We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Sayembara Rp30 Juta Dibuka, LPK-SM Sakera Ajak Masyarakat Beri Informasi Valid Terkait Terduga Pelaku Pembunuhan

SURABAYA || Jejak-indonesia.id – Sabtu 25 Juli 2026, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LPK-SM Sakera secara resmi membuka sayembara berhadiah Rp30 juta bagi masyarakat yang memiliki informasi valid mengenai keberadaan seorang pria bernama Erlan (54) yang disebut sebagai terduga pelaku pembunuhan terhadap Ruly Yunis Setiawati, Sekretaris Dinas PRKP Kabupaten Bangkalan.

Ketua Umum DPP LPK-SM Sakera, Moch Romli, S.H., menyampaikan bahwa sayembara tersebut merupakan bentuk partisipasi masyarakat dalam membantu aparat penegak hukum mengungkap kasus yang menjadi perhatian publik. Langkah ini, menurutnya, bertujuan mempercepat proses penegakan hukum dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dan menghormati kewenangan penyidik.

Dalam informasi yang dipublikasikan, masyarakat diminta memberikan data yang benar, akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan mengenai keberadaan terduga pelaku. Informasi yang disampaikan harus mengarah langsung pada lokasi atau keberadaan yang bersangkutan agar dapat ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum.

LPK-SM Sakera juga menegaskan bahwa identitas pelapor akan dijamin kerahasiaannya, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir apabila memiliki informasi penting yang dapat membantu proses penyelidikan.

Berdasarkan informasi yang beredar dalam pengumuman sayembara tersebut, lokasi terakhir yang diduga menjadi jejak keberadaan Erlan berada di Area Parkir Bandara Juanda, Surabaya. Namun demikian, informasi tersebut masih memerlukan verifikasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Bagi masyarakat yang mengetahui keberadaan atau memiliki informasi yang relevan, dapat menghubungi nomor kontak yang telah disediakan panitia, yakni 0822-3030-1361.

LPK-SM Sakera berharap dukungan masyarakat dapat membantu aparat kepolisian mempercepat pengungkapan perkara demi memberikan kepastian hukum serta rasa keadilan bagi keluarga korban.

Perlu ditegaskan bahwa penyebutan nama Erlan dalam publikasi ini masih berstatus sebagai terduga pelaku sebagaimana tercantum dalam materi sayembara. Penetapan bersalah atau tidaknya seseorang merupakan kewenangan pengadilan berdasarkan putusan yang telah berkekuatan hukum tetap.

Dengan keterlibatan masyarakat melalui penyampaian informasi yang valid, diharapkan proses penegakan hukum dapat berjalan lebih efektif, profesional, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, sehingga kasus tersebut dapat segera terungkap secara tuntas.

Peringati Hari Bakti TNI AU ke-79, Lanud Abdulrachman Saleh Gelar Bakti Sosial dan Layanan Kesehatan Gratis bagi Ratusan Warga Rajegwesi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka memperingati Hari Bakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-79 Tahun 2026, Lanud Abdulrachman Saleh menggelar kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan di Detasemen TNI AU Rajegwesi, Kecamatan Pesanggaran, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang mengusung tema "Bakti TNI AU untuk Indonesia Maju" tersebut dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Abdulrachman Saleh, Marsma TNI Reza R. R. Sastranegara, S.Sos., M.A.P., MNSS, dan dihadiri sekitar 300 peserta dari unsur Forkopimda, TNI-Polri, pemerintah daerah, instansi vertikal, dunia usaha, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.

Hadir dalam kegiatan tersebut di antaranya Wakil Bupati Banyuwangi Ir. H. Mujiono, M.Si. yang mewakili Bupati Banyuwangi, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., Kajari Banyuwangi Dr. Farid Gunawan, S.H., M.H., Ketua Pengadilan Negeri Banyuwangi, pejabat TNI AU, TNI AD, TNI AL, Basarnas, Balai Taman Nasional Meru Betiri, unsur pemerintah Kecamatan Pesanggaran, serta para tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Marsma TNI Reza R. R. Sastranegara menegaskan bahwa kegiatan bakti sosial dan bakti kesehatan merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti TNI AU ke-79 sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan TNI AU sekaligus wujud nyata pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, tema "Bakti TNI AU untuk Indonesia Maju" mencerminkan komitmen TNI Angkatan Udara untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Forkopimda, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Komandan Lanud mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat sinergi, kolaborasi, dan semangat gotong royong dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, sambutan Bupati Banyuwangi yang dibacakan oleh Wakil Bupati Mujiono menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada TNI AU, khususnya Lanud Abdulrachman Saleh, atas kepedulian terhadap masyarakat melalui program bakti sosial dan pelayanan kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menilai kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk kepedulian sosial, TNI AU menyerahkan 150 paket sembako secara simbolis kepada masyarakat yang membutuhkan. Selain itu, sebanyak 250 warga memperoleh pelayanan kesehatan gratis yang meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan gula darah dan asam urat, pemeriksaan rekam jantung, pemeriksaan mata, hingga pemeriksaan gigi.

