We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Februari 2026

Polsek Banyuwangi Bersama Instansi Terkait Gerak Cepat Evakuasi Pohon Tumbang Pasca Hujan Lebat di Jl. Kepiting

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Hujan lebat yang disertai angin kencang pada Jumat (20/01/2026) sore mengakibatkan sebuah pohon tumbang di Jalan Kepiting, Kecamatan Banyuwangi.

Pohon tersebut menimpa satu unit mobil Toyota Avanza dan satu unit sepeda motor Yamaha N-Max yang sedang terparkir di lokasi kejadian.

Mendapatkan laporan dari masyarakat, anggota Polsek Banyuwangi segera bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Dipimpin oleh AIPTU Dodik Asmara, S.H., bersama BRIPTU Firdaus, petugas langsung melakukan pengamanan lokasi sekaligus berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Banyuwangi, Damkar Kabupaten Banyuwangi, serta relawan untuk melakukan proses evakuasi.

Dengan kerja sama dan sinergi lintas instansi, pohon tumbang berhasil dievakuasi dalam waktu kurang lebih dua jam. Selain melakukan pembersihan material pohon, petugas juga melaksanakan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan potensi kecelakaan di sekitar lokasi.

Beruntung dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa, baik luka ringan maupun luka berat.

Kapolsek Banyuwangi AKP Hendry Christianto, S.Sos., menyampaikan bahwa patroli kewilayahan akan terus ditingkatkan, khususnya saat kondisi cuaca ekstrem, sebagai langkah antisipasi terhadap potensi bencana alam seperti pohon tumbang maupun genangan air.

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada saat terjadi hujan lebat disertai angin kencang, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi bahaya di lingkungan sekitar,” ujarnya.

Situasi pasca kejadian terpantau aman dan kondusif. Polsek Banyuwangi memastikan pelayanan dan kehadiran Polri di tengah masyarakat terus dioptimalkan sebagai wujud komitmen Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(***)

Empat Kali Beraksi, Dua Pelaku Pencurian Besi di Area Eks PKBR Banyuwangi Diringkus Polisi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Aksi pencurian besi di kawasan eks Pabrik Kertas Basuki Rahmat (PKBR) Banyuwangi akhirnya terbongkar. Dua pelaku berhasil diringkus aparat kepolisian setelah diketahui telah beraksi sebanyak empat kali di lokasi yang kini sudah tidak beroperasi tersebut.

Melalui kanit Reskrim Polsek Banyuwangi Kota, Ipda Restu Yan Suryo Utomo mengatakan kedua pelaku diketahui berinisial J (30) dan T (33), Keduanya merupakan warga Banyuwangi.
Penangkapan dilakukan oleh jajaran Unit Reskrim Polsek Banyuwangi Kota setelah menerima laporan terkait maraknya kehilangan material besi di area bekas pabrik.
Dari hasil penyelidikan, kedua pelaku diduga kerap mengambil dan menjual besi bekas yang masih tersisa di lokasi.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa potongan besi yang diduga hasil curian dan satu unit mobil pik'up.
“Pelaku sudah empat kali melakukan aksinya di lokasi yang sama. Saat ini keduanya sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar pihak kepolisian.

PKBR Jadi Sasaran Pencurian Berulang
Kawasan eks PKBR yang dulunya menjadi salah satu pusat industri di Banyuwangi, kini kerap menjadi sasaran pencurian material besi. Kondisi bangunan yang tidak lagi aktif membuat area tersebut rawan dimanfaatkan oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab.
Informasi yang dihimpun menyebutkan, selain dua pelaku yang telah diamankan, masih ada satu kasus lain yang belum terungkap dan kini masih dalam proses pendalaman oleh pihak kepolisian.
Masyarakat sekitar berharap agar pengawasan di kawasan tersebut dapat diperketat guna mencegah aksi serupa terulang kembali.

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Pasal 477 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara maksimal 9 tahun.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di kawasan tersebut.

Seragam Menyatu Dengan Rakyat, Ramadhan Bersih Di Curug

TANGERANG || Jejak-Indonesia.id - Ramadhan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga. Pada Jum'at pagi, (20/02/2026), di Jalan Raya STPI Curug, Curug, Tangerang, makna puasa diterjemahkan dalam aksi nyata: membersihkan lingkungan.

Di bawah koordinasi Polsek Curug jajaran Polres Tangerang Selatan, personel TNI-Polri bersama unsur kecamatan dan masyarakat turun langsung dalam Korve Karya Bakti Aksi Bersih Lingkungan. Tak ada sekat pangkat, tak ada jarak jabatan. Semua menyatu dalam semangat gotong royong.

Hujan yang baru saja reda meninggalkan genangan dan tumpukan sampah di pinggir jalan. Namun pagi itu, suasana berubah. Seragam loreng dan cokelat menyatu dengan pakaian warga.

Mereka bekerja berdampingan, memunguti sampah, membersihkan saluran air, dan memuatnya ke kendaraan pengangkut. Di tengah ibadah puasa, peluh yang jatuh bukanlah keluhan—melainkan tanda keikhlasan.

Kapolsek Curug, H.P. Tampubolon, menyatakan kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bentuk komitmen moral aparat menjaga lingkungan dan kenyamanan masyarakat. "Ramadhan adalah momentum memperkuat nilai kepedulian," tegasnya.

