Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Rapat di Komisi III DPR, KSPSI-KSBSI-KSPI Dukung Polri di Bawah Presiden

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Komisi III DPR menggelar rapat dengar pendapat umum dengan KSPSI, KSPI, dan KSBSI. Dalam rapat itu, ketiga konfederasi buruh tersebut menyatakan dukungan terhadap Polri agar tetap berada di bawah lembaga Presiden.

​Rapat digelar di ruang rapat Komisi III DPR gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (18/2/2026). Rapat dipimpin langsung oleh Ketua Komisi III DPR Habiburokhman. Serikat buruh yang hadir yakni KSPSI, KSPI, dan KSBSI. Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea, Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban, dan Sekjen KSPI Ramidi hadir mewakili ketiga federasi buruh tersebut.

​Habiburokhman awalnya menyinggung peran buruh dalam reformasi Polri. Ia mengatakan buruh sebagai salah satu elemen masyarakat yang bisa mengawal reformasi Polri agar tetap berada pada koridor yang baik.

​"Kita tahu salah satu gerakan masyarakat yang paling signifikan adalah serikat buruh, teman-teman buruh ini, quality dan quantity-nya sangat signifikan ya, dari segi jumlah sangat besar, dari segi kedudukan yang sangat strategis. Tentu akan berperan besar dalam mengawal percepatan reformasi Polri ini ya," kata Habiburokhman mengawali rapat.

​Kemudian, Habiburokhman mempersilakan setiap federasi buruh menyampaikan pandangannya terkait reformasi Polri hingga posisi Polri di bawah Presiden langsung.

​KSPSI
Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengawali penyampaian dari tiga konfederasi buruh. Ia mengaku gelisah dengan kondisi Polri yang dipojokkan banyak pihak.
​"Kegelisahan kami karena Polri begitu dipojokkan dengan beberapa elemen, dan kami sebagai elemen besar, Pak Habib, kami tidak mengatasnamakan rakyat, tapi faktanya kami punya basis jutaan, tapi tidak pernah mentang-mentang punya massa jutaan, menekan-nekan, kami tak pernah lakukan," kata Andi Gani.

​Andi Gani lalu menegaskan dukungan agar Polri tetap berada di bawah Presiden langsung. Ia menyebut Polri sudah berperan besar terhadap kaum buruh.
​"Polri harus tetap di bawah Presiden karena itu amanah reformasi yang tidak bisa ditekan oleh sekelompok orang. Saya berani nyatakan itu karena sekelompok orang itu mengatasnamakan siapa? Karena kami yang punya basis massa jutaan saja tidak berani mengatasnamakan rakyat, kami hanya berani atasnamakan diri kami sendiri," ucap dia.

​"Mengapa kami dukung Polri tetap di bawah Presiden? Karena pertama kali di dunia Polri membentuk desk ketenagakerjaan, nggak ada di negara manapun, baru Pak Kapolri Listyo Sigit menginisiasi desk ketenagakerjaan dan akhirnya desk ini berhasil menyelesaikan 144 kasus ketenagakerjaan di Indonesia, dan hampir semua 70% RJ (Restorative Justice)," lanjutnya.
​Andi Gani memastikan kaum buruh akan tetap berada di belakang Komisi III DPR dan mengawal Polri tetap berada di bawah Presiden.

​KSBSI
Presiden KSBSI Elly Rosita Silaban juga menyatakan dukungan yang sama. Ia berpandangan Polri tidak bisa berada di bawah kendali kementerian.
​"Menurut pendapat kita bahwa Polri sebagai alat negara yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat harus tetap berdiri independen, serta profesional, sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi dan peraturan perundang-undangan, Polri itu tidak boleh di bawah kendali kementerian, supaya jangan ada intervensi politik," ucap Elly.

