Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Tahun: 2026

Memasuki Hari Ketiga, Dua Remaja di Makassar Belum Ditemukan: Keluarga Mohon Doa dan Dukungan Semoga Cepat Kembali

MAKASSAR || jejakindonesia.id – Pencarian terhadap dua remaja perempuan yang dilaporkan hilang di Kota Makassar sejak 2 Januari 2026 kini telah memasuki hari ketiga. Hingga Senin (5/1), keberadaan Anindita Aprilia (15) dan rekannya masih menjadi tanda tanya besar.

Orang tua dari Anindita Aprilia, Muhammad Arifin mengonfirmasi kepada awak media bahwa hingga saat ini putri tercintanya belum ditemukan.

"Benar, sampai hari ini (hari ketiga), anak kami belum juga ada kabar dan belum ditemukan," ungkap Muhammad Arifin dengan nada cemas saat dihubungi oleh rekan-rekan media.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Anindita atau akrab disapa Indi, dilaporkan hilang dari kediamannya di Jalan Abdul Kadir 2, Kelurahan Balang Baru, Tamalate. Dugaan sementara mengarah pada seseorang berinisial AE, yang diperkirakan membawa kabur Indi bersama rekannya menggunakan mobil pribadi milik seorang remaja laki-laki yang identitasnya masih dalam penyelidikan Jatanras Polrestabes Makassar.

Pihak Polrestabes Makassar telah menerima laporan resmi dari pihak keluarga dan saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif. Tim Jatanras dikabarkan terus melacak keberadaan AE dan berupaya mengklarifikasi keterlibatan pihak-pihak lain dalam kejadian ini demi memastikan kedua korban kembali dalam keadaan selamat.

Seruan Kemanusiaan
Keluarga besar Bagi masyarakat luas yang melihat atau mengetahui keberadaan Anindita Aprilia, dimohon bantuannya untuk segera melapor melalui:
* Hotline Keluarga: 0821-8977-7931
* Layanan Kepolisian: Kantor Polisi terdekat atau melalui Call Center Polri.

"Setiap detik sangat berarti. Kami berharap kerja sama dari seluruh lapisan masyarakat agar Anindita dan rekannya dapat segera kembali ke rumah dengan selamat."

Di awal tahun 2026, Perhutani Banyuwangi Raya melakukan kegiatan bakti sosial sedekah oksigen dengan membagikan secara gratis bibit pohon keras

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Dalam kesempatan itu ada empat bibit pohon yang dibagikan antara lain alpukat, nangka, durian, dan manting atau daun salam.

Kegiatan tersebut digelar di Kantor Perhutani Banyuwangi Raya pada Senin 5 Januari 2026 bersama stakeholder terkait.

Selain Perhutani Banyuwangi Raya yakni Perhutani KPH Banyuwangi Selatan, Perhutani KPH Banyuwangi Barat, Perhutani KPH Banyuwangi Utara, juga turut hadir Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Perakilan Polresta Banyuwangi, Kodim 0825 Banyuwangi, dan Lanal Banyuwangi.

Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Wahyu Dwi Hadmojo mengatakan sangat mengapresiasi gelaran bakti sosial sedekah oksigen dengan membagikan ribuan bibit pohon pada masyarakat.

“Ada sebanyak 2.026 bibit pohon yang dibagikan dan terdiri dari empat jenis tanaman pohon keras,” ujarnya.

Menurut Wahyu, kegiatan positif ini bertujuan untuk kelestarian alam dan lingkungan yang mana nantinya pohon-pohon tersebut nantinya menjadi penghasil oksigen, pencegah erosi, longsor, penahan angin, menjaga tata air, dan menjaga kesuburan tanah.

“Kami berharap masyarakat juga turut menjaga dan melestarikan alam dengan menanam pohon karena kelestarian alam dan lingkungan sekitar kita menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutur Wahyu.

Kegiatan ini juga merupakan program kerja Kepala Perhutani Divisi Regional Jawa Timur yakni pembagian bibit untuk mendukung gerakan sedekah oksigen di 7 kota Jawa Timur Wilayah Perhutani Divre Jatim Surabaya, Bojonegoro, Madiun, ajombang, Malang, Jember dan Banyuwangi.

“Ini merupakan edukasi bagi masyarakat dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dan partisipasi masyarakat melakukan penghijauan/penanaman guna mitigasi bencana, terus hijaukan negeri pulihkan bumi,” ungkapnya.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan kegiatan yang digelar Perhutani Banyuwangi Raya ini merupakan hal positif karena bagian dari edukasi pada masyarakat untuk ikut turut serta memelihara dan melestarikan lingkungan sekitar.

“Pohon itu nantinya mempunyai multi fungsi antara lain penghasil oksigen, Oleh karena itu ini harus kita dukung dan berkelanjutan,” tandasnya.

PW FRN DPW Banyuwangi Tegaskan Satu Komando, Ketua Instruksikan Soliditas Jurnalis Awali 2026

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Ketua Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW FRN) DPW Banyuwangi, Agus Samiaji, menegaskan komitmen satu komando, solid dan kompak kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota dalam menjalankan tugas jurnalistik sepanjang tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan Agus Samiaji saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) PW FRN DPW Banyuwangi yang digelar di Kantor FRN Banyuwangi, Senin (5/1/2026) siang, sebagai langkah strategis mengawali aktivitas organisasi di tahun baru.

