Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Video

SORONG || Jejak-indonesia.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80, Kepolisian Daerah (Polda) Papua Barat Daya menggelar aksi nyata peduli sesama melalui kegiatan Bakti Kesehatan. Acara yang berpusat di Mako Polda Papua Barat Daya pada Selasa (23/6/2026) pagi ini sukses menyedot perhatian dan antusiasme tinggi dari ratusan warga setempat.

Sejak dimulai pukul 09.00 WIT, masyarakat tampak memadati lokasi untuk mendapatkan layanan pemeriksaan dan pengobatan gratis. Tak kurang dari 150 warga berhasil dilayani oleh tim medis dalam agenda tersebut.

Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, S.I.K., M.A.P., memimpin langsung jalannya kegiatan. Aksi ini juga diperkuat dengan agenda donor darah yang berhasil mengumpulkan 100 kantong darah dari personel gabungan TNI-Polri serta Bhayangkari.

Tidak berhenti di sektor kesehatan, Polda Papua Barat Daya juga membagikan paket bantuan sosial (bansos) kepada 100 penerima manfaat. Bantuan ini menyasar masyarakat umum serta para pengemudi ojek online (ojol) yang sehari-hari beraktivitas di wilayah Sorong.

Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat Daya, Kompol Jenny S.A. Hengkelare, mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, memperluas akses terhadap pelayanan kesehatan, serta mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pelayanan yang humanis, profesional, dan bermanfaat.

“Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami ingin masyarakat merasakan langsung kehadiran Polri. Tugas kami tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga peduli pada kesehatan dan kesejahteraan warga,” ujar Kompol Jenny.

Selama kegiatan berlangsung, seluruh rangkaian acara berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Bakti kesehatan ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan sosial Polda Papua Barat Daya dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat.

JAKARTA || Jejak-indonesia.id — TNI Angkatan Darat kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemerataan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua melalui pengiriman dukungan logistik Program Manunggal Air dan Papua Terang menuju Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. Pengiriman dilakukan melalui Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Selasa (23/6/2026), menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara.

Dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AD menghadirkan akses air bersih dan energi listrik bagi masyarakat di wilayah yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur dasar. Berbagai peralatan pengeboran air, mesin pendukung, serta perangkat pembangkit listrik dikirim guna mendukung pelaksanaan program di lapangan.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menegaskan bahwa Program Manunggal Air dan Papua Terang merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di daerah terpencil dan terluar.

“Kami ingin memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia, termasuk saudara-saudara kita di Papua. Melalui Program Manunggal Air dan Papua Terang, TNI AD tidak hanya membangun sarana, tetapi juga menghadirkan harapan, kesehatan, pendidikan, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat,” ujar Kasad.

Untuk mendukung Program Manunggal Air, TNI AD mengirimkan berbagai peralatan pengeboran dan distribusi air, antara lain satu unit mesin bor air hidrolik, satu unit diesel pompa sirkulasi air, perangkat sirkulasi air, puluhan batang stang bor, berbagai jenis selang, mata bor khusus, serta perlengkapan teknis lainnya yang akan digunakan dalam pembangunan sarana air bersih bagi masyarakat.

Sementara itu, Program Papua Terang diperkuat dengan pengiriman sejumlah dinamo dan turbo generator guna mendukung penyediaan energi listrik di wilayah sasaran. Kehadiran listrik diharapkan dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, mendukung proses belajar mengajar, serta memperluas akses informasi dan komunikasi.

Selain itu, TNI AD juga menyiapkan dukungan lanjutan berupa 12 unit televisi, 12 unit parabola, 24 unit radio mini bluetooth, serta 24 unit speaker portabel lengkap dengan mikrofon yang akan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan pendidikan, sosial, dan keagamaan masyarakat. Peralatan tersebut direncanakan diberangkatkan pada penerbangan berikutnya menyesuaikan kapasitas angkut pesawat yang saat ini juga membawa perlengkapan satuan tugas dan dukungan lainnya.

Program Manunggal Air dan Papua Terang sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperluas akses layanan dasar bagi masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan hingga ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau. Melalui sinergi TNI AD dan TNI AU, berbagai dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua.

