Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Polda Bali Terima Kunjungan Kehormatan Delegasi Royal College of Defence Studies Inggris

BALI || Jejak-indonesia.id - Delegasi Royal College of Defence Studies (RCDS) yang dipimpin Marshal Tamara Nancy Jennings, CBE selaku Deputy Commandant Royal College of Defence Studies melaksanakan kunjungan kehormatan ke Polda Bali dan disambut langsung oleh Wakapolda Bali, Brigjen Pol. I Made Astawa, S.I.K., beserta Pejabat Utama Polda Bali, Kamis (21/5/2026).

Royal College of Defence Studies (RCDS) merupakan lembaga pendidikan pertahanan tingkat tinggi di bawah Pemerintah Inggris yang berfokus pada pengembangan pemimpin senior dari berbagai negara dalam bidang strategi, keamanan, dan pertahanan internasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Bali menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi RCDS ke Polda Bali. Kunjungan ini dinilai sebagai momentum strategis untuk memperkuat komunikasi, memperluas wawasan, serta meningkatkan kerja sama dalam menghadapi dinamika tantangan keamanan global yang semakin kompleks.

Delegasi RCDS juga menerima paparan mengenai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bali, termasuk strategi pengamanan kawasan pariwisata internasional, pengamanan kegiatan berskala nasional maupun internasional, serta sinergitas Polda Bali bersama stakeholder terkait dalam menjaga stabilitas keamanan di Pulau Dewata.

Selain itu, delegasi juga berkesempatan meninjau sarana dan prasarana milik Polda Bali di antaranya ruang Command Center Polda Bali, Kendaraan Taktis (Rantis), serta berbagai fasilitas pendukung operasional Kepolisian lainnya yang digunakan dalam mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian dan pelayanan kepada masyarakat.

Kegiatan juga diisi dengan sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai isu keamanan modern serta pertukaran pandangan dan pengalaman antar kedua pihak. Hal ini diharapkan dapat semakin mempererat hubungan kelembagaan dan membuka ruang kolaborasi yang lebih luas di masa mendatang.

Kapolres Karangasem Terima Audiensi BPS, Siap Kawal Sensus Ekonomi Melibatkan 500 Petugas

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id - Guna menyukseskan pelaksanaan Sensus Ekonomi di Kabupaten Karangasem, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Karangasem, I Ketut Monday, bersama jajaran stafnya menggelar audiensi ke Mapolres Karangasem pada Kamis (21/5).

Kedatangan rombongan BPS ini disambut langsung oleh Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., di ruang kerjanya. Audiensi ini bertujuan untuk membangun sinergi dan memohon dukungan pengamanan demi kelancaran proses pendataan di lapangan.

Dalam pilar pelaksanaannya, Sensus Ekonomi di ujung timur Pulau Dewata ini akan menerjunkan sedikitnya 500 petugas lapangan. Mengingat luasnya wilayah dan beragamnya karakteristik masyarakat, Kapolres Karangasem menegaskan bahwa jajarannya siap memberikan pengawalan penuh.

"Kami mendukung penuh agenda nasional ini. Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para petugas serta masyarakat, setiap petugas sensus di lapangan akan didampingi oleh personel Bhabinkamtibmas di masing-masing desa binaan," ujar AKBP I Made Santika.

Pendampingan oleh Bhabinkamtibmas dinilai sangat krusial. Selain untuk mengantisipasi potensi penolakan atau kerawanan kamtibmas, kehadiran polisi di tingkat desa ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus.

Sementara itu, Kepala BPS Karangasem, I Ketut Monday, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas respon cepat dan dukungan penuh dari pihak kepolisian.

"Dengan adanya dukungan penuh dari Bapak Kapolres dan pengawalan dari rekan-rekan Bhabinkamtibmas di tiap desa, kami optimis 500 petugas kami dapat bekerja dengan maksimal, aman, dan menghasilkan data ekonomi Karangasem yang valid," ungkap I Ketut Monday.

Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diakhiri dengan koordinasi teknis mengenai pola pengamanan dan pemetaan wilayah tugas antara pihak BPS dan Polres Karangasem.

Terima Anggota Pramuka Luar Biasa, Kapolres Karangasem Berikan Apresiasi dan Motivasi

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id – Kapolres Karangasem, AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., menerima kunjungan istimewa dari dua orang anggota Pramuka Luar Biasa tuna rungu pada Kamis (21/5) siang. Pertemuan penuh kehangatan tersebut berlangsung di ruang kerja Kapolres, Mapolres Karangasem.

Kedatangan dua anggota Pramuka tangguh salah satunya bernama Siswanto Supriady ini merupakan bagian dari misi mulia bertajuk Gerakan Pramuka Luar Biasa (Tunarungu) Keliling Indonesia. Program *Tour* Pramuka ini dirancang sebagai perjalanan edukasi sekaligus pembuktian bahwa keterbatasan fisik bukan halangan untuk menjelajahi nusantara dan mengobarkan semangat kepanduan.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Karangasem menyambut hangat dan berkomunikasi secara interaktif dengan kedua anggota Pramuka tersebut. Beliau menyampaikan rasa kagum dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas tekad kuat mereka.

"Kami sangat bangga dan terharu menerima kunjungan ini. Semangat adik-adik kita dari Pramuka Luar Biasa ini adalah bukti nyata bahwa keterbatasan tidak menjadi sekat untuk berkarya dan mencintai tanah air. Ini adalah tamparan motivasi bagi kita semua yang diberi fisik sempurna untuk terus berbuat terbaik bagi bangsa," ujar AKBP I Made Santika.

