Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Redaksi

Polda Banten Perketat Penertiban Kendaraan ODOL, Kapolda Tegaskan Angkutan Tambang Wajib Taat Aturan

SERANG || Jejak-indonesia.id – Kapolda Banten Irjen Pol Hengki memimpin Rapat Koordinasi tentang pembatasan jam operasional kendaraan angkutan tambang mineral bukan logam dan batuan di wilayah hukum Polda Banten yang berlangsung di Ruang Crisis Center Polda Banten pada Selasa (12/05).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, Kapolresta dan Kapolres jajaran, serta Kasatlantas, Kabagbinopsnal, Kasubditgakkum Ditlantas Polda Banten dan perwakilan OPD Provinsi Banten.

Dalam arahannya, Kapolda Banten menegaskan bahwa jajaran lalu lintas harus melakukan pengawasan dan penindakan secara konsisten terhadap kendaraan angkutan tambang yang masih beroperasi di luar jam operasional yang telah ditetapkan. “Kepada seluruh Kasatlantas jajaran agar melaksanakan pengawasan dan penindakan secara konsisten dan berkelanjutan terhadap kendaraan angkutan tambang yang beroperasi di luar jam operasional,” tegas Hengki.

Kapolda juga menekankan bahwa penertiban di lapangan akan diback up personel Sabhara guna mengantisipasi adanya gangguan keamanan maupun perlawanan saat pelaksanaan penindakan.
Selain itu, Hengki menyoroti pentingnya peran perusahaan tambang dan pemilik usaha galian C dalam menjaga ketertiban operasional kendaraan aangkut “Kami akan mengumpulkan para pengusaha tambang dan pemilik usaha batu agar ikut membantu menjaga ketertiban. Jangan hanya menjual material, tetapi juga mengatur jadwal kendaraan angkut agar tidak melanggar jam operasional,” ujar Hengki.

Selain itu Kapolda Banten mengatakan bahwa kendaraan yang beroperasi di luar jam operasional, tidak layak jalan, mati KIR, tidak menggunakan pelat nomor, maupun tidak memenuhi syarat teknis akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Arief Kurniawan menyampaikan bahwa kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL) masih menjadi salah satu penyebab kemacetan, kerusakan jalan, serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dirlantas menjelaskan bahwa dalam pelaksanaan penertiban di lapangan, petugas masih menemukan sejumlah kendala seperti kendaraan yang memblokir jalan, sopir meninggalkan kendaraan, hingga parkir sembarangan saat dilakukan penindakan.
“Meski demikian, jajaran Ditlantas Polda Banten terus melakukan sosialisasi dan penegakan hukum baik melalui tilang manual maupun sistem ETLE terhadap kendaraan pelanggar, selain itu banyak kendaraan yang awalnya sesuai spesifikasi pabrikan namun dimodifikasi sehingga kapasitas muatan melebihi ketentuan.” jelas Dirlantas.

Pada kesempatan tersebut, perwakilan OPD terkait menjelaskan bahwa kewenangan perizinan angkutan disesuaikan dengan wilayah operasional kendaraan. Apabila lintas operasional mencakup antarprovinsi menjadi kewenangan kementerian, sedangkan operasional dalam satu provinsi menjadi kewenangan gubernur.

Perwakilan OPD Provinsi Banten juga menyampaikan bahwa jam operasional kendaraan angkutan sebenarnya telah diatur, namun di lapangan masih ditemukan aktivitas pengangkutan di luar ketentuan. Untuk mendukung penertiban, pihak OPD telah menerbitkan surat edaran terkait penyediaan lokasi parkir bagi kendaraan angkutan.

Dalam rapat koordinasi tersebut, seluruh instansi terkait sepakat memperkuat penertiban kendaraan ODOL secara terpadu melalui pendataan kendaraan angkutan, perusahaan tambang, pengawasan uji KIR, peningkatan patroli jalur distribusi material tambang, hingga penegakan hukum secara tegas dan terukur. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas serta melindungi masyarakat dari dampak kendaraan ODOL di wilayah Banten. (Bidhumas).

Polsek Panongan Monitoring Pertumbuhan Jagung di Desa Ranca Iyuh, Dukung Program Ketahanan Pangan Nasional

TANGERANG || Jejak-indonesia.id – Jajaran Polsek Panongan Polresta Tangerang kembali melakukan monitoring perkembangan tanaman jagung dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional sesuai Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan pengecekan dilaksanakan di Kampung Ranca Serdang RT 15/04, Desa Ranca Iyuh, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang, dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Ranca Iyuh Aipda Rio Sumboyo bersama kelompok tani setempat.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, S.H. mengatakan kegiatan monitoring dilakukan untuk memastikan perkembangan tanaman jagung berjalan optimal sekaligus memberikan dukungan kepada para petani dalam menjaga produktivitas pertanian.

“Polri terus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pendampingan dan monitoring bersama kelompok tani agar proses pertanian berjalan baik dan hasil panen nantinya maksimal,” ujar Kapolsek.

