We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Konfercab PCNU Banyuwangi Tinggal Hitungan Hari, Panitia Pastikan Kesiapan Hampir Rampung

BANYUWANGI || jejakindonesia.id -  Panitia Konferensi Cabang (Konfercab) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Banyuwangi memastikan seluruh persiapan pelaksanaan Konfercab hampir rampung. Agenda lima tahunan NU Banyuwangi itu dijadwalkan berlangsung pada 7 Januari 2026 di Kampus Universitas KH. Mukhtar Syafaatt (UIMSYA) Blokagung, Tegalsari, Banyuwangi.

Ketua Panitia Pelaksana Konfercab PCNU Banyuwangi, Moh. Karyono, menyampaikan bahwa kesiapan panitia telah mencapai 90 persen dan secara teknis siap dilaksanakan.

“Persiapan panitia sudah sekitar 90 persen. Insya Allah seluruh rangkaian Konfercab NU Banyuwangi sudah siap dan bisa dilaksanakan sesuai jadwal,” ujar Moh. Karyono usai rapat koordinasi panitia.

Ia menambahkan, Konfercab kali ini akan dihadiri secara lengkap oleh seluruh unsur struktural NU di Banyuwangi. Seluruh 25 Majelis Wakil Cabang (MWC) NU se-Kabupaten Banyuwangi dipastikan hadir dan mengikuti Konfercab.

“Alhamdulillah, 100 persen MWC NU se-Banyuwangi memastikan hadir. Dari PWNU Jawa Timur juga siap hadir empat orang, sementara dari PBNU tiga orang,” jelasnya, Sabtu (03/01/2026).

Sejumlah tokoh PBNU yang dijadwalkan hadir antara lain KH. Miftah Faqih (Ketua PBNU), Faisal Saimima (Wakil Sekretaris PBNU), serta Gus Aizzudin Abdurrahman dari PBNU. Sedangkan dari PWNU Jatim yang ditugaskan dan akan hadir dalam Konfercab PCNU Kabupaten Banyuwangi Tahun 2026: Dr. KH. Romadlon Chotib, MH. Wakil Rais PWNU, Dr. H. Ahsanul Haq, M.Pd.I. Katib PWNU, KH. Kikin A. Hakim, Ketua PWNU, dan Ir. H. M. Faqih, MSA., Ph.D. Sekretaris PWNU Jawa Timur.

Rapat teknis panitia Konfercab NU Banyuwangi sendiri digelar dengan melibatkan berbagai unsur penting NU dan tuan rumah. Hadir dalam rapat tersebut Rektor UIMSYA Blokagung Dr. KH. Ahmad Munib Syafa'at, Lc., M.E.I., Rais Syuriyah PCNU Banyuwangi KH. Masykur Ali, serta Katib Syuriyah PCNU KH. Ahmad Ghozali. Kehadiran Rais dan Katib Syuriyah disebut sebagai bentuk keseriusan agar seluruh persiapan benar-benar matang.

Selain panitia Konfercab tingkat kabupaten, rapat juga didukung penuh oleh panitia lokal dari Kampus UIMSYA Blokagung sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan.

Dalam sambutannya selaku tuan rumah, KH. Ahmad Munib Syafa’at menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya karena Kampus UIMSYA dipercaya menjadi tempat penyelenggaraan Konfercab PCNU Banyuwangi.

“Kami bersyukur dan merasa terhormat atas kehadiran para kiai se-Banyuwangi di Kampus UIMSYA. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk ngalap berkah, dengan penuh keyakinan bahwa di antara doa-doa para kiai yang hadir, ada yang diijabah Allah SWT,” tutur Gus Munib, sapaan akrabnya.

Ia berharap pelaksanaan Konfercab dapat berjalan dengan lancar serta menghasilkan kepemimpinan PCNU Banyuwangi yang amanah.

“Semoga Konfercab NU Banyuwangi berjalan lancar, penuh khidmah, dan mampu melahirkan pemimpin PCNU ke depan yang bertanggung jawab serta amanah dalam mengemban tugas jam’iyyah,” pungkasnya.

Konfercab PCNU Banyuwangi menjadi momentum penting konsolidasi organisasi Nahdlatul Ulama di tingkat cabang, sekaligus forum strategis untuk menentukan arah kepemimpinan NU Banyuwangi lima tahun mendatang.

Masalah Administrasi PJ RT 02/RW 07 Tanjung Mardeka Tidak Kunjung Diselesaikan : Wartawan Pertanyakan Sikap Lurah dan Camat yang Dinilai Abai

Tamalate || jejakindonesia.id – Kisruh administrasi Penjabat Sementara (PJ) RT 02/RW 07 Kelurahan Tanjung Mardeka semakin memanas. Tim wartawan MataElangTV yang diwakili Robby Rambi turun langsung ke kantor kelurahan untuk mempertanyakan kejelasan status PJ RT yang dinilai cacat administrasi dan hingga kini belum ditindaklanjuti.