Aksi bersih ini mengangkat semangat kebersamaan. Jalan yang semula dipenuhi limbah rumah tangga kini kembali rapi. Saluran air mengalir lancar. Lingkungan terasa lebih sejuk dan tertata.

Kegiatan ini pesan kuat sinergitas TNI-Polri, pemerintah, dan masyarakat. "Menahan diri adalah ibadah, berbuat untuk sesama adalah kemuliaan," tambah Kapolsek.

Curug bersih, ibadah makin khusyuk. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekompakan. Ramadhan tahun ini di Curug memberi pelajaran sederhana namun mendalam. (Team)

Polda Jambi Gelar Apel Siaga Kamtibmas Ramadhan 1447 H, Pastikan Keamanan dan Stabilitas Harga Bahan Pokok

JAMBI || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M, Polda Jambi menggelar Apel Siaga Kamtibmas Bulan Ramadhan 1447 H/2026 M pada Jumat, (20/02/2026)

Kegiatan yang dilaksanakan di lapangan hitam Mapolda Jambi tersebut dipimpin langsung oleh Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. B.Ali, Irwasda Polda Jambi Kombes Pol. Jannus P. Siregar, para Pejabat Utama Polda Jambi, Kasi Ops Korem 042/Gapu Kolonel Inf. Wahyu Alfian Arisandi, Ketua FKPT Dr. H. Abd. Rahman, Ketua PW GP Ansor Jambi H. Habibi, serta para peserta apel siaga.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H kepada seluruh personel dan masyarakat Jambi. Ia berharap momentum bulan suci ini dapat menjadi sarana mempererat silaturahmi serta meningkatkan integritas dan kualitas pengabdian dalam pelaksanaan tugas.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan fondasi utama bagi kelancaran pembangunan dan aktivitas sosial. Apel siaga ini bukan sekadar seremonial, melainkan wujud nyata kesiapsiagaan dan komitmen kita dalam menjamin rasa aman bagi seluruh masyarakat Provinsi Jambi,” tegas Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya deteksi dini terhadap potensi gangguan Kamtibmas, termasuk memantau pergerakan kelompok-kelompok yang berpotensi memicu intoleransi. Personel diminta menjadi mata dan telinga negara yang peka terhadap dinamika di lapangan.

Selain aspek keamanan, perhatian juga diarahkan pada stabilitas ekonomi masyarakat selama Ramadhan. Kapolda menginstruksikan agar jalur distribusi bahan pokok dipastikan berjalan lancar guna mencegah gejolak harga di pasar. Ia menegaskan tidak boleh ada distributor maupun spekulan yang mencoba mengambil keuntungan dengan memanfaatkan kebutuhan masyarakat.
Dalam pengamanan, personel diminta untuk ditempatkan pada titik-titik blind spot dengan fokus penguatan pada waktu-waktu rawan, seperti saat ngabuburit, pelaksanaan salat tarawih, dan waktu sahur.

Sementara itu, Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol. Erlan Munaji, menyampaikan bahwa seluruh jajaran telah disiagakan secara maksimal guna memastikan situasi Kamtibmas selama Ramadhan tetap aman dan kondusif.

“Kami mengedepankan langkah preemtif dan preventif, didukung penegakan hukum secara tegas dan terukur apabila diperlukan. Sinergitas dengan TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan akan terus diperkuat, karena keamanan tidak bisa diwujudkan oleh satu instansi saja,” ujar Kabid Humas.

Lebih lanjut ia menegaskan bahwa di lapangan seluruh unsur adalah satu kekuatan yang solid demi menjaga stabilitas keamanan dan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Dengan digelarnya Apel Siaga ini, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan masyarakat selama Ramadhan 1447 H di Provinsi Jambi dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh khidmat.

Kapolda Sulsel Bersama Gubernur Tinjau Harga Bahan Pokok di Pasar Terong Makassar

MAKASAR || Jejak-indonesia.id - Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Djuhandhani Rahardjo Puro, bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, melakukan pemantauan harga bahan pokok di Pasar Terong, Kota Makassar, Jumat (20/02/26).

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya Pangdam XIV/Hasanuddin, Kepala Kejaksaan Tinggi Sulsel, Pimpinan Wilayah Bulog Kanwil Sulselbar, serta Wali Kota Makassar. Kehadiran para pimpinan daerah ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah daerah, TNI-Polri, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan.

Dalam kunjungannya, Kapolda Sulsel dan Gubernur Sulsel menyempatkan diri berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli. Mereka menanyakan perkembangan harga sejumlah komoditas, seperti beras, minyak goreng, gula, cabai, serta kebutuhan pokok lainnya, sekaligus menyerap aspirasi terkait kendala distribusi maupun pasokan di lapangan.

Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, mengatakan bahwa inspeksi pasar ini penting untuk memastikan kondisi harga tetap terkendali. Menurutnya, pemantauan secara langsung menjadi langkah strategis untuk mencegah terjadinya lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri. Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus melakukan monitoring secara berkala guna menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Sementara itu, Kapolda Sulsel Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan komitmen Polda Sulsel untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait dalam mengawasi distribusi bahan pokok. Pihak kepolisian akan melakukan pengawasan guna mencegah adanya praktik penimbunan maupun permainan harga yang dapat merugikan masyarakat.

“Polri siap mendukung penuh langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman bagi masyarakat,” tegasnya.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang tanpa kekhawatiran terhadap lonjakan harga kebutuhan pokok. Pemerintah dan aparat keamanan berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan bersama.

error: Content is protected !!