Dari hasil pengecekan di lapangan, tanaman jagung yang berada di lokasi tersebut telah berumur kurang lebih 40 hari dengan tinggi tanaman mencapai sekitar satu meter.

Saat ini, para petani masih melakukan tahap perawatan berupa pemupukan, penyemprotan, serta pembersihan rumput liar pada area bedengan tanaman jagung guna menjaga pertumbuhan tanaman tetap optimal.

Selain melakukan monitoring, personel Polsek Panongan juga memberikan motivasi kepada kelompok tani agar terus semangat dalam mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu upaya mendukung ketahanan pangan daerah.

Kegiatan berlangsung aman dan lancar serta menjadi bentuk sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Kapolda Sulut Apresiasi SPPG Polres Sitaro: Wujud Nyata Polri Hadir untuk Generasi Sehat

KEPULAUAN SITARO || Jejak-indonesia.id - Komitmen mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperkuat jajaran kepolisian di Sulawesi Utara. Hal itu ditandai dengan launching operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Kepulauan Sitaro sekaligus penyaluran perdana MBG bagi sekolah-sekolah penerima manfaat, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan ini dilaksanakan di SPPG Polres Kepulauan Sitaro yang berada di Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, dihariri langsung Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie, Ketua Bhayangkari Daerah Sulut Ny. Joan Roycke Langie, Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi, unsur Forkopimda Kepulauan Sitaro, pejabat utama Polda Sulut, Bhayangkari, dan tokoh agama

Dalam laporannya, Kapolres Kepulauan Sitaro AKBP Iwan Permadi menyampaikan bahwa keberadaan SPPG merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sekolah.

Ia menjelaskan, pembangunan dan renovasi dapur SPPG berlangsung selama 207 hari hingga seluruh fasilitas dan perlengkapan dinyatakan siap digunakan secara optimal.

“SPPG ini akan melayani 28 sekolah di wilayah Kecamatan Siau Timur dengan total penerima manfaat sebanyak 2.077 siswa,” ungkap Kapolres.

Puluhan sekolah penerima manfaat tersebut tersebar di sejumlah kelurahan dan kampung, mulai dari Bahu, Akesembeka, Tarorane, Kenang, Ingge, Tumbira, Lia, Deahe, Apelawo hingga Bukide, mencakup jenjang PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA.

Kapolres berharap kehadiran fasilitas tersebut mampu membantu pemenuhan kebutuhan gizi anak-anak serta mendukung terciptanya generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro melalui Asisten I Novia Tamaka memberikan apresiasi atas langkah Polres Sitaro menghadirkan fasilitas pelayanan yang tidak hanya mendukung institusi kepolisian, tetapi juga berdampak langsung bagi masyarakat.

Menurutnya, sinergitas antara pemerintah daerah, TNI dan Polri menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro.

“Momentum launching ini diharapkan menjadi semangat baru bagi jajaran Polres Kepulauan Sitaro untuk terus meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kapolda Sulut Irjen Pol Roycke Harry Langie memberikan apresiasi terhadap kesiapan Polres Sitaro dalam mengelola SPPG sesuai standar yang ditetapkan.

“Luar biasa Polres Sitaro yang mampu mengelola SPPG ini. Standarisasinya sudah baik, namun pengelolaan limbah dan penerapan SOP harus terus diperhatikan,” tegas Kapolda.

Ia juga menekankan pentingnya kualitas makanan yang disalurkan kepada para pelajar, termasuk pemenuhan standar dua lauk sebagaimana arahan Presiden RI dalam program MBG.

Kapolda menilai jumlah 28 sekolah penerima manfaat masih memungkinkan pelayanan dilakukan secara maksimal dan terkontrol dengan baik.

“Kehadiran Polri dalam program MBG ini merupakan bagian dari tugas kemanusiaan, termasuk mendukung upaya pencegahan stunting dan menciptakan generasi sehat,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda juga mengungkapkan bahwa setelah SPPG Sitaro, akan ada lima SPPG lain di wilayah Polda Sulut yang segera di-launching, sementara sepuluh lainnya masih dalam tahap pembangunan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan kendaraan penyaluran perdana MBG oleh Kapolda Sulut, penyerahan bantuan sosial, serta peninjauan ke lokasi pembangunan Polres Kepulauan Sitaro di Kampung Balirangeng, Kecamatan Siau Timur Selatan.

Pererat Hubungan Polri dan Masyarakat, Anggota Bhabinkamtibmas Bripka Tri Handoko Rutinkan Giat Sholat Subuh Berjamaah

CILEGON || Jejak-indonesia.id - habinkamtibmas Polsek Bojonegara Polres Cilegon Polda Banten Laksanakan shalat subuh keliling berjamaah bersama warga masyarakat Di Masjid Jami Al-falah Desa Karang sekaligus Memakmurkan Masjid dan silaturahim dengan Para Alim Ulama dan tokoh masyarakat, Selasa (12/05/2026).

