We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap 1 Lagi Pelaku Curas Terhadap Sopir Truk

BELAWAN || Jejak-indonesia.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan kembali berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap sopir truk yang terjadi di kawasan Pelabuhan Ujung Baru Belawan.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (22/4/2026) terhadap seorang tersangka berinisial AP (29), warga Kelurahan Belawan II.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., menjelaskan bahwa penangkapan tersebut merupakan hasil pengembangan dari dua tersangka sebelumnya yang telah lebih dahulu diamankan, yakni RF dan STPS.

“Penangkapan terhadap tersangka AP merupakan hasil pengembangan dari dua pelaku lainnya yang telah kami amankan sebelumnya, yaitu RF dan STPS,” ujar AKP Agus Purnomo.

Ia menambahkan, setelah mendapatkan informasi terkait keberadaan tersangka, tim langsung bergerak cepat melakukan penindakan.

“Setelah kami memperoleh informasi bahwa tersangka berada di Jalan Raya Pelabuhan, Unit I Pidum Sat Reskrim yang dipimpin oleh Ipda James Manurung, SH., langsung melakukan pengejaran dan berhasil melakukan penangkapan,” tambahnya.

Dari hasil interogasi, tersangka mengakui keterlibatannya dalam aksi pencurian dengan kekerasan terhadap sopir truk yang terjadi pada Jumat (17/4/2026) malam di Pelabuhan Ujung Baru Belawan.

“Tersangka mengakui perbuatannya terlibat dalam aksi curas terhadap sopir truk tersebut, dan saat ini sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus tersebut.

“Kami akan terus melakukan pengembangan untuk memastikan seluruh pelaku yang terlibat dapat segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegas AKP Agus Purnomo.

Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku kejahatan serta meningkatkan rasa aman bagi masyarakat, khususnya para pengemudi di wilayah Pelabuhan Belawan.

Sispamkota Medan Digelar Komprehensif, Tunjukkan Kesiapan Polri Hadapi Berbagai Skenario Gangguan

MEDAN || Jejak-indonesia.id — Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar di Mapolda Sumut menjadi gambaran menyeluruh kesiapan jajaran kepolisian dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari aksi unjuk rasa hingga situasi darurat berisiko tinggi di wilayah Sumatera Utara.

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur ini mendapat perhatian langsung dari Kapolda Sumatera Utara, Irjenpol Whisnu Hermawan Februanto, yang menilai simulasi berjalan terstruktur dan mencerminkan kesiapan nyata personel di lapangan.

“Latihan ini bukan sekadar formalitas. Saya melihat langsung bagaimana kesiapan itu dibangun dari proses latihan yang konsisten, dan hari ini ditampilkan dengan sangat baik,” ujar Kapolda.

Dalam simulasi tersebut, diperagakan berbagai tahapan penanganan situasi kontinjensi secara komprehensif, mulai dari tahap awal pengamanan, peningkatan eskalasi massa dari kondisi hijau, kuning hingga merah, hingga penanganan kerusuhan, penjarahan, penyanderaan, dan penjinakan bahan peledak.

Kapolda mengapresiasi keseriusan seluruh personel yang dinilai mampu menjalankan setiap skenario dengan disiplin dan koordinasi yang baik antar satuan.

Menurutnya, kemampuan tersebut menjadi indikator penting dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah perkotaan yang dinamis seperti Medan.

“Dengan latihan seperti ini, saya yakin kesiapan personel kita semakin matang dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang terjadi di lapangan,” katanya.

Sementara itu, Wakapolda Sumatera Utara, Brigjenpol Sonny Irawan, menjelaskan bahwa pelaksanaan Sispamkota merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan sekaligus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menyebutkan, selain simulasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan apel akbar Sabuk Kamtibmas yang melibatkan sekitar 1.500 peserta dari berbagai elemen masyarakat sebagai bentuk komitmen bersama menjaga kondusivitas daerah.

“Ini menunjukkan bahwa keamanan bukan hanya tugas Polri, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Di sisi teknis, Kapolrestabes Medan, Kombespol Jean Calvijn Simanjuntak, mengungkapkan bahwa simulasi ini merupakan puncak dari rangkaian persiapan yang telah dilakukan secara bertahap, termasuk tactical floor game dan latihan berbasis skenario.

