Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 47

Peristiwa

IMG-20260728-WA0037

BNNK Banyuwangi dan Kwarcab Banyuwangi Teken PKS Penguatan Saka Pramuka Anti Narkoba

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi bersama Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyuwangi melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang pembinaan dan pengembangan Saka Pramuka Anti Narkoba di Gedung Pramuka Banyuwangi, Selasa (28/7). Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi pembinaan anggota Gerakan Pramuka agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian terhadap upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilakukan oleh Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan, S.H., S.I.K., M.M., bersama Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si., serta disaksikan oleh jajaran pengurus Kwarcab Banyuwangi dan pejabat BNNK Banyuwangi.

Dalam sambutannya, Kombes Pol. Rachmat Kurniawan menyampaikan bahwa Gerakan Pramuka merupakan mitra strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan berintegritas. Melalui pembinaan Saka Pramuka Anti Narkoba, anggota Pramuka diharapkan memiliki kecakapan hidup, menjadi teladan bagi teman sebaya, serta mampu mengedukasi masyarakat mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sesuai dengan nilai-nilai Dasa Dharma dan Tri Satya Pramuka.

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi, Ir. H. Mujiono, M.Si., menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari penguatan pembinaan kepramukaan di Banyuwangi. Melalui Saka Pramuka Anti Narkoba, anggota Pramuka akan memperoleh pembinaan yang terarah sehingga mampu menjadi pelopor, penggerak, dan kader penyuluh sebaya dalam membangun budaya hidup sehat, disiplin, serta bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Ruang lingkup kerja sama meliputi pembentukan dan pembinaan Saka Pramuka Anti Narkoba, peningkatan kapasitas Pamong Saka dan Instruktur Saka, penyusunan serta pelaksanaan kegiatan Krida, pendidikan dan pelatihan bagi anggota Pramuka, penyuluhan P4GN dalam kegiatan kepramukaan, serta pelaksanaan kegiatan bakti masyarakat dan perkemahan yang mendukung terwujudnya Pramuka sebagai agen perubahan dalam upaya P4GN.

Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama ini, BNNK Banyuwangi dan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Banyuwangi berkomitmen untuk memperkuat pembinaan generasi muda melalui wadah Saka Pramuka Anti Narkoba, sehingga mampu mencetak Pramuka yang berkarakter, berjiwa kepemimpinan, peduli terhadap lingkungan, serta menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Banyuwangi Bersih Narkoba (BERSINAR).

IMG-20260728-WA0036

Fenomena buruk mencoreng institusi Polri Dan Kejaksaan RI

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Wakil Ketua LBH – Fak Hukum Universitas Indonesia .Sdr. Abdul Toni melalui Surat LBH Nomer 14 / UNZ.F.5. LKBH/PPM/01/2018, Menyayangkan Sikap. Polri yang sampai saat ini belum mengabulkan permohonan LKBH, Terkait Penjemputan Paksa pelaku penipuan dan penggelapan untuk di Serahkan kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat agar dapat di Sidangkan di Pengadilan.terhadap Sdr.Lani yang sudah tertangkap tim Resmob di Supermarket Duta Buah Green Garden.Kedoya Utara, Jakarta Barat ( 1/3/2018 ). Silam

”Padahal LBH – PPS, Fakultas Hukum Universitas Indonesia sudah mengajukan Permohonan ini Sejak 1 Juni 2011 lalu , Tapi tetap saja tidak ada tindakan dari Pihak Polres Jakarta Barat untuk membawa Tersangka ke Kejari Jakarta Barat, dengan berbagai alasan yang tidak masuk akal ” kata Abdul Toni , Kepada Rekan – Rekan Media, di Universitas Indonesia Depok

Padahal menurut Wakil ketua LBH – Univ. Indonesia Sdr. Abdul, Berdasarkan Daftar Pencarian Orang No : DPO / 011/ III/2007, Tersangka Sdr. Lani di lindungi Oknum Kombes Edi Suranta Sitepu NRP. 78081201, dan Kombes Hengki Haryadi yang saat itu menjabat Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat dan Kapolres Jakarta Barat, Kedua oknum itu menerbitkan surat tersangka tidak di lakukan penahanan atas suruhan pegawai oknum KPK. Bernama Friesmount wongso. Notabene saudara lani dan kawan Hengki Haryadi

Adapun dalam Surat tersebut di Jelaskan bahwa Reskrim Polres Jakarta Barat tidak melakukan penahanan terhadap tersangka lani, sampai tertangkap dan di temukan di Supermarket Duta Buah Green Garden Jakarta Barat, Pada tanggal 28 Februari 2018.