Pengiriman dukungan logistik ini menjadi bukti bahwa TNI AD tidak hanya menjalankan fungsi pertahanan negara, tetapi juga hadir sebagai bagian dari solusi dalam membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat serta mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Sumber: Dispenad

MEDAN || Jejak-indonesia.id – Kasus dugaan kriminalisasi terhadap wawrtawan nyang menjadi korban pencurian yang kemudian ditetapkan sebagai tersangka dan masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) usai menangkap terduga pelaku pencurian di Hotel Kristal, Kecamatan Pancur Batu, kembali menjadi sorotan publik.

Beredar informasi yang menyebut bahwa penanganan kasus tersebut diduga melibatkan sejumlah pihak, termasuk oknum aparat dan pihak-pihak yang disebut memiliki bisnis ilegal dan barang haram di wilayah Pancur Batu.

Informasi tersebut mencuat setelah salah seorang keluarga korban pencurian menghubungi seorang mantan pejabat kepolisian berinisial IPTU EK. Dalam percakapan tersebut, keluarga korban menyampaikan bahwa nama dan foto IPTU EK ramai diperbincangkan di media sosial, termasuk TikTok, sebagai sosok yang diduga mengetahui atau terlibat dalam proses yang menyebabkan korban pencurian berstatus tersangka.

Pada awalnya IPTU EK disebut membantah mengetahui persoalan tersebut. Namun, menurut keterangan keluarga korban, setelah percakapan berlangsung cukup lama, IPTU EK diduga menyarankan agar keluarga korban berkoordinasi dengan seorang oknum anggota kepolisian berinisial SBJG yang berdomisili di Pancur Batu.

Menindaklanjuti arahan tersebut, dua orang keluarga korban kemudian mendatangi sebuah kantor di wilayah Kecamatan Pancur Batu untuk bertemu dengan oknum polisi yang dimaksud. Setibanya di lokasi, mereka mengaku diminta menonaktifkan telepon genggam agar tidak ada percakapan yang direkam.

Dalam pertemuan itu, keluarga korban menceritakan kronologi kasus yang menimpa anggota keluarganya, termasuk status tersangka dan DPO yang diterbitkan setelah korban ikut menangkap terduga pelaku pencurian.

Keluarga korban mengaku memohon bantuan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan secara adil dan kekeluargaan. Namun, mereka mengaku terkejut ketika oknum polisi tersebut diduga menyampaikan bahwa telah dikeluarkan dana hingga Rp1,7 miliar untuk “memesan” perkara tersebut.

Mendengar pernyataan itu, keluarga korban mengaku menyampaikan bahwa mereka berasal dari kalangan ekonomi sederhana dan tidak mungkin sanggup menyediakan dana dalam jumlah tersebut.
Tidak hanya itu, oknum polisi tersebut juga diduga menyebut sejumlah nama mantan pejabat kepolisian Iptu EK, Iptu ST, Iptu OMS, Kompol MS yang disebut mengetahui atau turut terlibat dalam persoalan tersebut. Selain itu, ia juga mengaku bahwa abang kandungnya berinisial GD disebut turut memberikan dana sebesar Rp200 juta terkait perkara dimaksud.

Mendengar penjelasan tersebut, keluarga korban mengaku semakin terpukul. Mereka bahkan memohon belas kasihan agar perkara tersebut dapat diselesaikan secara adil. Menurut pengakuan keluarga korban, mereka sampai bersujud memohon bantuan kepada oknum polisi tersebut agar anggota keluarganya tidak terus menjadi korban dalam perkara yang mereka nilai penuh kejanggalan.

Namun, oknum polisi tersebut diduga menyampaikan bahwa keputusan terkait perkara tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh pihak lain, termasuk abang kandungnya sendiri yang disebut sangat menginginkan korban pencurian tersebut dipenjara.

Oknum polisi itu kemudian berjanji akan membicarakan persoalan tersebut dengan pihak-pihak terkait termasuk abang kandungnya dan meminta keluarga korban menunggu selama tiga hari untuk mendapatkan kabar lanjutan.

Namun setelah menunggu selama tiga hari kabar mengenai penyelesaian persoalan tersebut juga tidak ada mendapatkan kabar sama sekali dari oknum polisi tersebut.

Sementara itu menurut informasi yang kami dapatkan bahwa oknum tersebut juga menyuruh sejumlah kerabatnya untuk membuat tiktok dan berbagai media sosial untuk menjelek jelekan korban pencurian yang dijadikan tersangka bersama keluarganya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak-pihak yang namanya disebut dalam informasi tersebut belum memberikan keterangan resmi. Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi yang berimbang sesuai prinsip jurnalistik.

