Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Redaksi

Progres 70 Persen, Polres Cilegon Bangun Jembatan Merah Putih di Kp. Cidohok Anyer

ANYER || Jejak-indonesia.id – Polres Cilegon Polda Banten terus menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui program pembangunan infrastruktur. Salah satunya dengan membangun Jembatan Merah Putih di Kampung Cidohok RT 003 RW 003 Desa Grogol Indah, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang,

Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si, melalui Kabaglog Polres cilegon AKP Sudibyo Wardoyo S.H,M.H mengatakan, progres pembangunan jembatan saat ini sudah mencapai 70 persen. “Pembangunan ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri untuk masyarakat. Jembatan ini nantinya akan memudahkan akses warga, khususnya anak sekolah dan petani,” ujarnya, Selasa, 12 Mei 2026.

Jembatan Merah Putih dibangun untuk menggantikan jembatan lama yang sudah tidak layak dan rawan ambruk saat musim hujan. Selama ini warga Kp. Cidohok harus memutar sejauh 2 kilometer atau melintasi sungai jika debit air rendah.

Pembangunan jembatan menggunakan anggaran swadaya dan dukungan dari berbagai pihak. Pengerjaannya melibatkan personel Polres Cilegon bersama warga sekitar secara gotong royong.

“Selain fungsi konektivitas, jembatan ini kami beri nama Merah Putih sebagai simbol persatuan. Polri ingin lebih dekat dan bermanfaat langsung bagi masyarakat,” tambah AKP Sudibyo.

Warga Kampung Cidohok RT 003 RW 003 Desa Grogol Indah, Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang, menyambut baik pembangunan tersebut. Tokoh masyarakat setempat mengaku sangat terbantu karena jembatan akan mempercepat akses ke pasar, sekolah, dan fasilitas kesehatan.

Ditargetkan, Jembatan Merah Putih Kp. Cidohok Anyer rampung 100 persen dalam satu bulan ke depan. Setelah selesai, jembatan akan langsung bisa dimanfaatkan oleh warga.

Polres Cilegon berkomitmen terus hadir melalui program sosial dan infrastruktur demi terciptanya kamtibmas yang kondusif serta meningkatnya kesejahteraan masyarakat."tutupnya.

Dandim 1801/Manokwari Cek Langsung Progres Pembangunan RTLH TMMD Ke-128

MANOKWARI UTARA || Jejak-indonesia.id – Untuk memastikan progres pembangunan fisik Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) berjalan sesuai rencana, Komandan Kodim 1801/Manokwari Letkol Inf David Sutrisno Sirait, S.E., selaku Dansatgas TMMD ke-128 turun langsung meninjau lokasi pekerjaan di Kampung Tanah Rubah, Distrik Manokwari Utara, Selasa (12/5/2026).

Peninjauan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan dan tanggung jawab Dansatgas terhadap seluruh sasaran fisik program TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari agar hasil pembangunan benar-benar bermanfaat bagi masyarakat.

Di sela pengecekan, Letkol Inf David Sutrisno Sirait, S.E., melihat secara langsung progres pembangunan RTLH yang saat ini terus dikerjakan personel Satgas TMMD bersama warga setempat secara gotong royong. Beberapa bagian rumah terlihat telah memasuki tahap pemasangan dinding, atap, hingga penyelesaian bagian interior.

Dansatgas TMMD mengatakan, pihaknya ingin memastikan seluruh pekerjaan berjalan maksimal dan selesai tepat waktu sesuai target yang telah ditentukan.

“Pengecekan langsung ini untuk memastikan pembangunan RTLH berjalan baik dan hasilnya benar-benar dapat dirasakan masyarakat. Kami berharap program TMMD ini mampu membantu meningkatkan kesejahteraan warga Kampung Tanah Rubah,” ujar Dandim.

Kehadiran Dansatgas di lokasi juga memberikan semangat tambahan bagi personel Satgas maupun masyarakat yang turut membantu proses pembangunan. Warga mengaku senang dan bangga karena pembangunan rumah mereka mendapat perhatian langsung dari Dandim 1801/Manokwari.

Program TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, namun juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui semangat gotong royong di wilayah pedesaan.

