Opening soon Opens today at 9:00 am

Redaksi

Patroli KRYD Polres Serang Sasar Titik Rawan, Situasi Wilayah Terpantau Aman Kondusif

SERANG || Jejak-indonesia.id – Guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, Polres Serang beserta seluruh jajaran Polsek di bawahnya melaksanakan kegiatan Patroli dalam rangka Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Jumat malam, 15 Mei 2026. Operasi pengamanan ini digelar serentak mulai pukul 21.00 WIB hingga dini hari di berbagai titik strategis dan lokasi rawan kejahatan yang tersebar di seluruh wilayah hukum Kabupaten Serang.

Kegiatan patroli ini berada di bawah Arahan langsung Kapolres Serang, AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., dengan sasaran utama pencegahan tindak pidana konvensional, aksi balap liar, tawuran pelajar, praktik premanisme, hingga tindak kejahatan C3 (Curat, Curas, Curanmor). Dalam pelaksanaannya, setiap Polsek menurunkan personel yang dipimpin langsung oleh Kapolsek setempat untuk memastikan efektivitas dan jangkauan pengamanan yang maksimal.

Di wilayah Kecamatan Pamarayan, personel yang dipimpin AKP Yusup Ependi bergerak melakukan patroli dialogis menyusuri rute jalan utama penghubung antar desa dan kecamatan, guna menjalin komunikasi sekaligus memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas di malam hari. Sementara itu, jajaran Polsek Pontang yang dipimpin AKP Muklas memusatkan pengawasan di Kecamatan Pontang dan Lebak Wangi. Anggota tidak hanya berpatroli keliling, namun juga melakukan kontrol ketat terhadap tempat usaha, pompa bensin, lokasi perbankan dan mesin ATM, serta pemeriksaan kendaraan di titik rawan. Hasilnya, tidak ditemukan indikasi kejahatan maupun kejadian yang menonjol.

Upaya pencegahan tawuran dan aksi begal menjadi fokus utama Polsek Petir. Dipimpin AKP Priyanto, S.H., personel menyisir daerah-daerah rawan kerumunan warga maupun pelajar. Langkah serupa juga dilakukan Polsek Tanara di bawah pimpinan AKP Teguh Yuni Imanto, yang menggelar patroli di enam desa meliputi Desa Cerukcuk hingga Desa Bendung, sekaligus menjadi bagian dari kegiatan imbangan Operasi Pekat untuk memutus ruang gerak kelompok gengster dan kejahatan jalanan.

Kapolres Serang dalam pernyataannya melalui kabagops menyatakan
"Kegiatan ini kami tujukan agar kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat, sekaligus menekan angka kriminalitas," ujarnya.

Di wilayah Tirtayasa, personel yang dipimpin AKP Cece Sumarya melaksanakan pola penggelaran cepat untuk memastikan pengamanan merata, sedangkan Polsek Ciruas yang dikomandoi Kompol Salahuddin, S.Sos., M.Si., memfokuskan patroli pada pencegahan aksi kekerasan dan balap liar. Hal yang sama juga dilakukan Polsek Cikande, Polsek Carenang, hingga Polsek Jawilan. Di wilayah Jawilan, anggota tidak hanya berpatroli di jalan raya utama Cikande–Rangkasbitung, namun juga memberikan himbauan kamtibmas secara langsung di kawasan industri dan hubungan lapangan umum yang kerap menjadi titik kumpul warga.

Hingga pelaksanaan patroli berakhir, laporan dari seluruh jajaran menyatakan bahwa kondisi di seluruh wilayah hukum Polres Serang terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan keamanan berarti maupun pelanggaran hukum yang berpotensi meresahkan masyarakat. Kapolres Serang menegaskan bahwa pola patroli seperti ini akan terus digelar secara berkelanjutan dan disesuaikan dengan dinamika situasi wilayah, demi menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.

Sebanyak 166 SPPG Polri Siap Diresmikan Presiden Prabowo Secara Serentak dari Tuban

TUBAN || Jejak-indonesia.id - Polri menyatakan kesiapan penuh menyambut kunjungan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam agenda peresmian operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang dipusatkan di Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Jumat (16/5/2026). Peresmian tersebut menjadi bagian dari percepatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus penguatan ketahanan pangan nasional dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas.

Kasatgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Polri, Irjen Pol. Nurworo Danang, mengatakan seluruh jajaran telah melakukan berbagai persiapan guna memastikan operasional SPPG berjalan optimal dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Polri siap mendukung penuh agenda Presiden RI dalam peresmian operasional 166 SPPG. Program Makan Bergizi Gratis merupakan implementasi nyata aktualisasi Asta Cita Presiden RI karena pemenuhan gizi dan ketahanan pangan adalah fondasi utama dalam membangun generasi Indonesia yang sehat, kuat, dan berdaya saing,” ujar Irjen Pol. Nurworo Danang.

