Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 866

Peristiwa

IMG-20250910-WA0004

Gerakan Belanja “Tanggal Cantik”, Bupati Ipuk Intruksikan Pakai Aplikasi Ojol

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Gerakan Belanja ke Pasar Tradisional, UMKM, dan warung-warung rakyat, yang dilaksanakan Pemkab Banyuwangi di tiap "tanggal cantik” setiap bulan, kembali digelar, Selasa (9/9/2025). Untuk bulan ini Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, mengintruksikan agar pesanan belanja melalui ojek online (ojol).

Ipuk meminta agar mereka memanfaatkan jasa layanan pesan antar melalui aplikasi ojol, seperti Gojek, Grab, Maxim, maupun transportasi online lokal, dan lainnya.

Gerakan ini melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN), BUMN, BUMD, hingga para pelaku usaha di Banyuwangi. Hasil dari aksi belanja tersebut juga disumbangkan untuk membantu warga yang ada di database UGD Kemiskinan Banyuwangi.

"Selain meningkatkan pendapataan pelaku UMKM, warung rakyat, dan membantu warga kurang mampu, kali ini juga untuk meramaikan orderan teman-teman driver ojol," kata Ipuk.

Salah satu driver Gojek, Riyan, mengaku sejak pagi telah banyak menerima pesanan mulai Gosend atau Gofood.

"Makanya dari pagi kok ramai Gosend dan Gofood. Banyak pesanan belanja ke warung-warung, seperti belanja telur, gula, beras, dan lainnya. Alhamdulilah," kata Riyan.

Gerakan Belanja ini merupakan aksi serentak yang rutin digelar Pemkab Banyuwangi setiap “tanggal cantik” setiap bulan, sejak April 2021. Misalnya pada 1 januari (1/1), 2 februari (2/2), dan seterusnya.

“Selain membantu warga kurang mampu, gerakan ini juga bertujuan untuk menggerakkan perekonomian warga,” ujar Ipuk.

Gerakan belanja tanggal cantik ini, melengkapi beragam program pro masyarakat miskin yang telah digulirkan Ipuk.

Seperti Banyuwangi Berbagi yang mengkolaborasikan berbagai pihak untuk bergotong royong membantu ribuan warga pra sejahtera.

Selain bantuan sosial, Banyuwangi juga menggulirkan beragam program afirmasi yang bertujuan untuk mengerek perekonomian warga.

Seperti bantuan alat dan pelatihan usaha, bantuan alat usaha untuk warung rakuat (Warung Naik Kelas), Kanggo Riko yang merupakan bantuan stimulus usaha bagi perempuan tulang punggung keluarga, dan lainnya.

IMG-20250909-WA0078

Apresiasi Atas Program DPC LPRI Kab Bogor.

BOGOR || jejakindonesia.id - Institut Merupakan sebuah Forum kajian kebijakan pemerintah daerah dalam memberikan sumbangsih pemikiran yang menciptakan ruang kajian secara akademisi lintas sektoral yang terdiri dari para akademisi keilmuan, tokoh budayawan, praktisi hukum, lembaga pers, serta melibatkan rekan - rekan mahasiswa yang bertujuan untuk menciptakan keselarasan pemikiran menuju Bogor Istimewah.

Forum Bogor Institut didirikan berdasarkan hasil dari buah pemikiran bersama dari presidium pemerkasa dialog Forum untuk menjadi bagian dari solusi sumbangsi dalam mempercepat cita - cita pembangunan yang berkeadilan sosial diwilayah Kabupaten Bogor.

H.Sukarman, SH.MH. Sering di sapa King Jabar Sebagai Ketua Umum LPKSM PATROLI Sangat Apresiasi atas Terselenggaranya Forum Bogor Institut yang merupakan produk dari Lembaga Pengawasan Reformasi Indonesia (LPRI). DPC.LPRI Bogor. Yang di Ketuai Oleh Hidayat S.Ip. Yang bersama - sama dengan dewan pengurus DPC.LPRI dan para tokoh pemerhati kebijakan publik, guna mengawal jalannya cita - cita Kabupaten Bogor Istimewa.

Tupoksi Kerja Bogor Institut
Bentuk Kajian :
1. Memberikan pemikiran percepatan pembangunan Kabupaten Bogor.
2. Memberikan pemikiran percepatan program kerja di sektor ketahanan pangan.
3. Memberikan pemikiran percepatan pemerataan di bidang kesehatan masyarakat.
4. Memberikan pemikiran percepatan SDM pada bidang pendidikan.
5. Memberikan pemikiran percepatan kebutuhan program kerja pemerintah Kabupaten Bogor pada sektor sosial yang dapat menyentuh lapisan masyarakat secara umum.
6. Memberikan pemikiran untuk menciptakan ruang dialog antara pemerintah daerah kabupaten Bogor dan para aktivis Mahasiswa,LSM,Ormas, Tokoh Masyarakat.

Forum Bogor Institut akan menjalankan program kerja kegiatan berdasarkan kajian survey ilmiah yang dijalankan oleh para rekan - rekan mahasiswa berserta lembaga aktivis, secara langsung turun kelapangan dalam menyusun aspirasi dari segenap lapisan masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor.

