We're open Closes at 5:00 pm

Bulan: Januari 2026

Kerja Bakti Tanpa Lelah, Brimob Polda Sumut Terus Pulihkan Rumah Warga dan Rumah Ibadah Pascabencana di Tapanuli Selatan

SUMUT || jejakindonesia.id - Sebagai wujud nyata pengabdian dan kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana alam, Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melalui personel Batalyon C kembali melaksanakan kerja bakti sinergitas dalam rangka penanggulangan bencana dan misi kemanusiaan pasca terjadinya tanah longsor dan banjir bandang di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2025, dengan lokasi kegiatan meliputi Desa Aek Ngadol dan Desa Huta Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Aksi ini dipimpin langsung oleh Komandan Kompi 1 Penugasan Batalyon C, AKP Januar Fazhari, S.H., yang turun langsung ke lapangan bersama para personel.

Fokus utama kegiatan adalah pembersihan rumah warga dan rumah ibadah yang terdampak timbunan lumpur, pasir, dan material sisa bencana. Sejak awal kejadian, kondisi tersebut sangat menghambat aktivitas warga dan memerlukan penanganan cepat serta berkelanjutan.

Adapun objek pembersihan meliputi dua unit rumah warga, yakni rumah milik Bapak Bukka Parulian Sitanggang yang telah memasuki hari ketiga pengerjaan, serta rumah Bapak Sahrul Nasution yang telah memasuki hari kedua pengerjaan. Selain itu, personel Brimob juga melaksanakan pembersihan Masjid Raya Subulul Ubudyah, sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas ibadah masyarakat.

Brimob Polda Sumut Terus Bergerak Pulihkan Kehidupan Warga Pascabencana di Batang Toru

SUMUT || jejakindonesia.id - Komitmen Satuan Brimob Polda Sumatera Utara dalam menjalankan misi kemanusiaan kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di wilayah terdampak bencana alam tanah longsor dan banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Selatan. Melalui personel Batalyon C, Brimob Polda Sumut melaksanakan kerja bakti sinergitas dalam rangka penanggulangan bencana sebagai upaya berkelanjutan memulihkan kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 10 Januari 2026, berlokasi di Desa Huta Godang dan Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru. Aksi kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Komandan Peleton Penugasan IPTU Deny Lius Tarigan, S.H., yang turut mengoordinasikan personel di lapangan dengan penuh tanggung jawab dan kepedulian.

Dalam kegiatan tersebut, personel Batalyon C melanjutkan pembersihan satu unit rumah warga dan sumur rumah yang terdampak material pasir, kayu, dan batu akibat banjir bandang. Tidak hanya itu, Brimob Polda Sumut juga melaksanakan pembuatan MCK untuk rumah ibadah (masjid), penggalian sumur untuk kebutuhan umum, serta pembuatan ball tank air guna mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Adapun objek kegiatan meliputi rumah dan sumur milik Bapak Sekemendi Manalu, serta pembangunan MCK di Masjid At-Taqwa Muhammadiyah. Seluruh kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat kembali menjalani kehidupan secara layak pascabencana, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan dasar seperti sanitasi dan air bersih.

Pembersihan rumah Bapak Sekemendi Manalu dipimpin oleh Aipda Leo Simanjuntak dengan melibatkan 7 personel. Hingga saat ini, proses pembersihan lumpur dan pasir di bagian dalam dan luar rumah telah mencapai sekitar 70 persen, dan akan terus dilanjutkan hingga tuntas.

Sementara itu, penggalian sumur untuk umum dan pembuatan ball tank air dipimpin oleh Briptu Jose Batubara bersama 5 personel. Proses pengerjaan berjalan aman dan lancar dengan capaian pekerjaan sekitar 74 persen, yang diharapkan dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.

Untuk pembuatan MCK Masjid At-Taqwa Muhammadiyah, kegiatan dipimpin oleh Bripka Arief Lubis dengan 3 personel, dan hingga saat ini progres pekerjaan telah mencapai 30 persen. Pembangunan fasilitas ini diharapkan dapat menunjang kebersihan dan kenyamanan jamaah dalam menjalankan ibadah.