Sumber: Pendim 1801 Manokwari

Gelar Rakernis Pusjarah Polri T.A 2026 di Jakarta Timur: Perkuat Implementasi Tribrata Dan Catur Prasetya

JAKARTA || Jejak-indonesia.id — Pusat Sejarah (Pusjarah) Polri menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Tahun Anggaran 2026 di Hotel Oakwood Taman Mini Indonesia Indah, Jakarta Timur, pada 11 hingga 12 Mei 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Reaktualisasi Tribrata dan Catur Prasetya untuk Penguatan Polri Presisi dalam Mendukung Rencana Kerja Pemerintah Tahun 2026”.

Rakernis dihadiri langsung Kepala Pusat Sejarah Polri Brigjen Pol Abas Basuni, pejabat utama Pusjarah Polri, serta peserta dari perwakilan lintas satuan kerja tingkat Mabes Polri dan kewilayahan yang mengikuti kegiatan secara luring maupun daring.

Dalam sambutannya, Kapusjarah Polri Brigjen Pol Abas Basuni S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Pusjarah Polri memiliki peran strategis dalam menjaga, melestarikan, dan menginternalisasikan nilai-nilai kesejarahan di lingkungan kepolisian.

Menurutnya, Pusjarah Polri tidak hanya bertugas melakukan penelitian, dokumentasi, pencatatan, dan pengkajian sejarah Polri, tetapi juga menjaga sistem nilai yang menjadi identitas institusi kepolisian.

“Profesionalisme tugas Polri tidak dapat diwujudkan secara serta-merta, melainkan melalui upaya nyata yang terimplementasi melalui program dan kebijakan. Nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya menjadi pedoman hidup dan pedoman kerja anggota Polri,” ujar Brigjen Pol Abas Basuni S.I.K., M.H., Senin (11/05).

Ia juga menekankan bahwa semangat Polri Presisi harus dipahami dalam konteks kesejarahan, mulai dari pendekatan prediktif, responsibilitas, hingga transparansi berkeadilan.

Menurutnya, sejarah bukan hanya tentang masa lalu, tetapi menjadi tanggung jawab masa kini untuk menjaga identitas bangsa dan memperkuat integritas anggota Polri di tengah perkembangan zaman.

“Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Sejarah menjadi sarana pengikat dan pengingat insan Bhayangkara dalam menjaga identitas bangsa serta memberikan pelayanan yang berintegritas kepada masyarakat,” lanjutnya.

Dalam Rakernis tersebut, peserta mendapatkan penguatan materi dari sejumlah narasumber sebagai berikut.

Irwasum Polri yang diwakili Brigjen Pol Eddy Hermanto memberikan materi mengenai penguatan integritas dan profesionalisme menuju Polri Presisi.

As SDM Kapolri yang diwakili Brigjen Pol Budhi Herdi Susianto membahas penguatan integritas dan profesionalisme sumber daya manusia dalam mendukung Polri Presisi.

Sementara itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menyampaikan materi terkait strategi menghadapi perkembangan teknologi informasi dan pentingnya komunikasi publik di era digital.

Kadiv Humas menekankan implementasi Peraturan Kapolri Nomor 6 Tahun 2023 tentang fungsi kehumasan. Menurutnya, setiap personel Polri, termasuk Pusjarah Polri, memiliki peran dalam menyampaikan informasi secara profesional, terbuka, dan mudah dipahami agar masyarakat mendapatkan gambaran utuh terkait kinerja kepolisian.

“Reputasi Polri terbentuk dari akumulasi kinerja, sikap, dan interaksi personel dengan masyarakat yang dilakukan secara konsisten,” ujar Irjen Pol Johnny Eddizon Isir.

Rakernis juga menghadirkan Komisioner Kompolnas RI Irjen Pol (Purn) Ida Oetari Poernamasari yang membahas perspektif Kompolnas terhadap kinerja, integritas, dan profesionalisme anggota Polri.

Dalam paparannya, Kompolnas mengapresiasi langkah Pusjarah Polri dalam memperkuat internalisasi nilai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat kepada seluruh personel Polri.

Melalui Rakernis ini, Pusjarah Polri berharap nilai-nilai dasar kepolisian dapat terus terpelihara dan terinternalisasi dalam pelaksanaan tugas anggota Polri, sekaligus memperkuat pengabdian kepada masyarakat di tengah dinamika perkembangan global dan tantangan era modernisasi.

