Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Redaksi

Pelaku Penculikan Anak Diringkus di Kawasan Pelabuhan Merak

SERANG || Jejak-indonesia.id - Polda Banten melalui Satreskrim Polres Serang berhasil meringkus seorang perempuan berinisial GH (53) terkait dugaan penculikan anak

Dalam kesempatannya, Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

"Berdasarkan Laporan Polisi pada 06 Mei 2026. Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu 29 April 2026, orang tua korban mempercayakan pengasuhan anaknya berinisial GH saat orang tua korban bekerja. Rumah kontrakan GH berada berdekatan dengan rumah orang tua korban sehingga sebelumnya telah terjalin hubungan saling percaya," jelas Kombes Pol Maruli pada Kamis (07/05).

Selanjutnya, Kombes Pol Maruli mengatakan bahwa pada Selasa 05 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 WIB, orang tua korban sempat menanyakan kondisi anaknya kepada GH dan dijawab bahwa anak tersebut baru selesai sarapan.

"Namun hingga sore hari, GH tidak lagi membalas pesan maupun mengangkat panggilan telepon dari orang tua korban. Tidak lama kemudian, GH memberikan kabar bahwa anak tersebut akan dibawa ke Sumatera. Mendengar hal tersebut, orang tua korban langsung melaporkan kejadian ke Polres Tulungagung," katanya.

Kombes Pol Maruli menyampaikan bahwa Polres Tulungagung berkordinasi dengan Polres Serang terkait dugaan penculikan balita yang dibawa ke arah Pelabuhan Merak menggunakan bus.

"Setelah menerima informasi dari Polres Tulung Agung. Tim Resmob Satreskrim Polres Serang melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap sejumlah bus antar kota antar provinsi yang akan menyeberang menuju Pulau Sumatera. Pada Rabu tanggal 06 Mei 2026 sekira pukul 08.00 pagi, Bus yang dicurigai membawa pelaku akhirnya ditemukan di kawasan Pelabuhan Merak. Tim Resmob kemudian langsung melakukan pemeriksaan dan berhasil meringkus GH," ujarnya.

Diakhir, Kabidhumas Polda Banten mengimbau para orang tua agar meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas anak serta selektif dalam memilih pengasuh.

“Kami mengimbau para orang tua agar lebih waspada dalam mengawasi anak serta selektif memilih pengasuh. Jika menemukan hal mencurigakan, segera laporkan ke kantor kepolisian terdekat atau melalui Call Center 110,” tutup Kabidhumas Polda Banten Kombes Pol Maruli Ahiles Hutapea. (Bidhumas).

Dukung Ketahanan Pangan, Polres Raja Ampat Pinjamkan Mesin Pipil Jagung kepada Petani Binaan

RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id - Polres Raja Ampat melaksanakan aksi nyata dalam mendukung produktivitas sektor pertanian di wilayahnya. Pada Kamis (07/04/2026), Polres Raja Ampat menyerahkan pinjam pakai mesin pipil jagung kepada kelompok petani binaan yang berlokasi di Perumahan Mansapur, Distrik Waisai Kota, Kabupaten Raja Ampat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 WIT ini dihadiri langsung oleh Kabag SDM Polres Raja Ampat, AKP Tatak Heru Latif, bersama staf Bag Logistik dan Bhabinkamtibmas Waisai Kota. Penyerahan bantuan alat pertanian ini dilakukan langsung di lahan pertanian milik Bapak Sumarto untuk membantu mempercepat proses pasca-panen para petani setempat.

AKP Tatak Heru Latif menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam mendorong kemandirian pangan. Dengan adanya mesin pipil jagung ini, diharapkan proses produksi petani binaan menjadi lebih efisien dan hasil yang didapat lebih maksimal.

Kegiatan penyerahan berjalan dengan lancar, tertib, dan disambut antusias oleh para petani. Melalui semangat "Berprestasi, Inovasi, dan Berakhlak Mulia," Polres Raja Ampat berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat melalui program-program yang bermanfaat langsung bagi kesejahteraan warga.

Sinergi Tanpa Batas, Lapas dan Polresta Banyuwangi Pererat Koordinasi Demi Perkuat Pengamanan dan Pemberantasan Narkoba

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus berkomitmen memperkuat keamanan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba. Komitmen ini ditegaskan melalui kunjungan kerja jajaran Lapas Banyuwangi ke Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banyuwangi guna mempererat sinergi antar lembaga penegak hukum itu, Kamis (07/05).

Kepala Lapas Banyuwangi, Solichin, yang didampingi oleh sejumlah pejabat struktural, disambut langsung oleh Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan. Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut menjadi momentum krusial untuk menyelaraskan persepsi dalam menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam pertemuan tersebut, fokus utama pembahasan terletak pada penguatan pengamanan dan kolaborasi intensif dalam pemberantasan penyalahgunaan narkotika. Solichin menegaskan bahwa sinergi yang telah terbangun selama ini merupakan aset penting yang harus terus dipertahankan dan ditingkatkan.

"Sinergi dengan Polresta Banyuwangi selama ini telah terjalin dengan sangat baik. Kami ingin memastikan koordinasi ini tetap solid, terutama dalam hal deteksi dini dan pencegahan peredaran gelap narkoba di dalam Lapas," ujar Solichin.

Ia menambahkan bahwa dukungan dari kepolisian sangat vital bagi Lapas. Dengan adanya kerja sama yang erat, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat diminimalisir secara efektif.