Ia menegaskan, seluruh tahapan dalam simulasi dirancang untuk mendekati kondisi riil di lapangan, sehingga setiap personel memahami peran dan prosedur yang harus dijalankan.

“Kami memastikan seluruh skenario, mulai dari pengendalian massa hingga penanganan ancaman serius, dapat direspons dengan cepat dan tepat,” jelasnya.

Ke depan, pihaknya juga akan mengimplementasikan latihan serupa di titik-titik strategis di Kota Medan dengan terlebih dahulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan keyakinannya bahwa kesiapan aparat melalui Sispamkota mampu menjaga kondisi kota tetap aman dan kondusif.

“Kami melihat langsung keseriusan latihan ini. Pemerintah Kota Medan optimistis Polri mampu menjaga keamanan, baik dari gangguan kriminalitas hingga situasi darurat,” ujarnya.

Dengan pelaksanaan simulasi yang komprehensif tersebut, diharapkan kesiapan aparat semakin teruji dan kepercayaan masyarakat terhadap kemampuan Polri dalam menjaga keamanan wilayah semakin meningkat.

Polresta Deli Serdang Amankan Puluhan Pelajar Terlibat Konvoi Ugal-ugalan di Biru-Biru, Situasi Berhasil Dikendalikan

DELISERDANG || Jejak-indonesia.id - Personil Polsek Biru-Biru Polresta Deli Serdang mengamankan puluhan pelajar tingkat SMA/SMK yang terlibat aksi konvoi dan berkendara ugal-ugalan di jalur utama Delitua–Biru-Biru, Rabu (22/4/2026) siang.

Tindakan tersebut dinilai mengganggu ketertiban umum serta membahayakan pengguna jalan lainnya. Kapolsek Biru-Biru IPTU Indra Kristian Tamba menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 13.00 WIB ketika rombongan pelajar yang baru selesai kegiatan sekolah melintas secara berkelompok dengan cara konvoi. Selain menggunakan badan jalan secara tidak tertib, sebagian pelajar juga melakukan aksi yang membahayakan keselamatan.

“Dalam perjalanan, salah satu sepeda motor rombongan menyenggol kendaraan angkutan umum yang datang dari arah berlawanan. Kejadian tersebut memicu ketegangan di lapangan,” jelas Kapolsek.

Akibat insiden itu, pengemudi angkutan umum sempat mengejar rombongan pelajar dan berhasil menghentikan sebagian dari mereka di depan Makoramil setempat. Namun, beberapa pelajar lainnya melarikan diri ke arah perladangan warga.
Menindaklanjuti laporan masyarakat, personel piket Polsek Biru-Biru segera turun ke lokasi dan melakukan pengamanan. Sebanyak 49 pelajar berhasil diamankan bersama 20 unit sepeda motor di tempat kejadian.

Selain itu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa satu senjata tajam jenis samurai serta dua helai bendera yang dibawa oleh rombongan pelajar.
Adapun Dalam kejadian tersebut, beberapa warga mengalami kerugian materiil maupun luka-luka, di antaranya kerusakan kendaraan angkutan umum serta luka cedera pada beberapa korban.

Personil Polsek Biru-Biru bergerak cepat melakukan mediasi antara pihak pelajar dan masyarakat yang terdampak. Pada malam harinya, seluruh permasalahan berhasil diselesaikan secara kekeluargaan.
“Kerugian yang dialami korban telah diselesaikan dan diganti oleh orang tua pelajar. Kami juga mengumpulkan seluruh siswa dan orang tua untuk diberikan pembinaan langsung bersama unsur Forkopimcam,” ujar Kapolsek.

Kegiatan pembinaan berlangsung di aula kantor kecamatan hingga selesai pada pukul 23.00 WIB dalam keadaan tertib dan kondusif. Para orang tua kemudian membawa kembali anak-anak mereka ke rumah masing-masing.

Situasi Terkini Hingga saat ini, situasi di wilayah hukum Polsek Biru-Biru dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali. Kendaraan yang diamankan dapat diambil oleh pemiliknya dengan menunjukkan dokumen resmi.

Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi melalui Kapolsek Biru-Biru menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan langkah preventif dan pembinaan guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Kami mengimbau para pelajar untuk tidak melakukan konvoi atau aksi yang membahayakan. Peran orang tua dan sekolah sangat penting dalam melakukan pengawasan,” tutupnya.