Kupas Tuntas Mafia Gas Oplosan, Kapolres Karangasem “Buka-bukaan” di Podcast KOPLAR

KARANGASEM || Jejak-indonesia.id – Kapolres Karangasem AKBP I Made Santika, S.H., S.I.K., M.I.K., hadir sebagai narasumber spesial dalam program Podcast KOPLAR yang dipandu oleh host kondang I Ketut Parwata pada Senin (11/5) malam.

Dalam obrolan hangat yang mengalir hingga larut malam tersebut, Kapolres secara eksklusif membedah kasus besar pengungkapan sindikat oplosan gas LPG subsidi antar-provinsi yang baru-baru ini menghebohkan publik. Mengusung judul "Membongkar Mafia Gas Oplosan di Karangasem: Kapolres Buka-bukaan Soal Jaringan dan Pengawasan", podcast ini menjadi sarana transparansi kepolisian kepada masyarakat.

Di hadapan Ketut Parwata, AKBP I Made Santika menjawab pertanyaan tajam mengenai bagaimana praktik ilegal tersebut bisa berjalan selama 54 hari tanpa terdeteksi. Kapolres menjelaskan secara rinci mengenai modus operandi pelaku, kapasitas produksi harian, hingga jaringan distribusi yang merambah hingga ke wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Kami masuk ke detail bagaimana dan potensi keterlibatan pihak lain terus kami telusuri. Ini bukan sekadar penangkapan, tapi evaluasi total terhadap sistem pengawasan distribusi LPG subsidi di lapangan," ujar Kapolres dalam sesi wawancara tersebut.

Selain membahas aspek hukum dan teknis penyidikan, Kapolres juga memanfaatkan momentum ini untuk memberikan edukasi langsung kepada warga Karangasem. Beliau memaparkan ciri-ciri fisik tabung gas oplosan yang patut dicurigai, seperti kondisi segel dan ketidakwajaran harga.

"Masyarakat adalah mata dan telinga kami. Jika melihat aktivitas mencurigakan, jangan ragu melapor melalui Call Center 110. Kami menjamin kerahasiaan identitas pelapor," tegasnya.

Podcast yang berlangsung santai namun penuh makna ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta memastikan subsidi pemerintah tepat sasaran. Acara ditutup dengan komitmen Polres Karangasem untuk terus memperketat koordinasi dengan pihak Pertamina guna menutup celah bagi para mafia gas di masa depan.

#PolresKarangasem #PodcastKoplar #PolriPresisi #MafiaGasOplosan #KarangasemUpdate

Police Goes To School, Sat Lantas Polres Subulussalam Kunjungi Siswa-Siswi Sekolah dalam Sosialisasi Keselamatan Berkendara

SUBULUSSALAM || Jejak-indonesia.id - Satuan Lalulintas Polres Subulussalam melaksanakan kegiatan saweu sikula atau Police goes to school untuk bersama-sama mengajak siswa-siswi SMP N Penanggalan dan SD SMP Alfaqih Ihza Mahdani, perihal tertib berlalulintas dan meningkatan etika serta kepatuhan dalam berkendara. Senin, 10 Mei 2026.

Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, dalam keteranganya menyampaikan bahwa, tertib berlalulintas harus diterapkan sedini mungkin, untuk itu pihaknya menyasar siswa sekolah mulai dari SD, SMP, sampai dengan SMA di Kota Subulussalam.

"Kepada siswa-siswi sekalian agar selalu tertib dalam berlalu lintas, seperti selalu menggunakan Helm ber SNI, patuhi rambu rambu lalulintas, dan tidak merubah knalpot standart sepeda motor menjadi knalpot brong atau bising yang dapat menggangggu penggguna jalan lain," ujar Kapolres.

"Budayakan tertib berlalulintas sebagai kebutuhan di jalan raya sehingga terciptanya lalulintas yang aman , selamat, tertib dan lancar," pungkasnya.

Harapannya para pelajar dapat memahami tentang keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas sehingga di harapkan akan menekan angka kecelakaan dan pelanggaran lalulintas nantinya.

error: Content is protected !!