Sorry, we're closed Opens Jumat at 9:00 am

Redaksi

Pelarangan Vape Kian Meluas, 40 Negara Terapkan Kebijakan Ketat

JAKARTA || Jejak-indonesia.id — Gelombang pelarangan rokok elektronik atau vape terus meluas di berbagai belahan dunia. Sejumlah negara mengambil langkah tegas dengan melarang peredaran hingga penggunaan produk tersebut, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap dampak kesehatan dan lonjakan pengguna di kalangan remaja.

Laporan terbaru dari Vaping360 mencatat, setidaknya 40 negara telah menerapkan larangan vape, baik secara total maupun dalam bentuk pembatasan sangat ketat yang pada praktiknya membuat produk ini sulit diakses publik.

Organisasi kesehatan global seperti World Health Organization juga mendorong negara-negara untuk memperketat regulasi rokok elektronik, terutama karena ketidakpastian dampak jangka panjang serta tingginya potensi adiksi nikotin.

*Kekhawatiran Kesehatan dan Generasi Muda*

Sejumlah pemerintah menilai vape bukan sekadar alternatif rokok, melainkan ancaman baru bagi kesehatan publik. Kandungan nikotin, bahan kimia aerosol, serta potensi “gateway” menuju rokok konvensional menjadi alasan utama pelarangan.

Di beberapa negara, kebijakan bahkan disertai sanksi tegas. Di India, misalnya, pelanggaran terhadap larangan penjualan vape dapat berujung pada denda dan hukuman penjara. Sementara di Singapura dan Thailand, kepemilikan vape saja bisa dikenai sanksi hukum.

*Daftar 40 Negara yang Melarang Vape *

Berikut 40 negara yang diketahui melarang vape (baik secara total maupun melalui pembatasan sangat ketat):
1. Antigua dan Barbuda
2. Argentina
3. Bangladesh
4. Bhutan
5. Brasil
6. Brunei Darussalam
7. Kamboja
8. Kolombia
9. Kuba
10. Ethiopia
11. Gambia
12. Hong Kong
13. India
14. Iran
15. Korea Utara
16. Kuwait
17. Laos
18. Lebanon
19. Mauritius
20. Meksiko
21. Nepal
22. Nikaragua
23. Oman
24. Palestina
25. Panama
26. Qatar
27. Seychelles
28. Singapura
29. Sri Lanka
30. Suriname
31. Suriah
32. Thailand
33. Timor Leste
34. Turkmenistan
35. Uganda
36. Uruguay
37. Australia*
38. Jepang*
39. Turki*
40. Vietnam*
*Catatan: negara bertanda bintang tidak sepenuhnya melarang vape, tetapi menerapkan regulasi sangat ketat, seperti pembatasan nikotin atau distribusi terbatas untuk keperluan medis.

*Tren Regulasi Global*

Kebijakan antarnegara menunjukkan pola yang beragam. Ada yang menerapkan larangan total seperti India dan Singapura, sementara lainnya memilih pendekatan pembatasan ketat seperti Australia dan Jepang.
Namun demikian, arah kebijakan global cenderung menguat pada pembatasan. Banyak negara memprioritaskan pencegahan sejak dini terhadap potensi kecanduan nikotin di generasi muda, meskipun di sisi lain muncul perdebatan soal peran vape sebagai alat pengurangan risiko (harm reduction) bagi perokok dewasa.

*Potensi Dampak*

Pengamat menilai, pelarangan vape dapat memicu efek lanjutan, seperti munculnya pasar gelap dan peredaran produk ilegal. Di sisi lain, kebijakan ini juga dianggap sebagai langkah preventif untuk menekan beban kesehatan di masa depan.

Dengan semakin banyaknya negara yang mengambil sikap tegas, regulasi vape diperkirakan akan terus menjadi isu global yang memicu perdebatan antara kepentingan kesehatan publik dan kebebasan konsumen.

