We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Januari 2026

Sempat Terdampak Angin Puting Beliung, Gedung DPRD Bojonegoro Kini Kembali Normal

BOJONEGORO || jejakindonesia.id - Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro dipastikan telah kembali normal dan aman digunakan, setelah sebelumnya sempat mengalami kerusakan akibat angin puting beliung yang disertai hujan deras.

Kerusakan tersebut terjadi ketika cuaca ekstrem melanda wilayah Bojonegoro. Angin kencang menyebabkan sejumlah genteng di atap gedung bergeser, sehingga air hujan masuk melalui celah atap dan merembes ke bagian plafon. Kondisi itu mengakibatkan sebagian plafon ruang paripurna ambrol.

Beruntung, kejadian tersebut terjadi di luar jam kegiatan DPRD sehingga tidak menimbulkan korban jiwa dan tidak mengganggu jalannya agenda kedewanan.

Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro, Abdullah Umar, menegaskan bahwa seluruh kerusakan telah ditangani dengan cepat dan saat ini gedung DPRD sudah dapat difungsikan kembali secara normal.

"Perlu kami sampaikan kepada masyarakat bahwa kondisi gedung DPRD saat ini sudah dibenahi dan kembali seperti sedia kala. Kerusakan yang terjadi sebelumnya murni disebabkan oleh angin puting beliung,"ujar Abdullah Umar.

Ia menjelaskan, pergeseran genteng akibat angin kencang menjadi penyebab utama masuknya air hujan ke dalam bangunan.

"Angin puting beliung membuat beberapa genteng bergeser. Air kemudian masuk lewat plafon dan menyebabkan plafon ambrol. Begitu kejadian, langsung kami lakukan penanganan," jelasnya.

Pasca kejadian, DPRD Bojonegoro bersama sekretariat dan dinas teknis terkait segera melakukan langkah-langkah perbaikan. Penanganan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembenahan genteng yang bergeser, pengeringan area terdampak, hingga penggantian plafon yang rusak.

"Genteng sudah diperbaiki, plafon yang rusak juga sudah diganti. Saat ini seluruh ruangan aman dan bisa digunakan kembali," tegas Abdullah Umar.

Meski sempat terjadi kerusakan, Abdullah Umar memastikan bahwa kinerja dan pelayanan DPRD kepada masyarakat tidak terganggu. Selama proses perbaikan, kegiatan rapat dan agenda kedewanan tetap berjalan dengan penyesuaian tempat.

"Kami pastikan seluruh agenda DPRD tetap berjalan. Pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, karena itu menjadi prioritas kami," ucapnya.

Kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi DPRD Bojonegoro untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, termasuk pengecekan rutin kondisi atap dan struktur bangunan gedung publik.

DPRD juga mengimbau masyarakat agar tidak khawatir, serta memastikan bahwa Gedung DPRD Bojonegoro berada dalam kondisi aman, terkendali, dan siap digunakan untuk mendukung tugas-tugas legislatif.
(Redho)

PW-FRN Banyuwangi Lepas Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra dengan Penuh Haru, Kompak Kenakan T-Shirt “SANG MOTIVATOR”

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Farewell Parade Kapolresta Banyuwangi bukan sekadar seremoni serah terima jabatan. Momen pelepasan Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. justru menjelma menjadi peristiwa emosional dan sarat makna, khususnya bagi Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW-FRN) DPW Banyuwangi, organisasi pers yang mengusung slogan Counter Berita Polri.

Bagi internal PW-FRN Banyuwangi, sosok Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra bukan hanya seorang pimpinan kepolisian, melainkan figur inspiratif yang lekat dengan julukan “SANG MOTIVATOR", sebuah panggilan yang lahir dari kedekatan, keteladanan, dan dukungan nyata beliau terhadap insan pers.

Perwira menengah Polri yang dikenal humanis, tegas, dan komunikatif tersebut resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kapolresta Banyuwangi untuk mengemban amanah baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua.

Ketua PW-FRN DPW Banyuwangi, Agus Samiaji, tak mampu menyembunyikan rasa haru mendalam. Ia menyampaikan bahwa kepergian Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra meninggalkan jejak emosional yang kuat bagi insan pers di Banyuwangi.

“Kami merasa sangat kehilangan. Beliau bukan hanya Kapolresta, tetapi figur yang membangun komunikasi, memberi motivasi, dan membuka ruang kolaborasi yang sehat antara kepolisian dan insan pers,” ungkap Agus Samiaji, Sabtu (10/1/2026) sore.

Selama menjabat, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra dikenal dekat dengan wartawan, responsif terhadap masukan, serta tegas dalam penegakan hukum tanpa meninggalkan sisi kemanusiaan.

