Closing soon Closes at 5:00 pm

Redaksi

Polisi Gerebek Rumah di Sibolangit, Pria Pengangguran Ditangkap Saat Transaksi Sabu

DELI SERDANG || Jejak-indonesia.id - Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut menangkap seorang pria bernama Ditra Sinuhaji (39) dalam penggerebekan kasus narkotika di Jalan Jamin Ginting, Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (13/5/2026) dini hari.

Dalam pengungkapan itu, polisi menyita sembilan paket sabu seberat bruto 1,36 gram, satu timbangan elektrik, 50 plastik klip kosong, serta uang tunai Rp130 ribu.

Penangkapan dilakukan setelah petugas menerima informasi adanya aktivitas transaksi narkoba di sebuah rumah yang berada di kawasan tersebut. Tim Unit 1 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumut kemudian melakukan penyelidikan dengan metode undercover buy.

Sekitar pukul 03.00 WIB, petugas yang menyamar mendatangi rumah itu dan berpura-pura membeli sabu seharga Rp150 ribu kepada tersangka.

Saat transaksi akan dilakukan, polisi langsung menangkap Ditra dan melakukan penggeledahan di lokasi. Dari hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh sabu dari seorang pria bernama Brendi Sembiring yang kini masih dalam penyelidikan.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi para pelaku peredaran narkotika di Sumatera Utara.

“Pengungkapan ini merupakan bentuk komitmen Polda Sumut dalam menekan peredaran narkoba yang merusak masyarakat. Kami terus memburu jaringan di atasnya,” kata Ferry.

Kini tersangka bersama barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Sumut guna proses hukum lebih lanjut.

Bentengi Generasi dari Radikalisme, Densus 88 Ajak Pemprov Sumut dan Polda Sumut Perkuat Kolaborasi Presisi

SUMATERA || Jejak-indonesia.id - Di tengah dinamisnya tantangan keamanan nasional, perlindungan terhadap kelompok rentan yakni perempuan dan anak-anak menjadi prioritas utama. Menanggapi hal tersebut, Satuan Tugas Wilayah (Satgaswil) Sumatera Utara Densus 88 Anti Teror Polri menginisiasi langkah strategis dengan memperkuat sinergitas lintas instansi guna menciptakan "pagar" perlindungan dari ancaman paham radikal.

*Gerak Cepat dalam Silaturahmi Strategis**

Kasatgaswil Sumut Densus 88 AT Polri,

*KBP Dr. Didik Novi Rahmanto, S.I.K., M.H.*, secara maraton melakukan kunjungan kerja dan diskusi mendalam dengan dua instansi kunci di Sumatera Utara.

Dalam agenda pertamanya, KBP Didik bertemu dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Sumut, Ibu Dwi Endah Purwanti, S.S., M.Si. Diskusi ini menyoroti peran vital lingkungan keluarga dalam mendeteksi dini masuknya pengaruh buruk.

Tak berhenti di situ, koordinasi berlanjut ke Direktorat PPA dan PPO Polda Sumut, disambut langsung oleh Direktur PPA dan PPO, *KBP Kristinattara Wahyuningrum, S.H., M.H. Pertemuan ini memfokuskan pada aspek penegakan hukum yang humanis namun tetap tegas sesuai koridor perundang-undangan.

Waspada Fenomena Target Baru: Perempuan dan Anak*
Dalam setiap kunjungannya, KBP Didik menyampaikan peringatan serius mengenai pergeseran pola rekrutmen kelompok radikal.

"Saat ini, perempuan dan anak-anak bukan lagi sekadar pendukung, melainkan telah menjadi target utama perekrutan. Kita harus menyadari fenomena ini agar langkah pencegahan bisa dilakukan secara tepat sasaran," tegas KBP Didik.

Beliau memaparkan bahwa paham *Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET)* seringkali masuk melalui celah psikologis dan sosial yang kurang terpantau.

Sebagai langkah konkret, Densus 88 AT mengajak Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Polda Sumut untuk membentuk
*Tim Terpadu Penanganan Perempuan dan Anak*. Kolaborasi ini bertujuan untuk:

*Pencegahan Dini:* Melalui edukasi masif mengenai bahaya paham IRET.

