Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am
Beranda » Peristiwa » Halaman 21

Peristiwa

1785990494367

KPK Geledah Kediaman Mantan Pj Wali Kota Bengkulu, Empat Koper Berkas Dibawa ke Jakarta

Proses penggeledahan berlangsung selama kurang lebih lima jam dan disaksikan langsung oleh Arif Gunadi beserta istrinya.

https://jejak-indonesia.id/2026/08/polres-probolinggo-kota-ungkap-kasus-pembunuhan-manusia-silver-dua-tersangka-diamankan/

BENGKULU || Jejak-indonesia.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaksanakan penggeledahan di kediaman pribadi Arif Gunadi, mantan Penjabat Wali Kota Bengkulu yang kini menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Bengkulu, di wilayah Kecamatan Gading Cempaka, Kota Bengkulu, Rabu (5/8/2026) malam.

Proses penggeledahan berlangsung selama kurang lebih lima jam dan disaksikan langsung oleh Arif Gunadi beserta istrinya. Ketua RW 04 Kecamatan Gading Cempaka, Sugeng Suharto, membenarkan kehadiran tim penyidik yang dilengkapi surat tugas resmi.

“Benar itu tim dari KPK, mereka membawa surat tugas lengkap. Dari lokasi ini disita berkas-berkas penting yang dimasukkan ke dalam empat koper serta satu kardus,” ungkap Sugeng pada Kamis dini hari.

Seluruh barang bukti yang diamankan selanjutnya dibawa tim penyidik ke Gedung Merah Putih KPK, Jakarta untuk keperluan penyidikan lebih lanjut.

Kasus ini merupakan rangkaian pemeriksaan yang tengah digulirkan KPK di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu. Sebelumnya, pada Senin (3/8/2026), tim juga telah menggeledah kediaman Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu, Noprisman, dan menyita uang tunai senilai Rp4 miliar. Noprisman kemudian dipanggil dan diperiksa di kantor KPK Jakarta yang dimulai pukul 09.02 WIB.

“NOP tiba di Gedung Merah Putih KPK dan langsung menjalani pemeriksaan oleh tim penyidik,” ujar Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Seluruh langkah hukum ini diambil dalam rangka mengusut secara tuntas dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan sejumlah penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kota Bengkulu.

IMG-20260806-WA0012

Satpolairud Polresta Banyuwangi Gelar Patroli dan Binluh di Pesisir Pantai Waru Jajar Bulusan, Ajak Masyarakat Waspada dan Bijak Bermedia Sosial

Satpolairud Polresta Banyuwangi mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang beredar di media sosial

https://jejak-indonesia.id/2026/08/peringati-hut-ri-ke-81-aksi-donor-darah-pegawai-lapas-banyuwangi-bantu-amankan-stok-pmi/

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pesisir, anggota Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan kegiatan Patroli dan Pembinaan Penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat di kawasan Pesisir Pantai Waru Jajar, Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi, pada Kamis (6/8/2026) mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan patroli tersebut berada di bawah pengendalian Kasat Polairud Polresta Banyuwangi dan dilaksanakan oleh personel Bripka Achmad Taufik serta Bripka Agam F. sebagai upaya preventif untuk menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif di kawasan wisata maupun pesisir pantai.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan patroli dialogis dengan menyusuri area pesisir Pantai Waru Jajar Bulusan sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat, khususnya para pemancing dan pengunjung pantai. Melalui pendekatan humanis, petugas menyampaikan berbagai pesan-pesan Kamtibmas guna meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keamanan lingkungan.

Petugas juga mengimbau kepada para pemancing maupun wisatawan yang datang menggunakan kendaraan bermotor agar selalu menerapkan langkah antisipasi dengan mengunci ganda kendaraan saat ditinggalkan. Imbauan tersebut diberikan sebagai bentuk pencegahan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya pencurian kendaraan bermotor di kawasan wisata.

Selain itu, Satpolairud Polresta Banyuwangi mengajak masyarakat agar lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi yang beredar di media sosial. Warga diminta untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenaran maupun sumbernya serta selalu melakukan verifikasi sebelum mempercayai atau membagikan suatu informasi.

Kasat Polairud Polresta Banyuwangi menegaskan bahwa patroli rutin dan kegiatan pembinaan kepada masyarakat merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan rasa aman sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat pesisir.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Waspada terhadap potensi tindak kejahatan, selalu mengamankan kendaraan saat beraktivitas di pantai, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi di media sosial. Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif," ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pesisir Pantai Waru Jajar Bulusan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kondisi cuaca cerah, ombak tenang, serta air laut dalam kondisi surut turut mendukung kelancaran pelaksanaan patroli dan aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.

