Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2026

Klasifikasi HOAKS Dugaan Penarikan Dona Event dan Terkait Peristiwa Penganiayaan Fahmi Siregar Siap Tempuh Jalur Hukum

MEDAN || jejakindonesia.id - Sehubungan dengan beredarnya informasi tidak benar (hoaks) di masyarakat mengenai dugaan penarikan dana event serta tuduhan unsur penipuan yang dikaitkan dengannya, ketika dikonfirmasi atas berita yang beredar, Fahmi Suryaputra Hasian Siregar menjelaskan secara detail terkait hubungan dengan pihak vendor. Dengan ini disampaikan klarifikasi dan laporan resmi sebagai berikut, pada hari Kamis (01/01/2026).

1. Informasi hoaks tidak sesuai dengan fakta Informasi mengenai adanya penarikan dana event dan dugaan penipuan adalah tidak benar dan menyesatkan. Hubungan kerja sama antara Fahmi Suryaputra Hasian Siregar dengan pihak vendor telah dilaksanakan berdasarkan Nota Kesepahaman (MoU) sementara yang disepakati secara sadar dan tanpa paksaan oleh semua pihak.

2. Komunikasi berjalan secara profesional
Selama proses kerja sama berlangsung, seluruh komunikasi dan koordinasi dilakukan sesuai dengan kesepakatan awal yang telah ditetapkan.

3. Justru terjadi tindak pidana penganiayaan
Selain beredarnya informasi hoaks, telah terjadi peristiwa dugaan penganiayaan terhadap Fahmi Suryaputra Hasian Siregar dengan sebagai berikut:

- Hari/Tanggal: Selasa, 30 Desember 2025
- Tempat: Kafka Space, Jalan Dr. Mansyur Medan Sumatera Utara
- Pelaku: Dua (2) orang oknum yang identitasnya belum diumumkan secara resmi hingga saat ini.

4. Korban mengalami kerugian fisik dan psikis
Peristiwa penganiayaan tersebut terjadi di area lokasi acara dan menyebabkan kerugian baik secara fisik maupun psikis terhadap korban.

5. Tujuan penyampaian klarifikasi dan laporan. Laporan dan klarifikasi ini disampaikan sebagai bentuk itikad baik untuk meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat, menjaga nama baik pihak-pihak terkait, serta sebagai dasar hukum apabila diperlukan tindakan lanjutan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

6. Langkah hukum yang akan diambil
Tim hukum akan melakukan tindakan hukum secara tegas terhadap pihak yang menyebarkan informasi hoaks tersebut, termasuk mengajukan gugatan pemulihan nama baik dan tuntutan ganti rugi sesuai dengan ketentuan Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik serta peraturan perundang-undangan yang relevan.

" Perlu ditegaskan bahwa berita yang telah tayang dan menyebarkan informasi tidak benar tersebut tidak melakukan konfirmasi dengan pihak yang bersangkutan untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas dan akurat."

Demikian laporan dan klarifikasi resmi ini dibuat dengan sebenar-benarnya agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Tim Humas yang Mewakili Fahmi Siregar

(Adel)

Mesin Negara Tak Boleh Lelah: Kodim 0825 Banyuwangi ‘Servis Senyap’ Armada Dinas Jelang Tutup Tahun

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Komitmen menjaga kesiapan operasional kendaraan dinas kembali ditegaskan Kodim 0825/Banyuwangi. Melalui kegiatan perawatan rutin berupa penggantian oli dan pengecekan mesin, satuan teritorial ini melaksanakan servis menyeluruh kendaraan dinas di Lapangan Hitam Makodim 0825, Jalan RA Kartini Nomor 02, Kepatihan, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (30/12/2025).

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan armada selalu prima dalam mendukung tugas-tugas kewilayahan.

Kegiatan yang melibatkan Tim Harpal (Pemeliharaan dan Perbaikan) tersebut mencakup penggantian oli mesin, pemeriksaan komponen vital, hingga pengecekan teknis lainnya. Perawatan dilakukan secara terukur dan profesional untuk mencegah potensi gangguan teknis di lapangan, sekaligus memperpanjang usia pakai kendaraan dinas yang menjadi tulang punggung mobilitas prajurit.

Komandan Kodim 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Tryadi Indrawijaya, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa perawatan kendaraan bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan bagian dari disiplin operasional. “Kendaraan dinas adalah alat pendukung utama pelaksanaan tugas. Dengan perawatan yang tepat dan berkala, kesiapsiagaan satuan tetap terjaga, keselamatan personel meningkat, dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal,” ujarnya.

