We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Polda Kalteng Musnahkan 5,43 Kg Sabu dan 412 Butir Ekstasi dari 13 Kasus

PALANGKA RAYA || Jejak-indonesia.id – Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Tengah memusnahkan barang bukti narkotika hasil pengungkapan 13 kasus dengan total 21 tersangka di sejumlah wilayah di Kalteng.

“Pemusnahan ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam menekan peredaran narkoba serta melindungi masyarakat dari penyalahgunaan,” kata Kapolda Kalteng, Irjen Pol Iwan Kurniawan, melalui Direktur Reserse Narkoba, Kombes Pol Slamet Ady Purnomo, Kamis (23/4/2026).

Kegiatan pemusnahan dilaksanakan di Ruang Rapat Ditresnarkoba Polda Kalteng, Jalan Tjilik Riwut Km 1, Palangka Raya, pada pukul 13.30 hingga 15.00 WIB.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil pengungkapan di 14 tempat kejadian perkara (TKP) pada lima kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

“Barang bukti yang dimusnahkan berupa sabu seberat 5,43 kilogram dan 412 butir ekstasi,” ujarnya.

Sebelumnya, sebagian kecil barang bukti telah disisihkan untuk kepentingan uji laboratorium dan proses persidangan.

Untuk uji laboratorium, disisihkan sabu sebanyak 1,5 gram dan ekstasi empat butir, sedangkan untuk persidangan masing-masing 48,65 gram sabu dan enam butir ekstasi.

“Total nilai barang bukti yang disita mencapai sekitar Rp8,54 miliar dan diperkirakan telah menyelamatkan 55.685 jiwa dari potensi penyalahgunaan narkoba,” ungkapnya.

Proses pemusnahan dilakukan dengan melarutkan sabu ke dalam air panas yang dicampur cairan pelarut hingga seluruhnya hancur.

Kombes Pol Slamet mengapresiasi sinergi seluruh masyarakat yang telah bersama-sama memberantas peredaran narkoba dengan memberikan informasi terkait aktivitas jual-beli narkoba.

"Hal ini sangat penting bagi kami. Tentunya kami harapkan masyarakat terus berpartisipasi dalam peredaran narkoba di Kalimantan Tengah untuk melindungi generasi kita dari bahaya narkoba," pungkasnya.

Talkshow Anti Terorisme di Polda Bali, Polri Dorong Peran Pendidikan Lawan Radikalisme

BALI || Jejak-indonesia.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melalui Densus 88 Antiteror menggelar Talkshow pencegahan terorisme yang menyasar kalangan pelajar di Provinsi Bali. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Presisi Polda Bali pada, Jumat (24/4/2026) ini diikuti ratusan pelajar dari berbagai sekolah.

Talkshow ini turut dihadiri oleh, Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Wamendukbangga) RI, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, S.Sos., Gubernur Bali, Dr. Ir. Wayan Koster, M.M., Kapolda Bali, Irjen. Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si., serta undangan lainnya yang turut mendukung upaya pencegahan radikalisme di lingkungan pendidikan.

Dalam kegiatan tersebut, para narasumber memberikan materi kepada pelajar terkait bahaya paham radikalisme dan terorisme, serta langkah pencegahannya di lingkungan pendidikan. Selain itu, peserta juga diajak untuk bijak dalam menyaring informasi di era digital dan berperan aktif menjaga persatuan bangsa.

Wakapolda Bali, Brigjen. Pol. I Made Astawa, S.I.K., yang mewakili Kepala Densus 88 Antiteror Polri menekankan bahwa pencegahan terorisme harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, khususnya pelajar sebagai garda terdepan dalam menjaga masa depan bangsa.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata Polri dalam membangun kesadaran kolektif serta mendorong pelajar Bali untuk berani menolak paham radikal, sekaligus menjaga lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.

Kapolda Sumut Perintahkan Tindak Tegas Begal dan Narkoba, Tak Ada Kompromi

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto menegaskan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan dan peredaran narkoba di wilayah Sumatera Utara tanpa kompromi.

Penegasan itu disampaikan saat memimpin Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumatera Utara di Lapangan Belakang Mapolda Sumut, Jumat (24/4/2026).

Dalam amanatnya, Kapolda menyoroti maraknya kejahatan jalanan seperti tawuran, kenakalan remaja, aksi begal, hingga balap liar yang dinilai semakin meresahkan masyarakat.

“Saya perintahkan kepada seluruh jajaran untuk bertindak tegas terhadap pelaku kejahatan jalanan, khususnya begal, tanpa kompromi,” tegasnya.

Selain itu, Kapolda juga memberi perhatian serius terhadap peredaran gelap narkoba yang masih menjadi ancaman besar di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa narkoba merupakan musuh bersama yang harus diberantas secara masif dan berkelanjutan.