Melalui kegiatan patroli dan Binluh yang dilakukan secara rutin, Satpolairud Polresta Banyuwangi berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keamanan, keselamatan, serta kewaspadaan di wilayah pesisir terus meningkat, sehingga lingkungan pantai tetap menjadi kawasan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh masyarakat maupun wisatawan.

IMG-20260806-WA0011

Sonny T. Danaparamita Soroti Kemitraan Pabrik Gula, Petani Tebu Banyuwangi Harus Jadi Prioritas

Di sektor budidaya, Sonny mengusulkan peningkatan produktivitas melalui penggunaan varietas bibit unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim serta mendorong program konsolidasi lahan guna meningkatkan efisiensi pengelolaan perkebunan tebu rakyat

https://jejak-indonesia.id/2026/08/kapolres-sanggau-akbp-kadek-ary-mahardika-kunjungi-pos-kotis-satgas-pamtas-ri-malaysia-yonarmed-19-bogani-perkuat-sinergitas-tni-polri/

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sonny T. Danaparamita, menegaskan komitmennya mengawal program swasembada gula nasional agar memberikan manfaat nyata bagi petani tebu, khususnya di Kabupaten Banyuwangi.

Menurut legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Timur III tersebut, upaya mewujudkan kemandirian gula nasional perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada perluasan lahan, tetapi juga memperkuat tata kelola industri dari hulu hingga hilir.

Sonny menyatakan Banyuwangi telah memiliki infrastruktur pendukung berupa Pabrik Gula (PG) Glenmore yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung peningkatan produksi gula nasional.

"Untuk Banyuwangi, kita sudah memiliki fasilitas modern seperti PG Glenmore. Tantangan saat ini bukan sekadar membuka lahan baru, melainkan menjaga stabilitas rantai pasok tebu dengan mengoptimalkan kemitraan bersama petani lokal," ujar Sonny.

Dorong Kemitraan Pabrik dengan Petani

Sonny meminta pemerintah memastikan aturan kemitraan antara pabrik gula dan petani diterapkan secara konsisten. Menurutnya, pabrik gula perlu menjalankan peran sebagai mitra yang memberikan pembinaan, transfer teknologi, serta dukungan sarana dan prasarana bagi petani tebu.

Ia juga menyoroti informasi mengenai dugaan adanya pabrik yang tidak menyerap hasil panen petani. Jika terbukti terjadi pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, Sonny meminta aparat dan instansi terkait mengambil langkah sesuai peraturan perundang-undangan.

"Saya mendukung penegakan aturan terhadap pihak-pihak yang tidak menjalankan kewajiban kemitraan sebagaimana mestinya. Kepentingan petani harus menjadi prioritas," tegasnya.

Perlindungan Harga Gula dan Reformasi Agronomi

Selain aspek kemitraan, Sonny menilai perlindungan terhadap petani tebu juga harus dilakukan melalui penguatan tata niaga gula. Ia mendorong pemerintah memperketat pengawasan agar gula rafinasi impor tidak masuk ke pasar konsumsi yang berpotensi memengaruhi harga Gula Kristal Putih (GKP) hasil produksi petani.

Di sektor budidaya, Sonny mengusulkan peningkatan produktivitas melalui penggunaan varietas bibit unggul yang adaptif terhadap perubahan iklim serta mendorong program konsolidasi lahan guna meningkatkan efisiensi pengelolaan perkebunan tebu rakyat.

"Petani membutuhkan dukungan berupa bibit unggul hasil riset yang sesuai dengan kondisi iklim saat ini. Konsolidasi lahan juga penting agar pengelolaan kebun tebu rakyat menjadi lebih efektif dan produktif," ujarnya.

Mitigasi Dampak Ekonomi

Sonny mengingatkan bahwa proses menuju swasembada gula perlu diiringi langkah mitigasi ekonomi agar tidak menimbulkan dampak negatif terhadap pelaku usaha maupun masyarakat.

Menurutnya, pemerintah perlu mengantisipasi kemungkinan kenaikan biaya produksi selama masa transisi kebijakan sehingga tidak berujung pada peningkatan harga gula di tingkat konsumen maupun industri yang menggunakan gula sebagai bahan baku.

"Langkah menuju kemandirian gula harus disiapkan secara matang. Pemerintah perlu memastikan biaya produksi tetap terkendali sehingga tidak membebani masyarakat maupun sektor industri makanan, minuman, dan farmasi," pungkas Sonny.

IMG-20260805-WA0071

Kabid Humas Polda KEPRI Hadiri Donor Darah Hut Batam Pos Ke-28

HUT Batam Pos ke-28. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara Polri, media, dan masyarakat.

