Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 39

Peristiwa

IMG-20260730-WA0088

Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri Berkontribusi Bagikan Brosur Anti IRET dan NVE Pada Acara Festival Bunga Dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026

KARO || Jejak-indonesia.id - Tim Cegah Satgaswil Sumut Densus 88 AT Polri lakukan koordinasi dengan dinas Pariwisata Kab. Tanah Karo Berkontribusi untuk ikut dalam kegiatan Festival Bunga Dan Buah Kabupaten Karo Tahun 2026, kamis pagi (30/07/2026).

Adapun kegiatan yang di laksanakan oleh Tim Cegah Satgaswil Sumut yaitu membagikan Brosur Anti IRET dan NVE dengan sasaran peserta pawai dari masing masing kecamatan di kabupaten karo yang ikut dalam kegiatan pawai SMA Negeri 1 Berastagi Kab. Karo sampai Taman Mejuah-Juah

Menurut Katim Cegah Satgaswil Sumut Ipda Adi Kunto Wibowo, S.H.,M.H yang di dampingi Brigpol Marnia Putri, S.Psi, Briptu Billy Glnn Ginting Manik, S.H.,M.H dan Briptu Abdilah Khani Selian, S.H menjelaskan bahwa dalam kegiatan ini pihaknya menggandeng Putri Pendidikan Sumatera Utara Naila Zhafirah dan Konten Creator Laura Anggie Panjaitan.

" Dengan adanya kolaborasi kami dengan Putri Pendidikan Sumut dan Konten Creator dapat memaksimalkan langkah kami dalam membantu masyarakat khususnya di Kab. Karo agar tetap waspada terhadap bahaya IRET ", pungkas Ipda Kunto Adi Wibowo, S.H.,M.H.

IMG-20260730-WA0082

Dipimpin Ketua Tim Pengendali P3MD Marsdya TNI (Purn.) Kusworo, Ziarah Widya Wisata Serdik P3MD Batch I Angkatan Soedirman Tanamkan Nilai Kepahlawanan di Margarana

TABANAN || Jejak-indonesia.id - Sebelum memasuki agenda pembelajaran kepemimpinan, Peserta Didik Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD) Batch I Angkatan Soedirman Tahun Anggaran 2026 melaksanakan Ziarah Widya Wisata di Taman Pujaan Bangsa Margarana, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Kamis (30/7/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Ketua Tim Pengendali P3MD, Marsdya TNI (Purn.) Kusworo, mengangkat tema "Penanaman Nilai Perang Puputan di Taman Pujaan Bangsa Margarana Bali" sebagai sarana menanamkan semangat kepahlawanan, nasionalisme, dan jiwa pengabdian kepada para calon pemimpin bangsa.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan P3MD, di antaranya Komandan Batch I Marsma TNI Anton Palaguna, Wadan Batch I Kolonel Marinir Hadi Hasny, Ketua Yayasan Kebaktian Proklamasi (YKP) I Gusti Ngurah Gede Yudana, serta Ketua DPD LVRI Provinsi Bali I Gusti Bagus Saputra. Hadir pula unsur Forkopimda Provinsi Bali dan Forkopimda Kabupaten Tabanan, termasuk Kapolres Tabanan, Dandim 1619/Tabanan, serta para pejabat pemerintah daerah sebagai wujud sinergi dalam mendukung pembentukan karakter generasi penerus bangsa.

Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara penghormatan kepada arwah para pahlawan, mengheningkan cipta, peletakan karangan bunga, dan tabur bunga di makam para pahlawan Puputan Margarana.

Selanjutnya dilaksanakan pengisian buku tamu, foto bersama, penyerahan bantuan sembako kepada perwakilan veteran, serta pemberian cenderamata kepada Ketua DPD LVRI dan Ketua YKP Provinsi Bali sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pejuang kemerdekaan.

Usai prosesi ziarah, para peserta mengikuti pembekalan dari DPD LVRI dan YKP Provinsi Bali mengenai nilai-nilai perjuangan, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan. Ketua Tim Pengendali P3MD Marsdya TNI (Purn.) Kusworo bersama rombongan juga meninjau Museum I Gusti Ngurah Rai untuk memperdalam wawasan sejarah perjuangan rakyat Bali, sebelum melanjutkan kegiatan ramah tamah dalam suasana penuh kebersamaan.

Seluruh rangkaian Ziarah Widya Wisata Serdik P3MD Batch I Angkatan Soedirman Tahun 2026 berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar hingga berakhir pukul 12.10 Wita. Pengamanan kegiatan dipimpin oleh Kapolsek Marga dengan melibatkan 24 personel pengamanan, sehingga seluruh agenda dapat terlaksana dengan kondusif.

Kegiatan ini diharapkan mampu membentuk calon pemimpin masa depan yang memiliki integritas, jiwa patriotisme, serta semangat melanjutkan nilai-nilai luhur perjuangan para pahlawan bangsa.