Menurutnya, Program MBG tidak hanya berfokus pada distribusi makanan bergizi, tetapi juga membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan dengan melibatkan petani, peternak, UMKM hingga koperasi lokal.

“Program ini bukan sekadar menghadirkan makanan bergizi kepada masyarakat, tetapi juga menggerakkan ekonomi rakyat melalui rantai pasok pangan yang inklusif. Karena itu, keberlanjutan program menjadi prioritas utama yang terus diperkuat Polri,” jelasnya.

Hingga 13 Mei 2026, Satgas MBG Polri telah mengembangkan 1.376 SPPG di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 736 SPPG telah beroperasi, melayani sekitar 1,84 juta penerima manfaat dan menyerap hampir 36.800 tenaga kerja. Selain itu, terdapat 172 SPPG dalam tahap persiapan operasional serta 468 SPPG yang masih dalam proses pembangunan, terdiri atas 435 SPPG di wilayah aglomerasi dan 33 SPPG di daerah terpencil.

Pada momentum ini, sebanyak 166 SPPG di 24 Polda jajaran diresmikan secara serentak dan terhubung secara daring dari wilayah masing-masing dengan dukungan Forkopimda, Bhayangkari, relawan, tenaga ahli gizi serta tim operasional lapangan.

Irjen Pol. Nurworo menegaskan, seluruh operasional SPPG Polri menerapkan standar keamanan pangan yang ketat mulai dari tahap produksi hingga distribusi, didukung sertifikasi higiene sanitasi, keamanan pangan, halal hingga standar internasional. Polri juga terus menghadirkan inovasi operasional, termasuk pemanfaatan Compressed Natural Gas (CNG) yang lebih efisien, aman, dan ramah lingkungan untuk mendukung layanan dalam skala besar.

Lebih lanjut, program MBG diperkuat melalui pembangunan ekosistem ketahanan pangan berbasis gudang sentral, greenhouse, pekarangan pangan bergizi, kolam bioflok serta kemitraan dengan pelaku usaha lokal. Hingga saat ini telah dibangun 18 gudang ketahanan pangan di 12 Polda, dan pada 2026 akan ditambah 10 gudang baru guna memperkuat ketersediaan serta stabilitas pasokan pangan nasional.

Selain agenda peresmian SPPG, Presiden RI dijadwalkan menghadiri Panen Raya Jagung Kuartal II di Kabupaten Tuban sebagai bagian dari upaya memperkuat swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peletakan batu pertama pembangunan gudang ketahanan pangan untuk mendukung distribusi dan penyimpanan hasil produksi secara berkelanjutan.

“Seluruh upaya yang dilakukan Polri merupakan bentuk dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden RI. Kami ingin memastikan program strategis pemerintah dapat berjalan optimal, menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan nasional dari hulu hingga hilir,” tutup Irjen Pol. Nurworo Danang.

Dampingi Kapolda Banten, Kapolres Pandeglang Ikut Panen Raya Jagung Bersama Petani di Desa Paniis

PANDEGLANG || Jejak-indonesia.id – Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi mendampingi Kapolda Banten Hengki dalam kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 yang digelar di Kp. Bantar Wangi, Desa Paniis, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang, pada Sabtu, 16 Mei 2026.

Kegiatan panen raya tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme dari masyarakat serta para petani yang tergabung dalam kelompok gabungan tani (Gapoktan) setempat. Panen raya ini menjadi bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah Pejabat Utama Polda Banten, Forkopimda Kabupaten Pandeglang, Pejabat Utama Polres Pandeglang, para Kapolsek jajaran Polres Pandeglang, unsur TNI, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta para petani dan anggota Gapoktan yang selama ini aktif mengembangkan sektor pertanian jagung di Kecamatan Koroncong.

Kedatangan rombongan Kapolda Banten bersama Kapolres Pandeglang disambut hangat oleh masyarakat dan para petani. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda bersama unsur Forkopimda dan para pejabat terkait turut meninjau langsung area pertanian jagung sebelum melaksanakan panen raya secara simbolis bersama para petani.

Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki menyampaikan bahwa kegiatan panen raya ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, sektor pertanian memiliki peranan penting dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah.

“Ketahanan pangan merupakan salah satu sektor strategis yang harus dijaga bersama. Polri tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung program-program pemerintah yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Kapolda Banten.

