We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Semangat Jumat Sehat! Senam Bersama Kantah Klungkung Pererat Kebersamaan dan Soliditas Tim

Wujud nyata Kantah Klungkung dalam menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani pegawai. Dengan kondisi fisik yang bugar dan semangat kerja yang tinggi, diharapkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal, cepat, dan profesional.

https://jejak-indonesia.id/2026/08/kapolres-klungkung-jalin-silaturahmi-dengan-raja-klungkung-perkuat-sinergi-jaga-kamtibmas/

 

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Jumat pagi penuh semangat di Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung. Seluruh jajaran kompak mengikuti kegiatan Senam Bersama yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung, I Gusti Agung Gede Warmadewa, S.SiT., M.H., pada Jumat 7 Agustus 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh para Pejabat Pengawas, Pejabat Fungsional, Pejabat Pelaksana, hingga seluruh pegawai.

Senam bersama merupakan salah satu wujud nyata Kantah Klungkung dalam menjaga kesehatan dan kebugaran jasmani pegawai. Dengan kondisi fisik yang bugar dan semangat kerja yang tinggi, diharapkan pelayanan pertanahan kepada masyarakat dapat diberikan secara optimal, cepat, dan profesional.

Selain menyehatkan badan, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan, kekompakan, dan soliditas tim. Tawa ceria dan semangat para pegawai mewarnai halaman kantor, mencerminkan budaya kerja yang sehat, harmonis, dan produktif.

Komitmen ini sejalan dengan upaya pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM serta semangat #MelayanidenganHATI yaitu Humanis, Akuntabel, Transparan, dan Berintegritas.

Dengan tim yang sehat dan solid, Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung siap terus memberikan pelayanan pertanahan terbaik bagi masyarakat.

#KantahKabupatenKlungkung
#ATRBPNMajuDanModern
#ATRBPNKiniLebihBaik
#MelayanidenganHATI
#ZonaIntegritas
#WBKWBBM
#SenamBersama
#KantahKlungkung
#MelayaniProfesionalTerpercaya

Kapolres Klungkung Jalin Silaturahmi dengan Raja Klungkung, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, S.E. serta Tjokorda Gde Agung Sumara Wisesa, sebagai bentuk kebersamaan dan sinergitas antara unsur pemerintah daerah, tokoh adat, dan Polri.

https://jejak-indonesia.id/2026/08/komnas-ham-soroti-capaian-banyuwangi-dalam-pembangunan-inklusif-diusulkan-ikut-penilaian-ham-nasional/

 

KLUNGKUNG || Jejak-indonesia.id – Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H. didampingi para Pejabat Utama Polres Klungkung serta Kapolsek Klungkung melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan Raja Klungkung Ida Dalem Semara Putra di Puri Agung Klungkung, (7/8).

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Klungkung Tjokorda Gde Surya Putra, S.E. serta Tjokorda Gde Agung Sumara Wisesa, sebagai bentuk kebersamaan dan sinergitas antara unsur pemerintah daerah, tokoh adat, dan Polri.

Silaturahmi ini dilaksanakan sebagai upaya mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan komunikasi, serta memperkuat sinergitas antara Polri dengan keluarga besar Puri Agung Klungkung dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Klungkung.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres Klungkung menegaskan pentingnya membangun komunikasi yang harmonis dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat sebagai mitra strategis Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kabupaten Klungkung.

Selain mempererat hubungan, kegiatan ini juga menjadi sarana bertukar informasi mengenai perkembangan situasi kamtibmas, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam menjaga kondusivitas wilayah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.

Kapolres Klungkung AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan bahwa sinergi antara Polri dan tokoh adat memiliki peran penting dalam menjaga persatuan serta menciptakan keamanan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

"Puri Agung Klungkung memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar adat dan budaya di Kabupaten Klungkung. Melalui silaturahmi ini, kami ingin terus mempererat komunikasi, memperkuat sinergi, serta membangun kolaborasi dengan seluruh tokoh adat dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Dengan kebersamaan yang solid, kami optimistis berbagai agenda masyarakat, termasuk menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar AKBP Mikael Hutabarat, S.H., S.I.K., M.H..

