan Polisi Pamong Praja (PP) dan Pecalang.

Selain jajaran Ditjen Imigrasi, pengukuhan disaksikan langsung oleh Gubernur Bali, Ketua DPRD Provinsi Bali, Kapolda Bali, Pangdam IX/Udayana, Kepala Kejaksaan Tinggi Bali, dan sejumlah Kepala Instansi Vertikal serta Dinas tingkat Provinsi di Bali.

"Pembentukan Satgas Patroli Keimigrasian ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden untuk memastikan stabilitas dan keamanan di Bali sebagai salah satu destinasi wisata utama Indonesia," kata Agus Andrianto.

Dasar hukum Satgas Patroli Keimigrasian diantaranya Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang
Keimigrasian Pasal 66 Ayat 2 huruf b, Peraturan Pemerintah RI Nomor 31 Tahun 2013 Pasal 181.

Lebih lanjut, Agus Andrianto menyebutkan, bahwa Satgas Patroli dibentuk, agar bisa memberikan
Quick Response, apabila terjadi pelanggaran, menekan pelanggaran peraturan oleh orang asing di Bali serta menghadirkan rasa aman kepada masyarakat.

Untuk memastikan patroli berjalan efektif, Satgas akan melibatkan 100 orang petugas imigrasi.

Tak hanya itu, setiap personel akan dilengkapi dengan rompi pengaman dan body camera (bodycam).

Petugas akan berpatroli dengan menggunakan motor atau mobil patroli
Imigrasi di 10 titik lokasi strategis yang berada di wilayah kerja Kantor Imigrasi Ngurah Rai dan Denpasar, diantaranya Kuta Utara (Canggu), Seminyak, Kerobokan; Pelabuhan Matahari Terbit dan Benoa, Pecatu (Uluwatu, Bingin), Pantai Mertasari,nKecamatan Kuta dan Gianyar (Ubud) serta Nusa Dua, Jimbaran.

Menyikapi hal tersebut, Pelaksana tugas Direktur Jenderal (Plt. Dirjen) Imigrasi, Yuldi Yusman menyebutkan Dantim dan Petugas Patroli akan berpatroli pada rute yang telah ditentukan, terutama di area rawan pelanggaran keimigrasian atau daerah, saat kegiatan WNA terkonsentrasi.

"Jadwal pergerakan patroli dilakukan secara berkala dan acak untuk menghindari pola yang mudah ditebak," kata Yuldi.

Pengukuhan Satgas ini memperkuat komitmen Imigrasi yang telah menunjukkan capaian kinerja signifikan.

Berdasarkan data statistik, Ditjen Imigrasi telah melakukan
Tindakan Administratif Keimigrasian (TAK) berupa deportasi sebanyak 607 kasus dan pendetensian 303 kasus pada periode November hingga Desember 2024.

"Angka ini meningkat pesat pada periode Januari hingga Juli 2025 dengan 2.669 deportasi dan 2.009 pendetensian," terangnya.

Sementara itu, jumlah orang asing yang diproses hukum selama periode November 2024 hingga Juli 2025 mencapai 62 orang.

"Kedepannya, kami akan terus menggiatkan operasi serupa, baik dalam skala lokal, seperti Patroli Rutin Satgas maupun skala nasional seperti Wira Waspada. Ini untuk membantu menjaga stabilitas keamanan nasional, memberikan efek cegah agar tidak terjadi pelanggaran, serta menjaga kepercayaan publik terhadap imigrasi," pungkasnya. (Red)

FISIP UNTAG BANYUWANGI SOLUSI MENGGAPAI CITA-CITA

Banyuwangi, Jejak - Indonesia.id | Mendekati tahun ajaran Ganjil 2025/2026, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas 17 Agustus (Untag) 1945 Banyuwangi, yang merupakan satu-satunya di Banyuwangi, membuka penerimaan untuk mahasiswa baru, jalur reguler maupun non regular.

