Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: Januari 2026

Komitmen Dukung Pemulihan Pascabencana Sumatra, Polri Targetkan Bangun 569 Sumur Bor, 249 Titik Telah Terealisasi

JAKARTA || jejakindonesia.id — Polri melalui Divisi Humas terus melakukan upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana, salah satunya melalui pembangunan sumur bor di sejumlah wilayah. Hingga hari ini, pembangunan sumur bor direncanakan pada 569 titik di tiga provinsi, dengan 249 titik telah terealisasi, terdiri atas 236 titik aktif dan 13 titik masih dalam proses pembangunan.

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa pembangunan sumur bor ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pemulihan masyarakat pascabencana, khususnya terkait ketersediaan air bersih.

“Pembangunan sumur bor ini menjadi bagian dari langkah nyata Polri dalam membantu masyarakat terdampak bencana agar tetap memiliki akses terhadap air bersih. Upaya ini dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan,” ujar Brigjen Pol Trunoyudo.

Di Provinsi Aceh, dari rencana pembangunan 389 titik, sebanyak 171 titik telah terealisasi, dengan 167 titik berstatus aktif dan 4 titik masih dalam proses pembangunan. Kabupaten Aceh Tamiang menjadi wilayah dengan realisasi terbanyak, yakni 132 titik aktif, dari target khusus 300 titik sumur bor. Pembangunan lainnya tersebar di Kabupaten Aceh Utara, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Tengah, Bener Meriah, Kota Langsa, Aceh Timur, Aceh Barat, Pidie, Nagan Raya, dan Singkil.

Sementara itu, di Provinsi Sumatera Utara, seluruh rencana pembangunan sebanyak 30 titik telah terealisasi dan seluruhnya berstatus aktif. Titik-titik tersebut berada di Kabupaten Langkat, Tapanuli Utara, dan Tapanuli Tengah.

Adapun di Provinsi Sumatera Barat, dari total rencana 150 titik, hingga kini 48 titik telah terealisasi, terdiri atas 39 titik aktif dan 9 titik masih dalam proses pembangunan. Pembangunan dilakukan di Kabupaten Agam, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, serta Kota Padang Panjang, Bukittinggi, dan Kota Solok.

Brigjen Pol Trunoyudo menegaskan bahwa Polri terus mendorong percepatan pembangunan di titik-titik yang masih berjalan melalui koordinasi dan sinergi dengan berbagai pihak terkait.

“Diharapkan keberadaan sumur bor ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat serta mendukung proses pemulihan pascabencana,” pungkasnya.

Generasi Muda LDII Jakarta Utara Gelar Pengajian Akhir Tahun: Muhasabah Diri dan Kepedulian untuk Sumatera

JAKARTA || jejakindonesia.id – Mengisi momentum pergantian tahun dengan kegiatan positif, ratusan generasi muda Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Jakarta Utara menyelenggarakan Pengajian Akhir Tahun yang berfokus pada penguatan spiritualitas dan aksi kemanusiaan. Acara yang berlangsung khidmat ini mengusung tema besar peningkatan akhlak, penguatan iman, serta solidaritas sosial. Acara digelar di beberapa Masjid Jami seperti Syarif Hidayatullah, Al Akbar, Al Muflihun, Nurul Islam, Nurul Fajar, Fathul Huda, Al Husen, Nurul Muttaqin, Bahrun nasirin, Kanzil Ilmi, Luhur Nur Ali (1/1)

Kegiatan diawali dengan sesi muhasabah (evaluasi diri). Para pemuda diajak untuk merenungkan kembali perjalanan ibadah dan perilaku selama satu tahun terakhir. Fokus utama dari sesi ini adalah memotivasi generasi muda agar mampu bertransformasi menjadi pribadi yang memiliki Tri Sukses (berakhlakul karimah, alim-faqih dan mandiri) di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

Hadir secara langsung Ketua DPW LDII Provinsi DKI Jakarta, H. Imam Bashori, SH. MH didampingi oleh Sekretaris, H. Sukarjan, ST. MT.

Kedatangan jajaran DPW disambut hangat oleh Ketua DPD LDII Jakarta Utara, Pudya Sanjaya, SE beserta jajaran pengurus harian lainnya. Kehadiran para tokoh ini memberikan suntikan semangat bagi para pemuda untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan agama.

