We're open Closes at 5:00 pm

Tahun: 2026

Gawat Pak Kapolri : Mamak Maling Yang Didemo di Medan Ternyata Bebas Berkeliaran

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Kapolrestabes Medan diduga lebih memilih menghadapi aksi demonstrasi yang berulang kali dilakukan masyarakat daripada menindaklanjuti laporan terhadap dua perempuan yang dilaporkan sebagai orang tua dari pelaku pencurian toko ponsel di Pancur Batu.

Menurut pihak keluarga korban pencurian pada 25 Juli 2026, kedua perempuan tersebut telah dilaporkan atas dugaan tindak pidana penipuan dan fitnah. Namun hingga kini, mereka mengklaim proses hukum terhadap kedua laporan tersebut belum menunjukkan perkembangan yang signifikan.

Laporan dugaan penipuan dengan modus penggunaan surat perdamaian dilaporkan ke Polda Sumatera Utara pada 9 Desember 2025. Selanjutnya, perkara tersebut dilimpahkan ke Polrestabes Medan. Menurut pihak pelapor, laporan itu tidak menunjukkan perkembangan selama sekitar enam bulan. Setelah persoalan tersebut menjadi perhatian publik dan ramai diberitakan, laporan kemudian dilimpahkan kembali ke Polda Sumatera Utara.

Sementara itu, laporan dugaan tindak pidana fitnah yang dibuat di Polrestabes Medan pada 26 Februari 2026 juga disebut telah dilimpahkan ke Polsek Pancur Batu. Menurut pihak pelapor, hingga sekitar enam bulan setelah pelimpahan, laporan tersebut belum menunjukkan perkembangan penyidikan sebagaimana yang mereka harapkan.

Pihak keluarga korban juga menyatakan bahwa hingga sekitar tujuh bulan sejak laporan dibuat, kedua perempuan yang mereka laporkan belum pernah diperiksa sebagai terlapor. Mereka juga menyebut beredar isu bahwa seorang penyidik yang berupaya memeriksa terlapor dalam perkara tersebut kemudian dicopot dan dimutasi. Namun, informasi mengenai dugaan mutasi tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Keluarga korban kemudian membandingkan penanganan laporan tersebut dengan perkara yang mereka alami. Menurut mereka, ketika orang tua dari terduga pelaku pencurian melaporkan dugaan pengeroyokan terhadap keluarga korban, proses hukum berlangsung jauh lebih cepat. Mereka mengklaim bahwa dalam waktu sekitar tiga bulan, sejumlah anggota keluarga korban yang sebelumnya mengaku diminta dan didampingi polisi untuk membantu menangkap terduga pelaku pencurian kemudian ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani dua kali pemanggilan oleh penyidik.
Merasa terdapat perbedaan perlakuan dalam penanganan perkara, keluarga korban telah beberapa kali menggelar aksi unjuk rasa di depan Polrestabes Medan. Dalam aksi tersebut, mereka mendesak Kapolda Sumatera Utara dan Kapolrestabes Medan agar segera menindaklanjuti laporan dugaan penipuan dan fitnah yang telah mereka ajukan.

Namun demikian, menurut pihak keluarga korban, meskipun aksi demonstrasi telah dilakukan berulang kali, hingga kini belum ada pemeriksaan terhadap kedua perempuan yang mereka laporkan dalam perkara dugaan penipuan dan fitnah tersebut.

Hingga berita ini ditulis, pihak keluarga korban menyatakan masih menunggu kepastian hukum atas kedua laporan tersebut. Mereka berharap aparat penegak hukum dapat menangani seluruh laporan secara profesional, transparan, dan menjunjung tinggi asas persamaan di hadapan hukum tanpa membedakan kedudukan para pihak.