Selain itu, personel Brimob juga melaksanakan pengurasan air sumur warga milik Bapak April Manalu yang terdampak lumpur akibat banjir bandang. Kegiatan yang dipimpin oleh Brigpol Rocky Aritonang bersama 3 personel ini berhasil diselesaikan, sehingga air sumur yang sebelumnya keruh dan berbau dapat kembali digunakan.

Wakapolda Jambi Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi Jambi dan Pembukaan Mukerda 2026

JAMBI || jejakindonesia.id — Wakapolda Jambi Brigjen Pol M. Mustaqim, S.I.K. menghadiri kegiatan Pengukuhan Dewan Pimpinan, Komisi dan Lembaga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Jambi Masa Khidmat 2025–2030 sekaligus Pembukaan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) MUI Provinsi Jambi Tahun 2026, yang digelar pada Sabtu malam (10/1/2026)

Kegiatan yang dilaksanakan di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi tersebut mengusung tema “Penguatan Peran Ulama dalam Menjaga Akidah, Akhlak dan Persatuan Umat di Era Transformasi Digital”.

Hadir pada kegiatan tersebut Gubernur Jambi H. Al Haris, Wakil Sekjen MUI Pusat K.H. Arif Fahrudin, Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf, M.Hi., Anggota DPR RI Komisi VIII Drs. H. Hasan Basri Agus, Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi Dr. H. Mahbub Daryanto, unsur TNI, serta para pengurus dan undangan lainnya

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, laporan ketua panitia, pembacaan Surat Keputusan DPP MUI, hingga prosesi pelantikan Pengurus MUI Provinsi Jambi Masa Khidmat 2025–2030.

Ketua MUI Provinsi Jambi Dr. H. Umar Yusuf, M.Hi. dalam sambutannya menegaskan bahwa MUI merupakan mitra strategis pemerintah dalam menjaga akidah, akhlak, dan persatuan umat, khususnya di tengah derasnya arus transformasi digital.

Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menyebutkan bahwa melalui Mukerda MUI Provinsi Jambi dapat menghasilkan program-program yang visioner, konstruktif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

" Polda Jambi tentunya akan selalu ikut serta mendukung program-progam pemerintah agar dapat terlaksana dengan baik dan situasi Kamtibmas dapat terjaga dengan damai. " ujar Kabid Humas Polda Jambi

#jambi #poldajambi #kapoldajambi #irjenpolkrisnosiregar #jambi #polriuntukmasyarakat #polripresisi #powerisforservice

Minggu Kasih Polres Simalungun: Polsek Tanah Jawa Salurkan Sembako kepada Warga Kurang Mampu

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Hari Minggu bukan berarti Polri libur berbagi kebaikan. Polres Simalungun melalui Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra bersama jajaran personel menggelar program "Minggu Kasih" dengan menyalurkan paket sembako lengkap kepada warga kurang mampu di Huta I, Nagori Bah Jambi III, Kecamatan Tanah Jawa. Dua ibu rumah tangga, Ibu Helen Br. Pakpahan dan Ibu Sorta Br Gultom, menjadi penerima bantuan yang sangat bersyukur atas perhatian Polri.

Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba menjelaskan, program Minggu Kasih merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat. "Polri untuk rakyat bukan hanya slogan kosong. Kami buktikan dengan turun langsung ke tengah masyarakat, berbagi dengan mereka yang membutuhkan. Ini yang namanya polisi humanis," ujar Verry saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Kegiatan Minggu Kasih dilaksanakan pada Minggu pagi (11/1/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Lokasi yang dikunjungi adalah Huta I, Nagori Bah Jambi III, Kecamatan Tanah Jawa, sebuah area perkebunan yang dihuni banyak warga dengan ekonomi menengah ke bawah.

"Kami sengaja memilih warga di area perkebunan karena di sana banyak yang hidupnya sangat sederhana dan membutuhkan bantuan. Kami ingin hadir untuk mereka," jelas Verry.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra langsung memimpin rombongan, didampingi oleh Panit I Sabhara Ipda A. Manik, Pjs Panit I Binmas Aiptu M. Sihombing, Aiptu M Nasution, ASN Suhendra, dan Bhabinkamtibmas Gamot Huta I L Silaban.