Suasana haru menyelimuti Mapolresta Banyuwangi saat prosesi pelepasan dimulai dengan tradisi pedang pora, sebuah penghormatan sakral bagi setiap pimpinan Polri yang berpindah tugas.

Didampingi istri tercinta, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra melangkah perlahan menyusuri barisan personel Polresta Banyuwangi yang berjejer rapi. Tatapan mata, tepuk tangan, dan isak tangis yang tertahan menjadi saksi betapa dalamnya kesan yang beliau tinggalkan.

Momen paling menyentuh terjadi ketika seluruh pengurus dan anggota PW-FRN Banyuwangi kompak mengenakan T-shirt hitam bertuliskan “SANG MOTIVATOR”. Aksi tersebut menjadi simbol penghormatan, rasa terima kasih, sekaligus ikatan emosional antara insan pers dengan sosok pemimpin yang telah menginspirasi mereka.

Isak tangis tak terbendung saat Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra hendak memasuki kendaraan yang akan mengantarkannya menuju penugasan baru. Pelukan, lambaian tangan, dan doa mengiringi kepergian beliau menuju Papua.

Bagi PW-FRN Banyuwangi dan masyarakat luas, Kombes Pol Dr. Rama Samtama Putra akan selalu dikenang sebagai pemimpin yang mampu mengayomi, memotivasi, dan membangun sinergi lintas elemen

Pelepasan ini bukan akhir dari cerita, melainkan awal dari pengabdian baru. Banyuwangi mungkin melepas, namun nilai keteladanan dan semangat “SANG MOTIVATOR ” akan terus hidup di hati insan pers dan masyarakat. (rag)

Kapolresta Banyuwangi Baru Ajak Personel Jaga Sholat Lima Waktu, Momentum Farewell Parade Penuh Makna Spiritual

BANYUWANGI || jejakindonesia.id — Momentum Farewell Parade Kapolresta Banyuwangi bukan hanya menjadi ajang serah terima kepemimpinan, tetapi juga diwarnai pesan spiritual yang kuat. Usai parade pelepasan jabatan dari Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. kepada Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., seluruh jajaran melaksanakan Sholat Dzuhur berjamaah di Masjid Roudhotul Jannah Polresta Banyuwangi, Sabtu (10/1/2026).

Sholat berjamaah tersebut menjadi simbol bahwa nilai keimanan dan kedisiplinan ibadah tetap menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas kepolisian, terlebih di tengah dinamika dan tantangan tugas yang semakin kompleks.

Usai sholat, Kapolresta Banyuwangi yang baru, Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, menyampaikan tausiah singkat di hadapan para jamaah. Ia menekankan bahwa sholat lima waktu bukan sekadar kewajiban ritual, melainkan pondasi moral, disiplin, dan pengendalian diri bagi setiap anggota Polri.

“Sholat lima waktu adalah pengingat utama bagi kita semua. Di tengah kesibukan tugas, jangan sampai kita lalai. Dari sholat, lahir ketenangan, kejujuran, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah,” tegasnya.

Menurutnya, konsistensi dalam ibadah akan berdampak langsung pada kualitas pelayanan kepada masyarakat. Personel yang menjaga hubungan dengan Allah SWT, kata dia, akan lebih mampu menjaga integritas, etika, serta profesionalisme di lapangan.

Pesan senada juga disampaikan oleh Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, yang kini resmi mengemban jabatan baru sebagai Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua. Dalam penyampaiannya, Rama menegaskan bahwa kesuksesan dalam karier dan kepemimpinan tidak bisa dilepaskan dari kedisiplinan ibadah, khususnya sholat lima waktu.

“Jabatan boleh berganti, tempat tugas bisa berpindah, tetapi sholat lima waktu harus tetap menjadi prioritas utama. Dari sanalah kita belajar disiplin waktu, keikhlasan, dan keteguhan hati,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh anggota Polresta Banyuwangi untuk menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan mental dan spiritual, sehingga kekuatan moral personel tetap terjaga dalam menghadapi berbagai godaan dan tantangan tugas.

Kegiatan sholat berjamaah ini pun menjadi penutup yang sarat makna dalam rangkaian Farewell Parade. Selain menandai estafet kepemimpinan Kapolresta Banyuwangi, momen tersebut menegaskan komitmen institusi kepolisian dalam membangun SDM yang profesional sekaligus religius, sejalan dengan nilai-nilai pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (rag)

Sambut Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia, Satgas Yonif 643/Wns Tanam Ribuan Bibit Pohon

KEEROM || jejakindonesia.id – Dalam rangka menyambut Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia yang diperingati setiap Tanggal 10 Januari, Koops Swasembada melalui Satgas Yonif 643/Wns melaksanakan kegiatan penanaman Ribuan Bibit Pohon berbagai jenis dibeberapa lahan kampung binaan Satgas Yonif 643/Wns, Kab. Keerom, Prov. Papua, Sabtu (10/1/2026).