Forum Bogor Institut juga memiliki peran sentral yang bertujuan menyatukan pemikiran pro dan kontra, yang nantinya akan di bahas lebih lanjut dalam menghadapi isu - isu menjadi sebuah solusi suara satu dalam pemikiran menuju Kabupaten Bogor Istimewah.

King Jabar berharap agar pihak instasi baik pemerintah terikat agar menyambut hangat atas program DPC LPRI Kab Bogor.

Report... Team

IMG-20250908-WA0106

Kemenimipas Salurkan 5.000 Paket Bantuan Sosial untuk Pesantren dan Nelayan di Cilacap

CILACAP || jejak-indonesia.id – Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyalurkan sebanyak 5.000 paket bantuan sosial bagi masyarakat Cilacap melalui kegiatan yang digelar di Sesko Daun Lumbung (Kesatrian Amirul Isnaini) Cilacap, Senin (8/9). Bantuan ini menyasar pesantren dan komunitas nelayan di sejumlah wilayah, sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus dukungan terhadap kesejahteraan masyarakat.

Sebanyak 500 paket diserahkan secara simbolis di lokasi acara oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Sementara, 2.500 paket lainnya disalurkan ke lima pondok pesantren, yaitu Pondok Pesantren Roudhitul Quranan (350 paket), Pondok Pesantren Syafaaatul Quran (400 paket), Pondok Pesantren Al Falah (750 paket), Pesantren Tahfizh Nurul Ihsan di Tritih Jeruklegi (500 paket), dan Ponpes Anwaarunnajaah Cilacap (500 paket). Selain itu, 2.000 paket bantuan juga diberikan untuk warga nelayan yang tersebar di empat kelurahan: Kebon Baru, Tegal Kamulyan, Tambak Reja, dan Lengkong masing-masing 500 paket.

Menteri Agus menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. “Ini adalah hal kecil yang bisa kami lakukan di Kementerian Imipas, apabila dibandingkan dengan program Bapak Presiden, seperti makan bergizi gratis, cek kesehatan gratis, rumah murah, dan Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia," ujarnya.

“Kami berterima kasih kepada Forkopimda dan masyarakat di sekitar Nusakambangan yang telah berkontribusi terhadap keamanan di wilayah ini," imbuh Menteri Agus. “Kami mohon kerjasamanya selalu untuk bersama-sama berkolaborasi melaukan pembinan dan pembibingan bagi waraga binaan di Nusakambangan, sampai nanti mereka kembali ke masyarakat sebagai pribdi yang mandiri dan menyadari kesalahanya.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari program-program prioritas Kemenimipas yang mendukung agenda nasional dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kerja sama lintas instansi. Selain penyaluran bantuan, kegiatan diwarnai dengan silaturahmi bersama masyarakat dan pemangku kepentingan daerah untuk memperkuat sinergi.

Menteri Agus menyebutkan bahwa giat Banasos di Cilacap adalah lanjutan rangkaian bansos yang terus dilakukan. Terakhir bansos dilaukan di daerang Karawang, Cikarang, dan beberapa tempat di wilayah Banten. Ia jiga menyampaiikan giat cek kesehatan dan pengobatan gratis yang juga sudah dilaksankan

Acara penyaluran bantuan ini dihadiri jajaran pimpinan Kemenimipas, termasuk Sekretaris Jenderal, Inspektur Jenderal, Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan, Plt. Dirjen Imigrasi, dan Kepala BPSDM. Turut hadir pula perwakilan Lembaga Administrasi Negara (LAN), PT PLN, Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Kantor Staf Presiden (KSP), jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dan Ditjen Pemasyarakatan Jawa Tengah, Forkopimda Kabupaten Cilacap, serta perwakilan peserta PKN Tingkat I Angkatan 63–65.

IMG-20250908-WA0100

Pelari Jerman Kagumi Keindahan dan Tantangan Banyuwangi Ijen Green Trail Run 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Banyuwangi Ijen Green Trail Run, yang digelar 6–7 September 2025, memberikan kesan tersendiri bagi ratusan pelari dari dalam dan luar negeri, karena menawarkan kombinasi tantangan fisik dan panorama Geopark Gunung Ijen yang mendunia.

Tahun ini, 378 pelari ambil bagian dalam kompetisi yang masuk dalam kalender Asia Trail Master itu. Peserta datang dari berbagai negara, seperti Singapura, Jepang, China, Malaysia, Vietnam, Brunei Darussalam, Filipina, Mesir, Prancis, Belanda, hingga Jerman. Pelari dari berbagai kota di Indonesia turut meramaikan ajang ini.

Mereka terbagi dalam empat kategori, yakni 8 km, 14 km, 25 km, dan 50 km.

Seperti yang dirasakan Thimo Kilberth (51), pelari asal Jerman yang berhasil menjadi juara pertama kategori master men 25 km. Thimo mengaku kagum dengan keindahan sekaligus beratnya rute yang ditawarkan Banyuwangi Ijen Green Trail Run.