Kapolresta Serang Kota Hadiri Pembukaan Karya Bakti TNI Pengerasan Jalan di Wilayah Kodim 0602/Serang

SERKOT || Jejak-indonesia.id - Kapolresta Serang Kota, Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan Pembukaan Karya Bakti TNI Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) berupa pengerasan jalan yang dilaksanakan di wilayah Kodim 0602/Serang, Kamis pada, 23/04/2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam meningkatkan infrastruktur dan kesejahteraan warga, khususnya di wilayah Lingkungan Sindangmangu, Kelurahan Kuranji, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Walikota Serang Nur Agis Aulia, S.Pd., Dandim 0602/Serang Kolonel Arm Oke Kistiyanto, S.A.P., M.S.M., Kapolsek Taktakan Akp. Malik Abraham, S.pd., Danramil Taktanan Kapten Inf Farid Hajiri.,Camat Taktakan Mamat Rahmat, S.IP., M.Si., tokoh agama, serta tokoh masyarakat, Muspika Taktakan dan Masyarakat Taktakan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Serang Kota menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Karya Bakti TNI yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses jalan yang berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.

“Kegiatan ini merupakan wujud nyata kebersamaan dan gotong royong antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami dari Polresta Serang Kota sangat mendukung kegiatan positif seperti ini demi kemajuan wilayah dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Yudha Satria.

Sementara itu, Dandim 0602/Serang menyampaikan bahwa program Karya Bakti TNI ini bertujuan untuk membantu percepatan pembangunan di daerah serta mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Kegiatan pembukaan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme masyarakat yang turut mendukung pelaksanaan pengerasan jalan tersebut. Diharapkan, hasil dari kegiatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar.

Humas

Polres Pelabuhan Belawan Ringkus Pelaku Begal Motor, Hasil Tes Urine Positif Narkoba

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) atau begal yang terjadi di wilayah Medan Labuhan. Seorang pelaku berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Kasus ini berawal dari laporan korban Ahmad Al Hamidi (35) yang menjadi korban pembegalan pada Senin (3/11/2025) dini hari sekitar pukul 01.50 WIB. Saat itu, korban yang baru pulang kerja tiba-tiba dihadang dua orang pria tak dikenal di jalan.

Pelaku memaksa korban berhenti hingga terjatuh dari sepeda motornya. Setelah itu, kedua pelaku langsung merampas sepeda motor Yamaha Mio Soul GT milik korban dan melarikan diri.

Korban sempat mencari informasi di sekitar lokasi kejadian, namun tidak mengetahui identitas pelaku. Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan.

Menindaklanjuti laporan itu, Unit Pidum Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan melakukan penyelidikan. Hasilnya, polisi mendapat informasi keberadaan salah satu pelaku.

Pelaku bernama Risman Maruli Tua Simanungkalit (32) ditangkap di kawasan Kampung Kurnia, Belawan Bahari, Senin (20/4/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.

"Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya melakukan curas bersama rekannya berinisial VS yang saat ini masih dalam pengejaran," ujar Kapolres Pelabuhan Belawan, AKBP Rosef Efendi, S.IK., M.H., CPHR.

Risman juga mengaku mendapat bagian Rp750 ribu dari hasil penjualan sepeda motor milik korban.

Selain itu, hasil tes urine menunjukkan pelaku positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Saat ini, polisi masih melakukan pengembangan kasus untuk menangkap pelaku lainnya serta melengkapi berkas perkara.

"Kami akan terus menindak tegas pelaku kejahatan jalanan yang meresahkan masyarakat," tegas Kapolres.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada, terutama saat beraktivitas pada malam hari, serta segera melapor jika menemukan tindak kejahatan.

3 Hari Dikejar, Polres Belawan Ringkus Begal Sadis Sopir Tangki, 2 Pelaku Ditangkap

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Polres Pelabuhan Belawan bergerak cepat mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (curas) yang menimpa sopir mobil tangki minyak di kawasan Belawan. Dua pelaku berhasil ditangkap hanya dalam hitungan hari setelah kejadian, sementara tiga lainnya masih diburu.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi mengatakan, pengungkapan ini berawal dari laporan polisi yang dibuat korban usai mengalami penyerangan brutal pada Jumat (17/4/2026) malam.