LBH – PPS .Fak.Hukum UI , melalui surat nomer 14/ UNZ F.5 .LKBH / PPM/01/2018, yang di Tanda Tangani Wakil Ketua LKBH, Sdr. Abdul Toni anggota Peradi sekaligus Penasihat Hukum Korban

”Surat tersebut berisikan bahwa tersangka Lani alias Foe Se Lan dengan status Daftar Pencarian Orang ( DPO ) di tangkap , ternyata terhadap tersangka tidak di lakukan Penahanan untuk di lakukan penyerahan tanggung jawab tersangka dan Barang bukti ke kejaksaan Negeri Jakarta Barat, Sehingga dapat di sidangkan” Ujar Abdul Toni

Disampaikan Sdr. Kusumo Aji , Staf Kejaksaan Negeri Jakarta Barat saat di konfirmasi telepon oleh Rekan Media Mengatakan Sampai Saat ini tidak ada Upaya pihak Polres Jakarta Barat menyerahkan lani tersangka penipu yang sudah tertangkap tim Resmob Polres Jakarta Barat di Supermarket duta Buah Green Garden Kedoya Utara .kepada Kejaksaan Negeri Jakarta Barat, untuk di sidangkan"imbuhnya

”Padahal menurut beberapa saksi mata kerabat dan tetangganya, Lani masih kerap terlihat keluar masuk rumah di Perumahan Taman Surya V , Blok QQ No 4 – 5 , Kalideres Jakarta Barat dengan menggunakan MobiL B.1744 UZS, dan Mobil B.2053 RFD ” beber Abdul Toni. "

Pengamat hukum dan kebijakan publik Dr. Herman Hofi Munawar , menilai terkait dengan informasi yang beredar di media sosial tentang proses pelimpahan tersangka ( DPO) dari pihak Polres Jakarta Barat ke Kejaksaan Negeri Jakarta Barat.

"Fenomena ini merupakan preseden buruk yang mencoreng wajah institusi penegak hukum , Polri & kejaksaan, " ucapnya ( 27/7/2026).

Lepinus

IMG-20260728-WA0035

Ketua DPD GMBI Banyuwangi Bandik Kuncir Turun Tangan Perbaiki Jalan Rusak, Tegaskan GMBI Hadir dengan Aksi Nyata untuk Masyarakat

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Ketua DPD GMBI Banyuwangi, Bandik Kuncir, kembali menunjukkan komitmennya dalam mengedepankan kepedulian sosial dengan turun langsung memperbaiki jalan rusak bersama anggota dan warga. Aksi gotong royong tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat yang setiap hari melintasi ruas jalan tersebut.

Menurut Bandik Kuncir, kegiatan tersebut bukan sekadar aksi simbolis, melainkan wujud nyata pengabdian organisasi kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa GMBI tidak ingin hanya dikenal sebagai organisasi yang menyampaikan kritik, tetapi juga harus mampu menjadi bagian dari solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat.

"Kami turun langsung karena melihat kondisi jalan ini sudah cukup membahayakan. Banyak pengendara, terutama pengendara roda dua, berisiko mengalami kecelakaan akibat jalan berlubang. Sebagai organisasi kemasyarakatan, kami merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membantu semampu kami. Jangan menunggu ada korban baru bergerak," tegas Bandik Kuncir. Selasa (28/7)

Bandik menjelaskan, perbaikan yang dilakukan bersama anggota GMBI dan masyarakat hanyalah langkah darurat agar jalan dapat dilalui dengan lebih aman. Menurutnya, penanganan permanen tetap menjadi kewenangan pemerintah sesuai dengan tugas dan fungsinya.

"Apa yang kami lakukan hari ini bukan untuk mencari popularitas ataupun pencitraan. Ini murni karena rasa peduli terhadap keselamatan masyarakat. Kami berharap pemerintah daerah segera melakukan perbaikan secara permanen, karena tambal sulam seperti ini tentu tidak akan bertahan lama, apalagi jika intensitas hujan tinggi dan volume kendaraan terus meningkat," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghidupkan kembali budaya gotong royong dalam menyelesaikan persoalan di lingkungan masing-masing tanpa mengabaikan peran pemerintah sebagai penanggung jawab pembangunan infrastruktur.

"Kalau semua hanya saling menyalahkan tanpa berbuat apa-apa, persoalan tidak akan selesai. Mari kita bangun semangat gotong royong. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, kita harus hadir. GMBI akan terus berada di tengah masyarakat, menjadi mitra yang siap membantu, mengawal kepentingan rakyat, dan memperjuangkan aspirasi mereka secara konstruktif," kata Bandik.

Aksi sosial tersebut mendapat apresiasi dari warga sekitar yang menilai langkah Ketua DPD GMBI Banyuwangi bersama anggotanya sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap keselamatan pengguna jalan.

Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti dengan perbaikan permanen agar akses transportasi menjadi lebih aman, nyaman, dan mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Bandik Kuncir menegaskan bahwa keberadaan GMBI tidak hanya sebatas menyuarakan aspirasi masyarakat, tetapi juga diwujudkan melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat luas.

IMG-20260728-WA0034

Bentengi Paskibra Raja Ampat dari Radikalisme Digital, Satgaswil Papua Barat Densus 88 Gelar Sosialisasi Kebangsaan

RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id - Bentengi generasi muda dari ancaman radikalisme dan dampak negatif digitalisasi, Satgaswil Papua Barat Densus 88 Anti Teror Polri menggelar sosialisasi kebangsaan bagi 50 anggota Paskibra Kabupaten Raja Ampat 2026. Kegiatan interaktif ini berlangsung di Gedung Dharma Wanita, Raja Ampat, Senin (27/7/2026) malam pukul 19.00 hingga 21.00 WIT.

Mengusung tema “Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Serta Antisipasi Bahaya Penggunaan Handphone di Lingkungan Pelajar,” acara ini dihadiri oleh sekitar 50 siswa-siswi anggota Paskibra.

Kepala Tim (Katim) Pencegahan Satgaswil Papua Barat, Ipda M. Arfa Jaya, S.H., hadir langsung memimpin kegiatan ini bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Raja Ampat, Apolos Bedes, S.IP., M.Si. Sementara itu, materi utama dipaparkan oleh Briptu Halim Hanafi, S.H. selaku narasumber.

Kepala Tim Pencegahan Satgaswil Papua Barat, Ipda M. Arfa Jaya, S.H., menegaskan pentingnya menanamkan ideologi Pancasila sejak dini, khususnya bagi para pelajar yang menjadi motor penggerak daerah. Di era digital, penyebaran paham radikal kerap memanfaatkan kelengahan pengguna media sosial.

Dalam paparannya, Briptu Halim mengupas tuntas ciri-ciri awal munculnya paham intoleran dan radikal. Ia menekankan pentingnya penguatan karakter, literasi digital, dan pembinaan sikap moderat di sekolah guna menangkal doktrin yang dapat memecah belah persatuan. Selain itu, para pelajar diperingatkan untuk bijak menggunakan ponsel pintar agar tidak terjerumus dalam propaganda radikal di dunia maya.

"Pelajar memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan. Kami memberikan literasi digital dan panduan praktis agar mereka lebih bijak menyaring informasi di dunia maya, sekaligus mampu membawa pesan perdamaian dan toleransi di tengah masyarakat," ujar narasumber kegiatan, Briptu Halim Hanafi, S.H., saat memaparkan ciri-ciri awal munculnya paham intoleran.

Pemerintah Daerah melalui Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Raja Ampat, Apolos Bedes, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Densus 88 ini. Menurutnya, pembekalan wawasan kebangsaan ini sangat krusial bagi anggota Paskibra yang sedang dipersiapkan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan kebangsaan. Ini panduan nyata bagi siswa untuk membentengi diri dari pengaruh negatif di dunia maya," kata Apolos Bedes.

Melalui sinergi kuat antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan Densus 88, kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi muda Raja Ampat yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter nasionalisme yang kokoh demi menjaga keutuhan NKRI.

IMG-20260728-WA0032

Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau, Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar Sisir Titik Api di Desa Limbung

PONTIANAK || Jejak-indonesia.id – Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat kembali melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta pengecekan lokasi bekas kebakaran di Jalan Parit Seruat, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, tepatnya di belakang Bandara Supadio, Selasa(28/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya pemadaman yang telah dilakukan sehari sebelumnya. Saat melakukan pengecekan di lokasi, tim masih menemukan beberapa titik api dan kepulan asap di area bekas lahan yang terbakar.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar yang dipimpin AKP Dori Prabowo bersama personel patroli segera melakukan pemadaman, melokalisir titik api, serta melaksanakan pembasahan dengan menyemprotkan air ke lahan guna mencegah api kembali menyala dan meluas.

Dalam kegiatan tersebut, Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar menerjunkan 11 personel yang didukung berbagai peralatan, antara lain kendaraan operasional, kendaraan rescue, sepeda motor trail, mesin pompa portable, selang pemadam, water backpack, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan personel.

Kapolda Kalimantan Barat melalui Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli dan pemadaman lanjutan merupakan bagian dari komitmen Polda Kalbar dalam mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau.

"Personel kami akan terus melakukan patroli, pemantauan, dan penanganan secara cepat terhadap setiap titik api yang ditemukan. Langkah ini bertujuan agar api tidak kembali membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran di wilayahnya," ujar Kombes Pol. Bambang.

Polda Kalbar akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla melalui patroli rutin, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat terhadap setiap kejadian kebakaran guna meminimalisir dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

error: Content is protected !!