Tidak hanya fokus pada pembinaan internal, LDII Jakarta Utara juga menunjukkan kepedulian nyata terhadap sesama. Di tengah acara, dilakukan penggalangan dana dan doa bersama yang ditujukan bagi saudara-saudara yang sedang tertimpa musibah di wilayah Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara.

"Generasi muda bukan hanya soal kecerdasan intelektual, tapi juga tentang kepekaan hati. Penggalangan dana ini adalah wujud nyata dari ukhuwah islamiyah dan rasa kemanusiaan kita," ujar H. Imam Bashori dalam arahannya.

Harapan di Tahun Baru
Melalui pengajian ini, diharapkan generasi muda LDII Jakarta Utara dapat memasuki tahun baru dengan semangat baru, iman yang lebih kokoh, dan akhlak yang lebih mulia.

“Pemuda LDII harus tampil sebagai teladan di tengah masyarakat, berkarakter jujur, berilmu, dan bertanggung jawab, serta mampu memberi manfaat bagi lingkungan sekitarnya.” pesan Pudya Sanjaya saat mengakhiri sambutan

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Dewan Penasehat DPD Dr. KH. Tri Gunawan Hadi, seraya memohon perlindungan bagi bangsa Indonesia dan kekuatan bagi warga di Sumatera yang sedang mengalami masa sulit.
(Redho)

Gotong Royong Polri dan Masyarakat, Polres Pidie Jaya Percepat Pemulihan Pascabanjir dan Fasilitas Pendidikan

Meureudu || jejakindonesia.id - Polres Pidie Jaya bersama masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka pemulihan pascabencana banjir di wilayah hukum Polres Pidie Jaya, Jumat 2 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi Polri dan masyarakat guna mempercepat pemulihan fasilitas umum, lingkungan, serta sarana pendidikan yang terdampak banjir.

Pelaksanaan gotong royong tersebut dilaksanakan secara serentak di sejumlah lokasi, di antaranya wilayah hukum Polsek Meureudu, meliputi Kantor Keuchik Gampong Meunasah Lhok, meunasah, fasilitas umum, serta Sekolah PAUD/TK Bungong Jeumpa Gampong Lueng Rimba, Kecamatan Meurah Dua, Kabupaten Pidie Jaya.

Kegiatan ini dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolda Aceh tanggal 18 Desember 2025 tentang pelaksanaan giat pemulihan pascabencana melalui gotong royong bersama Polri dan masyarakat.

Kapolres Pidie Jaya AKBP Ahmad Faisal Pasaribu melalui Kasi Humas Polres Pidie Jaya AKP Mahruzar Hariadi menyampaikan bahwa pemulihan pascabencana ini mengutamakan pembersihan fasilitas pendidikan agar dapat segera difungsikan kembali, sejalan dengan Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang menetapkan Proses Belajar Mengajar dapat kembali dilaksanakan pada Senin, 5 Januari 2026 bagi sekolah yang telah dinyatakan layak.

“Polri siap membantu pembersihan sekolah-sekolah agar anak-anak dapat kembali mengikuti proses belajar mengajar dengan aman dan nyaman. Ini adalah bentuk kepedulian kita terhadap keberlangsungan pendidikan pascabencana,” ujar AKP Mahruzar Hariadi.

Kegiatan gotong royong ini melibatkan Kasubbagdalprogar Bagren Polres Pidie Jaya AKP Hendra Saputra, S.E., Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya IPTU Fauzi Atmaja, Kasat Samapta Polres Pidie Jaya IPTU Ramli, Kapolsek Meureudu AKP Mustafa Kamal, personel Polres Pidie Jaya, personel BKO Brimob Polda Aceh yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II, personel Polsek Meureudu, serta masyarakat Gampong Meunasah Lhok dan Gampong Lueng Rimba.

Dalam pelaksanaannya, personel gabungan menggunakan berbagai peralatan pendukung, antara lain excavator mini, dump truck, gerobak pengangkut sampah, mesin pompa air, serta perlengkapan kebersihan seperti sekop, cangkul, sapu, pel, ember, wiper lantai, plastik sampah, dan peralatan kebersihan lainnya.

Kegiatan pemulihan pascabencana dilakukan melalui pembersihan lumpur, sampah, dan sisa material banjir pada fasilitas umum, kantor pemerintahan gampong, meunasah, lingkungan pemukiman, serta ruang kelas dan halaman sekolah, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan.