Tidak hanya itu, Kapolda turut mengingatkan potensi konflik sosial yang dipicu oleh penyebaran hoaks, provokasi, dan opini yang menyesatkan. Menurutnya, hal tersebut dapat memecah belah persatuan masyarakat jika tidak diantisipasi dengan baik.

Dalam kesempatan itu, Kapolda menekankan bahwa stabilitas keamanan tidak dapat terwujud hanya oleh aparat penegak hukum semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.

“Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kita harus hadir memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan langkah nyata dan tegas,” ujarnya.

Apel Akbar Sabuk Kamtibmas ini menjadi momentum konsolidasi seluruh unsur, baik Polri, pemerintah daerah, maupun masyarakat dalam menghadapi dinamika kamtibmas yang semakin kompleks.

Kapolres Pelabuhan Belawan Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat dan Pemuda Mitra Kamtibmas

BELAWAN || Jejak-indonesia.id – Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melaksanakan kegiatan silaturahmi bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan Pemuda Mitra Kamtibmas pada Kamis (23/4/2026) malam di Jimat Kopi, Jalan TM. Pahlawan Sundari, Kelurahan Belawan I, Kecamatan Medan Belawan.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres didampingi oleh Wakapolres Kompol Dedy Dharma, Kasat Intelkam AKP Teguh Raya Putra, Kasat Binmas AKP Khairi Amri, serta Kasi Humas Kompol Edy Suranta.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Belawan.

“Polres Pelabuhan Belawan tetap berkomitmen menjaga keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat. Kami juga siap bersinergi dan berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat serta terbuka menerima masukan dari pihak manapun dalam membangun Belawan yang aman dan kondusif,” ujar AKBP Rosef Efendi.

Ia juga menegaskan pentingnya peran serta masyarakat dalam mendukung tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga situasi kamtibmas.

“Kami mengajak seluruh tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pemuda untuk bersama-sama menjaga kamtibmas, karena keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” tambahnya.

Sementara itu, salah seorang perwakilan Pemuda Mitra Kamtibmas menyampaikan apresiasi atas kinerja Polres Pelabuhan Belawan dalam menjaga keamanan wilayah.

“Kami mengapresiasi Kapolres Pelabuhan Belawan dan jajaran yang telah menjaga keamanan. Kami sebagai Pemuda Mitra Kamtibmas siap mendukung dan bersedia menjaga kamtibmas bersama Polres Pelabuhan Belawan,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya juga berharap Kapolres Pelabuhan Belawan dapat berkenan menjadi pembina bagi Pemuda Mitra Kamtibmas.

“Kami berharap Bapak Kapolres dapat bersedia menjadi pembina Pemuda Mitra Kamtibmas, sehingga ke depan sinergi yang terjalin dapat semakin kuat,” tambahnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat serta memperkuat kolaborasi dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan.

Polresta Serang Kota laksanakan Ground Breaking Jembatan Merah Putih di Padarincang

SERKOT || Jejak-indonesia.id - Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria, S.H., S.I.K., M.H., bersama Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki, S.I.K., M.H., dan Bupati Serang Hj. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M., melaksanakan kegiatan ground breaking pembangunan Jembatan Merah Putih yang berlokasi di Kampung Cisaat, Kecamatan Padarincang pada Jumat, 24/0426.

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol. Yudha Satria menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat.

Jembatan yang memiliki panjang 15 meter dan lebar 1,5 meter tersebut dinilai sangat vital dalam menunjang mobilitas masyarakat setempat, khususnya bagi anak-anak sekolah yang setiap hari melintasi jalur tersebut.

“Jembatan Merah Putih di Kampung Cisaat ini sangat penting bagi aktivitas warga, terutama anak-anak sekolah. Dengan adanya jembatan ini, diharapkan mobilitas masyarakat menjadi lebih aman dan lancar,” ujarnya.

Hadir dalam kegitan ground breaking jembatan merah putih Pejabat utama Polda Banten, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan forkopimda instansi terkait.

Pembangunan jembatan ini merupakan hasil inisiasi dan sinergi antara Polresta Serang Kota bersama Pemerintah Kabupaten Serang serta pihak terkait lainnya, sebagai upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki berharap pembangunan Jembatan Merah Putih ini dapat memberikan manfaat nyata bagi warga.

“Kami berharap jembatan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat Cisaat, Padarincang, serta mampu mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat,” ungkapnya.

Selanjutnya Kapolda Banten, Kapolresta Serang Kota serta Bupati bersama tamu undangan melaksanakan simbolis peletakan batu pertama pembangunan jembatan merah putih.

Kegiatan ground breaking ini menjadi simbol dimulainya pembangunan yang diharapkan dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Humas