Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Polri Peduli : Medan Sulit dan Daerah Terpencil Tak Surutkan Polres Jember Salurkan Bantuan Untuk Warga

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Kepedulian terhadap masyarakat di daerah terpencil terus kembali diwujudkan oleh Polres Jember Polda Jawa Timur (Jatim).

Kali ini dengan menggandeng komunitas Raung Offroad, sejumlah personel Polres Jember Polda Jatim menyalurkan bantuan sosial berupa kebutuhan pokok kepada warga di Desa Klungkung dan Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi, Kabupaten Jember.

Medan yang cukup menantang dan akses jalan yang sulit tidak menyurutkan semangat rombongan untuk menjangkau masyarakat yang selama ini jarang tersentuh bantuan.

Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan yang turut turun langsung ke lapangan menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat tak terkecuali warga yang berada di wilayah terpencil.

“Kami ingin lebih dekat dengan masyarakat sekaligus membantu mereka, terutama di daerah terpencil yang membutuhkan perhatian dan dukungan," ungkapnya, Rabu (18/2/26).

Selain penyaluran bantuan, kegiatan ini juga menjadi momentum silaturahmi serta sarana mendengarkan langsung aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

"Semoga bantuan yang kita salurkan, dapat mengurangi beban warga di daerah yang terpencil," kata Kompol Ferry.

Warga pun menyambut hangat kedatangan rombongan dan mengapresiasi kepedulian Polres Jember serta komunitas offroad yang telah hadir membawa bantuan. (*)

Kapolres Pasuruan Ajak Masyarakat Ciptakan Ramadan Aman dan Kondusif

PASURUAN || Jejak-indonesia.id – Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang aman dan kondusif selama Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi.

Ajakan tersebut disampaikan sebagai langkah preventif guna memastikan pelaksanaan ibadah puasa berjalan lancar, nyaman, dan penuh kekhusyukan di wilayah hukum Polres Pasuruan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga situasi kamtibmas selama Ramadan. Hindari penggunaan petasan atau kembang api berbahaya yang dapat mengganggu keamanan,” ujar AKBP Harto Agung Cahyono.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta tidak melakukan aktivitas yang meresahkan, seperti balap liar dan penggunaan knalpot bising.

“Tertiblah dalam berlalu lintas. Hindari balap liar dan penggunaan knalpot tidak sesuai spesifikasi karena dapat mengganggu kenyamanan masyarakat, khususnya saat ibadah,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia meminta warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminal dengan menjaga barang berharga dan segera melaporkan hal mencurigakan kepada pihak kepolisian.

“Waspadai tindak kriminal. Jaga barang berharga dan segera laporkan jika ada hal yang mencurigakan,” katanya.

Kapolres juga menekankan pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak dan remaja agar tidak terlibat tawuran, perang sarung, maupun aktivitas berbahaya lainnya.

“Peran orang tua sangat penting untuk mencegah anak-anak terlibat tawuran, perang sarung, atau kegiatan yang dapat membahayakan diri sendiri dan orang lain,” tambahnya.

Selain itu, masyarakat diimbau memastikan rumah dalam kondisi aman saat ditinggalkan beribadah, seperti mengunci pintu serta mematikan kompor dan aliran listrik yang tidak diperlukan.

Tak kalah penting, AKBP Harto Agung Cahyono juga mengajak masyarakat untuk menjaga toleransi dan ketertiban umum selama Ramadan.

“Mari kita jaga toleransi antarwarga dan ketertiban umum demi kenyamanan bersama. Ramadan adalah momentum memperkuat persaudaraan dan kebersamaan,” pungkasnya.

Polres Pasuruan juga mengingatkan bahwa layanan darurat kepolisian melalui call center 110 tersedia selama 24 jam untuk menerima laporan dan pengaduan masyarakat.

Dengan sinergi antara kepolisian dan masyarakat, diharapkan suasana Ramadan di Kabupaten Pasuruan berlangsung aman, tertib, dan damai.

Polresta Banyuwangi Dukung Gerakan Banyuwangi Asri di Grand Watu Dodol

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Polresta Banyuwangi turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Banyuwangi Asri yang digelar di kawasan wisata Grand Watu Dodol, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.

Gerakan Banyuwangi Asri mengusung empat pilar utama, yakni Aman (keselamatan, kesehatan, dan bebas risiko), Sehat (higienis serta mendukung kualitas hidup dan kerja), Resik (bersih, tertib, dan disiplin), serta Indah (estetika dan kenyamanan visual). Implementasinya dilakukan melalui aksi bersih-bersih sepanjang pesisir Pantai Grand Watu Dodol yang melibatkan berbagai elemen.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang diikuti seluruh peserta dan dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi serta didampingi jajaran Forkopimda. Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama bahwa kebersihan dan ketertiban kawasan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polresta Banyuwangi dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan konkret terhadap terciptanya ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, kawasan wisata yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada peningkatan rasa aman, kesehatan lingkungan, serta citra positif daerah.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan masyarakat, termasuk di kawasan wisata, berlangsung dalam suasana yang aman, sehat, dan tertib. Ini bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh stakeholder terkait, unsur TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Seluruh peserta bersama-sama melakukan aksi bersih pantai dengan mengumpulkan sampah dan memastikan area pesisir tetap terjaga kebersihannya.