Polsek Tanjung Morawa Tindak Lanjuti informasi warga terkait Peredaran Narkoba, dan temukan Barang Bukti di Lokasi

DELISERDANG || Jejak-indonesia.id -  Menindaklanjuti adanya informasi tersebut, personel Polsek Tanjung Morawa langsung melakukan pengecekan dan penindakan di lokasi yang dimaksud, di Lorong III, Gang Aman, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis (23/4/2026) sekitar pukul 15.30 WIB.

Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni H. Damanik, SH, MH, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan respon cepat terhadap informasi yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait dugaan aktivitas peredaran narkotika.

“Begitu menerima informasi tersebut, personel langsung kita turunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penindakan,” ujarnya.

Dalam pelaksanaan penindakan tersebut, petugas mendapati adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba. Namun, saat hendak diamankan, terduga pelaku berhasil melarikan diri dengan cara memanjat tembok menggunakan tangga.

Meski demikian, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, di antaranya satu alat hisap sabu (bong), satu unit timbangan elektrik, satu paket ganja, satu sekop sabu berbahan plastik, serta sekitar 50 plastik klip kecil transparan kosong yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika.selanjutnya barang bukti telah kita serahkan ke Sat Narkoba Polresta Deli Serdang

Kapolsek menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti sampai di situ. Penyelidikan lebih lanjut terus dilakukan untuk mengungkap identitas pelaku dan jaringan yang terlibat.
“Kami akan terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku guna mengungkap jaringan peredaran narkoba di wilayah ini,” tegasnya.

Di sisi lain, masyarakat setempat memberikan apresiasi atas langkah cepat dan tindakan tegas yang dilakukan oleh pihak kepolisian dalam merespon laporan tersebut.
Polsek Tanjung Morawa juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi terkait segala bentuk tindak pidana, khususnya peredaran narkoba, guna menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing

Dukung Indonesia ASRI, Polda Banten Bangun Jembatan dan Tanam 1.000 Pohon

SERANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka mendukung gerakan Indonesia ASRI, Polda Banten melaksanakan kegiatan groundbreaking pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi sekaligus penanaman 1.000 pohon di Desa Cisaat, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang pada Jum'at (24/04).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria, Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea, serta unsur Muspika Padarincang.

Dalam kesempatannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap pembangunan infrastruktur dan kelestarian lingkungan.

"Kegiatan ini merupakan inisiasi Polda Banten bersama jajaran dalam menggerakkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi serta penanaman pohon. Kami juga mengajak para dermawan, pelaku industri, dan perbankan untuk turut berkontribusi melalui program CSR demi kepentingan sosial masyarakat," ujarnya.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki menjelaskan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah menjadi salah satu alasan pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk melalui pemanfaatan program CSR dari dunia usaha.

"Oleh karena itu, Polri hadir sebagai penggerak untuk menjembatani kepentingan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat," jelasnya.

Kapolda Banten menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri agar seluruh jajaran aktif mendukung program Pemerintah.

"Menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia dan Kapolri agar seluruh jajaran Polri aktif mendukung program pemerintah, termasuk pembangunan infrastruktur, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Antusiasme masyarakat juga sangat tinggi karena kehadiran Polri bersama pemerintah benar-benar dirasakan manfaatnya," tambahnya.

Irjen Pol Hengki mengatakan bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan di berbagai tempat di Wilayah Hukum Polda Banten.

“Kami akan terus berkeliling dan apabila terdapat kebutuhan mendesak di masyarakat, silakan disampaikan kepada Kapolres. Kami akan berupaya mencarikan solusi melalui kolaborasi dan fasilitasi, termasuk melalui program CSR, agar kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” katanya.

Kapolda Banten mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan.

"Kami menghimbau kepada masyarakat agar membuang sampah pada tempatnya dan tidak membuang sampah ke sungai, karena sungai memiliki banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari," ajaknya.

Diakhir, Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa call center 110 dapat digunakan untuk melaporkan kejadian darurat atau kondisi mendesak lainnya.

"Masyarakat cukup menghubungi 110 lalu tekan 0 untuk berbicara dengan operator, dan petugas Polri terdekat akan segera menindaklanjuti. Layanan ini juga dapat digunakan untuk bantuan darurat. Layanan 110 ini gratis, tidak dipungut biaya, dan tidak mengurangi pulsa maupun kuota," tutupnya (Bidhumas).

error: Content is protected !!