Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Video

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polsek Palmerah Polres Metro Jakarta Barat menggelar pembukaan lomba tenis meja yang berlangsung di Gedung Tinggi Polsek Palmerah, Jalan Palmerah Barat III No. 1, Jakarta Barat, Senin (22/6/2026).

Kegiatan olahraga yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakapolsek Palmerah AKP Imam Agus Santoso dan diikuti oleh 16 tim yang akan bertanding memperebutkan gelar juara dalam rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta menumbuhkan semangat sportivitas di lingkungan Polsek Palmerah.

Dalam suasana penuh keakraban, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi saat mengikuti pertandingan yang langsung dimulai usai seremoni pembukaan.

Babak pertandingan berlangsung hingga semifinal, sementara partai final dijadwalkan akan digelar pada 1 Juli 2026 mendatang.

Kapolsek Palmerah AKP Parman B.M. Nainggolan, S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan olahraga dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 ini merupakan bagian dari upaya membangun kebersamaan, menjaga kesehatan, serta memperkuat soliditas dan sinergitas antar personel.

“Momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi ajang refleksi pengabdian Polri kepada masyarakat, tetapi juga kesempatan untuk mempererat rasa kebersamaan, kekeluargaan, dan sportivitas melalui kegiatan positif seperti olahraga,” ujarnya.

Melalui turnamen tenis meja ini, diharapkan semangat kebersamaan yang terjalin dapat semakin memperkuat kekompakan dalam pelaksanaan tugas melayani, melindungi, dan mengayomi masyarakat.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kekeluargaan, mencerminkan nilai-nilai Bhayangkara yang humanis, solid, dan dekat dengan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

SIBOLGA || Jejak-indonesia.id — Tim Opsnal Satreskrim Polres Sibolga berhasil mengungkap kasus pencurian yang menimpa seorang pedagang roti bolen di Kota Sibolga. Seorang pria berinisial ES alias Edison (42) ditangkap kurang dari 24 jam setelah diduga membawa kabur dua unit telepon genggam dan sebuah power bank milik korban.

Pelaku diamankan pada Sabtu (20/6/2026) sekitar pukul 06.30 WIB di sebuah rumah kontrakan di Jalan Sibolga Baru, Kelurahan Pancuran Pinang, Kecamatan Sibolga Sambas, Kota Sibolga.

Penangkapan dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai keberadaan pelaku yang diduga terlibat dalam tindak pidana pencurian berdasarkan laporan polisi yang diterima sehari sebelumnya.

Kasus ini bermula pada Jumat (19/6/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Korban, Ahmad Sumadi (20), seorang mahasiswa yang juga berjualan roti bolen, sedang menawarkan dagangannya di Jalan Suprapto, Kota Sibolga.

Saat itu, pelaku datang dan mengaku ingin membeli 120 buah roti bolen. Karena stok di lokasi tidak mencukupi, korban mengajak pelaku ke tempat kosnya di Jalan Sibolga Baru untuk mengambil sisa pesanan.

Setelah tiba di lokasi, pelaku kembali menambah jumlah pesanan menjadi 290 buah roti bolen. Saat proses pengemasan berlangsung, pelaku kemudian meminjam telepon genggam korban dengan alasan ingin menghubungi istrinya untuk melakukan pembayaran.

Tak berhenti di situ, pelaku juga memberikan sebuah kunci kendaraan dan meminta korban mengambil sepeda motor Honda Vario yang disebut berada di area parkir salah satu minimarket di Jalan Suprapto.

Korban yang percaya kemudian bergegas menuju lokasi yang dimaksud. Namun setibanya di sana, sepeda motor yang disebutkan pelaku tidak ditemukan. Menyadari ada yang tidak beres, korban segera kembali ke tempat kosnya.

Saat tiba, pelaku sudah tidak berada di lokasi. Korban juga mendapati dua unit handphone serta satu unit power bank miliknya telah hilang. Atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp5,5 juta dan melaporkannya ke Polres Sibolga.

Saat diamankan, pelaku mengakui perbuatannya. Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit handphone Vivo Y28, satu unit power bank 100 watt, dan beberapa barang bukti lainnya.

Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polres Sibolga untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polres Sibolga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap modus kejahatan yang memanfaatkan kepercayaan korban, terutama dalam transaksi jual beli dengan orang yang baru dikenal.

PALANGKARAYA || Jejak-indonesia.id – Insan pers dan masyarakat di Kalimantan Tengah turut serta dalam meramaikan Lomba Orado yang diselenggarakan Polda Kalteng dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan ini memperebutkan Piala Kapolda Kalteng dan digelar di Aula Arya Dharma, Senin (22/6/2026).

Lomba ini juga diikuti anggota Polri, masyarakat umum, serta insan pers dari berbagai organisasi dan media di Kalteng.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan melalui Kabidhumas Kombes Pol Budi Rachmat mengatakan, lomba Orado tidak hanya digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan dan memperkuat kemitraan antara Polri, masyarakat, serta insan pers.

“Lomba ini menjadi sarana untuk mengasah kemampuan berpikir, mengembangkan kreativitas, serta mempererat hubungan dan kolaborasi yang selama ini telah terjalin dengan baik antara Polri, masyarakat, dan insan pers,” ujar Budi.

Selama perlombaan berlangsung, para peserta tampak antusias menunjukkan kemampuan terbaik mereka. Dewan juri melakukan penilaian berdasarkan penguasaan teknik, strategi permainan, sportivitas, serta kemampuan peserta dalam mengikuti jalannya perlombaan.

Melalui kegiatan tersebut, Polda Kalimantan Tengah berharap dapat memberikan ruang positif bagi anggota Polri, masyarakat, dan insan pers untuk menyalurkan aspirasi, mengembangkan potensi, serta memperkuat kebersamaan dalam semangat Hari Bhayangkara ke-80.