Sampai berita ini diterbitkan, pihak Polrestabes Medan maupun Polda Sumatera Utara belum memberikan tanggapan resmi atas rangkaian tuduhan, dugaan, dan klaim yang disampaikan oleh pihak pelapor.(*)

TNI Hadir Ditengah Segala Kondisi Masyarakat Pelosok Papua

PAPUA BARAT || Jejak-indonesia.id - Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 410/ALG Pos Teluk Etna melaksanakan kegiatan Komsosdi kampung Kururu, Distrik Teluk Etna, Kab. Kaimana, Prov Papua Barat. Pada Hari Sabtu, 25 Juli 2026.

Satgas Yonif 410 Alugoro, Pos Teluk Etna, sedang melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) di Kampung kururu Distrik Teluk Etna, Papua Barat. Dalam kegiatan ini, personel Satgas berdialog dengan warga, membahas tentang kebutuhan dan permasalahan masyarakat setempat, seperti akses ke fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Mereka juga membahas tentang program-program TNI yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, seperti program bantuan sosial dan pembangunan infrastruktur. Warga sangat antusias dengan kehadiran Satgas dan berharap dapat terus berkolaborasi untuk meningkatkan kualitas hidup di daerah mereka.

Kegiatan Komsos ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya kerjasama dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat dapat memiliki akses ke informasi dan sumber daya yang lebih baik.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas Kewilayahan RI-PNG Yonif 410 Alugoro

Satpolairud Polresta Banyuwangi Bersama Basarnas Laksanakan Operasi SAR KM Genius di Perairan Menuju Kepulauan Pagerungan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Personel Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi bersama Basarnas melaksanakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap KM Genius yang mengalami kondisi darurat saat pelayaran dari Dermaga Marina Boom Banyuwangi menuju Kepulauan Pagerungan, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, Madura, pada Sabtu (25/7/2026).

Operasi SAR dimulai sekitar pukul 11.20 WIB dengan titik keberangkatan dari Dermaga Tanjung Wangi menuju koordinat terakhir yang diterima dari nahkoda KM Genius, yakni -7.9378450, 114.6499260. Tim bergerak sekitar 13 mil laut dari titik koordinat terakhir yang sempat dikirimkan oleh nahkoda kapal.

Kegiatan pencarian dipimpin oleh Kasat Polairud Polresta Banyuwangi dengan melibatkan personel Satpolairud, anggota BKO Direktorat Polairud Surabaya, serta empat personel Basarnas. Operasi menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) milik Basarnas guna mempercepat proses pencarian di tengah kondisi perairan yang cukup menantang.

Turut terlibat dalam operasi tersebut di antaranya Kompol Muchammad Wahyudi A.Md., S.H., Aiptu Andre Awan W. selaku Komandan Kapal KP 2004, serta personel gabungan lainnya.

Berdasarkan laporan di lapangan, KM Genius diketahui membawa enam orang, terdiri atas nahkoda dan anak buah kapal (ABK), yang berangkat dari Dermaga Marina Boom menuju Kepulauan Pagerungan, Kecamatan Sapeken.

Selama pelaksanaan operasi, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah, namun perairan sedang mengalami pasang, dengan tinggi gelombang berkisar 1,5 hingga 2 meter disertai angin kencang. Meski demikian, tim SAR tetap melaksanakan pencarian dengan mengutamakan keselamatan personel dan prosedur operasi yang berlaku.

Hingga laporan ini disampaikan, kegiatan operasi SAR berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Tim gabungan terus melakukan upaya pencarian sesuai koordinat terakhir yang diterima serta memantau perkembangan situasi di perairan.

Pihak Satpolairud Polresta Banyuwangi mengimbau seluruh pengguna jasa transportasi laut agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca, memastikan kelengkapan alat keselamatan, serta segera berkoordinasi dengan instansi terkait apabila mengalami keadaan darurat di laut demi mempercepat proses pertolongan.

Pengaduan Masyarakat: Warga Soroti Dugaan Pelanggaran PT Imesco, Minta Pemerintah dan Aparat Bertindak

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Sabtu 25 Juli 2026, Redaksi menerima pengaduan dari seorang warga terkait dugaan berbagai persoalan yang terjadi di sekitar aktivitas operasional PT Imesco di wilayah Kasiyan Timur, Kecamatan Puger, Kabupaten Jember.