IMG-20260730-WA0078

Semarak Sambut HUT ke-81 RI, Warga Gumuk Segawe Gelar Lomba Tradisional, Kobarkan Semangat Persatuan dan Gotong Royong

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Kamis (30/7/2026), semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai menggema di berbagai pelosok desa. Salah satunya terlihat di Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, di mana warga dengan penuh antusias menggelar beragam perlombaan tradisional sebagai wujud rasa syukur sekaligus mempererat tali persaudaraan.

Sejak malam hari, suasana lingkungan dipenuhi keceriaan. Anak-anak, remaja, hingga orang tua berkumpul mengikuti dan menyaksikan berbagai perlombaan khas peringatan 17 Agustus. Salah satu yang paling menarik perhatian adalah lomba makan kerupuk yang sukses menghadirkan gelak tawa serta semangat kebersamaan di antara para peserta maupun warga yang hadir memberikan dukungan.

Kegiatan yang digelar secara swadaya tersebut menjadi bukti bahwa nilai-nilai gotong royong masih tumbuh kuat di tengah masyarakat. Warga saling bahu-membahu mempersiapkan lokasi, memasang berbagai perlengkapan lomba, hingga menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan sebagai bentuk kecintaan terhadap bangsa dan negara.

Panitia pelaksana menyampaikan bahwa peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial atau hiburan semata, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada generasi muda.

"Momentum Hari Kemerdekaan bukan hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sebagai pengingat pentingnya menjaga persatuan, mempererat persaudaraan, serta menumbuhkan semangat nasionalisme di tengah kehidupan bermasyarakat," ujar salah seorang panitia.

Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, perlombaan tradisional tersebut juga menjadi sarana edukasi yang mengajarkan sportivitas, kerja sama, disiplin, dan rasa saling menghargai. Antusiasme warga yang begitu tinggi menunjukkan bahwa semangat kebangsaan masih terjaga dan terus diwariskan kepada generasi penerus.

Warga Dusun Gumuk Segawe berharap rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dapat terus berlangsung meriah hingga puncak perayaan pada 17 Agustus 2026. Mereka juga berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui kegiatan tersebut dapat terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan mengusung semangat "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", masyarakat Dusun Gumuk Segawe, Desa Pancakarya, Kecamatan Ajung, Kabupaten Jember, membuktikan bahwa kemerdekaan bukan sekadar diperingati setiap tahun, melainkan diisi dengan memperkuat persatuan, gotong royong, dan kepedulian sosial demi mewujudkan Indonesia yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing.

(Redaksi)

IMG-20260730-WA0077

DPRD Banyuwangi Desak Kejelasan SPMB, Cabdindik Janji Sampaikan ke Pimpinan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK Negeri Tahun Ajaran 2026/2027 menjadi sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi IV DPRD Banyuwangi, Kamis (30/7/2026) siang.

Rapat dipimpin Ketua Komisi IV Patemo didampingi Sekretaris Yuliawan Bambang Sukiyanto, serta dihadiri anggota Suwito, Yusieni, Hj. Nunuk Sri Rahayu, A. Taufik, Umi Kulsum, Koordinator Forum Komunikasi Orang Tua (Forkot) Mohamad Helmi Rosyadi, aktivis, dan penggiat masyarakat.

Hadir dari Rumah Kebangsaan Banyuwangi (RKB), Hakim Said, As'ad Najib, dan Alex Budi Setyawan. Sementara Plt. Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Banyuwangi (Cabdindikpropwil) Iwan Triyono, diwakili Kasi SMA Mohammad Arief, didampingi pengurus MKKS SMAS Banyuwangi yang juga Kepala SMA Taman Siswa Genteng, Wirya.

Dalam hearing, RKB menyampaikan berbagai pengaduan masyarakat terkait dugaan masih adanya kursi kosong di sejumlah SMA/SMK Negeri, sementara masih ada calon siswa yang belum memperoleh sekolah. RKB juga mempertanyakan ketepatan sasaran jalur afirmasi, termasuk mekanisme verifikasi serta keterbukaan data penerima.

"Kami tidak ingin menuduh siapa pun. Tetapi kalau masyarakat mempertanyakan jalur afirmasi, jawabannya harus data. Siapa yang diterima, apa parameternya, bagaimana proses verifikasinya, dan apakah kondisi ekonominya memang sesuai persyaratan. Itu yang harus dijelaskan secara transparan," tegas Ketua RKB, Hakim Said.

Hakim juga meminta pemerintah menjelaskan kemungkinan pengisian kursi yang masih kosong.

"Jangan sampai di satu sisi ada anak Banyuwangi yang belum mendapatkan sekolah, tetapi di sisi lain masih terdapat bangku kosong. Kalau memang secara regulasi memungkinkan, kursi kosong itu seharusnya dimanfaatkan untuk memenuhi hak pendidikan anak," ujarnya.

Menanggapi hal itu, Mohammad Arief menyatakan dirinya tidak memiliki kewenangan mengambil keputusan.