Pelayanan kesehatan tersebut disambut antusias oleh masyarakat Rajegwesi yang memanfaatkan kesempatan untuk mendapatkan pemeriksaan medis secara gratis dari tim kesehatan TNI AU.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB itu ditutup dengan peninjauan langsung pelayanan kesehatan oleh para pejabat yang hadir serta sesi foto bersama.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, TNI Angkatan Udara kembali menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi bersama pemerintah daerah, Forkopimda, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat guna mewujudkan kesejahteraan serta mendukung pembangunan daerah menuju Indonesia yang semakin maju.

Jalin Sinergitas Dan Silaturahmi Kapolres Pakpak Bharat Kunjungi Kantor Kejaksaan Negeri Dairi

SALAK || Jejak-indonesia.id - Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T.,S.I.K.,M.H lakukan kunjungan Silahturahmi ke kantor Kejaksaan Negeri Dairi, Kamis sore ( 23/07/2026 ) di Jl. Sisingamangaraja No. 162 Sidikalang Kabupaten Dairi Sumut.

Kunjungan Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T.,S.I.K.,M.H bersama PJU di sambut oleh Kajari Dairi Bima Yudha Asmara, S.H.,M.H dan Staf Kejari Dairi.

Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K.,M.H melalui siaran persnya yang di sampaikan oleh Kasi Humas Polres Pakpak Bharat AKP Amron Simanullang, S.H mengatakan tujuan Kapolres Pakpak Bharat AKBP Muhammad Agustiawan, S.T., S.I.K.,M.H mengunjungi Kantor Kajari Dairi selain Silaturahmi juga memperkuat Sinergitas penegakan Hukum, mempererat hubungan kerjasama dan koordinasi antara Polres Pakpak Bharat dan Kejari Dairi terjalin dengan baik serta menegaskan komitmen bersama dalam penegakan Hukum yang profesional serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah Pakpak Bharat dan Dairi.

Suasana keakraban melalui bincang - bincang hangat seputar Kabupaten Pakpak Bharat - Dairi tercipta, Polres Pakpak Bharat dan Kejari Dairi berkomitmen bersama kedepankan Profesional dalam penegakan Hukum dalam menjaga stabilitas keamanan bersama.

Konferensi Pers Biddokkes Polda Sulsel: Satu Korban Kembali Teridentifikasi, Total Tiga Korban Laka Laut KM Nurul Salsa

MAKASAR || Jejak-indonesia.id - Polda Sulawesi Selatan melalui Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) menggelar konferensi pers terkait perkembangan penanganan kecelakaan laut KM Nurul Salsa yang terjadi di perairan Kepulauan Selayar. Kegiatan tersebut berlangsung di Biddokkes Polda Sulsel, Jumat (24/07/2026).

Konferensi pers dipimpin oleh Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., didampingi Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris, M.A.R.S., QHIA, bersama Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Forensik Biddokkes Polda Sulsel, serta Tim Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulsel.

Dalam keterangannya, Kabid Humas Polda Sulsel menyampaikan perkembangan terbaru terkait insiden tersebut. Dijelaskan bahwa KM Nurul Salsa mengalami kecelakaan laut pada 15 Juli 2026 di wilayah Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Berdasarkan laporan Basarnas, jumlah penumpang di dalam kapal sebanyak 76 orang, sementara yang tercatat dalam manifes sebanyak 45 orang.

“Pada tahap awal pencarian, ditemukan sebanyak 59 orang, dengan rincian 58 orang selamat dan 1 orang meninggal dunia akibat sakit saat proses evakuasi,” ujar Kombes Pol. Didik Supranoto.