​Elly berpandangan tidak boleh ada yang mengintervensi Polri, selain Presiden. Dia menyebut ada konsekuensi jika Polri di bawah kementerian.
​"Menurut kami tidak boleh ada yang intervensi selain Pak Presiden untuk perintah Polri menjaga keamanan atau menindak sesuatu yang harus segera ditindak. Kami berpikir bahwa kalau di bawah kementerian, artinya, kalau ada apa-apa Polri ini harus diam-diam dulu, baru menunggu perintah dari kementerian," jelasnya.

​KSPI
Hal serupa juga disampaikan oleh KSPI. Sekjen KSPI Ramidi menyatakan dukungan Polri tetap berada di bawah Presiden.

​"Barangkali menambahkan apa yang sudah disampaikan Bu Elly dan Pak Andi Gani, sekali lagi apa yang kami sampaikan hari ini semata-mata adalah kondisi yang real adanya di 3 konfederasi, baik KSPI, KSPSI, maupun KSBSI, bukan pesanan, bukan karena kondisi apapun, tapi kami punya kepentingan besar terhadap keberadaan Polri agar tetap berada di bawah Presiden RI," ujar Ramidi.

Polresta Banyuwangi Dukung Gerakan Banyuwangi Asri di Grand Watu Dodol

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id -  Polresta Banyuwangi turut ambil bagian dalam kegiatan Gerakan Banyuwangi Asri yang digelar di kawasan wisata Grand Watu Dodol, Rabu (18/2/2026).

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata sinergi lintas sektor dalam mewujudkan lingkungan yang Aman, Sehat, Resik, dan Indah.
Gerakan Banyuwangi Asri mengusung empat pilar utama, yakni Aman (keselamatan, kesehatan, dan bebas risiko), Sehat (higienis serta mendukung kualitas hidup dan kerja), Resik (bersih, tertib, dan disiplin), serta Indah (estetika dan kenyamanan visual). Implementasinya dilakukan melalui aksi bersih-bersih sepanjang pesisir Pantai Grand Watu Dodol yang melibatkan berbagai elemen.

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang diikuti seluruh peserta dan dipimpin langsung oleh Bupati Banyuwangi serta didampingi jajaran Forkopimda. Apel tersebut menjadi penegasan komitmen bersama bahwa kebersihan dan ketertiban kawasan wisata bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa kehadiran Polresta Banyuwangi dalam kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan bentuk dukungan konkret terhadap terciptanya ruang publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.

Menurutnya, kawasan wisata yang bersih dan tertata akan berdampak langsung pada peningkatan rasa aman, kesehatan lingkungan, serta citra positif daerah. “Kami ingin memastikan bahwa setiap kegiatan masyarakat, termasuk di kawasan wisata, berlangsung dalam suasana yang aman, sehat, dan tertib. Ini bagian dari komitmen Polri untuk selalu hadir mendukung pembangunan daerah,” tegasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh stakeholder terkait, unsur TNI-Polri, pelajar, mahasiswa, serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis). Seluruh peserta bersama-sama melakukan aksi bersih pantai dengan mengumpulkan sampah dan memastikan area pesisir tetap terjaga kebersihannya.

Melalui Gerakan Banyuwangi Asri, Polresta Banyuwangi berharap tumbuh kesadaran kolektif bahwa menjaga kebersihan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang terawat bukan hanya mencerminkan kedisiplinan, tetapi juga menjadi fondasi bagi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Banyuwangi.(***)

SEGENAP PIMPINAN dan ANGGOTA DPRD KOTA PASURUAN beserta seluruh jajaran sekretariat dan staf mengucapkan:

Jejak-indonesia.id || Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan 1447 Hijriah / 2026 Masehi

Semoga bulan suci Ramadhan ini menjadi momentum untuk memperkuat keimanan, membersihkan hati, serta menumbuhkan kejujuran, keadilan, dan kepedulian sosial dalam setiap pengabdian kepada masyarakat.

Semoga setiap amal ibadah yang kita tunaikan diterima oleh Allah SWT, dan Ramadhan ini menghadirkan keberkahan, kedamaian, serta semangat baru dalam membangun Kota Pasuruan yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat.