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, SH, SIK, MM, menggelar final pertandingan bola voli dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Polres Simalungun. Pertandingan final yang berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, mulai pukul 15.30 WIB hingga selesai ini diikuti oleh personel Polres Simalungun dan Polsek jajaran.

Kepala Seksi Hubungan Masyarakat (Kasi Humas) Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Selasa sore sekira pukul 17.10 WIB, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat melalui kegiatan yang berintegritas dan humanis.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian dari peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Polres Simalungun yang bertujuan meningkatkan kebersamaan dan kekompakan antar personel Polri di jajaran Polres Simalungun,” ujar AKP Verry Purba.

Pertandingan final bola voli ini dilaksanakan di Lapangan Bola Voli Panei Tongah, Kecamatan Panei Tongah, Kabupaten Simalungun. Lokasi ini dipilih sebagai pusat pelaksanaan kegiatan olahraga dalam rangkaian peringatan HUT Bhayangkara tahun ini.

“Lapangan Bola Voli Panei Tongah dipilih sebagai lokasi pelaksanaan final pertandingan karena memiliki fasilitas yang memadai untuk menggelar kegiatan olahraga dengan jumlah peserta yang cukup besar dari berbagai kesatuan,” ungkap AKP Verry Purba menjelaskan alasan pemilihan lokasi.

Menurut AKP Verry Purba, kegiatan pertandingan bola voli ini dilaksanakan selama dua hari dan diikuti oleh personel Polres Simalungun beserta Polsek jajaran. “Kegiatan pertandingan bola voli dilaksanakan selama dua hari diikuti oleh personel Polres Simalungun dan Polsek jajaran,” ucap AKP Verry Purba.

Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi dan kekompakan antar personel dari berbagai kesatuan di lingkungan Polres Simalungun. Melalui ajang olahraga ini, diharapkan dapat terjalin sinergi yang lebih solid dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Selain sebagai sarana hiburan dan refreshing bagi personel, pertandingan bola voli ini juga menjadi sarana untuk membangun soliditas dan kekompakan tim antar satuan kerja maupun Polsek jajaran. Semangat sportivitas yang ditunjukkan dalam pertandingan ini sejalan dengan nilai-nilai Promoter yang dijunjung Polri,” jelas AKP Verry Purba.

Kegiatan final pertandingan ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Simalungun, antara lain Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, Kabag Ops Kompol M. Manik, PS. Kabag Ren AKP Tugono, Kasat Narkoba AKP Charles Hartono Nababan, Kasat Samapta AKP Heddy Marpaung, dan Kasat Intel Iptu Rido Valentino Pakpahan.

Selain itu, hadir pula beberapa Kapolsek jajaran yang turut menyaksikan dan mendukung pertandingan, yakni Kapolsek Silau Kahean AKP Edy Syahputra, Kapolsek Bandar Huluan Iptu Patar Banjarnahor, Kapolsek Bosar Maligas Iptu Sonni Garperkasa Silalahi, dan Kapolsek Panei Tongah AKP Daniel Damanik, beserta para perwira dan brigadir dari Polres Simalungun dan Polsek sejajaran.

“Kehadiran para pejabat utama dan Kapolsek jajaran menunjukkan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Ini juga menjadi momentum bagi pimpinan untuk lebih dekat dengan personel di lapangan,” ungkap AKP Verry Purba.

Dari hasil pertandingan yang telah dilaksanakan, diperoleh juara dari berbagai kesatuan. Juara I diraih oleh Satuan Samapta Polres Simalungun, sementara Juara II diraih oleh tim gabungan Polsek Bosar Maligas dan Bandar Huluan.

“Hasil pertandingan menunjukkan bahwa Juara I diraih oleh Sat Samapta Polres Simalungun, Juara II diraih oleh tim gabungan Polsek Bosar Maligas dan Bandar Huluan, sedangkan Juara III diraih oleh Sie Propam Polres Simalungun,” jelas AKP Verry Purba memaparkan hasil pertandingan.

Sementara itu, predikat Harapan I diraih oleh tim gabungan dari Polsek Panei Tongah, Polsek Purba, dan Polsek Gunung Malela. Hasil ini menunjukkan kompetisi yang ketat antar peserta dari berbagai kesatuan.

