We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Februari 2026

Polresta Sidoarjo Raih Presisi Award dari Lemkapi

SIDOARJO || Jejak-indonesia.id - Lembaga Kajian Strategis Kepolisian Indonesia (Lemkapi) kembali mengapresiasi kerja keras Polresta Sidoarjo Polda Jatim beserta jajarannya dalam upaya masif memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Penghargaan Presisi Award tersebut diberikan Direktur Eksekutif Lemkapi Dr. Edi Saputra Hasibuan kepada Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Dr. Christian Tobing di Mako Polresta Sidoarjo pada Rabu (18/2/26) yang lalu.

Direktur Eksekutif Lemkapi menilai Polresta Sidoarjo Polda Jatim juga gencar membangun SPPG guna mensukseskan program pemerintah dalam hal ini pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG).

Lemkapi menilai kerja keras Polresta Sidoarjo Polda Jatim sebagai wujud implementasi program Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dalam mewujudkan Polri yang Prediktif,Responsibilitas dan Transparansi Berkeadilan.

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing mengungkapkan penghargaan yang diterimanya dari Lemkapi beberapa hari yang lalu itu, bukan hanya sekedar wujud apresiasi namun menjadikan motivasi untuk Polresta Sidoarjo Polda Jatim dalam meningkatkan kinerja.

"Kami menyampaikan terimakasih kepada semua pihak termasuk masyarakat yang mendukung penuh terhadap upaya Polresta Sidoarjo dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat, " ungkapnya, Jumat (20/2/26).

Kapolresta Sidoarjo Kombes. Pol. Christian Tobing juga menyatakan akan terus melakukan upaya-upaya masif, untuk mendukung tujuan nyata dari keberadaan SPPG dalam pemenuhan MBG sesuai program Presiden.

"Masih banyak yang harus kami lakukan ke depan, karenanya kami harap doa dan dukungan dari masyarakat serta berbagai pihak guna peningkatan pelayanan publik sebaik mungkin,”pungkasnya. (*)

Danramil Songgon Pimpin Safari Ramadhan, Kuat Memperkokoh Sinergitas Pemeintah-Militer Di Garis Depan

SONGGON || Jejak-indonesia.id - Dalam momentum suci Ramadhan tahun ini, kepemimpinan Kapten Kav Andoko selaku Danramil (Komandan Rayon Militer) 0825/20 Songgon menunjukkan komitmen nyata dalam membangun sinergi multipihak. Kegiatan Safari Ramadhan Forpimka (Forum Pimpinan Kecamatan) yang dihelat Jumat malam (20/2) di Masjid Darussalam, Dusun Sambungrejo, Desa Bayu, menjadi bukti konkret bahwa institusi militer tidak sekadar hadir sebagai aparatur keamanan, melainkan sebagai mitra strategis dalam pembangunan sosial-keagamaan di tingkat grassroot. Dihadiri oleh Plt Camat Songgon Bpk Khoiri, tokoh agama, unsur pemerintah desa, dan ratusan jamaah, acara ini mencerminkan kedekatan TNI dengan masyarakat yang semakin erat.

Peranan Danramil Andoko dan Babinsa Koramil Songgon dalam rangkaian acara ini mencerminkan dedikasi untuk hadir di setiap momen penting kehidupan masyarakat. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, melainkan ekspresi nyata bahwa lembaga militer memahami kebutuhan spiritual dan sosial warga. Dengan mengikuti serangkaian ibadah—dari sholat isyak hingga tarawih—komandan dan babinya turut menyaksikan langsung aspirasi masyarakat, sambil membuka ruang dialog melalui sambutan yang mengedukasi dan menyentuh nilai-nilai kebersamaan.

