We're open Closes at 5:00 pm

Redaksi

Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku Curat di Gabion Belawan

BELAWAN || Jejak-indonesia.id – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di kawasan Jalan Perikanan Gabion, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan.

Penangkapan dilakukan pada Rabu (22/4/2026) terhadap seorang tersangka berinisial N alias Andi Ayam (42), warga Lorong 7 Umum, Bagan Deli.

Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Rosef Efendi, SIK., MH., CPHR., melalui Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo, SH., MH., menjelaskan bahwa pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil pengembangan dari tersangka lain yang telah diamankan sebelumnya.

“Penangkapan terhadap tersangka N alias Andi Ayam dilakukan berdasarkan hasil pengembangan dari tersangka D yang telah lebih dahulu kami amankan,” ujar AKP Agus Purnomo.

Ia menambahkan, kedua pelaku melakukan aksi pencurian dengan cara masuk ke dalam area gudang milik MSR di Gabion Belawan.

“Kedua pelaku melakukan pencurian dengan pemberatan dengan cara masuk ke dalam area gudang menggunakan tangga, kemudian mengambil sejumlah barang yang ada di dalam gudang tersebut,” jelasnya.

Dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui perbuatannya melakukan aksi pencurian bersama rekannya.

“Tersangka mengakui perbuatannya, dan saat ini yang bersangkutan sedang menjalani proses penyidikan lebih lanjut di Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan,” tambahnya.

Pihak kepolisian menegaskan akan terus melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut guna mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain serta memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai ketentuan.

“Dengan pengungkapan ini, diharapkan dapat memberikan efek jera kepada pelaku serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat,” tutup AKP Agus Purnomo.

Kapolres Simalungun Hadiri Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumut: Wujud Nyata Sinergitas Polri Dan Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., turut hadir dalam Apel Akbar Sabuk Kamtibmas yang digelar oleh Polda Sumatera Utara di Lapangan Belakang Mapolda Sumut, Medan, pada Jumat (24/4/2026). Kehadiran Kapolres Simalungun dalam kegiatan berskala besar tersebut mencerminkan komitmen nyata Polres Simalungun sebagai bagian dari jajaran Polda Sumatera Utara dalam mewujudkan institusi Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Jumat, 24 April 2026, sekira pukul 19.42 WIB. Menurutnya, keikutsertaan Kapolres Simalungun dalam apel akbar ini merupakan bentuk nyata dukungan dan solidaritas seluruh satuan kewilayahan terhadap program strategis Polda Sumatera Utara dalam menciptakan kondisi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat.

Apel Akbar Sabuk Kamtibmas tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto. Dalam kesempatan itu, Kapolda menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.

Kapolda menjelaskan bahwa konsep "Sabuk Kamtibmas" mengandung makna filosofis yang mendalam, yakni sebagai ikatan kuat yang menyatukan seluruh elemen dalam satu sistem pengamanan terpadu.

"Ini adalah simbol sinergitas, di mana Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat saling terhubung, saling menopang, dan saling menguatkan dalam menjaga keamanan," ujar Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di hadapan seluruh peserta apel.

Apel akbar tersebut dihadiri oleh peserta dari berbagai unsur, mulai dari jajaran Polda Sumut, pemerintah daerah, Satpol PP, organisasi kemasyarakatan, hingga mitra kamtibmas lainnya. Kapolda mengapresiasi antusiasme dan kehadiran seluruh peserta sebagai cerminan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah.

Irjen Pol. Whisnu lebih lanjut mengemukakan bahwa kolaborasi yang berkelanjutan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah Sumatera Utara. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persatuan dan kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang.

"Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menjaga keamanan lingkungan masing-masing secara optimal," ucap Kapolda.

Kapolda juga berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun kesadaran kolektif bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan kebutuhan dasar yang harus dijaga secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Dengan sinergitas yang kuat, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan kamtibmas yang semakin kompleks dan dinamis," pungkas Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.