Dekan FISIP Untag 1945 Banyuwangi, Dr. Hary Priyanto, S.T., M.Si, menjelaskan,
Prodi Administrasi Publik, FISIP, Untag 1945 Banyuwangi menerapkan pembelajaran reciprocal teaching (timbal balik), sehingga lebih mencerdaskan, sistematis, riang gembira, dan berkarakter.

“Selain cocok bagi fresh graduate (baru lulus SMA/SMK), kami menyiapkan kelas khusus bagi karyawan unsur pemerintahan dan swasta, termasuk percepatan kelulusan melalui model rekoknisi.”

Kurikulum yang diajarkan berbasis OBE (Outcome-Based Education), yaitu fokus pada target kompetensi, dan menunjang kebutuhan pemerintah daerah dan sektor swasta. Adapun Pengampu mata kuliah (dosen pengajar) memiliki kualifikasi yang berkualitas.

Rata-rata bergelar Doktor, Professor, dan di tunjang dosen dengan kualifikasi Magister.

Dalam kesempatan yang sama, Safrieta Jatu, M.Si., Wakil Dekan FISIP Untag Banyuwangi, menyampaikan jika kualitas tinggi FISIP Untag Banyuwangi karena di dukung keberadaan Laboraturium Kebijakan Publik, yang hakekatnya dapat dimanfaatkan oleh kelembagaan pemerintahan dan sektor swasta dalam pengkajian dan perumusan kebijakan, seperti peraturan desa, peraturan daerah, dan peraturan strategis lainnya.

Dr. Hary Priyanto, menjelaskan untuk penguatan pengajaran yang bersifat praxis, FISIP Untag Banyuwangi, di dukung oeleh keberadaan dosen praktisi unsur pemerintahan. Oleh karenanya bukan hal aneh ketika mahasiswa kami berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Termasuk saat alumni kami menduduki jabatan strategis di pemerintahan, perbankan, sektor swasta, dan punya kewirausahaan.

Kami membuka pendaftaran sampai 31 Agustus 2025. Dapat menghubungi Dekanat FISIP, melalui 081216135556 / 082301001588

(Dw81)

Polda Jatim Ungkap Penyalahgunaan LPG Subsidi di Malang, Tersangka Raup Untung Rp160 Juta Diamankan

Surabaya, Jejak - Indonesia.id |  Polda Jawa Timur (Jatim) melalui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) kembali berhasil membongkar praktik ilegal pemindahan isi Liquefied Petroleum Gas (LPG) subsidi dari tabung 3 kg ke 12 kg.

Dari hasil pengungkapan yang dilakukan oleh Unit II Subdit IV Tipidter di Kabupaten Malang pada Kamis, 31 Juli 2025 itu, Polisi mengamankan seorang pria berinisial MA (49).

MA (49) diamankan setelah tertangkap tangan menyuntik isi gas dari tabung LPG 3 kg subsidi ke tabung 12 kg non-subsidi.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Jules Abraham Abast melalui Kaur Penum Subid Penmas pada Bid Humas Polda Jatim,Kompol Gandi Darma Yudanto saat menggelar konferensi pers, Selasa (5/8/25).

"Aksi ilegal ini telah dijalankan pelaku selama satu tahun dan menghasilkan keuntungan lebih dari Rp 160.200.000," kata Kompol Gandi.

Sementara itu, Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Roy Sihombing melalui Kasubdit IV Tipidter Polda Jatim AKBP Damus Asa mengatakan dari pengungkapan ini pihaknya juga mengamankan ratusan tabung LPG 3Kg dan 12Kg baik yang kosong maupun yang berisi.

Selain itu turut disita 1 unit mobil Suzuki Carry Nopol N 9085 EH dan timbangan digital serta alat - alat lainnya yang digunakan tersangka dalam menjalankan aksinya.

"Tersangka menggunakan teknik sederhana namun efektif yaitu tabung 12 kg didinginkan menggunakan es batu agar tekanan rendah, lalu LPG 3 kg dalam posisi terbalik dipindahkan menggunakan regulator," jelas AKBP Damus.