Marhaban Ya Ramadhan.
Semoga kita semua diberi kekuatan untuk menjalani ibadah dengan penuh keikhlasan dan ketakwaan.

Kapolda Kepri Beri Penghargaan Dan Apresiasi Kepada Personel Berprestasi Pada Upacara Hari Kesadaran Nasional

BATAM || Jejak-indonesia.id - Polda Kepulauan Riau menggelar Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., dan diikuti oleh Irwasda Polda Kepri, para Pejabat Utama Polda Kepri, serta seluruh personel dan ASN Polda Kepri.

di Lapangan Mapolda Kepri, Rabu (18/2/2026).

Dalam amanatnya, Kapolda Kepri Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Upacara Hari Kesadaran Nasional bukan sekadar kegiatan seremonial rutin setiap tanggal 17, namun menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus meningkatkan disiplin, loyalitas, serta tanggung jawab moral dan institusional dalam pelaksanaan tugas.

Sebagai wilayah perbatasan yang memiliki karakteristik strategis dengan dinamika mobilitas masyarakat yang tinggi, Polda Kepri dituntut untuk selalu siap, tegas, dan cermat dalam menghadapi berbagai potensi kerawanan. Oleh karena itu, Kapolda Kepri menekankan pentingnya menjaga kehormatan institusi melalui kinerja yang profesional, memperkuat soliditas internal, serta membangun sinergi bersama seluruh elemen masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Kepri memberikan Piagam Penghargaan Kapolda kepada personel berprestasi di lingkungan Polda Kepri, yaitu:

1. AKP Lofty Yulius Yoshua Siahaan, S.E., M.M. beserta 3 personel lainnya, atas prestasi dan dedikasi dalam mendukung MBG Polri, menjaga kelancaran rantai pasok SPPG Polri serta mendukung kebijakan nasional di bidang gizi.
2. AKP Jaya Putera Tarigan, S.H., M.H. beserta 22 personel lainnya, atas keberhasilan dalam pengungkapan tindak pidana korupsi revitalisasi Kolam Dermaga Utara Pelabuhan Terminal Batu Ampar dengan nilai kerugian negara sebesar Rp30.605.457.504,10.
3. IPTU Rahmini Ariyanti, S.Psi., M.M. beserta 1 personel lainnya, atas prestasi dan dedikasi tinggi melaksanakan BKO sebagai Tim Trauma Healing dalam rangka penanganan bencana Sumatera di Polda Aceh.
4. IPDA Ahmad Roghib, S.H., M.H. beserta 4 personel lainnya, atas keberhasilan dalam pengungkapan kasus mafia tanah seluas ±175,39 hektare yang berlokasi di Pulau Rempang, Kecamatan Galang, Kota Batam.
5. IPDA Firmansah, S.H. beserta 21 personel lainnya, atas prestasi dan dedikasi tinggi dalam penanggulangan bencana kebakaran di Tanjung Uncang dan Mega Legenda, Kota Batam.
6. IPDA Alexander Maramis, S.E., M.M. beserta 5 personel lainnya, atas peran aktif dalam mendukung program nasional SPPG di wilayah Polres Lingga.
7. AIPDA Raja Faisal Mushawir, S.H., atas dedikasi dan pengabdian tulus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan menjadi pengemudi mobil jenazah secara sukarela di wilayah Kecamatan Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas.

Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pimpinan atas kinerja, integritas, dan loyalitas personel yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pelaksanaan tugas kepolisian serta pelayanan kepada masyarakat.

Menjelang Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah, Kapolda Kepri turut mengingatkan seluruh jajaran untuk meningkatkan kesiapsiagaan guna memastikan situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Melalui kegiatan ini Polda Kepri menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan berintegritas demi terwujudnya rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat Kepri.

*Polri Untuk Masyarakat*

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: (0778) 7760038
Twitter: @poldakeprihumas
Facebook: Humas Polda Kepri
Instagram: @humaspoldakepri

error: Content is protected !!