"Kehadiran Pak Kapolsek secara langsung menunjukkan bahwa beliau sangat peduli dengan rakyat kecil. Beliau tidak menyuruh anak buah, tapi turun langsung," ungkap Verry dengan penuh apresiasi.

Paket sembako yang diserahkan sangat lengkap dan berkualitas. Terdiri dari beras 1 goni timbangan 5 kg, telur 1 kotak, Supermi 5 bungkus, teh 1 kotak, susu 1 kaleng, gula 1 kg, dan minyak makan 1 kg.

"Paket sembako ini sangat membantu untuk kebutuhan sehari-hari. Kami tidak asal memberikan, tapi memastikan isinya benar-benar bermanfaat untuk mereka," jelas Verry.

Dua penerima bantuan, Ibu Helen Br. Pakpahan dan Ibu Sorta Br Gultom, adalah warga yang memang sangat membutuhkan bantuan. Mereka adalah ibu rumah tangga dengan ekonomi yang pas-pasan.

"Kedua ibu ini dipilih karena mereka memang benar-benar membutuhkan. Kami tidak asal memberi, tapi melakukan survei dulu untuk memastikan bantuan tepat sasaran," ungkap Verry.

Saat menerima bantuan, kedua ibu tersebut sangat terharu. Air mata bahagia mengalir di pipi mereka karena tidak menyangka akan mendapat perhatian dari polisi.

"Mereka sangat terharu. Ibu Helen dan Ibu Sorta bilang tidak pernah menyangka polisi datang ke rumah mereka untuk memberikan bantuan. Ini momen yang sangat menyentuh hati," jelas Verry menggambarkan suasana penyerahan bantuan.

Kapolsek Kompol Asmon Bufitra menyampaikan bahwa kegiatan Minggu Kasih bukan sekadar memberikan sembako, tapi juga membangun silaturahmi dengan warga.

"Pak Kapolsek menekankan bahwa Polri ingin dekat dengan rakyat. Kami tidak hanya datang saat ada masalah, tapi juga datang untuk berbagi kebahagiaan dan meringankan beban mereka," ungkap Verry.

Kompol Asmon juga sempat bercengkerama dengan kedua ibu tersebut, menanyakan kondisi keluarga, dan memberikan motivasi agar tetap semangat menjalani hidup.

"Pak Kapolsek tidak hanya serah terima lalu pergi. Beliau duduk, ngobrol, mendengarkan cerita mereka, memberikan motivasi. Ini polisi yang benar-benar humanis," jelas Verry.

Kegiatan Minggu Kasih ini juga menjadi kesempatan bagi Bhabinkamtibmas untuk lebih mendekatkan diri dengan warga.

"Bhabinkamtibmas Gamot ikut serta karena beliau yang lebih tahu kondisi warga di wilayahnya. Beliau yang menyarankan kedua ibu ini sebagai penerima bantuan," ungkap Verry.

Selain menyerahkan sembako, personel Polsek Tanah Jawa juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga. Mereka mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan dan melaporkan jika ada gangguan kamtibmas.

"Kami sampaikan bahwa warga bisa hubungi 110 kapan saja jika ada gangguan keamanan. Polri siap melayani 24 jam," jelas Verry.

Warga sekitar yang menyaksikan penyerahan bantuan juga turut senang dan mengapresiasi kepedulian Polsek Tanah Jawa.

"Warga sekitar sangat senang melihat ada polisi yang peduli dengan tetangga mereka yang kurang mampu. Mereka bilang ini polisi yang benar-benar untuk rakyat," ungkap Verry.

Pelaksanaan kegiatan Minggu Kasih berjalan dengan lancar, aman, dan baik. Tidak ada hambatan atau gangguan selama kegiatan berlangsung.

"Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Situasi aman dan kondusif. Warga sangat kooperatif dan senang dengan kehadiran kami," lapor Verry.

Cuaca cerah yang mengiringi kegiatan turut mendukung kelancaran program Minggu Kasih.