Salah seorang peserta, Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kalimantan Tengah, Samsudinnor, mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Menurutnya, lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat komunikasi dan kebersamaan antara berbagai pihak.

“Kami sangat mengapresiasi pelaksanaan lomba ini karena turut melibatkan insan pers. Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memperkuat sinergi dan komunikasi. Semoga pada tahun-tahun mendatang kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan semakin meriah,” kata Samsudinnor.

Secara pribadi maupun kelembagaan, IJTI Kalimantan Tengah juga menyampaikan ucapan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Polri.

“IJTI Kalimantan Tengah mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Polri untuk Masyarakat,” tutupnya.

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Ketua Umum PW FRN Counter Polri, Agus Flores, menyampaikan harapan dan doa agar seluruh jajaran Polri serta masyarakat Indonesia senantiasa mendapatkan keberkahan dan perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Semoga di Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini, kita semua diberikan keberkahan, kesehatan, dan keselamatan dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada bangsa dan negara. Aamiin,” ujar Agus Flores, Minggu (22/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Agus Flores juga memberikan apresiasi kepada Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, SH, MH, yang dinilainya berhasil menerjemahkan program Kapolri bertajuk “Polri untuk Masyarakat” secara nyata di lapangan.

Menurutnya, kepemimpinan Irjen Pol Agus Suryonugroho memiliki karakter kuat, tegas, dan mampu menembus berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, sosok Kakorlantas Polri tersebut dinilai menjadi salah satu figur yang mendapat tempat di hati masyarakat.

“Saya sudah lama berada di lapangan dan berinteraksi langsung dengan masyarakat. Dari berbagai daerah yang saya kunjungi, baik di Pulau Jawa maupun Sulawesi, nama Kakorlantas dan Kapolri sangat dikenal masyarakat, termasuk oleh para pengemudi ojek online,” ungkapnya.

Agus Flores menegaskan bahwa penilaiannya bukan berdasarkan asumsi semata, melainkan hasil pengamatan langsung selama bertahun-tahun berinteraksi dengan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.

“Saya melihat sendiri bagaimana respons masyarakat terhadap program-program Polri. Karena itu, ketika saya mengatakan Kakorlantas mantap, itu karena memang saya menemukan fakta tersebut di lapangan,” tegasnya.

Ia juga menyebut bahwa berbagai laporan informasi yang disampaikannya selama ini kepada jajaran kepolisian kerap mendapatkan perhatian serius hingga tindak lanjut dari pimpinan Polri.

“Kapolri memahami kondisi yang berkembang di masyarakat. Banyak informasi yang saya sampaikan mendapatkan respons dan atensi. Itu menunjukkan adanya kepedulian terhadap suara masyarakat,” katanya.

Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Agus Flores berharap semangat pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat terus menjadi landasan utama seluruh anggota Polri dalam menjalankan tugas.

“Harapan saya sederhana, Polri semakin dicintai masyarakat, semakin dekat dengan rakyat, dan terus hadir memberikan solusi bagi setiap persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena pada akhirnya, Polri yang kuat adalah Polri yang mendapat kepercayaan dari rakyat,” pungkasnya.

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Tim Beladiri Polri Polresta Banyuwangi berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara III (Medali Perunggu) kategori Putra pada ajang Kejuaraan Beladiri Polri Kapolda Jatim Cup 2026 yang diselenggarakan di Mapolda Jawa Timur, Surabaya, pada tanggal 18–19 Juni 2026.

Kejuaraan tersebut merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, yang diikuti oleh kontingen dari seluruh jajaran Kepolisian Daerah Jawa Timur sebagai wadah pembinaan kemampuan, sportivitas, serta peningkatan profesionalisme anggota Polri.

Kontingen Polresta Banyuwangi berada di bawah penanggung jawab Kompol Angga Perdana Brahmada, S.I.K., M.I.K., selaku Kasat Resnarkoba Polresta Banyuwangi, didampingi oleh Aiptu Ahmad Rifansyah, S.H. selaku official tim.

Pada kategori putra, atlet Polresta Banyuwangi yang diperkuat oleh Bripda Ahmad Lutfi Khoirozi dan Bripda Herdika Setya Samudra tampil impresif sejak babak penyisihan. Tim Putra berhasil menjadi Juara Pool A dan melaju ke babak berikutnya dengan mengalahkan kontingen dari Polres Sampang. Namun pada babak semifinal, tim harus mengakui keunggulan Polres Madiun Kota sehingga menempati peringkat ketiga dan berhak atas medali perunggu.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh atlet serta official yang telah berjuang mengharumkan nama Polresta Banyuwangi di tingkat Polda Jawa Timur.

“Prestasi yang diraih Tim Beladiri Polresta Banyuwangi ini merupakan hasil dari latihan yang disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. Saya mengucapkan selamat kepada seluruh atlet dan official yang telah membawa nama baik Polresta Banyuwangi. Keberhasilan meraih Juara III pada Kejuaraan Beladiri Polri Kapolda Jatim Cup 2026 menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kemampuan, profesionalisme, dan semangat berprestasi dalam rangka menyongsong Hari Bhayangkara ke-80. Jadikan prestasi ini sebagai langkah awal untuk meraih hasil yang lebih baik pada kejuaraan-kejuaraan berikutnya.”

Prestasi ini menjadi bukti komitmen Polresta Banyuwangi dalam melakukan pembinaan sumber daya manusia yang unggul, berprestasi, serta memiliki kemampuan fisik dan mental yang tangguh guna mendukung pelaksanaan tugas Kepolisian yang Presisi.(***)

error: Content is protected !!