Lebih lanjut, Solichin menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Polresta Banyuwangi atas konsistensi mereka dalam melaksanakan giat patroli atau tilik sambang ke Lapas Banyuwangi secara rutin.

"Kami sangat berterima kasih atas rutinitas anggota Polresta yang melakukan sambang ke Lapas. Ini adalah elemen pendukung yang sangat penting dalam menyokong stabilitas keamanan kami," imbuh Solichin.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rofiq Ripto Himawan menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan penuh bagi Lapas Banyuwangi. Baginya, tantangan dalam memerangi narkoba tidak bisa dihadapi secara parsial atau sendiri-sendiri.

"Sinergi dan kolaborasi adalah kunci. Kami sangat mendukung langkah-langkah yang diambil Lapas Banyuwangi. Terlebih dalam memerangi narkoba, kita harus bahu-menerbahu untuk memutus rantai peredarannya," tegas Kombes Pol Rofiq.

Kunjungan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk meningkatkan frekuensi koordinasi lapangan serta pertukaran informasi intelijen demi mewujudkan Lapas Banyuwangi yang bersih dari narkoba (Bersinar) dan senantiasa kondusif.

Kapolri Terima Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari BSSN, Tekankan Sinergi Ruang Siber

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Kapolri Jenderal Pol. Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., menerima tanda kehormatan Adhi Bhakti Senapati dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) pada Hari Rabu (06/05/2026). Penganugerahan ini diserahkan langsung oleh Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, dalam upacara simbolis di Kantor BSSN, Depok.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Kapolri dalam memperkuat keamanan nasional, khususnya melalui penguatan kolaborasi lintas lembaga di ruang siber.

Dalam sambutannya, Kapolri mengungkapkan, penghargaan Adhi Bhakti Senapati menjadi momen penting yang semakin mendorong dirinya untuk meningkatkan kolaborasi antara Polri dengan berbagai pihak, termasuk Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Hal ini sejalan dengan arahan Presiden yang menekankan pentingnya persatuan dan sinergi dalam menghadapi berbagai ancaman terhadap bangsa dan negara.

"Bagi saya ini adalah penghargaan yang sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus meningkatkan kolaborasi dan sinergisitas. Apalagi Bapak Presiden telah menyampaikan bahwa kita harus bersatu dalam menghadapi berbagai tantangan," jelasnya.

Menurut Kapolri, ancaman di ruang siber menjadi salah satu tantangan terbesar ke depan. Oleh karena itu, diperlukan langkah strategis yang mencakup peningkatan literasi digital, penguatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan sistem keamanan yang andal, serta penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber.

"Kita harus bersama-sama menjaga ruang siber, mulai dari literasi, penguatan SDM, pembangunan sistem keamanan, hingga penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan siber," tegasnya.

Selain itu, Kapolri juga menekankan pentingnya sinergi antara Polri, BSSN, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kedaulatan negara, baik dari sisi keamanan siber maupun pertahanan.

"Kolaborasi dan sinergisitas menjadi kunci sukses untuk menjaga kedaulatan di bidang keamanan," pungkasnya.

Perkuat Pelayanan Intelijen, Kapolda Jabar Resmikan Gedung Sat Intelkam Polres Cimahi “38 Setia”

BANDUNG || Jejak-indonesia.id - Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., meresmikan Gedung Satuan Intelijen dan Keamanan (Sat Intelkam) Polres Cimahi yang diberi nama “38 Setia”, Rabu (6/5/2026). Peresmian ini menandai babak baru dalam penguatan sarana prasarana kepolisian guna meningkatkan kualitas pelayanan intelijen dan pengamanan wilayah.

Nama “38 Setia” yang disematkan pada gedung ini membawa filosofi mendalam bagi korps intelijen di Cimahi, yang melambangkan dedikasi tanpa batas serta loyalitas dalam menjalankan tugas analisis intelijen dan pelayanan profesional yang berintegritas.

Dalam sambutannya, Kapolda Jabar menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran Polres Cimahi atas terwujudnya pembangunan gedung yang representatif dan modern tersebut. Menurutnya, fasilitas ini merupakan bentuk perhatian pimpinan terhadap kenyamanan personel dalam menjalankan tugas di lapangan.

“Semoga dengan adanya gedung baru yang megah ini, kinerja Sat Intelkam Polres Cimahi semakin optimal, profesional, terukur, dan akuntabel. Keberadaan fasilitas ini harus berdampak langsung pada pengumpulan informasi yang lebih cepat serta pencegahan dini terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolda Jabar

Prosesi peresmian berlangsung khidmat di Mapolres Cimahi, ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Kapolda Jabar. Setelah upacara seremonial, Kapolda yang didampingi Kapolres Cimahi meninjau langsung berbagai ruangan dan fasilitas pendukung yang ada di dalam gedung baru tersebut.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, S.I.K., M.H., menambahkan bahwa peningkatan fasilitas ini adalah bukti nyata komitmen Polri untuk memberikan rasa aman kepada warga.

“Kami ingin masyarakat Cimahi merasa terlindungi dan dilayani dengan sepenuh hati. Gedung ’38 Setia’ ini diharapkan menunjang pengawasan wilayah yang lebih terstruktur dan sistematis demi stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Cimahi,” ungkap Kabid Humas

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama Polres Cimahi, unsur Forkopimda Kota Cimahi, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama. Sinergi yang hangat antara kepolisian dan berbagai elemen masyarakat mewarnai peresmian gedung yang diharapkan menjadi pusat strategi pengamanan wilayah tersebut.

error: Content is protected !!