Dalam kunjungan tersebut, Robby bertemu langsung dengan Lurah Tanjung Mardeka, Armansyah Frenanda S.STP., MAP, untuk meminta klarifikasi mengenai status Charles—pria yang saat ini menjabat sebagai PJ RT 02/RW 07.

Fakta mengejutkan kembali terungkap. Charles ternyata berdomisili di RT 03, bukan di RT 02 tempat ia menjabat. Pengakuan itu direkam melalui video, di mana Charles menyebut bahwa modalnya hanya KTP untuk bisa menjadi PJ RT 02/RW 07. Proses administrasi domisili dan data kependudukannya pun belum selesai diproses hingga sekarang.

Berkas Wartawan Dinyatakan Lolos, Namun Tiba-tiba Dicoret Tanpa Penjelasan

Tidak hanya soal PJ RT 02 yang bermasalah, Robby Rambi juga mengungkap bahwa berkas pencalonannya yang sempat dinyatakan lolos mendadak dicoret, setelah dilaporkan oleh PJ RT 01/RW 07 bernama Bernard.

“Berkas saya itu disimpan dari kantor lurah Tanjung Mardeka. Saya lapor, tapi tidak ada klarifikasi. Mereka bilang data lama saya di RT 02/RW 07, tapi prosesnya tidak transparan dan cenderung memihak,” tegas Robby.

Lurah Akui Ada Calon Terdaftar, Namun Juknis RT Lintas Masih Diperdebatkan

Lurah Armansyah menyampaikan bahwa sudah ada nama yang terdaftar sebagai calon, namun juknis yang memperbolehkan ‘RT lintas’—warga RT lain menjadi ketua di RT berbeda—masih menjadi persoalan yang belum ada titik terangnya.

Namun pernyataan ini justru mempertegas dugaan bahwa proses seleksi calon RT di Tanjung Mardeka tidak berjalan sesuai prinsip administrasi dan aturan dasar kependudukan.

Camat Tamalate Tidak Merespons Laporan

Sebelumnya, wartawan MataElangTV juga telah melaporkan masalah ini melalui pesan kepada Sekretaris Camat Tamalate, Saddam Musna, S.STP., M.Si, namun tidak digubris.
Upaya menemui staf kecamatan pun terkesan dihalangi dengan alasan “proses lama” yang dianggap hanya untuk mengulur waktu.

Desakan Agar Walikota Turun Tangan

Melihat jelasnya cacat administrasi pada PJ RT 02/RW 07 serta dugaan pembiaran dari kelurahan dan kecamatan, Robby Rambi menegaskan bahwa Walikota Makassar perlu menurunkan tim intel lapangan untuk memeriksa kasus ini secara langsung.

“Ada video pengakuan dari PJ RT sendiri. Kalau seperti ini masih dibiarkan, berarti ada yang tidak beres dalam struktur pelayanan di Kelurahan Tanjung Mardeka,” tegasnya.

Kasus ini menjadi potret serius mengenai ketidaktransparanan tata kelola administrasi di tingkat RT, yang seharusnya menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

---

Penulis: Robby Rambi – MataElangTV

PW-FRN DPC Banyuwangi Apresiasi Pengabdian Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra: Sosok Pemimpin Humanis, Teladan, dan “Jelmaan Polisi Hoegeng”

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) Counter Opini Polri DPC Kabupaten Banyuwangi menyampaikan apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. atas seluruh capaian prestasi dan penghargaan yang berhasil diraih selama menjabat sebagai Kapolresta Banyuwangi.

Apresiasi tersebut disampaikan secara resmi oleh jajaran pengurus DPC PW-FRN Banyuwangi sebagai bentuk pengakuan terhadap dedikasi, integritas, serta keteladanan kepemimpinan Kombes Pol. Dr. Rama yang dinilai telah membawa perubahan positif dan kemajuan signifikan dalam pelayanan kepolisian di wilayah Banyuwangi.

Ketua DPC PW-FRN Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan bahwa figur Kombes Pol. Dr. Rama bukan sekadar pemimpin institusi, tetapi telah menjadi simbol moral dan etika kepolisian modern.

Menurutnya, Kapolresta Banyuwangi tersebut layak disebut sebagai “jelmaan Polisi Hoegeng”, mengingat sikap tegas, jujur, sederhana, dan keberaniannya dalam menegakkan hukum tanpa pandang bulu.

"Beliau adalah sosok langka. Ketegasan berpadu dengan kehangatan, disiplin seiring dengan kepedulian sosial. Sosok seperti inilah yang dibutuhkan bangsa,” ungkap Agus Samiaji.

Sementara itu, Marta Yofi Winatha, selaku Sekretaris DPC PW-FRN Banyuwangi, menilai Kombes Pol. Dr. Rama sebagai pemimpin yang benar-benar menyatu dengan rakyat.
Ia menyebut bahwa pendekatan humanis yang dilakukan Kapolresta Banyuwangi selama ini telah membangun kepercayaan publik dan menciptakan hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

"Beliau tidak berjarak dengan rakyat. Kepemimpinan beliau menghadirkan rasa aman, nyaman, dan penuh empati. Inilah contoh pemimpin sejati,” tutur Marta.