Komnas HAM Soroti Capaian Banyuwangi dalam Pembangunan Inklusif, Diusulkan Ikut Penilaian HAM Nasional

Di depan jajaran Komisioner Komnas HAM, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan bahwa pembangunan daerah diarahkan pada pendekatan human-centered development atau pembangunan yang berpusat pada kebutuhan masyarakat.

https://jejak-indonesia.id/2026/08/dorong-investasi-di-banyuwangi-jmsi-tekankan-kolaborasi-media-pemerintah-dan-dunia-usaha/

 

BANYUWANGI - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI mengapresiasi komitmen Pemkab Banyuwangi dalam memperkuat pemenuhan hak dasar masyarakat melalui berbagai program pembangunan yang inklusif.

Apresiasi tersebut disampaikan saat audiensi dan sosialisasi program Penilaian HAM di Banyuwangi, Kamis (6/8/2026), yang dihadiri langsung Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah bersama jajaran komisioner.

Di depan jajaran Komisioner Komnas HAM, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani memaparkan bahwa pembangunan daerah diarahkan pada pendekatan human-centered development atau pembangunan yang berpusat pada kebutuhan masyarakat.

Menurut Ipuk, pendekatan tersebut tercermin dari penurunan angka kemiskinan menjadi 6,13 persen, peningkatan Indeks Pembangunan Manusia menjadi 75,17, usia harapan hidup yang menjadi 74,43 tahun, serta pertumbuhan ekonomi 5,65 persen pada 2025.

"Di sektor pendidikan kami terus memperkuat program sosial dan inklusif, Siswa Asuh Sebaya, Banyuwangi Mengajar, hingga beasiswa Banyuwangi Cerdas dan Banyuwangi Progresif," ujar Ipuk.

Pemkab juga memperluas layanan bagi Anak Berkebutuhan Khusus melalui program Agage Pintar dan Lebur Seketi (Layanan Inklusif Peserta Berkebutuhan Khusus dengan Pendekatan Hati) agar seluruh anak memperoleh kesempatan belajar yang setara.

Di bidang kesehatan, Banyuwangi mengembangkan layanan preventif melalui Mall Orang Sehat, Jemput Bola Rawat Warga, serta telekonsultasi 24 jam OASIS Wangi (Online Akses Solusi Indonesia Sehat dari Banyuwangi) yang bekerja sama dengan NGO NORA Health dari Amerika Serikat.

"Pendidikan dan kesehatan merupakan investasi dasar. Kami memastikan faktor ekonomi, usia, maupun keterbatasan geografis tidak menghalangi warga memperoleh layanan yang layak," kata Ipuk.

Komitmen terhadap prinsip Gender Equality, Disability, and Social Inclusion (GEDSI) juga diperkuat melalui Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2025 tentang Unit Layanan Disabilitas.

Saat ini 6 dari 54 organisasi perangkat daerah telah mempekerjakan aparatur sipil negara penyandang disabilitas. Ruang partisipasi pembangunan pun dibuka lebar melalui forum Rembuk Difabel, Rembuk Lansia, dan Rembuk Anak.

Untuk pemenuhan hak pangan, Pemkab Banyuwangi menjalankan program Rantang Kasih bagi lebih dari 3.000 lansia miskin serta penanganan stunting melalui program Banyuwangi Tanggap Stunting, dengan melibatkan dan memberdayakan pedagang sayur keliling.

"Setiap warga memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk memperoleh informasi, mengakses layanan publik, dan menikmati kehidupan yang layak tanpa terkecuali," tegas Ipuk.

Ketua Komnas HAM RI Anis Hidayah mengaku terkesan dengan kesiapan Banyuwangi dalam memaparkan berbagai indikator pembangunan berbasis hak asasi manusia.

"Saya cukup terkejut karena memperoleh data yang sangat komprehensif dari Ibu Bupati. Ini menunjukkan komitmen yang kuat terhadap pemenuhan hak asasi manusia," ujar Anis.