Dinamika dialog yang dibangun melalui rangkaian sambutan dari berbagai stakeholder—dimulai dari ketua takmir, kepala desa, hingga camat dan Danramil—menciptakan ekosistem kepemimpinan yang inklusif dan responsif. Ceramah agama yang disampaikan H Syamsul Khomari menambah dimensi spiritual, sementara kehadiran aparat TNI memperkuat pesan tentang pentingnya ketentraman dan keamanan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat. Kolaborasi vertikal dan horizontal ini membuktikan bahwa pembangunan sosial memerlukan keterlibatan semua pilar masyarakat, tanpa terkecuali.

Sebagaimana tercermin dalam laporan kegiatan, seluruh rangkaian acara berjalan dalam suasana tertib, lancar, dan terkendali—sebuah indikator keberhasilan yang tidak hanya mengukur pelaksanaan teknis, tetapi juga efektivitas kepemimpinan Danramil Andoko dan dedikasi Babinsa dalam mengelola dinamika masyarakat. Safari Ramadan kali ini bukan sekadar perayaan keagamaan biasa, melainkan penegasan bahwa kehadiran TNI Koramil di lapangan adalah investasi jangka panjang untuk stabilitas sosial dan kebersamaan yang berkelanjutan di Kecamatan Songgon.

~Kodim Banyuwangi semakin produktif,

#Produktif,
#Bhirawaanoraga.

Jenderal Humas Pulang Kampung: Kisah Ricky Yanuarfi, dari Komandan Menwa UIN hingga Menjadi Kepala BNNP Sumbar

SUBAR || Jejak-indonesia.id - Sumatra Barat kini memiliki nakhoda baru dalam memerangi peredaran narkotika. Brigjen Pol. Ricky Yanuarfi, putra asli Bukittinggi, resmi dilantik menjadi Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumbar. Sosoknya bukan hanya dikenal tegas sebagai jenderal polisi, tetapi juga seorang komunikator andal yang pernah membawa wajah baru pada publikasi BNN RI.

Titik awal karier beliau dimulai dari bangku aktivis kampus di Padang. Ricky merupakan alumni UIN (dahulu IAIN) Imam Bonjol Padang angkatan 1992. Ia mengawali pengabdiannya melalui jalur organisasi, di mana ia pernah menjabat sebagai Senat Mahasiswa hingga dipercaya menjadi Komandan Menwa. Ketekunan dan kedisiplinan di masa kuliah inilah yang mengantarkannya berseragam Polri pada tahun 1997, hingga sempat terjun langsung dalam Operasi Jaring Merah DOM Aceh pada 1999.

Titik balik yang meroketkan kariernya terjadi saat ia dipercaya melakukan terobosan komunikasi di tingkat nasional. Setelah malang melintang menjabat Kepala BNNK di Payakumbuh dan Jakarta Selatan, Ricky melakukan lompatan besar saat menjabat Kabag Publikasi dan Media Sosial BNN RI pada 2022. Ia sukses mengubah citra BNN menjadi lebih modern melalui produksi konten kreatif dan podcast viral yang menghadirkan tokoh seperti Raffi Ahmad hingga Habib Ja’far. Keberhasilan membenahi bidang publikasi ini membawanya dipercaya menjadi Kepala BNNP NTT, sebelum akhirnya kini diamanahkan memimpin BNNP di tanah kelahirannya sendiri, Sumatra Barat.

Kisah Brigjen Pol. Ricky Yanuarfi membuktikan bahwa disiplin organisasi di masa muda adalah modal utama menuju kesuksesan. Dari seorang Komandan Menwa di Padang, ia kini kembali sebagai jenderal bintang satu untuk menjaga generasi muda Minang dari bahaya narkotika.

Sumber: Langgam - "Mengenal Kepala BNNP Sumbar Ricky Yanuarfi, Jenderal asal Bukittinggi hingga Alumni UIN Imam Bonjol"

#RickyYanuarfi #BNNPSumbar #TokohMinang #Bukittinggi #UINImamBonjol #JenderalPolisi #Sumbar #AntiNarkoba #InspirasiTokoh #Padang

Polres Tulungagung Melarang SOTR Dengan Sound Horeg Selama Ramadhan

TULUNGAGUNG || Jejak-indonesia.id – Polres Tulungagung Polda Jawa Timur (Jatim) secara tegas melarang kegiatan sahur on the road (SOTR) terlebih dengan menggunakan sound horeg.