*Penanganan Presisi:* Memastikan setiap kasus yang melibatkan perempuan dan anak ditangani sesuai dengan UU Perlindungan Anak dan regulasi terkait.
*Rehabilitasi:* Memberikan pendampingan psikologis bagi mereka yang terpapar agar dapat kembali ke tengah masyarakat dengan ideologi yang sehat.

*Komitmen Bersama demi Sumut yang Aman**
Sinergi ini diharapkan tidak hanya menjadi seremoni belaka, melainkan sebuah aksi nyata dalam menjaga kedaulatan mental generasi muda di Sumatera Utara. Dengan kolaborasi yang presisi antara Densus 88, Polda Sumut, dan Pemprov Sumut, diharapkan tidak ada lagi celah bagi paham radikal untuk merusak masa depan anak bangsa di Bumi Sumatera Utara.

49 Pelajar Diamankan hingga Sajam Disita, Kapolsek Biru-Biru Beberkan Cara Tekan Geng Motor dan Tawuran

MEDAN || Jejak-indonesia.id - Polsek Biru-Biru terus menggencarkan upaya menekan aksi kriminalitas jalanan dan kenakalan remaja di wilayah hukumnya. Mulai dari tindak pidana 3C (curat, curas dan curanmor), balap liar, geng motor hingga tawuran menjadi fokus penanganan aparat kepolisian.

Hal itu disampaikan Kapolsek Biru-Biru, IPTU Indra Kristian Tamba, S.E., M.H., dalam dialog radio di RRI Medan, Rabu (13/5/2026), dengan tema Peran Polsek Biru-Biru dalam Menekan TP 3C, Balap Liar, Geng Motor serta Tawuran di Wilkum Polsek Biru-Biru.

Dalam dialog tersebut, IPTU Indra menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Karena itu, Polsek Biru-Biru terus hadir di tengah masyarakat melalui langkah preventif maupun penindakan tegas namun humanis.

“Polsek Biru-Biru berkomitmen menjaga kondusifitas wilayah dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya dalam menekan tindak pidana 3C, balap liar, geng motor serta tawuran yang sangat meresahkan,” ujar IPTU Indra.

Ia mengungkapkan, pada 22 April 2026 sekitar pukul 13.00 WIB, personel Polsek Biru-Biru mengamankan 49 pelajar yang melakukan konvoi menggunakan 20 unit sepeda motor. Para pelajar tersebut berasal dari wilayah Biru-Biru, Patumbak, Delitua hingga Kota Medan.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah potensi tawuran maupun gangguan kamtibmas lainnya.

Tak hanya itu, pada 26 April 2026 sekitar pukul 07.30 WIB, Polsek Biru-Biru kembali mengamankan tujuh pelajar asal Biru-Biru. Dari jumlah tersebut, empat pelajar diproses lebih lanjut karena memiliki senjata tajam.

Selain melakukan penindakan, Polsek Biru-Biru juga rutin melaksanakan patroli malam di titik-titik rawan kejahatan dan balap liar guna mempersempit ruang gerak pelaku kriminal.

Dalam dialog radio tersebut, IPTU Indra juga menjelaskan sejumlah faktor penyebab maraknya geng motor di kalangan remaja. Mulai dari kurangnya pengawasan orang tua, pengaruh lingkungan pergaulan negatif, penyalahgunaan media sosial, hingga rendahnya kesadaran hukum.

“Selain itu ada faktor ingin diakui, mencari identitas diri, dan solidaritas kelompok yang salah arah sehingga akhirnya terlibat aksi kekerasan maupun tindak kriminal,” katanya.

Menurutnya, keberadaan geng motor membawa dampak serius bagi masyarakat, mulai dari menimbulkan rasa takut, memicu aksi kekerasan dan perusakan, hingga menyebabkan kecelakaan akibat balap liar.

Karena itu, IPTU Indra menekankan bahwa penanganan geng motor tidak bisa hanya dilakukan kepolisian, melainkan membutuhkan peran seluruh elemen masyarakat.

Ia mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, sekolah memperkuat pembinaan karakter, serta masyarakat aktif melaporkan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.

Sementara itu, pihak kepolisian akan terus meningkatkan patroli rutin, razia, penyuluhan ke sekolah-sekolah serta memperkuat sinergi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan pemerintah setempat.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para orang tua dan generasi muda, agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan dan tidak mudah terpengaruh ajakan negatif yang dapat merusak masa depan,” pungkasnya.

