Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Januari 2026

Lapas Banyuwangi Perketat Pengawasan, Tes Urine Jadi Agenda Rutin Pencegahan Narkoba

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkotika. Sebagai langkah preventif, Lapas Banyuwangi kembali menggelar tes urine mendadak yang menyasar jajaran pegawai hingga perwakilan warga binaan, Rabu (7/1).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sahardjo ini merupakan bagian dari penguatan fungsi pengamanan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa menyatakan bahwa agenda ini merupakan langkah nyata untuk memastikan integritas petugas serta kedisiplinan warga binaan.

"Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi narkoba. Tes urine ini adalah agenda rutin yang kami lakukan secara acak dan mendadak untuk memastikan seluruh elemen di dalam Lapas tetap steril," ujarnya.

Satu per satu pegawai dan perwakilan warga binaan dari berbagai blok hunian diminta memberikan sampel urine dengan pengawasan ketat dari tim medis Lapas serta petugas pengamanan. Proses pengambilan sampel dilakukan secara transparan guna menghindari adanya manipulasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis, seluruh peserta tes yang terdiri dari unsur pegawai dan warga binaan dinyatakan negatif atau tidak mengonsumsi zat terlarang.

“Hasilnya negatif semua, baik pegawai maupun warga binaan,” ungkap Wayan.

Meskipun hasil menunjukkan nihil penyalahgunaan, pihak Lapas menegaskan tidak akan mengendurkan pengawasan. Selain tes urine, penggeledahan kamar hunian dan pemeriksaan ketat pada alur masuk barang serta pengunjung tetap menjadi prioritas utama.

"Hasil negatif ini sangat kami apresiasi. Ini membuktikan bahwa komitmen kami untuk mewujudkan Lapas Banyuwangi 'Bersinar' (Bersih dari Narkoba) berjalan dengan baik. Namun, kewaspadaan tetap kami tingkatkan setiap harinya," tambah Kalapas.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan stabilitas keamanan dan ketertiban di Lapas Banyuwangi tetap terjaga, sekaligus memberikan efek jera serta peringatan bagi siapa pun yang mencoba melanggar aturan terkait narkotika.

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Dirreskrimsus, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra Resmi Emban Amanah Baru

JAYAPURA || jejakindonesia.id — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, memimpin langsung upacara serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua, dari pejabat lama Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K, kepada pejabat baru Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. yang berlangsung khidmat di Aula Mapolda Papua, Selasa (tanggal menyesuaikan).

Upacara sertijab tersebut dihadiri oleh Wakapolda Papua, para Pejabat Utama Polda Papua, para Kapolres jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polri. Prosesi berlangsung dengan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan pengabdian sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Irjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin menyampaikan bahwa rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan kebutuhan organisasi untuk menjaga kesinambungan kinerja, penyegaran struktur, dan peningkatan profesionalisme institusi.

"Pergantian jabatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat sistem kerja, memperluas pengalaman kepemimpinan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin optimal,” tegas Kapolda Papua.

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata, atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Papua. Di bawah kepemimpinannya, penanganan berbagai perkara strategis yang menyangkut kejahatan ekonomi, korupsi, pertambangan ilegal, hingga tindak pidana khusus lainnya dinilai berjalan efektif dan profesional.

Sementara itu, kepada pejabat baru, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, Kapolda Papua menaruh harapan besar agar mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.

Kombes Pol. Dr. Rama dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif, komunikatif, dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta manajemen organisasi kepolisian. Rekam jejak kepemimpinannya selama ini memperlihatkan kemampuannya membangun soliditas internal, menjalin sinergi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan pendekatan kerja yang humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum.

Sebagai figur yang memiliki latar belakang akademik kuat dengan gelar doktor, Kombes Pol. Dr. Rama juga dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan analisis strategis, pengambilan keputusan berbasis data, serta penguatan sistem kerja yang modern dan terukur.