Kapolres Tulungagung, AKBP Ihram Kustarto melalui Kasihumas Polres Tulungagung Iptu Nanang mengatakan SOTR menggunakan sound horeg akan memicu kebisingan dan berpotensi terjadinya kegaduhan di masyarakat.

Kegiatan membangunkan warga pada saat waktu sahur menggunakan sound horeg yang biasanya diikuti banyak orang itu juga dapat menyebabkan bentrokan.

"Sesuai perintah Bapak Kapolres Tulungagung, kami melarang SOTR dengan menggunakan sound horeg," kata Iptu Nanang, Jumat (20/2).

Ia menjelaskan, larangan ini sebagai upaya Polres Tulungagung Polda Jatim dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Tulungagung terlebih saat bulan Ramadhan.

"Larangan ini demi kondusifitas Kamtibmas dan kenyamanan bersama," kata Iptu Nanang.

Ia menegaskan, Polres Tulungagung Polda Jatim tidak pernah memberikan izin untuk kegiatan SOTR, berdasar pengalaman sebelumnya dimana selain menimbulkan gangguan ketertiban juga bentrokan antar kelompok.

"Setiap tahun ada laporan masyarakat yang merasa terganggu akibat penggunaan sound horeg, bahkan tak jarang terjadi bentrokan antar peserta SOTR,"ungkapnya.

Kasi Humas Polres Tulungagung menyebut pengamanan pada bulan suci akan lebih ketat dibanding hari biasa, mengingat potensi kerawanan yang lebih tinggi, terutama menjelang berbuka puasa dan sahur.

"Kami akan menerapkan strategi pengamanan yang tepat, patroli ngabuburit, antisipasi balap liar, pengamanan ibadah salat tarawih hingga patroli sahur," tutup Iptu Nanang. (*)

Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota Perketat Pengawasan Bapokting

PROBOLINGGO || Jejak-indonesia.id – Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota Polda Jatim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) RI dan instansi terkait, terus melakukan pengawasan ketersediaan stok serta harga bahan pokok penting (bapokting) Kota Probolinggo.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah pengawasan terpadu, dari menjelang Bulan Suci Ramadan hingga Idul Fitri guna memastikan stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terkendali di wilayah Kota Probolinggo.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota, AKP Zaenal Arifin, S.H., mengatakan secara umum stok bahan pokok di Pasar Baru dalam kondisi aman dan mencukupi.

“Dari hasil pengecekan bersama Bapanas dan instansi terkait, stok bapokting terpantau aman dan tidak ditemukan adanya kelangkaan di tingkat pedagang maupun distributor,” ujar AKP Zaenal, Jumat (20/2/26).

Dalam pengecekan tersebut, tim memantau langsung harga sejumlah komoditas seperti beras, bawang, cabai, daging, telur, gula hingga minyak goreng.

“Kami pastikan stok bapokting aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” tegas AKP Zaenal.

Ia menambahkan secara umum, pergerakan harga masih dalam kondisi wajar menjelang peningkatan permintaan masyarakat.

Selain di pasar tradisional, Satgas Pangan juga melakukan pengecekan di sejumlah ritel modern.

Dari hasil pemantauan, stok bahan pokok termasuk minyak goreng terpantau aman dan tersedia bagi masyarakat.

“Kami memastikan stok minyak goreng dan komoditas lainnya dalam kondisi aman. Tidak ditemukan adanya kelangkaan maupun indikasi penimbunan,” tambahnya.

AKP Zaenal menegaskan, Satgas Pangan Polres Probolinggo Kota Polda Jatim akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok selama bulan Ramadan.

“Kami berkomitmen menjaga stabilitas pangan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan tenang dan nyaman,” pungkasnya. (*)

error: Content is protected !!