Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 823

Peristiwa

IMG-20251012-WA0041

Ketum PW. FRN Tekankan Konsolidasi Program dan Peningkatan Citra Media Sosial

JAKARTA || jejakindonesia.id - Ketua Umum Perkumpulan Wartawan Fast Respon Nusantara (PW. FRN) Counter Polri, Agus Flores, menegaskan pentingnya seluruh jajaran organisasi untuk menjaga ritme kerja dan memastikan seluruh program strategis berjalan dengan baik.

Salah satu fokus utama yang ditekankan adalah peningkatan perwajahan media sosial organisasi, agar tampil profesional, solid, dan representatif di mata publik.

“Program-program harus jalan semua, utamanya soal peningkatan perwajahan medsos. Harus tampil bagus semua. Kita sudah cukup dalam sosialisasi organisasi. Sekarang tinggal pelaksanaan program yang harus dikontrol tiap hari,” tegas Agus Flores.

Menurutnya, saat ini nama besar PW. FRN sudah dikenal luas di berbagai kalangan, sehingga yang dibutuhkan ke depan adalah implementasi nyata program kerja di tingkat pusat maupun daerah.

Agus Flores juga menuturkan bahwa dirinya kini lebih banyak turun ke lapangan, memantau aktivitas pertambangan ilegal dan berbagai isu strategis lain yang menjadi perhatian publik.

“Saya fokus di lapangan, memantau tambang ilegal. Itu bagian dari komitmen kami mendukung langkah Polri dan pemerintah dalam menjaga sumber daya alam serta menegakkan aturan,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal PW. FRN, menegaskan bahwa pihaknya akan memastikan seluruh bidang organisasi, terutama divisi media dan informasi publik, bekerja optimal dalam mengelola konten serta memperkuat jaringan komunikasi antaranggota.

“Kami sudah mulai melakukan evaluasi harian terhadap seluruh akun resmi PW. FRN di berbagai platform. Citra organisasi di media sosial harus merefleksikan profesionalisme dan integritas kita sebagai insan pers,” ujar Sekjen PW. FRN.

Ia juga mengimbau kepada seluruh pengurus daerah agar aktif melaporkan setiap kegiatan dan inovasi yang dilakukan, guna memperkuat eksistensi organisasi di daerah masing-masing.

“Pengurus di daerah jangan hanya menunggu instruksi. Jalankan program sesuai garis besar organisasi, laporkan kegiatan, dan pastikan komunikasi berjalan dengan baik hingga ke tingkat lapangan,” tambahnya.

Langkah ini menunjukkan komitmen PW. FRN untuk terus memperkuat konsolidasi internal, meningkatkan citra organisasi di ruang digital, serta memperluas kontribusi nyata dalam pengawasan sosial dan pemberitaan yang berimbang.

(Redaksi)

IMG-20251012-WA0040

Momentum HUT ke-80 Jatim, Bupati Ipuk Bagikan Helm dan Rompi kepada Driver Ojol dan Ojek Konvensional

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar kegiatan berbagi kepada para pengemudi ojek online (ojol) dan ojek konvensional, Minggu (12/10/2025).

Usai memimpin upacara peringatan di halaman Kantor Pemkab, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyerahkan secara simbolis helm dan rompi keselamatan kepada puluhan pengemudi ojek sebagai bagian dari program sosial “Banyuwangi Berbagi.”

Bupati Ipuk mengatakan, pemberian helm dan rompi tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah kepada para pengemudi yang berperan penting dalam mobilitas masyarakat sehari-hari.

“Di momen HUT Jawa Timur ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan para pengemudi yang setiap hari membantu warga beraktivitas. Mereka juga bagian dari semangat ‘Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh’,” ujar Ipuk.

Menurutnya, keselamatan kerja para pengemudi menjadi hal yang tak boleh diabaikan. Selain memberikan perlengkapan keselamatan, Pemkab juga mendorong kesadaran berkendara aman dan tertib di jalan.