Atas komitmen tersebut, Anis mengatakan akan menunjuk Banyuwangi sebagai salah satu daerah di Indonesia yang dilakukan penilaian nilai-nilai HAM dalam pembangunan daerahnya.

Penilaian HAM merupakan program nasional yang telah berjalan selama tiga tahun di bawah koordinasi Bappenas untuk mengukur kepatuhan pemerintah terhadap prinsip-prinsip HAM.

Ditambahkan Anis, Banyuwangi menjadi salah satu daerah di Pulau Jawa dan mewakili dari Jawa Timur yang akan diproyeksikan mengikuti penilaian HAM tahun depan bersama sejumlah daerah lain di Indonesia.

"Program yang dijalankan Banyuwangi menunjukkan banyak kemajuan. Berbagai kebijakan yang telah dilakukan sudah mengarah pada pemenuhan hak-hak dasar masyarakat sesuai indikator hak asasi manusia," kata Anis. (*)

AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H.: Jumat Berkah Satlantas Polres Jember, Berbagi Sarapan dan Menebar Kepedulian

Kapolres Jember juga mendorong seluruh personel agar terus mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif dan responsif dalam setiap pelaksanaan tugas.

https://jejak-indonesia.id/2026/08/dorong-investasi-di-banyuwangi-jmsi-tekankan-kolaborasi-media-pemerintah-dan-dunia-usaha/

 

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Semangat kepedulian dan pelayanan humanis terus ditunjukkan jajaran Satlantas Polres Jember. Melalui kegiatan “Jumat Berkah – Berbagi Sarapan, Berbagi Kepedulian”, Unit Kamsel bersama Srikandi Satlantas Polres Jember turun langsung menyapa masyarakat sekaligus berbagi makanan dan bantuan sosial.

Kegiatan tersebut menyasar masyarakat di kawasan TPA Pakusari, Jember, serta dilanjutkan dengan penyaluran bantuan sosial kepada Yayasan Panti Asuhan Attafakur.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Tidak hanya menjalankan tugas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas, personel Satlantas juga menunjukkan kepedulian melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Dalam kegiatan tersebut, personel membagikan nasi bungkus kepada masyarakat di kawasan TPA Pakusari. Sementara bantuan sosial disalurkan kepada Yayasan Panti Asuhan Attafakur sebagai wujud perhatian dan kepedulian terhadap sesama.

Kehadiran anggota kepolisian secara langsung di tengah masyarakat juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi yang lebih dekat. Interaksi dilakukan dengan mengedepankan sikap ramah, humanis dan penuh kepedulian.

Kapolres Jember AKBP Alaiddin, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa tugas Polri tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum maupun pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat. Lebih dari itu, setiap anggota Polri diharapkan mampu memberikan manfaat serta menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Polri harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan pelayanan kepolisian, tetapi juga dalam momentum-momentum kemanusiaan. Berbagi merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat.”

Menurut AKBP Alaiddin, nilai sebuah kegiatan sosial tidak semata-mata diukur dari besar kecilnya bantuan yang diberikan. Ketulusan dan kepedulian menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan.

“Apa yang diberikan mungkin sederhana, tetapi mudah-mudahan dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi masyarakat. Yang terpenting adalah bagaimana kita membangun semangat kepedulian, kebersamaan dan gotong royong.”

Kapolres Jember juga mendorong seluruh personel agar terus mengedepankan pendekatan humanis, komunikatif dan responsif dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Saya berharap kegiatan seperti Jumat Berkah ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Jadikan kepedulian sebagai bagian dari karakter setiap anggota Polri. Semakin dekat polisi dengan masyarakat, semakin kuat pula kepercayaan dan sinergi yang dapat kita bangun bersama.”

Kegiatan Jumat Berkah Satlantas Polres Jember bukan sekadar membagikan makanan maupun bantuan sosial. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana memperkuat hubungan emosional dan komunikasi antara anggota Polri dengan masyarakat.