“Lintasannya berat, tapi sangat indah. Apalagi saat naik ke kawah Ijen. Semuanya luar biasa,” ujarnya usai meraih garis finish, Minggu (7/9/2025).

Bagi Thimo, pengalaman berlari di Banyuwangi sangat berbeda dibandingkan event trail run lain di berbagai negara.

Fenomena alam seperti Blue Fire Kawah Ijen serta jalur menembus Gunung Ranti menjadi nilai tambah yang sulit ditemui di tempat lain.

Sejak garis start, para pelari sudah dihadapkan dengan trek menantang. Jalur yang dilalui bervariasi mulai dari jalan setapak, jalur berbatu, tanjakan curam, hingga turunan ekstrem yang menguji daya tahan fisik dan mental.

Meski demikian, kelelahan mereka terbayar oleh pemandangan indah berupa perkebunan hijau, hutan pinus, kebun kopi, hingga padang ilalang yang terbentang di sepanjang lintasan.

Akhmad Nizar, pelari asal Jember yang keluar sebagai juara umum kategori 50 km men, juga memberikan kesan positif. “Treknya sangat menantang, komplit lewat Gunung Ranti dan Ijen. Wisatanya juga makin bagus dan ramai,” ungkapnya.

Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, yang hadir langsung menyerahkan hadiah bagi para pemenang, mengatakan ajang ini bukan sekadar ajang olahraga. Menurutnya, Banyuwangi Ijen Green Trail Run juga menjadi bagian dari promosi pariwisata berbasis sport tourism.

“Jalur yang dilewati masuk dalam site Geopark Ijen. Kami ingin menghadirkan pengalaman baru bagi wisatawan sekaligus menguatkan branding Banyuwangi yang menekankan kekuatan alam, budaya, dan keberlanjutan,” kata Ipuk.

Menurut Ipuk pesona Geopark Ijen yang unik dipadukan dengan jalur ekstrem, membuat ajang ini bukan hanya tantangan olahraga, tetapi juga pengembangan wisata daerah.

Pemenang Ijen Green Trail Run 2025.

Kategori 50 KM (Men)
1. Akhmad Nizar (Jember)
2. Enjelius Barung (Flores)
3. Nobou Mori (Jepang)

Kategori 50 KM (Women)
1. Dian Pradina (Bali)
2. Wong Yin Hong (Singapura)
3. Fauziah (Palu)

Kategori 25 KM (Umum Men)
1. Wildan Yusuf (Banyuwangi)
2. Ikmal Manggala (Malang)
3. I Rahmad Faisal (Blitar)

Kategori 25 KM (Umum Women)
1. Nur Anisa (Banyuwangi)
2. Citra Aprilia (Bali)
3. -

Kategori 25 KM (Master Men)
1. Thimo Kilberth (Jerman)
2. Laurent Roeykens (Belgia)
3. I Rifki (Surabaya)

Kategori 25 KM (Master Women)
1. Eni Mardijanti (Sleman)
2. Liesdawati (Makasar)
3. Liga Wiratama (Surabaya)

Kategori 14 KM (Men)
1. Mohammad Ikhwan (Banyuwangi)
2. Wawang Aruanda (Banyuwangi)
3. Muhammad Diov (Samarinda)

Kategori 14 KM (Women)
1. Bintan Pratiwi (Malang)
2. Andinna Martadinova (Depok)
3. Yuka Kanai (Jepang)

Kategori 8 KM (Men)
1. Muhamad Ardy (Blitar)
2. Akhmad Nizar (Bontang)
3. Muhammad Rifky (Surabaya)

Kategori 8 KM (Women)
1. Isaura Nur Saidah (Banyuwangi)
2. Fidyan Magfirotunnisa (Jombang)
3. Valencia Ichwandi (Bondowoso).

IMG-20250908-WA0099

PW FRN Counter Polri Fokus Persiapan Diklat Kedua dalam Rapat Koordinasi Jawa Barat

TAMBUN || jejakindonesia.id  – Setelah melakukan rangkaian kunjungan kerja ke beberapa daerah, Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) Counter Polri, Agus Flores, kembali mengadakan rapat koordinasi yang digelar di kantor DPW FRN Jawa Barat. Senin (8/9/2025).

Sebelum acara dimulai, Agus Flores disambut hangat oleh jajaran pengurus DPW, DPC, serta anggota yang hadir. Kehadiran Ketua Umum ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi antar struktur organisasi.

Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut turut dihadiri perwakilan DPP, Apris, pengurus DPW Jawa Barat, DPW Jabodetabek, serta jajaran DPC Bekasi Raya.

Dalam sambutannya, Agus Flores menyampaikan rasa bahagia dapat kembali hadir dan berkumpul di kantor DPW Jawa Barat. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas di semua tingkatan organisasi.

“Mari kita jaga kekompakan kita sebagai pengurus baik di DPW maupun DPC,” tegasnya.

Lebih lanjut, Agus Flores juga mengingatkan bahwa dalam waktu dekat FRN akan melaksanakan Diklat ke-2 khusus untuk para Ketua DPW dan Sekjen. Ia berharap kegiatan tersebut dapat berjalan sukses dengan persiapan yang matang.

error: Content is protected !!