Selain itu, Polres Pidie Jaya juga mengharapkan dukungan dari dinas terkait di Kabupaten Pidie Jaya untuk melakukan pengecekan terhadap sekolah-sekolah yang belum dapat digunakan, serta menyiapkan solusi sementara seperti pinjam pakai gedung atau penyediaan tenda belajar, agar proses pendidikan tetap berjalan.

Kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan Polri bersama masyarakat dalam mempercepat pemulihan pascabencana banjir, menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta menegaskan kehadiran Polri untuk masyarakat dalam situasi kemanusiaan.

Brimob Polri Laksanakan Trauma Healing Anak Terdampak Bencana di Kabupaten Agam

Kabupaten Agam || jejakindonesia.id - Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam, personel Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor dari Korps Brimob Polri melaksanakan kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh 50 personel Batalyon C Resimen II Pasukan Pelopor yang tergabung dalam BKO Operasi Aman Nusa II. Dalam pelaksanaannya, personel Brimob memanfaatkan peralatan SAR untuk menghadirkan wahana flying fox mini yang digunakan sebagai sarana bermain sekaligus terapi pemulihan psikologis bagi anak-anak.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak berinteraksi dan bermain dalam suasana yang aman dan menyenangkan. Trauma healing tersebut bertujuan untuk membantu memulihkan keseimbangan emosional dan mental anak-anak pascabencana, sekaligus membangun kembali rasa aman, keberanian, serta kepercayaan diri agar mereka dapat kembali beraktivitas secara normal.

Kegiatan dipimpin oleh Iptu Herman Agustinus Marini, S.Tr.K, yang menyampaikan bahwa perhatian terhadap kondisi psikologis anak-anak merupakan bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana.

“Kegiatan trauma healing ini kami laksanakan untuk membantu anak-anak agar tidak berlarut-larut dalam trauma akibat bencana. Kami ingin menghadirkan rasa aman dan kebahagiaan, sehingga mereka dapat kembali ceria dan optimis,” ujarnya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi salah satu bentuk kehadiran negara melalui Korps Brimob Polri dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, tidak hanya dalam penanganan darurat dan SAR, tetapi juga pada aspek pemulihan psikososial.

Diharapkan, di tahun 2026 proses pemulihan dan pembangunan kembali di wilayah terdampak bencana, khususnya di Kabupaten Agam, dapat berjalan lancar sehingga masyarakat dapat segera bangkit dan menjalani aktivitas kehidupan secara normal.

Sering Beraksi di Jakbar, Pencuri Spion Mobil ini Diringkus Polsek Grogol Petamburan

JAKARTA || jejakindonesia.id - Aksi pencurian spion mobil yang kerap meresahkan warga Jakarta Barat akhirnya berhasil diungkap oleh kepolisian.

Seorang pria berinisial AW diamankan oleh petugas setelah diduga menjadi spesialis pencurian spion mobil di sejumlah wilayah Jakarta Barat.

Kanit Reskrim Polsek Grogol Petamburan Polres Metro Jakarta Barat AKP Alexander Tengbunan menjelaskan bahwa penangkapan pelaku bermula saat AW kembali melancarkan aksinya di wilayah Grogol Petamburan pada 27 Desember 2025.

Berbekal laporan masyarakat dan hasil pemantauan, tim opsnal bergerak cepat dan berhasil mengamankan pelaku.

“Pelaku langsung kami amankan dan dibawa ke Polsek untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujar AKP Alexander saat dikonfirmasi, Minggu, 4/1/2026

Dari hasil pemeriksaan awal, AW mengakui telah berulang kali melakukan pencurian spion mobil di wilayah Jakarta Barat.

Pria yang diketahui berasal dari Lampung tersebut menyasar sejumlah kawasan, di antaranya Grogol Petamburan dan Cengkareng, dengan modus memanfaatkan kondisi kendaraan yang terparkir di pinggir jalan.

Saat ini, penanganan dan proses penyidikan terhadap pelaku masih dilakukan di Polsek Grogol Petamburan.

Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya*keterlibatan pelaku lain, mengingat dari pengakuan AW, beberapa aksi pencurian pernah dilakukan bersama rekannya.

“Kami masih melakukan pendalaman, apakah pelaku beraksi sendiri atau merupakan bagian dari kelompok,” tambah AKP Alexander.

Polisi mengimbau masyarakat agar tetap waspada, memarkir kendaraan di tempat yang aman, serta segera melapor atau menghubungi call center kepolisian di 110 apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

error: Content is protected !!