Personel tidak hanya menyerahkan bantuan, tetapi juga berinteraksi secara langsung dengan masyarakat. Pendekatan tersebut mencerminkan upaya Polri untuk terus membangun pelayanan yang lebih dekat, terbuka dan humanis.

Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Jember ingin menunjukkan bahwa kehadiran polisi bukan hanya berada di jalan raya, tetapi juga hadir di tengah kehidupan masyarakat dan ikut merasakan kebutuhan serta kondisi warga.

Semangat tersebut sejalan dengan pesan yang diusung dalam kegiatan:

“Setiap kebaikan yang dibagikan di jalan, menjadi perjalanan menuju keberkahan.”

Kegiatan Jumat Berkah diharapkan dapat menjadi bagian dari budaya positif jajaran Polres Jember dalam memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat, sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian sosial.

Humanis dalam pelayanan, tulus dalam berbagi, dan hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dorong Investasi di Banyuwangi, JMSI Tekankan Kolaborasi Media, Pemerintah dan Dunia Usaha

MSI Banyuwangi menegaskan, dukungan terhadap pembangunan daerah akan tetap dilakukan dengan mengedepankan profesionalitas media, keberimbangan pemberitaan dan kepentingan publik.

https://jejak-indonesia.id/2026/08/diduga-jadi-lokasi-transaksi-sabu-timsus-anti-narkoba-polres-asahan-amankan-seorang-pria-dengan-barang-bukti-6367-gram-sabu/

 

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id — Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Pengurus Cabang Banyuwangi membuka ruang kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun para investor yang menanamkan modal di Bumi Blambangan.

Komitmen tersebut disampaikan jajaran pengurus JMSI Banyuwangi saat hadir dalam siaran Radio Fajar FM, Jumat (7/8/2026). Dalam kesempatan itu, JMSI menyoroti pentingnya sinergi antara media, pemerintah dan dunia usaha untuk menciptakan iklim investasi yang sehat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Ketua JMSI Banyuwangi, Subahrodin Yusuf, mengatakan media tidak hanya berfungsi menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki posisi strategis dalam membangun komunikasi antara berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, pemberitaan yang produktif, berimbang dan mengedepankan kepentingan publik dapat ikut menciptakan suasana yang kondusif bagi perkembangan investasi di daerah.

“JMSI terbuka untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi maupun seluruh investor yang masuk ke Banyuwangi. Sinergi ini penting untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif melalui pemberitaan yang produktif dan berimbang,” ujar Subahrodin.

Ia menegaskan, keterlibatan media dalam pembangunan daerah tetap harus berjalan sesuai dengan fungsi pers, yakni memberikan informasi yang akurat dan berimbang kepada masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris JMSI Banyuwangi, Dedi Jumhardiyanto, menyatakan media siber di Banyuwangi siap mengambil bagian dalam mengawal berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Dedi menyebut JMSI Banyuwangi juga berkomitmen mendukung program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, termasuk program Tandang Bareng, dengan tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional.

“JMSI Banyuwangi akan terus mendukung Pemkab Banyuwangi, khususnya dalam mengawal dan menyukseskan program Tandang Bareng. Melalui kerja bersama dan gotong royong, pembangunan di Banyuwangi dapat berjalan lebih optimal,” kata Dedi.

Menurutnya, kolaborasi antarpemangku kepentingan diperlukan agar berbagai potensi daerah, termasuk sektor investasi dan ekonomi, dapat berkembang serta memberikan manfaat bagi masyarakat.

Melalui siaran tersebut, JMSI Banyuwangi juga ingin memperluas komunikasi dengan masyarakat, pemerintah, pelaku usaha dan investor. Ruang kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat kemitraan sekaligus mendukung terciptanya iklim usaha yang kondusif di Kabupaten Banyuwangi.

JMSI Banyuwangi menegaskan, dukungan terhadap pembangunan daerah akan tetap dilakukan dengan mengedepankan profesionalitas media, keberimbangan pemberitaan dan kepentingan publik.

error: Content is protected !!