Agenda Rakor tersebut, PW FRN DPW Banyuwangi melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program kerja tahun 2025, sekaligus merumuskan arah kebijakan dan program prioritas di tahun 2026.

Salah satu hasil penting Rakor adalah lahirnya program baru bertajuk “SEDULUR PW FRN BANYUWANGI”, sebuah gagasan strategis yang bertujuan membuka ruang kolaborasi dan kebersamaan antar jurnalis, khususnya bagi rekan-rekan seprofesi yang belum tergabung dalam organisasi.

Program ini diharapkan mampu memperluas jaringan PW FRN hingga tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan, sekaligus memperkuat eksistensi jurnalis lokal yang profesional, beretika, dan berintegritas.

“PW FRN Banyuwangi harus menjadi rumah besar bagi jurnalis. Kita buka ruang seluas-luasnya untuk bersedulur, berkolaborasi, dan membangun kekuatan jurnalistik yang sehat,” ujar Agus Samiaji.

Agus Samiaji juga menekankan pentingnya optimalisasi slogan PW FRN, yakni Counter Berita Polri, sebagai bentuk dukungan terhadap penyampaian informasi yang berimbang, faktual, dan bertanggung jawab.

Menurutnya, jurnalis yang tergabung dalam PW FRN Banyuwangi harus mampu menjadi penyeimbang opini publik, sekaligus mitra strategis dalam menyampaikan kinerja dan prestasi Polri secara objektif.

“Counter Berita Polri bukan berarti membela secara membabi buta, tetapi menghadirkan berita yang berimbang, berdasarkan fakta dan data jurnalistik,” jelasnya.

Dalam Rakor tersebut, juga disinggung terkait munculnya organisasi baru yang diduga menggunakan logo PW FRN tanpa izin. Menyikapi hal itu, Ketua PW FRN DPW Banyuwangi meminta seluruh pengurus dan anggota tetap solid, tidak terprovokasi, dan satu komando di bawah organisasi resmi.

“PW FRN Banyuwangi ini satu komando. Jangan bergerak sendiri-sendiri. Semua sikap dan langkah organisasi harus terkoordinasi,” tegas Agus Samiaji.

Ia menegaskan bahwa PW FRN DPW Banyuwangi berkomitmen menjaga marwah organisasi, serta akan mengambil langkah sesuai mekanisme organisasi dan aturan hukum yang berlaku bila diperlukan.

Melalui Rakor awal tahun ini, PW FRN DPW Banyuwangi meneguhkan komitmennya untuk terus menjaga profesionalisme, etika jurnalistik, serta solidaritas antaranggota, demi menghadirkan karya jurnalistik yang berkualitas dan dipercaya publik.

Dengan semangat “PW FRN DPW Banyuwangi Satu Komando”, organisasi ini optimistis mampu menghadapi tantangan dunia pers di era digital yang semakin dinamis. (rag)

Ditlantas Polda Jatim Apresiasi Personel dan Masyarakat atas Suksesnya Operasi Lilin Semeru 2025

SURABAYA || jejakindonesia.id – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel Ditlantas Polda Jatim beserta jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres dan Polresta di wilayah hukum Polda Jawa Timur, serta seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan pelaksanaan Operasi Lilin Semeru 2025. Pernyataan tersebut disampaikan pada Senin (05/12/2026).

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Timur, Kombes Pol. Iwan Saktiadi, S.I.K., M.H., M.Si., menyampaikan bahwa keberhasilan Operasi Lilin Semeru 2025 tidak terlepas dari kerja keras, dedikasi, dan sinergi seluruh personel di lapangan, mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan pengamanan, hingga evaluasi akhir operasi. Operasi ini bertujuan untuk menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas) selama perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

“Operasi Lilin Semeru 2025 dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar berkat soliditas seluruh personel Ditlantas Polda Jatim dan jajaran Satlantas Polres/Polresta, serta dukungan penuh dari masyarakat. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya,” ujar Kombes Pol. Iwan Saktiadi.

Lebih lanjut, Dirlantas Polda Jatim menjelaskan bahwa selama pelaksanaan operasi, personel lalu lintas disiagakan di berbagai titik rawan kemacetan, kecelakaan, serta kawasan pusat keramaian, jalur wisata, terminal, stasiun, pelabuhan, dan akses menuju tempat ibadah. Selain melakukan pengaturan, penjagaan, pengawalan, dan patroli, petugas juga mengedepankan pendekatan humanis kepada masyarakat dan pengguna jalan.

Kombes Pol. Iwan Saktiadi juga menyoroti pentingnya peran serta masyarakat dalam mematuhi peraturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas, serta menjaga ketertiban bersama. Menurutnya, kesadaran dan kedisiplinan masyarakat menjadi faktor kunci dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menciptakan situasi yang kondusif selama momentum libur panjang.

“Keberhasilan operasi ini bukan hanya milik Polri, tetapi merupakan hasil kolaborasi seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat. Kami berharap budaya tertib berlalu lintas ini dapat terus dijaga, tidak hanya saat operasi, tetapi dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Di akhir pernyataannya, Dirlantas Polda Jatim berharap hasil positif yang dicapai dalam Operasi Lilin Semeru 2025 dapat menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam bidang lalu lintas. Ia juga menegaskan komitmen Ditlantas Polda Jatim untuk terus berinovasi dan memperkuat sinergi lintas sektor demi terwujudnya keamanan dan keselamatan berlalu lintas di Jawa Timur.

error: Content is protected !!