Salah satu driver ojol, Abdul Fitrianto atau akrab disapa Monex, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah. Ia mengaku, program “Jumat ASN Naik Angkutan Umum atau Ojol” yang dijalankan Pemkab Banyuwangi selama ini telah berdampak positif pada peningkatan pendapatan mereka.

“Terima kasih atas perhatian Ibu Bupati dan pemerintah. Sejak ada program ASN naik ojol, orderan kami meningkat. Bantuan helm dan rompi ini juga sangat membantu keselamatan kami di jalan,” ungkap Monex.

Kegiatan Banyuwangi Berbagi kali ini menjadi penutup rangkaian peringatan HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur di Banyuwangi. Melalui aksi sederhana namun bermakna ini, semangat tangguh dan gotong royong yang diusung tema peringatan HUT Jatim tampak nyata di tengah masyarakat Banyuwangi.

IMG-20251012-WA0039

Pemkab Banyuwangi Gelar Upacara HUT ke-80 Provinsi Jawa Timur, Ipuk Ajak Masyarakat Tangguh dan Inovatif

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Jawa Timur di halaman Kantor Pemkab Banyuwangi, Minggu (12/10/2025).

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bertindak sebagai inspektur upacara, yang dihadiri jajaran Forkopimda, Wakil Bupati H. Mujiono, Dandim 0825 Letkol Arm Triyadi Indra Wijaya, Danlanal Letkol Laut (P) Pudji Santoso, Kabag SDM Polresta Kompol Ali Imron, serta Sekda H. Guntur Priambodo.

Dalam sambutannya, Ipuk menegaskan bahwa tema “Jatim Tangguh, Terus Bertumbuh” menjadi refleksi semangat untuk menghadapi tantangan zaman dan memperkuat kolaborasi antarwarga.

“Ketangguhan dan inovasi adalah kunci menghadapi perubahan global. Kita harus terus tumbuh bersama demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ipuk.

Upacara berlangsung khidmat dan ditutup dengan doa bersama untuk kemajuan Jawa Timur serta kesejahteraan masyarakat Banyuwangi.

IMG-20251012-WA0017

Perkuat Soliditas dan Kaderisasi, GM FKPPI Batu Malang Jalin Sinergi dengan Banyuwangi

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Semangat sinergi dan soliditas antar kader Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (GM FKPPI) terus hidup di berbagai daerah. Salah satunya terlihat dalam kunjungan silaturahmi keluarga besar GM FKPPI PC-1334 Kota Batu Malang ke GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi, Sabtu (11/10/2025) siang.

Pertemuan penuh keakraban tersebut berlangsung di SYLA Coffee Law, kawasan Pondok Pesantren Adz-Dzikra Banyuwangi, yang sekaligus menjadi momentum mempererat tali persaudaraan dan memperkuat sinergi antar-pengurus lintas daerah.

Rombongan GM FKPPI Kota Batu Malang yang dipimpin oleh Ketua PC-1334 Budi Purnomo hadir bersama Wakil Sekretaris Taufik Hidayat, Humas Aris Pratomo, dan anggota Noch Kamarudin.

Kedatangan mereka disambut hangat oleh Ketua GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi KH. Ir. Achmad Wahyudi, S.H., M.H., didampingi Sekretaris Umum Marselinus Moa Dany, K., S.Pd., Ketua Rayon Kota Freddy Duana Surya Dharma, serta Koordinator Biro Publikasi dan Dokumentasi Ruslan Abdul Gani.

Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua pihak membahas berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari penguatan program kaderisasi, kolaborasi kegiatan sosial, hingga pengembangan peran GM FKPPI dalam mendukung nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

Ketua GM FKPPI Banyuwangi, Ir. Achmad Wahyudi, menegaskan pentingnya menjaga semangat persaudaraan di antara sesama kader FKPPI.