Sebagai bentuk dukungan moral dan kepedulian terhadap gerakan Pramuka, Kapolres Karangasem juga memberikan tali asih serta perbekalan untuk kelancaran sisa perjalanan mereka mengelilingi Indonesia. Di akhir kunjungan, kedua anggota Pramuka Luar Biasa tersebut berfoto bersama Kapolres dan menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat yang diberikan oleh jajaran Polres Karangasem.

Perjalanan keliling Indonesia ini diharapkan dapat terus menginspirasi masyarakat luas, khususnya para penyandang disabilitas, untuk tetap optimistis, mandiri, dan berprestasi.

Trisula Kamtibmas Diperkuat, Ditbinmas Polda Bali Tegaskan Tiga Pilar sebagai Benteng Utama Keamanan

BALI || Jejak-indonesia.id - Memperkuat sinergitas dan soliditas antarunsur pengemban keamanan di tingkat Desa dan Kelurahan, Direktorat Pembinaan Masyarakat (Ditbinmas) Polda Bali menggelar kegiatan Pembinaan Tiga Pilar Tahun Anggaran 2026 yang dibuka langsung oleh Dirbinmas Polda Bali, Kombes Pol. Suwandi Prihantoro, S.I.K., M.Han , Kamis (21/5/2026).

Kegiatan tersebut diikuti oleh unsur Tiga Pilar yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Babinsa, serta perangkat Desa dan Kelurahan. Pembinaan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Bali.

Dalam kegiatan tersebut, Dirbinmas Polda Bali menekankan pentingnya peran Tiga Pilar sebagai garda terdepan dalam menjaga kondusifitas wilayah. Sinergitas antara Polri, TNI, dan pemerintah Desa/Kelurahan dinilai menjadi elemen penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan harmonis di tengah masyarakat.

Peserta kegiatan juga menerima pembekalan terkait penguatan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, penanganan permasalahan sosial di masyarakat, peningkatan pelayanan publik, serta penguatan koordinasi lintas sektor dalam mendukung pelaksanaan tugas di lapangan.

Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas dan pemahaman, kegiatan pembinaan ini juga diharapkan mampu mempererat hubungan serta menyamakan persepsi antarunsur Tiga Pilar dalam mendukung pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polda Bali.

Bareskrim Polri Musnahkan Ribuan Kilogram Bawang Impor Ilegal dari Jalur Tikus Perbatasan Malaysia

KALBAR || Jejak-indonesia.id – Aparat penegak hukum bersama sejumlah instansi terkait melakukan pemusnahan barang bukti dugaan penyelundupan bawang impor ilegal dari berbagai negara yang diduga masuk ke wilayah Indonesia melalui jalur tikus di perbatasan Malaysia. Pemusnahan dilakukan sebagai bentuk komitmen penegakan hukum terhadap praktik perdagangan ilegal yang merugikan negara dan membahayakan masyarakat. Kamis (21/5).

Kegiatan tersebut dihadiri Tim Kejaksaan Agung RI yang diwakili Sesjampidum Agus Sahat Lumban Gaol, S.H., M.H., Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri KBP Derry Agung Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., Kepala Kejaksaan Tinggi Kalbar Dr. Emilwan Ridwan, S.H., Bea Cukai Kalbar, Barantin, Dinas Lingkungan Hidup Kalbar, Wadir Reskrimsus Polda Kalbar, serta instansi terkait lainnya.

Kasus ini terungkap setelah Satgas Gakkum Lundup menerima informasi adanya peredaran bawang impor ilegal yang diduga berasal dari Malaysia. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan di sejumlah lokasi dan berhasil menemukan bawang impor ilegal di dua gudang penyimpanan.

Barang tersebut diduga masuk tanpa dokumen resmi karantina, dokumen impor, maupun dokumen perdagangan yang sah. Seluruh barang bukti kemudian disita untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan awal, pelaku diduga telah menjalankan aktivitas tersebut selama kurang lebih satu tahun dengan jumlah pemesanan sekitar delapan ton bawang setiap minggu. Nilai perputaran usaha diperkirakan mencapai sekitar Rp24,96 miliar per tahun.

Dalam kegiatan tersebut, aparat memusnahkan bawang putih sebanyak 9.680 kilogram, bawang bombai 7.340 kilogram, bawang merah 2.193 kilogram, dan bawang beri sebanyak 1.719 kilogram.

Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri KBP Derry Agung Wijaya, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa Polri akan terus melakukan penindakan tegas terhadap praktik penyelundupan dan perdagangan ilegal yang merugikan negara serta masyarakat.

“Penindakan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga tata niaga yang sehat dan melindungi masyarakat dari peredaran barang ilegal. Kami akan senantiasa bekerjasama dengan penegak hukum lainnya dan tetap konsisten untuk melakukan pengawasan dan penindakan hukum terhadap seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya.

Pemusnahan dilakukan karena komoditas tersebut mudah rusak dan dikhawatirkan dapat membahayakan kesehatan masyarakat apabila kembali beredar.

“Atas perbuatannya, pelaku dijerat sejumlah pasal terkait hortikultura, perdagangan, karantina, perlindungan konsumen, dan KUHP. Polri juga memastikan akan terus memperketat pengawasan terhadap jalur-jalur ilegal di wilayah perbatasan guna mencegah masuknya barang impor tanpa prosedur resmi.” Tutup Derry.

error: Content is protected !!