“Seluruh tim yang berkompetisi menunjukkan semangat sportivitas yang tinggi. Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam ajang ini,” ujar AKP Verry Purba.

Kapolres Simalungun, AKBP Marganda Aritonang, mengapresiasi seluruh peserta yang telah meramaikan kegiatan ini. Kegiatan olahraga seperti ini diharapkan dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana membangun kekompakan dan soliditas personel Polri di wilayah Simalungun, sekaligus menyemarakkan rangkaian peringatan HUT Bhayangkara ke-80 tahun ini.

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Selasa, 23 Juni 2026 sekira pukul 14.25 WIB, menjelaskan bahwa Polres Simalungun Polda Sumatera Utara terus menunjukkan wujud nyata sebagai institusi yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., melaksanakan kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema “80 Tahun Polri Untuk Masyarakat”. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 23 Juni 2026, pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Aula Andar Siahaan Polres Simalungun, Jalan Jhon Horailam Saragih, Pamatang Raya, Kecamatan Raya, Kabupaten Simalungun.

Dalam kesempatan tersebut, AKBP Marganda Aritonang menyampaikan bahwa kegiatan ini masih merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80. “Kegiatan hari ini masih dalam rangka rangkaian Hari Ulang Tahun Bhayangkara ke-80, pada hari ini kita melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial dengan menghadirkan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Simalungun untuk memberikan pelayanan kesehatan, baik itu pemeriksaan kesehatan gratis, pembagian kacamata baca gratis, kemudian membagi bingkisan paket sembako untuk bisa dibawa pulang sebagai bentuk kedekatan kepada masyarakat,” ujar Kapolres.

Ia juga mengungkapkan harapannya agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan ke depannya. “Kita berharap kedepan kegiatan-kegiatan yang sama bisa terlaksana sehingga masyarakat secara layanan kesehatan jauh bisa kita akomodir dan bisa menerima manfaat, sehingga dapat terlayani dengan baik,” ucap AKBP Marganda Aritonang sembari menutup sambutannya dengan salam khas Simalungun, “Horas, salam presisi.”

Kegiatan yang dimulai sekira pukul 09.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Kapolres Simalungun didampingi Ibu Ketua Bhayangkari Cabang Simalungun Ny. Nanik M. Aritonang, Wakapolres Simalungun Kompol Imam Alriyuddin, S.H., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Simalungun, para Kapolsek jajaran, Bhayangkari Cabang Simalungun, personel Bintara, dan ASN Polres Simalungun.

Sasaran dari kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial ini adalah masyarakat penerima manfaat sebanyak 200 orang yang berasal dari berbagai wilayah, di antaranya masyarakat Polsek Raya, Polsek Purba, Polsek Panei Tongah, Polsek Damanik, Polsek Jorlang Hataran, dan Polsek Bangun, serta perwakilan dari Federasi Transportasi dan Angkutan Serikat Buruh Solidaritas Indonesia, dan masyarakat yang mendaftar melalui Puskesmas masing-masing daerah.

Dalam pelaksanaannya, Polres Simalungun menggelar berbagai layanan kesehatan gratis seperti pengobatan umum, Cek Kesehatan Gratis (CKG), pembagian kacamata gratis, pembagian obat-obatan gratis, pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan gula darah, konsultasi kesehatan, hingga edukasi kesehatan. Tim Sidokkes Polres Simalungun yang dipimpin oleh dr. Siro Venesia Banjarnahor turut terlibat aktif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Setelah pelaksanaan Bakti Kesehatan, kegiatan dilanjutkan dengan Bakti Sosial berupa penyaluran paket sembako serta penyediaan makan siang gratis bagi seluruh masyarakat yang hadir. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan komitmen nyata Polri dalam memberikan pelayanan serta perhatian kepada masyarakat Kabupaten Simalungun.

Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dan memberikan respon positif terhadap pelaksanaan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial yang diselenggarakan oleh Polres Simalungun. Melalui kegiatan ini, diharapkan manfaat yang diberikan dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat serta semakin mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat sesuai semangat “Polri Untuk Masyarakat”.

Seluruh rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan dan Bakti Sosial ini berakhir sekira pukul 13.30 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kendala yang berarti. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam menyambut peringatan HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di jajaran Polres Simalungun.

error: Content is protected !!