Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Redaksi

Lindungi Masa Depan Anak, PK Bapas Sorong Berhasil Laksanakan Upaya Diversi Di Raja Ampat

RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id - Pembimbing Kemasyarakatan (PK) Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Sorong berhasil menghindarkan tiga Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) dari jerat penjara. Upaya ini dilakukan melalui pendampingan intensif oleh PK Bapas Sorong, Raden Ariawan dan Aldo, di Mapolres Raja Ampat pada Senin (11/05/2026).

Ketiga ABH tersebut sebelumnya terjerat kasus tindak pidana pencurian. Namun, berdasarkan hasil pendampingan, PK Bapas Sorong menilai bahwa kasus ini layak untuk diupayakan diversi atau penyelesaian perkara di luar mekanisme peradilan formal.

Raden Ariawan menjelaskan, langkah ini diambil berlandaskan UU No. 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak (SPPA), mengingat pihak korban juga telah bersedia untuk menempuh jalur damai melalui diversi.

"Diversi merupakan bentuk kepedulian negara melalui instrumen hukum untuk melindungi masa depan anak sebagai generasi penerus bangsa. Kami mempertemukan para pihak untuk memperoleh kesepakatan bersama, demi kepentingan terbaik bagi anak," kata Raden.

Keberhasilan ini adalah komitmen kuat Bapas Sorong dalam memberikan perlindungan dan pendampingan maksimal, guna memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi meskipun tengah berhadapan dengan hukum.

Selain itu, capaian ini sekaligus menegaskan sinergi yang harmonis antara aparat penegak hukum, dalam hal ini Kepolisian Resor Raja Ampat dan Bapas Sorong, dalam menangani perkara pidana yang melibatkan anak.

Naik Pangkat Jadi Komjen, Asep Ade Suheri Disebut Masuk Bursa Calon Kapolri

JAKARTA || Jejak-indonesia.id - Kenaikan pangkat Asep Ade Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) Polri atau jenderal bintang tiga mulai memicu spekulasi di internal kepolisian. Namanya kini disebut-sebut masuk dalam bursa calon Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) mendatang.

Ketua Umum Fast Respon, Agus Flores, menilai peluang tersebut terbuka, meski persaingan di level perwira tinggi sangat ketat.

“Wallahualam ya karim, saya tidak tahu arah ke sana. Yang jelas saya tahu beliau naik pangkat,” ujar Agus kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).

Menurut Agus, dinamika penentuan Kapolri tidak lepas dari faktor senioritas, rekam jejak, serta kebutuhan institusi ke depan. Ia menyebut sejumlah nama lain yang juga memiliki peluang kuat, di antaranya Syahar Diantono dan Muhammad Iqbal.

“Peluang itu pasti ada, tapi saingannya banyak. Bisa saja Bang Syahar yang jadi Kapolri, sementara Bang Asep berpeluang mengisi posisi strategis seperti Kabareskrim Polri,” ungkapnya.

Kenaikan pangkat Asep dinilai menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan pimpinan terhadap kapasitas dan kinerja yang bersangkutan. Namun, penentuan posisi Kapolri tetap menjadi kewenangan Presiden dengan mempertimbangkan berbagai aspek strategis.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Kepolisian Negara Republik Indonesia terkait arah suksesi kepemimpinan di tubuh Polri. Meski demikian, dinamika dan spekulasi yang berkembang menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap figur-figur calon pemimpin Korps Bhayangkara ke depan.

Dukung Ketahanan Pangan, Ditlantas Polda Banten Tanam Jagung di Kopo

SERANG || Jejak-indonesia.id - Polda Banten melalui Direktorat Lalu Lintas melaksanakan penanaman jagung di lahan ketahanan pangan seluas 10 hektar di Kecamatan Kopo, Kabupaten Serang pada Rabu (13/05).

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolda Banten Irjen Pol Hengki, Wakapolda Banten Brigjen Pol Hendra Wirawan, Pejabat Utama Polda Banten, Сamat Коpo Muhammad Imadudin Mufti, Danramil 0602-21/Κορο Kapten Infantri Jaksoan Beay, serta Kepala Desa Ranca Sumur H. Ahmad Wahyudin.

Dalam sambutannya, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menyampaikan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga stabilitas dan kekuatan bangsa.

"Di tengah tantangan global dan kondisi ekonomi yang dinamis, seluruh elemen bangsa harus bersinergi untuk memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga dan masyarakat memperoleh kepastian terhadap kebutuhan pokoknya," ujarnya.