Lebih lanjut disampaikan, dari 17 korban yang sebelumnya masih dalam pencarian, tim SAR gabungan yang dipimpin Basarnas Sulawesi Selatan telah berhasil menemukan 3 korban, sehingga masih terdapat 14 orang yang belum ditemukan. Tiga korban yang ditemukan tersebut masing-masing atas nama Hasriati (44), Bau Intang (52), dan Hasbi (41).

Selain itu, proses penyelidikan atas peristiwa tersebut masih terus berlangsung dan akan disampaikan perkembangannya secara berkala kepada publik. Operasi pencarian oleh Basarnas Sulawesi Selatan juga telah resmi ditutup pada hari yang sama, berdasarkan hasil evaluasi.

Sementara itu, Kabiddokkes Polda Sulsel Kombes Pol. dr. Muhammad Haris menambahkan bahwa Tim DVI Gabungan kembali berhasil melakukan identifikasi terhadap satu korban.

“Pada hari Jumat, 24 Juli 2026 pukul 10.00 WITA, Tim DVI gabungan yang terdiri dari Biddokkes Polda Sulsel, didukung Tim DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin, menerima satu kantong jenazah dan langsung melakukan proses identifikasi,” jelasnya.

Hasil identifikasi menunjukkan bahwa kantong jenazah dengan nomor PM62B03 Selayar cocok dengan data antemortem nomor 015 dan teridentifikasi sebagai Hasbi, laki-laki, 41 tahun, warga Labuang Marege, Desa Maminasa, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Kepulauan Selayar. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, data medis, serta properti yang ditemukan.

Dengan demikian, hingga saat ini Tim DVI Gabungan telah berhasil mengidentifikasi total tiga korban dari tiga kantong jenazah yang diterima.

Pelebaran Ruas Jalan Batankrajan Penompo, Langkah Nyata Pemkab Mojokerto Wujudkan Infrastruktur Berkualitas Bagi Masyarakat

MOJOKERTO || Jejak-indonesia.id – Pemerintah Kabupaten Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), terus bergerak cepat mewujudkan infrastruktur jalan yang memadai untuk mendorong kemajuan daerah. Salah satu prioritas utama pada Tahun Anggaran 2026, adalah pelaksanaan pekerjaan pelebaran ruas jalan Batankrajan–Penompo yang dirancang sesuai standar teknis guna menjawab kebutuhan mobilitas warga yang semakin meningkat setiap tahunnya.

Bupati Mojokerto Gus Barra menegaskan bahwa setiap proyek pembangunan jalan di wilayahnya, harus berlandaskan prinsip 5T, yakni tepat waktu, tepat mutu, tepat volume, tepat sasaran, dan tepat administrasi. Prinsip itu, menurutnya harus dijunjung tinggi agar setiap rupiah yang dialokasikan dari keuangan daerah benar-benar memberikan manfaat maksimal, aman, dan awet untuk seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Mojokerto.

Diketahui, pelebaran ruas jalan Batankrajan–Penompo tersebut dibiayai sepenuhnya dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026 dengan total nilai investasi sebesar Rp2.377.047.000,00. Pekerjaan ini dilaksanakan oleh pelaksana yang telah melalui proses seleksi ketat, yaitu CV. Alfi Jaya, dengan target selesai dikerjakan selama 150 hari kalender terhitung mulai 4 Juni hingga 31 Oktober 2026.

Secara teknis, ruas jalan tersebut akan dilebarkan mencapai ukuran 5,50 meter dengan panjang total 490 meter, yang nantinya akan memenuhi standar jalan kabupaten yang aman untuk dilalui sepeda motor, maupun kendaraan lainnya sesuai kapasitas jalan. Peningkatan dimensi jalan ini menjadi langkah strategis untuk mengurangi kemacetan, memperlancar pergerakan barang dan jasa, serta menurunkan resiko kecelakaan lalu lintas di jalur itu.

Manfaat utama dari penyelesaian proyek tersebut adalah semakin lancarnya hubungan ekonomi dan sosial antar warga di wilayah sekitar maupun antar wilayah Kabupaten Mojokerto. Petani, pedagang, dan pelaku usaha kecil di desa Batankrajan, Penompo, dan sekitarnya nantinya dapat mengirimkan hasil bumi maupun produk dagangan dengan lebih cepat, biaya transportasi yang lebih murah, serta resiko kerusakan barang yang lebih kecil.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan DPUPR maupun instansi terkait untuk bersatu dalam satu komando, bekerja dengan dedikasi tinggi, disiplin, profesionalisme, serta menjunjung tinggi integritas dan etika pelayanan publik. Komitmen ini menjadi pondasi agar setiap tahapan pembangunan berjalan transparan dan dapat dipertanggungjawabkan kepada rakyat.