"Cuaca cerah seperti melambangkan harapan cerah bagi kedua ibu yang menerima bantuan. Semoga kehidupan mereka semakin membaik," ujar Verry.

Verry menegaskan bahwa program Minggu Kasih akan terus dilakukan secara rutin oleh Polsek Tanah Jawa dan polsek-polsek lainnya di wilayah Polres Simalungun.

"Ini bukan program sekali jalan. Kami akan terus berbagi dengan masyarakat yang membutuhkan. Minggu Kasih, Jumat Berkah, dan program sosial lainnya akan terus kami lakukan," tegasnya.

Kapolsek Tanah Jawa Kompol Asmon Bufitra menjadi contoh nyata pemimpin yang peduli dengan rakyat kecil.

"Pak Kapolsek adalah role model bagi anak buahnya. Beliau tidak hanya memerintah, tapi memberi contoh langsung bagaimana cara melayani masyarakat dengan sepenuh hati," puji Verry.

Polres Simalungun mengajak seluruh jajaran kepolisian untuk terus mendekatkan diri dengan masyarakat melalui berbagai program sosial. "Mari kita wujudkan Polri yang dicintai rakyat dengan aksi nyata, bukan hanya kata-kata," ajak Verry kepada seluruh anggota Polri.

Kanit Gakkum Polres Simalungun Pimpin Blue Light Patrol, Patroli Minggu Pagi Cegah Kecelakaan dan Kejahatan Jalanan

SIMALUNGUN || jejakindonesia.id - Hari Minggu bukan berarti polisi libur menjaga keamanan jalan raya. Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Simalungun Ipda Yancen Hutabarat memimpin langsung kegiatan Blue Light Patrol (BLP) di Jalan Jurusan Pematang Siantar-Parapat. Dengan semangat menggebu, beliau bersama tim turun ke jalan untuk mengantisipasi kejahatan jalanan, balap liar, dan menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Simalungun.

Saat dikonfirmasi, Minggu (11/1/2026) sekitar pukul 12.30 WIB, Kanit Gakkum Ipda Yancen Hutabarat menjelaskan bahwa penegakan hukum lalu lintas tidak mengenal hari libur. "Kami hadir untuk melindungi masyarakat. Minggu atau hari biasa, tugas kami tetap sama: memastikan jalan raya aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan," ujar Yancen dengan tegas.

Kegiatan Blue Light Patrol dilaksanakan pada Minggu pagi (11/1/2026) mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai. Rute patroli yang dipilih adalah Jalan Jurusan Pematang Siantar-Parapat, sebuah jalur utama yang sangat ramai dilalui kendaraan, terutama di akhir pekan.

"Jalur Pematang Siantar-Parapat sangat padat di hari Minggu. Banyak wisatawan yang menuju Danau Toba atau sebaliknya. Kami harus pastikan perjalanan mereka aman," jelas Yancen menjelaskan alasan pemilihan rute.

Tim yang dipimpin langsung oleh Kanit Gakkum terdiri dari lima personel pilihan: Aiptu Jhon Purba, Aipda Bambang Dermawan, Bripka Z. Kemit, dan Brigadir Eko Reynaldo S. Mereka berpatroli dengan kendaraan patroli yang dilengkapi lampu biru (blue light) yang sangat mencolok.

"Tim kami sangat solid. Mereka berpengalaman dan tahu betul bagaimana mengamankan jalan raya. Kehadiran blue light memberikan efek psikologis positif bagi pengendara untuk tertib," ungkap Yancen.

Selama patroli, tim tidak hanya fokus pada penindakan pelanggaran. Yang lebih penting, mereka melakukan edukasi dan himbauan langsung kepada para pengemudi kendaraan di lapangan.

"Kami tidak langsung menindak. Kami lebih dulu mengedukasi, menghimbau agar senantiasa tertib berlalu lintas dan mematuhi aturan yang berlaku demi keselamatan berkendara bersama," jelas Yancen.

Tim Gakkum mengajak para pengemudi untuk disiplin dalam berkendara. Yancen menekankan bahwa disiplin dalam berlalu lintas sangatlah penting karena dapat membantu memberikan keringanan saat berkendara.