Dalam sambutan singkatnya, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya serta memperkuat peran Direktorat Reskrimsus sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana khusus di wilayah Papua.

"Saya siap melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun kerja tim yang solid, meningkatkan kapasitas personel, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses penyelidikan dan penyidikan guna menjawab tantangan kejahatan modern yang semakin dinamis.

Upacara sertijab ini menandai babak baru bagi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, dengan harapan di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, kinerja penegakan hukum akan semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan baru, sesi foto bersama, serta doa bersama sebagai wujud harapan akan kelancaran tugas dan keberhasilan kepemimpinan di masa mendatang.

Banyuwangi Minim Kaderisasi, Bupati Segera Beraksi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Kabupaten Banyuwangi sudah tidak asing lagi dikancah nasional maupun internasional. Banyuwangi dikenal dengan pariwisatanya dan juga tata kelola daerah dan pencapaian prestasi di bidang tata kelola birokrasi yang diakui nasional bahkan sering jadi percontohan daerah lain.

Banyuwangi terlihat maju pesat dan dikenal bisa dikata di era Bupati Anas. Mulai merilis bandara udara dan beberapa icon yang dibentuk olehnya bersama jajarannya tentunya, membuat nama Banyuwangi melejit positif. Komposisi jajaran era Bupati Anas bisa dikata cukup bagus, bisa memberikan komanda agar semua seirama, tentu meski ada minumnya karena tidak ada yang sempurna.

Kini di era Bupati Ipuk tentu sangat jauh berbeda. Hemat saya, kepemimpinan Bupati Ipuk lebih fleksibel, lebih bisa berbaur dengan lapisan bawah. Namun secara komposisi atau kaderisasi lamban atau mungkin memang tak jalan. Jiwa Leadership Bupati Ipuk sangat tepat untuk memberikan orkestrasi di lingkup birokrasi yang ia pimpin. Banyak jajaran yang cukup nyaman dan pas dengan alur pikir dan kepemimpinan Ipuk.

Minimnya kaderisasi di level pimpinan atau kepala dinas, sekretaris, tentunya Bupati Ipuk harus segera beraksi untuk melakukan evaluasi dan kaderisasi. Kami percaya Bupati Ipuk dan jajarannya akan membawa Banyuwangi tentunya masyarakat Banyuwangi lebih maju lebih baik lagi dan bisa nemepis isu bahwa ada sang mentor dibalik kesuksesan Bupati. Tentu sangat jauh berbeda, Bupati Ipuk lebih mengayomi, lebih bisa dekat dengan masyarakat tanpa ada batasan atau protokol yang ketat.

Tahun 2026, saatnya Bupati Ipuk dan jajaran kembali menunjukan taringnnya dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, memberikan program yang pro rakyat seperti yang sudah dijalankan tahun sebelumnya. Banyuwangi maju bukan karena pejabatnya saja, tapi masyarakatnya bersama pejabat saling berbaur dan bekerja sama.

Veri Kurniawan S.ST.,S.H ( Forum Analisis Kebijakan dan Pembangunan Daerah ( FOSKAPDA )

Bakti Kesehatan Satgas Yonif 521/DY Berikan Pelayanan Gratis Menjangkau Warga Papua di Daerah Terisolir

PAPUA || jejakindonesia.id - TNI secara rutin memberikan pelayanan kesehatan gratis di Papua melalui berbagai Satgas (Satuan Tugas) di wilayah pedalaman, seperti pemeriksaan umum, pengobatan penyakit ringan, pemberian vitamin, hingga penyuluhan hidup sehat untuk membantu masyarakat yang sulit akses fasilitas medis, mempererat hubungan dengan warga, dan mendukung kesejahteraan, dengan kegiatan yang bersifat 'door-to-door' atau mendatangi langsung kampung-kampung terpencil.

Satgas Yonif 521/DY Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kampung Muaranawa, guna meningkatkan kesehatan masyarakat di sekitar Pos yang berda di daerah terpencil diwilayah Distrik Airu, Kabupaten Jayapura, Papua.