Melalui Gerakan Banyuwangi Asri, Polresta Banyuwangi berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang terawat bukan hanya mencerminkan kedisiplinan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Banyuwangi.

Sinergi Polres Ngawi dengan Pemkab Beri Pendampingan Operasi Pasar Murah

NGAWI || Jejak-indonesia.id – Satgas Pangan Polres Ngawi Polda Jatim bersama Pemerintah Kabupaten Ngawi melaksanakan pendampingan kegiatan Operasi Pasar Murah Pengendalian Inflasi Tahun 2026 di Balai Desa Macanan, Kecamatan Jogorogo, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok serta menekan laju inflasi daerah menjelang Bulan Ramadhan 2026.

Dalam operasi pasar murah tersebut, masyarakat dapat membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasaran.

Di antaranya cabai rawit merah Rp80.000/kg, cabai keriting Rp42.000/kg, telur Rp26.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg, bawang putih Rp28.000/kg, minyak goreng Rp15.000/kg, gula pasir Rp15.000/kg, beras SPHP Rp11.200/kg, dan beras premium Rp14.000/kg.

Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama menyatakan bahwa Polres Ngawi Polda Jatim melalui Satgas Pangan akan terus mengawal distribusi dan ketersediaan bahan pokok agar tetap aman serta terjangkau oleh masyarakat.

Menurut Kapolres Ngawi, operasi pasar murah ini merupakan bentuk sinergitas antara Polri dan Pemerintah Daerah dalam menjaga stabilitas harga, mencegah penimbunan, serta memastikan stok kebutuhan pokok tersedia menjelang Ramadhan.

"Kami ingin masyarakat merasa tenang dan terbantu,” ujarnya di lokasi Pasar Murah, Rabu(18/2/2026).

Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan serupa akan dilaksanakan secara berkala di sejumlah wilayah Kabupaten Ngawi, di antaranya Alun-Alun Ngawi, Jogorogo (Macanan), Kedunggalar, Mantingan (Kedungharjo), Ngrambe, Widodaren, Kendal (Patalan), Pitu (Ngancar), hingga Padas (Bintoyo).

Dengan adanya operasi pasar murah ini, diharapkan daya beli masyarakat tetap terjaga, harga kebutuhan pokok stabil, serta inflasi daerah dapat dikendalikan secara optimal menjelang bulan suci Ramadhan 2026.

Turut hadir dalam kegiatan pasar murah tersebut, Kasatreskrim Polres Ngawi AKP Aris Gunadi, Kepala DPPTK Ngawi Kusumawati Nilam Sulandrianingrum, Kapolsek Jogorogo AKP Sugiyanto, S.H., Camat Jogorogo, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Ngawi, Satgas Pangan Polres Ngawi, serta Kepala Desa Macanan.(*)

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tiga Terduga Pengedar Narkoba di Sawah Pulo

TANJUNG PERAK || Jejak-indonesia.id - Peredaran narkotika jenis sabu kembali digagalkan Satresnarkoba Polres Pelabuhan Tanjungperak, Polda Jatim.

Tiga pria yang diduga kuat sebagai pengedar diringkus saat transaksi di kawasan Gapura Sawah Pulo Surabaya pada Minggu, (15/2/2026).

Kasat Narkoba AKP Adik Agus Putrawan melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjungperak, Iptu Suroto mengungkapkan dalam pengungkapan kasus narkoba tersebut Polisi menyita puluhan paket sabu dengan total berat bruto 11,09 gram yang siap diedarkan.

"Tiga pelaku berinisial A.F (42), R.P (31), dan O.W (26) diamankan saat berada di depan gapura Jalan Sawah Pulo, Surabaya," ujar Iptu Suroto, Rabu (18/2/26).

Pengungkapan ini menjadi bukti keseriusan Polres Pelabuhan Tanjungperak Polda Jatim dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukumnya.

Iptu Suroto menjelaskan saat ditangkap, tersangka tengah menunggu pembeli sambil menyimpan barang bukti di dalam helm yang dibawa.

"Dari lokasi tersebut, petugas menemukan 37 poket sabu yang dikemas dalam plastik kecil," kata Iptu Suroto.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para tersangka mengaku telah enam kali menerima pasokan sabu dari seorang pemasok berinisial M.A yang kini masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Dari 37 poket sabu yang terakhir diterima, delapan poket telah berhasil terjual dengan total uang sebesar Rp 1,2 juta.

Sebagai imbalan, ketiga tersangka menerima upah sebesar Rp 75 ribu setiap kali berhasil mengedarkan sabu, ditambah uang konsumsi harian serta bonus sabu untuk dipakai sendiri.

"Skema ini menunjukkan adanya jaringan yang memanfaatkan pengguna sekaligus pengedar dalam satu mata rantai peredaran," pungkasnya. (*)

error: Content is protected !!