Setelah selesai Sholat Subuh dalam program “subuh keliling” tersebut dilakukan oleh Bhabinkamtibmas setelah selesai shalat subuh bhabinkamtibmas memberikan pesan Kamtibmas kepada ustad dan jamaah sholat subuh, dan untuk menjaga tali silaturahmi anta polisi dengan ulama.

Kapolres Cilegon Polda Banten AKBP Martua Raja Taripar Laut Silitonga melalui Kapolsek Bojonegara Polres Cilegon Polda Banten IPTU Kyflan Ahmad Syukur mengatakan Kegiatan Sholat Subuh berjamaah ini, dimaksudkan agar Polisi dapat bersilaturahmi dan berbaur bersama masyarakat dan para alim ulama dengan cara mendatangi masjid-masjid yang ada di wilayahnya. Selain itu, Sholat Subuh berjamaah dengan warga adalah wujud menjalin sinergitas kemitraan dengan masyarakat dari berbagai kalangan, untuk menjaga Kamtibmas,” tutur Kapolsek Bojonegara

Lebih lanjut Kapolsek mengatakan, melalui Bhabinkamtibmas bersilaturahmi dengan para Jamaah sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas diantaranya agar tetap menjaga keamanan dan ketertiban dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dan tetap menjaga kerukunan beragama yang sudah terjalin dengan baik di wilayah Hukum Polsek Bojonegara dan Sholat Subuh berjamaah ibadah dan akan menambah rasa persaudaraan, kekeluargaan dan keakraban antara Polisi dengan masyarakat serta akan lebih meningkatkan ketaqwaan, ujarnya

Kepada warga masyarakat iapun menyampaikan Pentingnya menjaga Ukhuwah Islamiah, mencegah gangguan Kamtibmas dan Pelayanan Kepolisian kepada masyarakat serta Mari bersama jaga kamtibmas dan laporkan setiap kegiatan maupun kejadian yang menonjol kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek setempat. Pungkasnya.

KAPOLRES BINJAI JENGUK KORBAN BEGAL PELAJAR PASTIKAN PENDAMPINGAN DAN PENANGANAN MAKSIMAL

BINJAI || Jejak-indonesia.id - Hari ini selasa 12/05/26 pada pukul 09.30 wib kapolres binjai Akbp Mirzal Maulana S.I.K.,S.H.,M.M.,M.H bersama dengan pju polres binjai melaksanakan kegiatan langsung untuk melihat korban tindak pidana pencurian dengan kekerasan

Dalam kunjungannya tersebut walikota binjai drs H Amir Hamzah yang diwakilkan oleh wakil walikota binjai Hasanul Jihadi,S.H.,S.Sos.,M.Kn turun melihat kondisi korban sebagai bentuk empati kepedulian dan tanggungjawab moral terhadap keselamatan masyarakat khususnya generasi muda

Kegiatan kunjungan ini kapolres binjai bersama dengan wakil walikota mendatangi korban pertama atas nama dini ulva mayori yang beralamat digang wakaf kelurahan nangka kecamatan binjai utara dan juga korban kedua yang masih berada dirumah sakit joelham karena masih dibutuhkan pertolongan medis atas nama yudha ramadhan yang beralamat dijalan sei wampu lingkungan VII tanah seribu kecamatan binjai selatan

Dalam dialognya dengan korban dan keluarganya kapolres binjai menyampaikan bahwa "kami hadir untuk memastikan kondisi korban dan memberikan dukungan moril kepada keluarga dan menyampaikan turut prihatin atas kejadian ini serta memastikan kasus ini menjadi perioritas utama dalam pengungkapannya"

Disini kapolres binjai juga memberikan bantuan tali asih kepada korban sebagai bentuk kepedulian dan juga polres binjai akan memberikan pendampingi psikologis,bantuan proses hukum dan dukungan keamanan selama pemulihan

Dalam dialog langsung kepada keluarga korban kapolres binjai menerangkan bahwa polres binjai telah membentuk tim khusus dan saat ini sedang bekerja memburu para pelaku maupun informasi perkembangan penyelidikan akan disampaikan secara terbuka

Ucapan terimakasih disampaikan langsung oleh keluarga korban kepada kapolres binjai dan mengapresiasi atas perhatian dan respon cepat dari polres binjai

Saat dikonfirmasi kapolres binjai menegaskan bahwa "kami tidak memberi ruang bagi pelagu begal dikota binjai,siapapun pelakunya akan kami kejar dan tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku"

Kapolres binjai juga menyampaikan himbauan pesan kepada masyarakat untuk tidak ragu melapor bilamana melihat potensi kejahatan dan memanfaatkan hotline pengaduan polres melalui 110 dan mengajak masyarakat kota binjai bersama menjaga keamanan lingkungan

Kegiatan kunjungan ini sekaligus menjadi pesan bahwa polri hadir tidak hanya menindak pelaku tetapi polri juga hadir untuk melindungi dan mendampingi korban

error: Content is protected !!