Selanjutnya, Irjen Pol Hengki memberikan apresiasi kepada Direktorat Lalu Lintas Polda Banten yang telah mempersiapkan dengan baik.

"Program ini menargetkan pengembangan lahan seluas 10 hektar, dengan tahap awal lahan siap tanam mencapai 3 hektar. Langkah ini harus terus dijaga keberlanjutannya agar mampu memberikan hasil yang optimal serta manfaat nyata bagi masyarakat," ucapnya.

Irjen Pol Hengki mengajak seluruh masyarakat untuk menanam jagung.

"Gemar lah menanam jagung, karena di Provinsi Banten kebutuhan jagung di industri sebanyak 4000 ton perhari untuk kebutuhan pangan ternak, Saya harap Provinsi Banten bisa memenuhi keperluan tersebut, guna mensejahterakan masyarakat dan petani Provinsi Banten," ajaknya.

Diakhir, Kapolda Banten Irjen Pol Hengki berharap melalui program ini terbangun semangat kolaborasi antara Polri, Pemerintah Daerah, Kelompok Tani, dan Seluruh Masyarakat.

"Melalui program ini, saya berharap terbangun semangat kolaborasi antara Polri, Pemerintah Daerah, Kelompok Tani, dan Seluruh Komponen Masyarakat, karena keberhasilan ketahanan pangan hanya dapat dicapai melalui kerja sama, gotong royong, dan kepedulian bersama," tutupnya. (Bidhumas).

Polsek Panongan Gelar Strong Point Pagi Hari, Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Citra Raya

TANGERANG || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjalankan Commander Wish Kapolda Banten melalui program Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (Pecak), jajaran Polsek Panongan melaksanakan kegiatan strong point pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Panongan, Rabu (13/5/2026) pagi.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB di Perempatan Sekolah Al Fatih Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik rawan kepadatan arus kendaraan, khususnya pada jam aktivitas masyarakat dan pelajar menuju sekolah.

Personel yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu Dedih dan Aipda Agustin Parulian selaku anggota piket patroli Polsek Panongan di bawah penanggung jawab kegiatan Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, serta meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di sekitar lokasi.

Selain melakukan pengaturan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pelajar agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan raya.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang mengatakan kegiatan strong point rutin dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas pagi hari.

“Melalui kehadiran anggota di lapangan, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar serta masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di sekitar Perempatan Sekolah Al Fatih Citra Raya terpantau aman, tertib dan kondusif.

Polsek Panongan Gelar Strong Point Pagi Hari, Antisipasi Kepadatan Lalu Lintas di Citra Raya

TANGERANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka menjalankan Commander Wish Kapolda Banten melalui program Pergelaran Cepat Anggota Kepolisian (Pecak), jajaran Polsek Panongan melaksanakan kegiatan strong point pengaturan lalu lintas di wilayah hukum Polsek Panongan, Rabu (13/5/2026) pagi.

Kegiatan dimulai sejak pukul 06.30 WIB di Perempatan Sekolah Al Fatih Citra Raya, Kecamatan Panongan, Kabupaten Tangerang. Lokasi tersebut menjadi salah satu titik rawan kepadatan arus kendaraan, khususnya pada jam aktivitas masyarakat dan pelajar menuju sekolah.

Personel yang diterjunkan dalam kegiatan tersebut yakni Aiptu Dedih dan Aipda Agustin Parulian selaku anggota piket patroli Polsek Panongan di bawah penanggung jawab kegiatan Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang, SH.

Dalam pelaksanaannya, personel kepolisian melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan, mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, serta meminimalisir potensi gangguan kamtibmas di sekitar lokasi.

Selain melakukan pengaturan kendaraan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan para pelajar agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi aturan lalu lintas serta meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan raya.

Kapolsek Panongan IPTU Irruandy Aritonang mengatakan kegiatan strong point rutin dilaksanakan sebagai bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat, terutama pada jam-jam sibuk aktivitas pagi hari.

“Melalui kehadiran anggota di lapangan, diharapkan arus lalu lintas tetap lancar serta masyarakat merasa aman dan nyaman saat beraktivitas,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi arus lalu lintas di sekitar Perempatan Sekolah Al Fatih Citra Raya terpantau aman, tertib dan kondusif.

error: Content is protected !!