Direncanakan penanaman bibit pohon oleh Satgas 643/Wns berlokasi dibeberapa lahan diantaranya di Kampung Mosso, Kampung Skopro, Kampung Yetti, Kampung Ampas dan Skouw.

Selain Satgas Yonif 643/Wns, kegiatan penanaman pohon yang diprakarsai oleh Koops Swasembada ini juga melibatkan Satgas Yonif 121/MK yang direncanakan akan menanam ribuan bibit pohon berbagai jenis di lahan Kampung Yabanda, Distrik Yaffi.

Adapun beberapa jenis bibit pohon yang merupakan dukungan dari Koops Swasembada diantaranya yaitu bibit pohon kayu besi, bibit pohon pinang, bibit pohon matoa, bibit pohon pete, bibit pohon asam, bibit pohon salam dan bibit pohon pucuk merah.

Dalam pelaksanaannya, penanaman bibit pohon tersebut serentak dijadwalkan pada hari Sabtu, 10 Januari 2026 dengan dihadiri langsung oleh Wapangkoops Swasembada Brigjen TNI Wulang Nur Yudhanto, S.E., M.M., M.Han. didampingi para Asisten Koops, para Kasi Koops, Forkopimda Kab. Keerom dan tamu undangan lainnya (para pemangku kepentingan) serta masyarakat di masing-masing lokasi penanaman bibit pohon tersebut.

Kegiatan ini berfokus pada pemulihan dan menjaga keseimbangan ekosistem. Penanaman juga dilakukan di atas lahan kosong yang merupakan langkah awal untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pohon bagi lingkungan, mencegah pemanasan global dan mencegah tanah longsor.

Dansatgas Yonif 643/Wns Letkol Inf Adhi Sumarno, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bibit pohon ini merupakan wujud komitmen TNI dalam mendukung gerakan pelestarian lingkungan serta mengembalikan fungsi lahan agar kembali hijau dan produktif.

"Penanaman ribuan bibit pohon ini merupakan upaya pemulihan penghijauan dan pelestarian lingkungan. Maka dari itu kita bersama-sama bertanggung jawab untuk menjaga serta merawatnya,” pungkasnya.

Matias Hip (66), perwakilan salah satu masyarakat mengucapkan terima kasih dan menyambut positif kegiatan penanaman bibit pohon tersebut serta menunjukkan antusiasme terhadap upaya penghijauan yang dinilai mampu memberikan dampak jangka panjang dan dapat meningkatkan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.

"Kami masyarakat mendukung Hari Gerakan Satu Juta Pohon Sedunia yang secara langsung berperan aktif dalam menciptakan lingkungan hijau, sehat dan berkelanjutan bagi generasi mendatang," pungkasnya.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 643/WNS)

Polda Kepri Peringati Hari Lingkungan Hidup Indonesia Dorong Kepedulian Dan Penghijauan

BATAM || jejakindonesia.id – Kepolisian Daerah Kepulauan Riau memperingati Hari Lingkungan Hidup Indonesia (HLHI) atau Hari Gerakan Satu Juta Pohon (HGSP) yang diperingati setiap 10 Januari, sebagai momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam dan mendorong aksi nyata penghijauan.

Kapolda Kepri Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H. melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menegaskan bahwa pelestarian lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, sejalan dengan upaya mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat yang berkelanjutan.

“Lingkungan yang lestari berpengaruh langsung terhadap kualitas hidup masyarakat. Kepedulian terhadap alam harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga kebersihan, menanam pohon, serta mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” ujar Kabid Humas.

Peringatan HLHI ini juga selaras dengan semangat global perlindungan lingkungan, termasuk tema pengendalian polusi plastik yang kerap diangkat dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, sebagai pengingat bahwa persoalan lingkungan merupakan isu bersama lintas negara.

Polda Kepri berkomitmen untuk terus mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui edukasi, sosialisasi kepada masyarakat, serta penegakan hukum terhadap setiap perbuatan yang berdampak pada kerusakan lingkungan.

Melalui peringatan Hari Lingkungan Hidup Indonesia ini, diharapkan tumbuh kesadaran kolektif masyarakat untuk berperan aktif menjaga alam demi keberlangsungan kehidupan generasi masa depan.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabid Humas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

error: Content is protected !!