Polres Binjai Lepas Personil Yang Purnabakti Dengan Tradisi Kepolisian

BINJAI || Jejak-indonesia.id - Kepolisian Resor Binjai, Polda Sumatera Utara laksanakan upacara pelepasan terhadap personil yang memasuki masa Purnabakti, di lapangan apel polres Binjai, jalan Sultan Hasanuddin No.1 Binjai, Rabu, (13/05/26) pukul 08.30 wib.

Dalam upacara tradisi kepolisian tersebut, Kapolres Binjai AKBP Mirzal Maulana, S.I.K., S.H., M.M., M.H., megucapkan Puji dan Syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga dapat melaksanakan upacara pelepasan terhadap personil polres yang Purnabakti bulan Mei 2026.

" Momen yang penuh haru ini, kita dapat melepas rekan-rekan terbaik kita yang telah menyelesaikan masa tugasnya di institusi kepolisian khususnya di lingkungan Polres Binjai, yang mana semasa tugasnya dapat bekerja penuh dedikasi, loyalitas dan integritas,

" Purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan sebuah bentuk pencapaian atas pengabdian diri yang cukup panjang dan tidak mudah, meninggalkan keluarga demi tugas, serta menghadapi berbagai dinamika saat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Binjai, juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya serta memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada personil yang purna tugas, AKP Junaidi, AKP Kartono Sinuraya, IPDA Suherman, IPDA P. Siahaan, IPDA Nurdin,AIPTU Aminuddin dan AIPTU Tumpak Parulian Marbun. Atas pengabdian dan keteladanannya selama ini akan menjadi inspirasi bagi personil yang masih aktif berdinas, ujar AKBP Mirzal

Upacara pelepasan terhadap personil yang purna tugas ini dihadiri oleh Ketua Bhayangkari Ny. Ita Mirzal Maulana, wakil Ketua Ny. Rani Sofyan, waka polres KOMPOL Sofyan H. NST, S.H., M.H., para pejabat utama dan personil polres Binjai serta bhayangkari cabang Binjai.

Humasresbinjai

Demi Kota Tetap Kondusif, Brimob Sumut Laksanakan Simulasi Sispam Kota di Pematangsiantar

Pematangsiantar || Jejak-indonesia.id — Polres Pematangsiantar bersama unsur TNI, Brimob, dan instansi terkait menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Jalan Merdeka, tepat di depan Gedung Balai Kota Pematangsiantar, Rabu (13/05/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapan aparat dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Pematangsiantar.

Simulasi diawali dengan apel gabungan yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pematangsiantar, AKBP Sah Udur T. M. Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., dan diikuti personel Polres Pematangsiantar, jajaran Batalyon B Sat Brimob Polda Sumut, personel Kodim 0207/Simalungun, serta gabungan dinas Pemerintah Kota Pematangsiantar.

Dalam pelaksanaan simulasi, personel menampilkan berbagai tahapan pengamanan, mulai dari formasi Dalmas awal dan lanjutan, pergerakan pasukan Penanggulangan Huru Hara (PHH), hingga simulasi penanganan massa oleh Satuan Penindak Perusuh (SPP). Bertindak sebagai Danki PHH yakni AKP Laurensius Siahaan, S.H., sementara Wadanki 2B IPTU Miswadi Uli Irwansyah, S.Sos.I., bertugas sebagai Den SPP.

Kegiatan berlangsung dengan penuh disiplin dan koordinasi yang terukur. Simulasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan personel dan perlengkapan operasional apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam pengamanan situasi di lapangan.

Komandan Kompi 2 Batalyon B AKP Laurensius Siahaan, S.H., menyampaikan bahwa latihan dan simulasi seperti ini diperlukan untuk memperkuat kemampuan personel sekaligus membangun sinergitas antarinstansi.

“Kesiapan personel harus terus diasah melalui latihan yang terukur dan terpadu. Dengan koordinasi yang baik antar unsur pengamanan, diharapkan setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat, profesional, dan humanis,” ujarnya.

Selain menjadi bentuk kesiapan pengamanan wilayah, kegiatan ini juga memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan dan unsur pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas kota.

error: Content is protected !!