“Tim langsung bergerak melakukan penyelidikan begitu laporan diterima. Dalam waktu singkat, keberadaan pelaku berhasil kami identifikasi,” kata Rosef dalam keterangannya, Rabu (22/4/2026).

Peristiwa itu terjadi saat korban, sopir mobil tangki, baru saja selesai melakukan pembongkaran minyak di kawasan Ujung Baru, Belawan. Dalam perjalanan kembali, kendaraan korban dihadang lima pria tak dikenal.

Para pelaku kemudian memaksa meminta sisa minyak dan uang. Karena tidak dipenuhi, pelaku melakukan kekerasan dengan senjata tajam.

Akibatnya, korban mengalami luka tusuk di bagian paha kanan dan kiri. Sementara satu korban lainnya juga terluka di bagian punggung setelah sempat terlibat perlawanan dengan pelaku.

Dalam kondisi terdesak, para korban akhirnya menyelamatkan diri ke pos keamanan terdekat sebelum dilarikan untuk mendapatkan perawatan medis. Kasus ini kemudian dilaporkan ke Polres Pelabuhan Belawan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim opsnal yang dipimpin IPDA James Markus Manurung melakukan pengejaran. Pada Senin (20/4), polisi berhasil mengamankan dua pelaku di kawasan Kampung Salam, Belawan Bahari.

Kedua pelaku yang ditangkap yakni RF (27) dan STPS (26). Dari tangan pelaku, polisi turut menyita satu unit ponsel milik korban yang sebelumnya dirampas.

“Hasil pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya. Mereka beraksi bersama beberapa rekannya yang saat ini masih dalam pengejaran,” ujarnya.

Selain merampas barang milik korban, pelaku juga diketahui menjual ponsel hasil kejahatan tersebut seharga Rp 100 ribu dan membagi hasilnya.

Rosef menegaskan pihaknya akan terus memburu pelaku lain yang terlibat dalam aksi tersebut. Ia juga memastikan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan wilayah Belawan dari aksi kejahatan jalanan.

“Kami pastikan seluruh pelaku akan ditindak. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan,” tegasnya.

Saiful Arif Sampaikan Doa dan Harapan untuk Wakil Bupati Pasuruan yang Berangkat Haji

PASURUAN || Jejak-indonesia.id — Ketua LSM M-BARA, Saiful Arif, mewakili Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya, menyampaikan ucapan selamat sekaligus doa terbaik kepada Wakil Bupati Pasuruan, Gus Shobih, yang tengah menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.

Dalam keterangannya, Saiful Arif menuturkan bahwa ibadah haji merupakan momentum spiritual yang sangat istimewa, tidak hanya bagi pribadi yang menjalankannya, tetapi juga membawa harapan keberkahan bagi masyarakat luas.

“Kami dari Aliansi Poros Tengah Pasuruan Raya mengucapkan selamat menjalankan ibadah haji kepada Bapak Wakil Bupati. Semoga seluruh rangkaian ibadah diberikan kelancaran, kesehatan, serta menjadi haji yang mabrur,” ujar Saiful.

Ia juga berharap, sepulang dari Tanah Suci, Gus Shobih dapat membawa semangat baru dalam menjalankan amanah kepemimpinan, dengan nilai-nilai keteladanan, keikhlasan, dan integritas yang semakin kuat.

Menurutnya, perjalanan ibadah haji bukan sekadar ritual, melainkan proses penyucian diri yang diharapkan mampu memberikan dampak positif dalam kehidupan sosial dan pemerintahan.

“Semoga sepulangnya nanti, beliau semakin membawa keberkahan bagi Kabupaten Pasuruan dan mampu terus mengayomi masyarakat dengan penuh kebijaksanaan,” tambahnya.

Ucapan dan doa tersebut menjadi bentuk dukungan moral dari elemen masyarakat sipil, sekaligus harapan agar para pemimpin daerah senantiasa diberi kekuatan lahir dan batin dalam mengemban tanggung jawab kepada masyarakat.