 

BATAM || Jejak-indonesia.id – Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menghadiri sekaligus berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Batam Pos dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-28 Batam Pos. Kegiatan tersebut berlangsung di depan Kantor Batam Pos Orchard Walk, Kota Batam, Rabu (5/8/2026).

Pada kesempatan tersebut, Kabid Humas Polda Kepri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan donor darah sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Batam Pos ke-28. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mempererat sinergi antara Polri, media, dan masyarakat.

"Kami menyambut baik kegiatan donor darah yang diselenggarakan Batam Pos dalam rangka HUT ke-28. Dalam kegiatan ini, sekitar 30 personel Polda Kepri turut berpartisipasi sebagai pendonor darah. Semoga setiap tetes darah yang didonorkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan," ujar Kabid Humas Polda Kepri.

Kabid Humas Polda Kepri juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Batam Pos serta mengapresiasi komitmen Batam Pos yang selama ini mengedepankan prinsip verifikasi dalam setiap pemberitaan.

"Selamat ulang tahun ke-28 kepada Batam Pos. Semoga semakin maju, terus menjaga kepercayaan masyarakat, serta tetap menjadi media yang profesional dengan menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan mengedepankan verifikasi dalam setiap pemberitaan," tambahnya.

Kegiatan donor darah berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar serta mendapat antusiasme dari para peserta. Melalui kegiatan ini diharapkan semangat kepedulian sosial terus tumbuh dan sinergi antara Polri, media, serta masyarakat semakin erat dalam memberikan manfaat bagi sesama.

Polri Untuk Masyarakat

‎Bidang Humas Polda Kepri
‎Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
‎Kabid Humas Polda Kepri

‎E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
‎Telp/Fax: 0778-7760038
‎Layanan Kepolisian: 110 (24 Jam)
‎Twitter: @poldakeprihumas
‎Facebook: Humas Polda Kepri
‎Instagram: @humaspoldakepri

IMG-20260805-WA0063

Polda Babel Tegaskan Komitmen Penegakan Hukum Terkait Perkara 53 Ton Pasir Timah Ilegal Di Belitung

BANGKA BELITUNG || Jejak-indonesia.id - Polda Bangka Belitung mengimbau publik untuk tidak beropini terkait pengamanan 53 ton lebih pasir timah ilegal yang dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Babel di Kabupaten Belitung.

Polda Babel berharap publik tidak menarik kesimpulan berdasarkan keterangan ataupun informasi dari sumber yang belum terverifikasi kebenarannya.

"Kami dari Kepolisian mengimbau publik untuk tidak membangun kesimpulan maupun opini yang berkembang dari sumber manapun terkait perkara yang sedang ditangani oleh Ditreskrimsus," kata Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso, Rabu (5/7/26) di Mapolda.

Agus menegaskan bahwa proses penegakkan hukum dalam penanganan perkara ini dilakukan secara profesional dan trasparan demi terwujudnya kepastian hukum.

Oleh karenanya, ia meminta masyarakat agar dapat menunggu informasi secara resmi dari Kepolisian.

"Kami dari Kepolisian tentunya tetap berkomitmen bahwa penegakkan hukum ini dilakukan secara profesional, prosedural, proporsional, transparan dan akuntabel dalam menindaklanjuti kasus ini," tegasnya.

"Jadi kami mohon masyarakat untuk bisa menunggu sekaligus memonitor dan mengawal proses hukum yang sedang dilakukan. Penyidik saat ini sedang bekerja untuk segera mengungkap dan membuat terang suatu peristiwa perkara dugaan tindak pidana," sambungnya.

Sementara itu, dari informasi yang diterima bahwa penyidik Polda Babel saat ini telah meningkatkan status perkara tersebut ke proses penyidikan setelah melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi.

Selain itu, Polisi juga telah mengamankan sebanyak 3 orang yang diduga sebagai tersangka dan tetap melakukan pengejaran terhadap 2 orang terduga pelaku lainnya dalam perkara ini.

Diberitakan sebelumnya, tim gabungan Polda Babel bersama Satbrimob dan Polres Belitung dikabarkan berhasil mengamankan sebanyak kurang lebih 53 ton pasir timah ilegal disebuah rumah di Kecamatan Tanjungpandan Kabupaten Belitung.

Dalam proses pengungkapan dan penegakan hukum tindak pidana pertambangan khususnya timah di wilayah Provinsi Babel, Polda Babel akan selalu berkoordinasi dan bekerjasama dengan pihak manapun dalam menerima dan menyikapi setiap informasi dari masyarakat termasuk Satlap Tricakti yang mempunyai misi yang sama dalam pencegahan penyelundupan timah dari Bangka Belitung.

error: Content is protected !!