“Pelayanan kesehatan secara door to door ini, merupakan kepedulian kami dan wujud bakti Satgas Yonif 521/DY untuk masyarakat Papua, guna membantu meringankan permasalahan kesehatan di wilayah penugasan.

Mama Olive (40) mewakili Seluruh masyarakat Kampung Amyu mengucapkan terima kasih dan merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan kesehatan gratis.

“Saya sangat senang, karena bapak TNI peduli dengan kesehatan kami di sini, apalagi saya yang sedang Asam Urat hampir sudah satu minggu pun merasa terbantu dengan adanya obat gratis yang abang berikan, sekali lagi saya sangat berterimakasih kepada bapak TNI yang hadir terus memperhatikan kami ,” ujar Mama Olive.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P, "Kunjungan 'Door-to-Door', Tim medis Satgas Yonif 521/DY mendatangi langsung rumah-rumah warga di kampung-kampung terpencil yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan."

Tim medis rela menempuh perjalanan jauh, termasuk berjalan kaki dan menyeberangi sungai, untuk menjangkau warga di daerah terisolir.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI dan membantu meringankan beban warga Papua yang membutuhkan perhatian medis, seperti yang disampaikan warga di berbagai wilayah penugasan.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Optimalkan Layanan Publik, Kapolda Bengkulu Tinjau Langsung Samsat dan Pos Lantas Simpang Lima

BENGKULU || jejakindonesia.id - Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, S.I.K., M.Si., melakukan peninjauan mendadak untuk memastikan kesiapan dan optimalisasi pelayanan publik bagi masyarakat pada Selasa (06/01/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 14.30 WIB ini menyasar dua lokasi strategis di Kota Bengkulu.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Kantor Layanan Samsat Provinsi Bengkulu di Jalan Raden Fatah, Kecamatan Selebar. Selanjutnya, Kapolda beserta rombongan bertolak menuju Pos Lalu Lintas Simpang Lima Polresta Bengkulu untuk mengecek kesiapsiagaan personel di pusat kota.

Dalam kunjungannya, Kapolda didampingi oleh Kasubdit Regident Ditlantas Polda Bengkulu, Kapolresta Bengkulu, serta Kepala BPKD Provinsi Bengkulu. Peninjauan diawali dengan pengecekan area registrasi dan identifikasi (Regident), proses pembayaran pajak kendaraan bermotor, hingga layanan SWDKLLJ.

Di sela-sela peninjauan, Irjen Pol. Mardiyono menyempatkan diri berdialog langsung dengan warga yang sedang mengurus administrasi kendaraan. Ia ingin memastikan bahwa proses pelayanan berjalan tertib, nyaman, tanpa pungutan liar, dan transparan.

"Pelayanan publik harus diberikan secara profesional dan humanis. Kecepatan, ketepatan, serta etika dalam melayani masyarakat menjadi cerminan kualitas institusi Polri," tegas Kapolda Bengkulu.

Selain aspek prosedur, Kapolda juga menyoroti sikap tampang petugas, kerapian seragam, hingga kebersihan lingkungan kantor. Menurutnya, respons cepat personel dalam melayani aduan atau kebutuhan masyarakat adalah indikator utama keberhasilan pelayanan.

Usai dari Samsat, pengecekan dilanjutkan ke Pos Polisi Simpang Lima. Di sana, Kapolda memeriksa kelayakan sarana prasarana, kondisi kendaraan dinas, serta kesiapan operasional anggota dalam mengatur kelancaran arus lalu lintas di kawasan padat tersebut.

Menutup rangkaian kegiatan, Kapolda Bengkulu menegaskan bahwa setiap anggota Polri merupakan representasi kehadiran negara di tengah masyarakat. Ia berharap, melalui optimalisasi layanan ini, masyarakat dapat merasakan manfaat nyata dari kehadiran Polri yang responsif dan melayani.

error: Content is protected !!