Melalui kehadiran AKBP Marganda Aritonang dalam forum strategis tersebut, Polres Simalungun menegaskan posisinya sebagai institusi kepolisian yang tidak hanya hadir secara fisik di tengah masyarakat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam setiap upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat regional Sumatera Utara.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polres Simalungun terus bergerak selaras dengan arah kebijakan Polda Sumatera Utara dalam membangun Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis demi mewujudkan masyarakat Simalungun yang aman, tertib, dan sejahtera.

Kapolres Simalungun Hadiri Apel Akbar Sabuk Kamtibmas Polda Sumut: Wujud Nyata Sinergitas Polri Dan Masyarakat Jaga Stabilitas Keamanan

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kapolres Simalungun AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., turut hadir dalam Apel Akbar Sabuk Kamtibmas yang digelar oleh Polda Sumatera Utara di Lapangan Belakang Mapolda Sumut, Medan, pada Jumat (24/4/2026).

Kehadiran Kapolres Simalungun dalam kegiatan berskala besar tersebut mencerminkan komitmen nyata Polres Simalungun sebagai bagian dari jajaran Polda Sumatera Utara dalam mewujudkan institusi Polri yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba saat dikonfirmasi pada Jumat, 24 April 2026, sekira pukul 19.42 WIB.

Menurutnya, keikutsertaan Kapolres Simalungun dalam apel akbar ini merupakan bentuk nyata dukungan dan solidaritas seluruh satuan kewilayahan terhadap program strategis Polda Sumatera Utara dalam menciptakan kondisi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di tengah masyarakat.

Apel Akbar Sabuk Kamtibmas tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto. Dalam kesempatan itu, Kapolda menekankan pentingnya sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat sebagai pilar utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Sumatera Utara.

Kapolda menjelaskan bahwa konsep "Sabuk Kamtibmas" mengandung makna filosofis yang mendalam, yakni sebagai ikatan kuat yang menyatukan seluruh elemen dalam satu sistem pengamanan terpadu.

"Ini adalah simbol sinergitas, di mana Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat saling terhubung, saling menopang, dan saling menguatkan dalam menjaga keamanan," ujar Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto di hadapan seluruh peserta apel.

Apel akbar tersebut dihadiri oleh peserta dari berbagai unsur, mulai dari jajaran Polda Sumut, pemerintah daerah, Satpol PP, organisasi kemasyarakatan, hingga mitra kamtibmas lainnya. Kapolda mengapresiasi antusiasme dan kehadiran seluruh peserta sebagai cerminan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga keamanan wilayah.

Irjen Pol. Whisnu lebih lanjut mengemukakan bahwa kolaborasi yang berkelanjutan serta partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang kondusif di seluruh wilayah Sumatera Utara. Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempererat persatuan dan kepedulian sosial tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang.

"Dengan kebersamaan dan komunikasi yang baik, kita dapat menjaga keamanan lingkungan masing-masing secara optimal," ucap Kapolda.

Kapolda juga berharap melalui kegiatan ini dapat terbangun kesadaran kolektif bahwa keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan kebutuhan dasar yang harus dijaga secara bersama-sama oleh seluruh lapisan masyarakat.

"Dengan sinergitas yang kuat, kita akan mampu menghadapi berbagai tantangan kamtibmas yang semakin kompleks dan dinamis," pungkas Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto.

Melalui kehadiran AKBP Marganda Aritonang dalam forum strategis tersebut, Polres Simalungun menegaskan posisinya sebagai institusi kepolisian yang tidak hanya hadir secara fisik di tengah masyarakat, tetapi juga aktif berkontribusi dalam setiap upaya menjaga keamanan dan ketertiban di tingkat regional Sumatera Utara.

Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa Polres Simalungun terus bergerak selaras dengan arah kebijakan Polda Sumatera Utara dalam membangun Polri yang profesional, berintegritas, dan humanis demi mewujudkan masyarakat Simalungun yang aman, tertib, dan sejahtera.

Simulasi Sispamkota Digelar Serius, Pemkot Medan Apresiasi dan Yakin Polda Sumut Mampu Hadapi Segala Ancaman

MEDAN || Jejak-indonesia.id — Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) yang digelar Polda Sumut menunjukkan kesiapan aparat dalam menghadapi berbagai potensi ancaman, mulai dari gangguan kamtibmas hingga situasi darurat berskala besar.

Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan puncak dari rangkaian panjang persiapan yang telah dilakukan sejak Maret 2026.

“Tahapannya lengkap, mulai dari deklarasi Sabuk Kamtibmas, tactical floor game, hingga simulasi lapangan dengan berbagai skenario, termasuk penanganan massa, penjarahan, penyanderaan hingga penjinakan bom,” ujarnya.

Ia menambahkan, ke depan pihaknya akan melakukan simulasi lanjutan langsung di titik-titik strategis Kota Medan, termasuk pengaturan lalu lintas dan rekayasa jalan yang akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada masyarakat.

“Kami akan lakukan di kondisi riil, tentu dengan pemberitahuan kepada masyarakat agar tidak menimbulkan kepanikan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyampaikan apresiasi atas kesiapan Polri dalam menjaga keamanan kota.

Ia mengaku optimistis Kota Medan akan tetap kondusif melihat keseriusan dan profesionalisme aparat dalam menjalankan simulasi tersebut.

“Kami yakin kepolisian mampu menjaga Kota Medan tetap aman dan nyaman, termasuk menghadapi potensi kejahatan jalanan hingga situasi darurat seperti penyanderaan dan bom,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan daerah.

Dengan kesiapan tersebut, Pemerintah Kota Medan berharap kepercayaan masyarakat terhadap aparat semakin meningkat, sekaligus memperkuat rasa aman dalam kehidupan sehari-hari.

Ungkap Peredaran Sabu di Pematang Siantar, Polisi Amankan 86 Paket dan Lumpuhkan Pelaku Saat Pengembangan

MEDAN || Jejak-indonesia.id — Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkotika. Kali ini, Unit 4 Subdit 1 berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu dengan mengamankan seorang pelaku beserta puluhan paket barang bukti siap edar di Kota Pematang Siantar.

Pengungkapan tersebut berlangsung pada Kamis, 23 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di sebuah rumah kos yang berada di Jalan Penyabungan, Kelurahan Timbang Galung, Kecamatan Siantar Barat. Lokasi tersebut sebelumnya telah menjadi target penyelidikan setelah adanya laporan masyarakat yang mencurigai aktivitas peredaran narkoba di kawasan itu.

Petugas yang menerima informasi tersebut langsung melakukan observasi dan profiling terhadap terduga pelaku sejak pukul 11.00 WIB. Setelah memastikan target, tim kemudian melakukan penggerebekan di kamar nomor 16 kos Pondok Joy yang diduga menjadi tempat penyimpanan narkotika.

Dalam penggerebekan tersebut, petugas mengamankan seorang pria bernama Rahmad Efendi Hasibuan (30), seorang wiraswasta yang berdomisili di Kabupaten Simalungun. Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan sebanyak 86 bungkus sabu yang dikemas dalam plastik klip transparan dengan berat bruto sekitar 26,7 gram.

Selain itu, turut diamankan sejumlah barang bukti lainnya berupa lima plastik klip kosong, satu kotak rokok kaleng warna hitam, serta satu unit telepon seluler yang diduga digunakan untuk aktivitas transaksi.

Dari hasil interogasi awal, pelaku mengaku memperoleh sabu tersebut dari seorang pria bernama Leman di kawasan Tembung, Kota Medan. Narkotika tersebut dibeli dengan harga Rp280 ribu per gram dan rencananya akan diedarkan kembali.

Menindaklanjuti pengakuan tersebut, petugas kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Tembung. Namun dalam proses tersebut, pelaku berusaha melawan dan melarikan diri sehingga petugas terpaksa mengambil tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., melalui Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan dalam memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara.

“Polda Sumut terus berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk peredaran narkotika. Kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga kasus ini dapat diungkap,” ujar Kombes Ferry.

Ia menegaskan, pihaknya akan terus melakukan pengembangan untuk memburu jaringan di atasnya, termasuk memburu pemasok yang telah dikantongi identitasnya.

Saat ini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di kantor Ditresnarkoba Polda Sumut untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Polda Sumut juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan terkait penyalahgunaan narkotika demi menciptakan lingkungan yang aman dan bersih dari narkoba.

error: Content is protected !!