Senada dengan itu, Bendahara DPC PW-FRN Banyuwangi, Idham Kholid, menambahkan bahwa Kombes Pol. Dr. Rama merupakan satu-satunya Kapolresta yang menurutnya tak pernah mengenal lelah dalam menjalankan tugas.
Baik siang maupun malam, dalam berbagai kondisi, ia selalu hadir di tengah masyarakat, mengawal stabilitas keamanan serta ketertiban wilayah Banyuwangi.

"Dedikasi beliau luar biasa. Tidak hanya bekerja dari balik meja, tapi turun langsung ke lapangan. Banyuwangi merasakan betul kehadiran kepemimpinan beliau,” kata Idham.

Di akhir pernyataan, seluruh jajaran PW-FRN DPC Banyuwangi menyampaikan ucapan selamat dan doa atas penugasan baru Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra di Polda Papua sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (DIRRESKRIMSUS).

"Selamat bertugas di tempat yang baru. Semoga dalam setiap langkah pengabdian senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT, diberikan kesehatan, kekuatan, serta keberhasilan. Sampai berjumpa kembali, pemimpin teladan,” tutup Agus Samiaji mewakili keluarga besar PW-FRN Banyuwangi.

Kepergian Kombes Pol. Dr. Rama dari Banyuwangi meninggalkan jejak kepemimpinan yang kuat, keteladanan yang menginspirasi, serta warisan pengabdian yang akan selalu dikenang oleh masyarakat dan seluruh elemen daerah.

Komitmen Polri dalam Pemulihan Pascabanjir, SD Negeri di Aceh Tamiang Siap Digunakan

TAMIANG || jejakindonesia.id -  Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menunjukkan komitmennya dalam pemulihan pascabencana dengan membantu pembersihan fasilitas pendidikan terdampak banjir di Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui pengerahan personel Korps Brimob, Polri melaksanakan bakti sosial di SD Negeri 1 Karang Baru, Desa Tanjung Karang, Kecamatan Karang Baru.

Kegiatan pembersihan dilakukan untuk memastikan lingkungan sekolah kembali bersih dan layak digunakan setelah terdampak banjir.

Personel Brimob membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, serta fasilitas pendukung lainnya agar proses belajar mengajar dapat segera berjalan normal.

Kepala SD Negeri 1 Karang Baru, Neti Suriyah, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan Polri.
“Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Kapolri yang sudah mengirimkan pasukan Brimob ke sekolah kami untuk membantu membersihkan lingkungan sekolah kami,” ujarnya.

Neti menambahkan bahwa langkah cepat tersebut sangat membantu pihak sekolah dalam menyiapkan sarana pendidikan menjelang hari pertama masuk sekolah.
“Sehingga nanti pada tanggal 5 Januari 2026, kami bisa melaksanakan pembelajaran di sekolah kami seperti biasanya,” kata Neti.

Dengan selesainya kegiatan pembersihan, SD Negeri 1 Karang Baru dipastikan siap digunakan untuk kegiatan belajar mengajar pada hari pertama masuk sekolah. Bantuan ini juga memberikan kepastian dan rasa aman bagi guru, siswa, serta orang tua murid.

Aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam membantu pemulihan kehidupan masyarakat pascabencana, khususnya di sektor pendidikan. Sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Polri terus hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam misi kemanusiaan dan sosial di wilayah terdampak bencana.

Respons Cepat Dit Polairud Polda Jatim Selamatkan Dua Anak Terjebak Lumpur di Wisata Kenjeran

KENJERAN || jejakindonesia.id - Personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Dit Polairud) Polda Jawa Timur melaksanakan pengamanan dan imbauan di kawasan wisata Pantai Kenjeran, Surabaya.

Dalam kegiatan pengamanan tersebut, personel Dit Polairud Polda Jatim menemukan dua anak yang terjebak di pinggiran Pantai Kenjeran akibat air laut yang surut dan kondisi lumpur yang sangat tebal. Kedua anak tersebut tidak dapat bergerak dan terjebak di tengah lumpur, sehingga membutuhkan pertolongan segera. Melihat kondisi tersebut, personel Dit Polairud yang sedang melaksanakan pengamanan langsung melakukan upaya evakuasi dan berhasil menolong kedua korban dengan selamat. Evakuasi tersebut dilakukan oleh Bharada Nevan, staf Renmin Dit Polairud Polda Jatim.

Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Pol Erdi A. Chaniago menyampaikan apresiasi atas kesigapan personel di lapangan. “Kami mengapresiasi langkah cepat dan responsif personel Dit Polairud Polda Jawa Timur yang tidak hanya melakukan pengamanan dan imbauan keselamatan, tetapi juga sigap menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan. Ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kombes Pol Erdi juga mengimbau masyarakat dan wisatawan agar selalu mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di kawasan wisata pantai serta mengikuti arahan petugas demi menghindari kejadian yang dapat membahayakan keselamatan.

error: Content is protected !!