Menurut Dandim, kegiatan ini juga menjadi bentuk tanggung jawab penggunaan aset negara secara profesional dan akuntabel. “Kami ingin memastikan setiap kendaraan siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Inilah wujud kesiapan Kodim 0825/Banyuwangi dalam menjalankan tugas pembinaan teritorial dan mendukung stabilitas wilayah,” pungkasnya.

Pemkab Banyuwangi dan PMI Kolaborasi Bedah Rumah dengan Metode Tahan Gempa

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Pemkab Banyuwangi bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam membantu warga membangun rumah tahan gempa.

Pemkab dan PMI memperbaiki rumah warga menggunakan teknik retrofitting agar lebih tahan terhadap goncangan gempa.

Retrofitting merupakan metode pembangunan rumah dengan penguatan bagian-bagian rumah agar lebih tahan dari goncangan gempa. Ada sejumlah bagian rumah yang harus diperiksa kondisinya untuk kemudian dilakukan penguatan. Mulai dari dinding, tiang beton, ukuran pintu, atap, hingga teras.

“Program bedah rumah retrofitting ini adalah upaya preventif untuk perlindungan warga. Korban jiwa bisa dihindari,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, saat meresmikan bedah rumah retrofitting di Desa Bakungan, Kecamatan Glagah, Selasa (30/12/2025).

Menurut Ipuk, metode retrofitting ini tidak hanya upaya mitigasi, namun juga memperbaiki kualitas rumah karena dari sisi kesehatan penghuni juga diperhatikan.

"Sederhana tapi sehat. Jadi tidak hanya sekadar memperbaiki, namun hal-hal lainnya seperti keamanan, sanitasi, sirkulasi udara, penyediaan air bersih, dan lainnya juga diperhatikan," jelas Ipuk.

“Ke depan secara bertahap model rumah retrofitting akan diadopsi pada program bedah rumah di Banyuwangi. Karena tidak hanya hanya layak huni, namun juga layak keamanannya,” imbuh Ipuk.

Ditambahkan Ketua PMI Banyuwangi, Mujiono, bedah rumah dengan metode retrofitting menjadi dilakukan PMI sejak tahun 2021. Saat ini sudah ada 12 rumah retrofitting yang dibangun tersebar di sejumlah wilayah rawan gempa yakni Kecamatan Glagah, Blimbingsari, Songgon, Tegaldlimo dan Purwoharjo.

“Rumah ini menjadi model atau percontohan bagi pembangunan rumah tahan gempa di sekitarnya. Pembangunannya menggunakan dana hibah dari Pemkab Banyuwangi, sementara PMI merupakan inisiator program sekaligus sebagai pelaksana pembangunannya,” kata Mujiono yang juga Wakil Bupati Banyuwangi.

Mujiono melanjutkan, pihaknya juga telah memberikan pelatihan tentang bangunan retrofitting terhadap ratusan peserta. Mereka terdiri dari para pekerja konstruksi lokal, tukang batu, dan kontraktor kecil. Selain itu pelatihan retrofitting juga melatih anggota SIBAT (Siaga Bencana Berbasis Masyarakat) dan tokoh masyarakat.

“Semacam ToT, kami punya tenaga yang sudah biasa membangun bangunan retrofitting, dan tenaga tersebut kami ajak untuk melatih tukang dan sejumlah kontraktir tentang bangunan tahan gempa. Misalnya harus memakai bahan bangunan yang seperti apa, bagaimana ukurannya, dan lain-lain,” kata Mujiono.

Selain melakukan bedah rumah dengan metode retrofittin, lanjut Mujiono, PMI juga melakukan puluhan bedah rumah warga pra sejahtera dengan metode semi retrofitting. (*)

Saat Bupati Ipuk Bertemu Atlet Hoki Putri Banyuwangi Peraih Dua Medali SEA Games 2025

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Prestasi membanggakan ditorehkan atlet hoki putri asal Banyuwangi, Innes Aditya (21). Atlet binaan Hoki Indonesia (HKI) Banyuwangi ini, mengharumkan nama daerah dan Indonesia dengan meraih dua medali bersama Tim Nasional Hoki Putri Indonesia di SEA Games 2025 di Thailand, 9–20 Desember 2025. Innes tercatat sebagai satu-satunya atlet hoki putri asal Jawa Timur yang memperkuat tim nasional.

Dalam ajang olahraga multievent tingkat Asia Tenggara tersebut, cabor hoki putri berhasil menyumbang medali perak untuk kategori outdoor, serta medali perunggu untuk kategori five.