Dalam pesan yang diterima redaksi pada Sabtu (25/7/2026), pelapor mengaku sebagian dokumentasi berupa foto telah terhapus dari telepon genggamnya karena perangkat mengalami kendala penyimpanan. Meski demikian, ia menyebut masih terdapat berbagai bukti lain berupa video yang telah beredar di media sosial.

Pelapor menyampaikan bahwa truk-truk bertonase besar milik atau yang diduga berkaitan dengan aktivitas PT Imesco kerap diparkir di bahu jalan, khususnya di kawasan pertigaan Kasiyan Timur. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengganggu kelancaran arus lalu lintas dan membahayakan pengguna jalan.

Selain itu, pelapor juga menilai pemerintah daerah belum mengambil langkah tegas terhadap dugaan pelanggaran yang terjadi. Ia menduga masih terdapat persoalan terkait dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) maupun Analisis Dampak Lalu Lintas (ANDALALIN) yang menurut pengadu belum mendapatkan penanganan dari instansi terkait.

> "Kalau bukti jenengan klik pertigaan Kasiyan Timur. Truk monster PT Imesco parkir di bahu jalan. Banyak video pelanggaran di-upload di media sosial," tulis pelapor dalam pesan yang diterima redaksi.

 

Atas pengaduan tersebut, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Jember, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Satlantas Polres Jember dapat melakukan pengecekan langsung ke lokasi guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran terhadap peraturan lalu lintas maupun ketentuan perizinan yang berlaku.

Redaksi menegaskan bahwa informasi ini merupakan pengaduan masyarakat yang masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Oleh karena itu, demi menjaga asas keberimbangan, redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak PT Imesco, Pemerintah Kabupaten Jember, maupun instansi terkait untuk memberikan penjelasan resmi atas pengaduan tersebut.

Sesuai prinsip jurnalistik, perkembangan hasil klarifikasi maupun tindak lanjut dari pihak berwenang akan dipublikasikan sebagai bagian dari upaya menyajikan informasi yang berimbang, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.

BNN Kabupaten Deli Serdang Gelar Olahraga Bersama dan Futsal Sambut Hari Anti Narkotika Internasional

DELI SERDANG – Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Deli Serdang menggelar kegiatan olahraga bersama sekaligus pertandingan persahabatan futsal melawan BNN Kota Tebing Tinggi. Mengusung semangat Men Sana In Corpore Sano – di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat – acara berlangsung penuh semangat, sportivitas, dan nuansa kekeluargaan yang kental di Gedung Olahraga (GOR) Kabupaten Deli Serdang, Jumat (24/7) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala BNN Kabupaten Deli Serdang, Kombes Pol. Dr. Josua Tampubolon, S.H., M.H., didampingi seluruh jajaran pegawai. Turut hadir Kepala BNN Kota Tebing Tinggi AKBP Dr. Rohim Marthin Gultom, S.Sos., M.H., beserta segenap personel di lingkungan kerjanya.

Penyelenggaraan acara ini bertujuan mempererat sinergi sekaligus meningkatkan kebersamaan antar kedua instansi. Melalui pertandingan futsal dan olahraga bersama, diharapkan terjalin komunikasi yang semakin harmonis, memperkuat kerja sama, serta membangun soliditas dan kekompakan antarpersonel dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi BNN di lapangan.

Selain menjaga kebugaran jasmani, momen ini juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi serta menumbuhkan semangat kebersamaan guna mewujudkan lingkungan kerja yang sehat, harmonis, dan produktif. Kompetisi yang berlangsung senantiasa menjunjung tinggi nilai sportivitas, persaudaraan, dan semangat gotong royong dalam upaya bersama memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di wilayah hukum masing-masing.

error: Content is protected !!