"Disiplin itu kunci keselamatan. Kalau semua tertib, tidak ada yang ugal-ugalan, pasti kecelakaan bisa diminimalkan. Ini upaya Polri untuk menjamin keselamatan sehingga masyarakat tetap merasa aman dan nyaman," ungkap Yancen.

Yancen juga mengingatkan konsekuensi hukum bagi pengendara yang lalai. Kelalaian dalam berkendara yang mengakibatkan kecelakaan hingga hilangnya nyawa orang lain dapat diancam pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda maksimal Rp12 juta sesuai Pasal 310 ayat (4) UU LLAJ.

"Ini bukan main-main. Kalau karena kelalaian Anda ada orang yang meninggal, Anda bisa dipenjara 6 tahun. Makanya kami terus mengingatkan agar berkendara dengan hati-hati," tegas Yancen.

Petugas Gakkum secara rutin melaksanakan patroli preventif dan Blue Light Patrol di titik-titik strategis untuk memastikan keamanan serta kenyamanan seluruh pengguna jalan.

"Patroli ini kami lakukan rutin, tidak hanya Minggu. Kami ingin memberikan rasa aman kepada masyarakat bahwa Polri selalu hadir di jalan raya," jelas Yancen.

Tujuan utama Blue Light Patrol adalah mengantisipasi kejahatan jalanan seperti balap liar dan begal, serta menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum Polres Simalungun.

"Balap liar dan begal masih menjadi masalah. Dengan patroli yang intensif, kami ingin memberikan efek jera dan membuat pelaku berpikir dua kali sebelum beraksi," ungkap Yancen.

Berkat kerja keras tim, hasil yang dicapai sangat memuaskan. Terciptanya situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas yang kondusif. Informasi tentang situasi kondisi jalan juga tersampaikan kepada pengguna jalan.

"Tidak ditemukan pelanggaran berat dan kecelakaan lalu lintas selama patroli. Tidak ada juga balap liar dan kejahatan jalanan. Ini hasil yang membanggakan," lapor Yancen.

Cuaca cerah yang mengiringi kegiatan patroli turut mendukung kelancaran tugas.

"Cuaca cerah memudahkan kami berpatroli dan berinteraksi dengan pengendara. Visibilitas bagus, semua berjalan lancar," jelas Yancen.

Tim Gakkum juga menyampaikan berbagai himbauan penting untuk mencegah kecelakaan lalu lintas di awal tahun 2026. Himbauan pertama adalah tentang kesiapan kendaraan dan pengendara.

"Periksa kelayakan kendaraan sebelum berangkat. Rem, ban, lampu, mesin harus dalam kondisi baik. Gunakan helm SNI untuk motor dan sabuk pengaman untuk mobil. Jangan memaksakan berkendara jika mengantuk atau lelah," ujar Yancen.

Himbauan kedua adalah tentang etika dan aturan di jalan raya. "Patuhi batas kecepatan. Mengurangi kecepatan 10% saja bisa menurunkan risiko fatalitas kecelakaan secara signifikan. Jaga jarak aman, jangan melawan arus, dan hindari penggunaan ponsel saat berkendara," jelas Yancen.

Himbauan ketiga adalah kewaspadaan terhadap faktor lingkungan. "Waspadai titik-titik rawan kecelakaan yang sudah dipasang rambu himbauan. Tetap berhati-hati saat berkendara di malam hari atau saat jalan licin akibat hujan," ungkap Yancen.

Yancen menegaskan bahwa patroli Blue Light akan terus dilakukan secara rutin dan intensif.

"Kami tidak akan berhenti. Selama masih ada pelanggaran, selama masih ada kecelakaan, kami akan terus turun ke jalan. Polri berkomitmen untuk menciptakan jalan raya yang aman bagi semua," tegasnya.

Polres Simalungun mengajak seluruh pengguna jalan untuk selalu tertib berlalu lintas dan mendukung upaya Polri dalam menjaga keselamatan. "Mari bersama ciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita semua," ajak Yancen kepada seluruh masyarakat Simalungun.

error: Content is protected !!