“Kita semua adalah satu keluarga besar. Di manapun berada, semangat kekeluargaan dan pengabdian kepada bangsa harus terus kita jaga. Kunjungan seperti ini bukan hanya silaturahmi, tapi juga penguatan jaringan perjuangan dalam wadah FKPPI,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua GM FKPPI Batu Malang, Budi Purnomo, mengapresiasi sambutan hangat dari keluarga besar GM FKPPI Banyuwangi.

“Kami datang untuk belajar, bertukar gagasan, dan memperkuat sinergi antar-daerah. Banyuwangi memiliki banyak inovasi dan energi positif yang bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain,” ungkapnya.

Menambahkan hal tersebut, Sekretaris Umum GM FKPPI PC-1325 Banyuwangi, Marselinus Moa Dany, K., S.Pd., menilai bahwa sinergi lintas daerah seperti ini sangat penting untuk memperkuat karakter dan soliditas organisasi.

“Kita ingin membangun generasi muda FKPPI yang tangguh, berkarakter, dan tetap menjunjung nilai-nilai pengabdian sebagaimana warisan dari orang tua kita, para prajurit TNI dan Polri. Pertemuan ini membuka ruang bagi pertukaran ide, sekaligus mempererat rasa memiliki terhadap organisasi,” ucapnya.

Kegiatan ini diakhiri dengan ramah tamah dan sesi foto bersama, menandai komitmen bersama kedua pengurus daerah untuk terus mempererat soliditas kader GM FKPPI di Jawa Timur sebagai benteng moral dan sosial anak-anak bangsa yang lahir dari rahim TNI dan Polri.

(sumber: Biro Publikasi dan Dokumentasi GM FKPPI PC-1325)

IMG-20251011-WA0060

Polresta Banyuwangi Fasilitasi Perdamaian antara Driver Online dan Sopir Angkutan Umum di Pelabuhan Ketapang

BANYUWANGI || jejak-indonesia.id – Situasi sempat memanas di area Pelabuhan Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, Sabtu (11/10/2025), ketika terjadi kesalahpahaman antara seorang driver online dan sopir angkutan umum terkait penjemputan wisatawan asing. Berkat respon cepat Polresta Banyuwangi, persoalan tersebut berhasil diselesaikan secara damai dan kekeluargaan.

Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, didampingi Plt Kapolsek KP3 Banyuwangi AKP Edi Wahono dan Kasat Reskrim Kompol Komang Yogi Arya Wiguna, turun langsung ke lokasi untuk memediasi kedua belah pihak. Proses mediasi berlangsung di Pos KP3 Pelabuhan ASDP Ketapang dan dihadiri perwakilan driver online Imam serta perwakilan angkutan umum Selamet.

Dalam kesempatan itu, AKBP Teguh menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas wilayah, terutama di kawasan pelabuhan yang menjadi gerbang utama wisatawan menuju Banyuwangi.

> “Mari kita selesaikan dengan kepala dingin, tanpa ada keributan. Ke depan, jika ada hal-hal yang perlu dibahas lebih lanjut, bisa dilakukan melalui forum resmi seperti hearing di DPRD. Banyuwangi adalah rumah kita bersama, dan kita ingin semua yang datang merasa aman dan nyaman,” ujar Wakapolresta.

 

Usai mediasi, kedua pihak sepakat untuk berdamai, yang juga direkam dalam bentuk video sebagai simbol komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Pelabuhan Ketapang.

Langkah cepat Polresta Banyuwangi ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Mereka menilai kehadiran aparat yang mengedepankan pendekatan humanis menjadi contoh nyata bagaimana komunikasi dan empati dapat meredam potensi konflik di masyarakat.

Dengan selesainya insiden tersebut, aktivitas di Pelabuhan Ketapang kembali berjalan normal. Suasana kembali kondusif, menegaskan bahwa semangat “Banyuwangi Aman, Nyaman, dan Bersahabat” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata semua pihak.

error: Content is protected !!