Menyikapi berbagai masukan dan kekhawatiran yang muncul dari warga terkait proses pelaksanaan pekerjaan, DPUPR Kabupaten Mojokerto menyatakan akan selalu membuka ruang komunikasi yang luas bagi seluruh elemen masyarakat. Karenanya, setiap informasi dan keluhan yang disampaikan akan dicatat, diteliti secara mendalam, dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur serta ketentuan teknis yang berlaku di bidang pekerjaan umum.

Mengenai jenis material yang digunakan pada pekerjaan pondasi jalan, perlu diketahui bahwa sesuai standar konstruksi jalan di Indonesia, material yang digunakan adalah jenis yang lazim dan sah dipergunakan, asalkan memenuhi spesifikasi teknis serta standar pengujian kualitas yang ditetapkan instansi berwenang. Pemilihan material juga disesuaikan dengan kondisi tanah setempat guna menjamin konstruksi jalan menjadi kokoh dan tahan lama.

Pelaksana pekerjaan CV. Alfi Jaya menegaskan bahwa setiap jenis material yang dibawa ke lokasi proyek telah melalui tahap pemeriksaan kualitas terlebih dahulu sebelum diaplikasikan ke lapangan. Pemeriksaan itu meliputi kadar lumpur, ukuran butiran, serta daya dukung material, sehingga menjamin bahwa penggunaan material tersebut tidak akan mengurangi kualitas dan kekuatan struktur jalan yang dibangun.

Pemerintah Kabupaten Mojokerto juga menekankan bahwa pengawasan proyek berjalan secara berjenjang, mulai dari pengawasan harian petugas lapangan DPUPR, pengawasan teknis jasa konsultan, hingga pengawasan internal dan eksternal yang dilakukan secara berkala. Setiap tahapan pekerjaan, tidak akan dilanjutkan sebelum dinyatakan memenuhi standar mutu oleh tim pengawas yang berwenang.

Keterangan yang menyatakan pelaksanaan tanpa pengawasan profesional, belum sepenuhnya sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Sebab, tim teknis DPUPR Kabupaten Mojokerto secara rutin melakukan kunjungan dan pemeriksaan langsung ke lokasi pekerjaan untuk memantau kemajuan, memastikan kesesuaian spesifikasi, serta memberikan arahan teknis apabila ditemukan hal yang perlu diperbaiki.

Saat ini, Kepala Bidang Bina Marga DPUPR Kabupaten Mojokerto, Henry Surya, akan segera menyampaikan tanggapan rinci beserta data teknis pendukung terkait masukan warga kepada awak media dan masyarakat. Penyampaian tersebut, bertujuan untuk menjamin informasi yang disajikan lengkap, akurat, dan menjadi penjelasan yang memadai bagi seluruh pihak.

Lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Mojokerto sangat menghargai perhatian dan kepedulian warga terhadap kualitas pembangunan di lingkungannya. Oleh karena itu, partisipasi masyarakat dapat menjadi mitra penting bagi pemerintah dalam menjaga kualitas setiap proyek pembangunan, sehingga nanti hasilnya benar-benar sesuai dengan harapan bersama.

Pelebaran ruas jalan Batankrajan–Penompo merupakan bagian dari rencana induk pengembangan jaringan jalan Kabupaten Mojokerto yang bertujuan menghubungkan wilayah potensi pertanian dan pariwisata agar lebih terintegrasi. Ke depannya, jalan tersebut juga akan mendukung aksesibilitas fasilitas umum seperti sekolah, puskesmas, dan tempat ibadah bagi warga sekitar.

Hingga saat ini, kemajuan pekerjaan berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan, dan diprediksi dapat selesai lebih awal atau tepat waktu pada 31 Oktober 2026. Dengan selesainya proyek tersebut, diharapkan kualitas hidup masyarakat di sepanjang ruas jalan Batankrajan–Penompo semakin meningkat, pertumbuhan ekonomi lokal semakin bergairah, serta tercipta lingkungan yang lebih nyaman dan aman.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Mojokerto akan terus berupaya menghadirkan infrastruktur terbaik sebagai wujud nyata pelayanan untuk kemajuan seluruh warga Mojokerto.

Pewarta: Agung Ch

error: Content is protected !!