Menurut Kasubdit IV Tipidter Polda Jatim ini, tiap hari tersangka bisa memproduksi 5–6 tabung LPG 12 kg hasil suntikan.

"Dalam prosesnya, dibutuhkan sekitar 4,5 tabung LPG 3 kg untuk mengisi satu tabung 12 kg," tambah AKBP Damus.

Dari hasil pemeriksaan, tersangka MA membeli LPG 3 kg dari agen resmi seharga Rp17.500, lalu menjual ulang hasil suntikan sebagai LPG 12 kg seharga Rp190 ribu – Rp195 ribu.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 55 UU No. 22/2001 tentang Migas, yang telah diperbarui dalam UU No. 6/2023 tentang Cipta Kerja.

"Ancaman 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar," ujar AKBP Damus.

Atas kasus ini pula, Polda Jatim mengimbau masyarakat agar turut aktif mengawasi distribusi LPG subsidi.

Warga diminta segera melapor ke Polisi terdekat jika menemukan aktivitas serupa. (red)

Waka SPN Polda Jatim Sampaikan Perdupsis Cetak Calon Bintara Polri Profesional dan Berintegritas

Mojokerto, Jejak - Indonesia.id |  Lapangan Catur Prasetya Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur, di Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, tampak dipenuhi oleh para siswa Diktuk Bintara Polri, Senin Pagi, (4/8/2025).

Apel pagi yang menjadi rutinitas wajib dalam pendidikan mereka kali ini dipimpin langsung oleh Wakil Kepala (Waka) SPN Polda Jatim, AKBP Dody Indra Eka Putra, S.I.K., M.H.

Dalam apel tersebut, AKBP Dody Indra Eka Putra memberikan arahan yang penuh makna yang juga menjadi momen istimewa bagi siswa Diktuk Bintara Polri T.A. 2025.

Pada kesempatan itu, Waka SPN Polda Jatim menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab selama proses pendidikan.

Di hadapan ratusan siswa ia menyampaikan pesan-pesan kunci terkait Peraturan Kehidupan Siswa (Perdupsis) Diktukba Polri T.A. 2025 di SPN Polda Jatim.

Waka SPN Polda Jatim menekankan kepada seluruh siswa bahwa selama tujuh bulan ke depan para siswa calon Bintara Polri itu akan menjalani proses transformasi diri.

Ia meminta kepada peserta Diktukba Polri T.A. 2025 benar - benar memedomani,mematuhi dan melaksanakan Perdupsis yang sudah ditetapkan.

"Perdupsis ini adalah pedoman utama yang akan membentuk karakter kalian menjadi insan Bhayangkara yang profesional dan berintegritas,"tegas AKBP Dody.

Waka SPN Polda Jatim juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, kedisiplinan, dan ketertiban di seluruh lingkungan SPN.

Menurutnya, hal-hal tersebut bukan sekadar aturan, melainkan cerminan dari mentalitas seorang calon abdi negara yang siap melayani masyarakat.

"Kebersihan adalah sebagian dari iman, begitu pula kedisiplinan adalah kunci dari kesuksesan," tambahnya di hadapan lebih kurang 247 siswa calon Bintara Polri itu.

Waka SPN Polda Jatim ini juga mengatakan dengan berbudaya disiplin, diharapkan para siswa akan siap menghadapi tantangan yang lebih besar di kemudian hari setelah resmi menjadi anggota Polri.

Apel pagi yang berlangsung khidmat ini menjadi penanda dimulainya babak baru bagi para peserta didik Diktuk Bintara.

Pesan-pesan yang disampaikan oleh AKBP Dody Indra Eka Putra diharapkan menjadi bekal dan motivasi bagi para siswa untuk menjalani pendidikan pembentukan Bintara Polri selama tujuh bulan di SPN Polda Jatim dengan penuh semangat dan dedikasi. (red)

error: Content is protected !!