"Saya hadir mewakili pimpinan. Untuk menjawab dan mengambil keputusan terkait persoalan yang disampaikan, saya tidak mempunyai kewenangan. Seluruh masukan, pertanyaan, dan tuntutan forum ini akan saya sampaikan kepada pimpinan," katanya.

Ketua Komisi IV Patemo menegaskan DPRD berkewajiban memfasilitasi masyarakat memperoleh jawaban atas persoalan yang disampaikan.

"Kalau memang ada aturan yang membatasi, jelaskan aturannya. Kalau ada ruang untuk solusi, mari kita cari solusinya," ujar Patemo.

Senada, Suwito meminta aspirasi para orang tua tidak diabaikan.

"Orang tua datang bukan mencari masalah. DPRD berkewajiban mendengarkan dan memastikan persoalan mereka mendapat jawaban," katanya.

Sementara A. Taufik menilai informasi adanya kursi kosong harus dijelaskan secara terbuka.

"Kalau memang masih ada kursi kosong, jangan berhenti pada jawaban bahwa sistem sudah ditutup. Harus dijelaskan apakah benar secara regulasi sudah tidak ada jalan keluar," tegasnya.

Koordinator Forkot Mohamad Helmi Rosyadi juga mengingatkan agar sistem tidak menjadi alasan menghambat hak pendidikan masyarakat.

"Sistem dibuat untuk melayani masyarakat, bukan menjadi tembok. Kalau ada aturan yang menyebabkan kursi kosong tidak bisa diisi, aturan itu harus dijelaskan secara terbuka," ujarnya.

Hearing belum menghasilkan keputusan karena Plt. Kacabdindikpropwil Banyuwangi, Iwan Triyono, tidak hadir. Komisi IV DPRD Banyuwangi meminta persoalan kursi kosong dan jalur afirmasi segera ditindaklanjuti oleh pimpinan Cabdindikpropwil yang memiliki kewenangan.

IMG-20260730-WA0070

Kepala BNNK Banyuwangi Hadiri Pengukuhan JMSI Banyuwangi, Tekankan Sinergi Media dalam Edukasi dan Pencegahan Narkoba

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kepala Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi, Kombes Pol. Rahmat Kurniawan, menghadiri pengukuhan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Banyuwangi periode 2026–2031 yang digelar di Hotel Santika Banyuwangi, Kamis (30/7/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Pengurus Daerah JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, didampingi Wakil Ketua Bidang Jurnalisme Berkualitas Jay Wijayanto serta Sekretaris JMSI Jatim Purna Budi Nugraha. Dalam kesempatan tersebut, Subahrodin Yusuf resmi dikukuhkan sebagai Ketua Pengcab JMSI Banyuwangi didampingi Dedi Jumhardiyanto sebagai Sekretaris.

Kegiatan juga dirangkai dengan workshop bertajuk "Menakar Peran Media dan Regulator Dalam Investasi di Daerah", yang menjadi forum diskusi antara insan pers, pemerintah, regulator, dan berbagai pemangku kepentingan.

Selain Kepala BNNK Banyuwangi, acara turut dihadiri Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, CEO Promedia Group Agus Sulistriyono, Kepala OJK Jember Aris Budiman, serta sejumlah tokoh lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua BNNK Banyuwangi menyampaikan bahwa media memiliki peran yang sangat strategis, tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan, termasuk pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.

"Media memiliki kekuatan besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. Sinergi antara BNNK dan insan pers sangat penting untuk memperkuat upaya pencegahan narkoba melalui penyebaran informasi yang akurat, edukatif, dan membangun kesadaran publik," pesannya.

Sementara itu, Ketua Pengda JMSI Jawa Timur, Syaiful Anam, mengingatkan seluruh anggota JMSI Banyuwangi agar terus menjaga kualitas perusahaan pers dan produk jurnalistik, termasuk mendorong media untuk terverifikasi Dewan Pers serta terus berinovasi demi keberlanjutan usaha media.

"Kita hibahkan hidup ini melalui media untuk kesejahteraan warga Banyuwangi," tegas Syaiful Anam.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan media dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan sektor pariwisata, UMKM, hingga hasil pembangunan tidak akan dikenal luas tanpa peran media yang profesional.

Di sisi lain, Ketua Pengcab JMSI Banyuwangi, Subahrodin Yusuf, menegaskan komitmennya untuk membangun sinergi dengan seluruh elemen, baik pemerintah, dunia usaha, UMKM, maupun organisasi lainnya.

"JMSI Banyuwangi tidak menutup pintu kerja sama. Kami siap berkolaborasi demi kemajuan perusahaan pers sekaligus memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat Banyuwangi," ujarnya.

Dengan dikukuhkannya kepengurusan baru, JMSI Banyuwangi diharapkan mampu menjadi organisasi perusahaan pers yang profesional, independen, menjunjung tinggi etika jurnalistik, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah, termasuk mendukung upaya edukasi publik dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba melalui pemberitaan yang bertanggung jawab.

error: Content is protected !!