“Selamat atas prestasi yang diraih Innes bersama Timnas Hoki Putri Indonesia. Prestasi ini bukti kerja keras, semangat juang, dan dedikasi yang luar biasa. Kami bangga memiliki putri daerah yang mampu berkontribusi bagi bangsa di panggung internasional,” ujar Ipuk, saat bertemu Innes di Lounge Pemkab Banyuwangi, Senin (29/12/2025).

Ipuk mengatakan prestasi ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Banyuwangi. Khususnya bagi atlet-atlet muda daerah untuk berjuang mengejar prestasi terbaik.

“Kami berharap prestasi Innes bisa memotivasi atlet Banyuwangi lainnya. Pemkab berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan olahraga, agar semakin banyak lahir atlet-atlet hebat dari Banyuwangi,” ujar Ipuk.

Innes merupakan atlet hoki Banyuwangi di bawah binaan Hoki Indonesai (HKI) Banyuwangi. Alumni SMKN 1 Glagah Banyuwangi itu menggeluti olahraga sejak di bangku SD, yang diawali dari cabor atletik. Memasuki SMP ia merambah futsal, hoki hingga sepakbola. Sejak SMK dia mulai fokus di cabor hoki.

Gadis yang bercita-cita menjadi TNI Angkatan Laut ini, mulai masuk pantauan pelatnas untuk memperkuat timnas Hoki sejak tahun 2019. Namun saat itu dia masih dibawah umur sehingga belum bisa ikut. Saat mengikuti kejurnas di Jakarta di 2023, dia kembali mendapatkan tawaran bergabung di Timnas Hoki.

“Saya memulai TC di Pelatnas selama setahun sejak Maret 2024, untuk persiapan Sea Games Thailand,” terangnya yang juga meraih medali emas bersama Timnas Hoki Putri di Kejuaraan Hockey Putri di Uzbekistan Oktober 2025 lalu.

Perjuangannya hingga sukses menjadi timnas tidak mudah. Salah satunya perlu tekad yang kuat hingga konsistensi dalam berlatih.

“Untuk semua atlet di Banyuwangi tetap semangat, terus berdoa dan jangan pernah menyerah untuk meraih apa yang kita cita-citakan,” katanya. (*)

Kapolda Jatim Pastikan Malam Pergantian Tahun Aman dan Kondusif

SURABAYA || jejakindonesia.id - Menjelang pergantian Tahun Baru 2026, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur melakukan pemantauan langsung di sejumlah titik pengamanan di Kota Surabaya, Rabu (31/12/2025) malam.

Pemantauan dilakukan di Pos Pengamanan Bundaran Cito dan Pos Taman Bungkul untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif menjelang detik-detik pergantian tahun.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto mengatakan, kegiatan peninjauan yang dilakukan di wilayah Surabaya dan sekitarnya untuk memastikan kegiatan pergantian tahun berjalan dengan lancar.

Dari hasil peninjauan di dua titik tersebut, Kapolda Jatim memastikan seluruh aktivitas masyarakat berjalan tertib dan lancar.

Pemantauan juga dilakukan melalui CCTV di titik-titik yang sebelumnya diantisipasi rawan kepadatan.

“Alhamdulillah, dua titik yang kami tinjau berjalan lancar. Begitu juga dari monitor CCTV, seluruh aktivitas terpantau lancar termasuk penyebrangan Ketapang dan jalur tol yang semuanya berjalan kondusif,” kata Irjen Pol Nanang.

Kapolda Jatim menambahkan, dalam pengamanan malam pergantian tahun ini pihaknya melibatkan sekitar 12 ribu personel gabungan dari Polri, TNI, dan berbagai stakeholder terkait.

“Kami telah melakukan ploting pengamanan yang melibatkan kurang lebih 12 ribu personel sehingga seluruh rangkaian kegiatan bisa berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Irjen Pol Nanang.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyalakan petasan maupun menggelar pesta kembang api secara berlebihan, mengingat adanya tiga provinsi di Indonesia yang sedang berduka.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak menyalakan petasan. Keputusan untuk tidak mengadakan pesta kembang api ini diambil sebagai bentuk empati, karena ada tiga provinsi di negara kita yang sedang berduka. Tentunya tidak elok jika kita tidak ikut prihatin,” tuturnya.

Ia juga mengajak masyarakat mengisi pergantian tahun dengan kegiatan yang sederhana, khidmat, dan penuh makna sebagai bentuk refleksi diri.

“Silakan melaksanakan kegiatan menjelang akhir tahun 2025 ini dengan sederhana dan khidmat. Maknanya adalah intropeksi, sehingga pada tahun 2026 kita bisa menyongsong hal-hal baru yang lebih baik dalam seluruh progres dan kegiatan ke depan,” pungkas Kapolda Jatim. (*)

error: Content is protected !!