Ia juga mengapresiasi kerja keras para petani, pemerintah daerah, serta seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam mengembangkan sektor pertanian, khususnya tanaman jagung di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Dr. Dhyno Indra Setyadi mengatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk di bidang pertanian dan ketahanan pangan.

Menurut Kapolres, keberhasilan panen raya tersebut menunjukkan bahwa kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat mampu memberikan hasil positif bagi pembangunan daerah.

“Polres Pandeglang siap mendukung program ketahanan pangan melalui pendampingan dan sinergi bersama pemerintah daerah serta kelompok tani. Diharapkan hasil panen ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani dan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan sektor pertanian di Kabupaten Pandeglang,” ungkap Kapolres.

Selain melaksanakan panen raya, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat hubungan silaturahmi antara Polri dengan masyarakat, khususnya para petani yang menjadi salah satu penggerak perekonomian di wilayah pedesaan.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Zoom Meeting peresmian operasional 166 SPPG Polri yang diresmikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia. Kegiatan virtual tersebut diikuti secara bersama-sama oleh jajaran Polri dan para tamu undangan sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan pelayanan dan program strategis Polri kepada masyarakat.

Suasana kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Para petani mengaku senang dan bangga atas perhatian yang diberikan oleh pemerintah dan jajaran kepolisian terhadap sektor pertanian di wilayah mereka.

Dengan terselenggaranya kegiatan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2026 tersebut, diharapkan mampu mendorong peningkatan produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta meningkatkan semangat kolaborasi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun Kabupaten Pandeglang yang lebih maju dan sejahtera.

Pomdam XIII/Merdeka Berhasil Gagalkan Dugaan Penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) Subsidi Jenis Solar

MINAHASA UTARA || Jejak-indonesia.id - Polisi Militer Kodam (Pomdam) XIII/Merdeka berhasil menggagalkan dugaan penyalahgunaan sekitar 4,7 ton Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi jenis solar di wilayah Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Empat warga sipil beserta barang bukti telah diserahkan kepada pihak kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut. Sulawesi Utara. Selasa (12/5/2026).

Pengungkapan tersebut merupakan bentuk komitmen Kodam XIII/Merdeka dalam mendukung upaya pemerintah dalam menjaga distribusi energi nasional agar BBM subsidi benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat yang berhak.

Kasus ini bermula dari adanya antrean panjang di sejumlah SPBU serta informasi masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan BBM subsidi. Menindaklanjuti laporan tersebut, Danpomdam XIII/Merdeka Kolonel Cpm Novem J. Rajagukguk, S.H., M.Th., memerintahkan Kasigakkum Pomdam XIII/Merdeka Mayor Cpm I Nyoman Riarsa bersama 14 personel melakukan pengecekan ke lokasi yang diduga menjadi tempat penimbunan solar subsidi di Jalan Kabima, Desa Tontalete, Kecamatan Kema, Kabupaten Minahasa Utara.

Dari hasil pemeriksaan, anggota mengamankan sekitar 4,7 ton solar subsidi beserta empat warga sipil berinisial DHW, RF, TG, dan SW. Selanjutnya, para terduga pelaku berikut barang bukti diserahkan ke Ditreskrimsus Polda Sulawesi Utara untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Kav Sofyan menegaskan bahwa pengawasan distribusi BBM subsidi menjadi perhatian serius Kodam XIII/Merdeka guna memastikan ketersediaan BBM bagi masyarakat tetap terjaga. “Kodam XIII/Merdeka mendukung penuh upaya pemerintah dalam menjaga distribusi BBM subsidi agar benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat. Penyalahgunaan BBM subsidi sangat merugikan rakyat dan dapat mengganggu stabilitas distribusi energi di daerah.

Kodam XIII/Merdeka bersama aparat terkait akan terus memperkuat pengawasan dan sinergi guna mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di wilayah Sulawesi Utara dan Gorontalo.

Dalam 72 Jam, Polda Sumut Gempur Sarang Narkoba: 134 Kasus Terbongkar, 26 Barak Dimusnahkan

MEDAN || Jejak-indonesia.id — Gebrakan besar dilakukan Polda Sumatera Utara dalam perang melawan narkoba. Hanya dalam waktu tiga hari, jajaran kepolisian berhasil membongkar 134 kasus narkotika dengan total 179 tersangka yang diamankan dari berbagai daerah di Sumut.

Tak sekadar menangkap pelaku, aparat juga menggulung titik-titik yang diduga menjadi pusat aktivitas narkoba. Sebanyak 26 barak dan gubuk yang kerap dijadikan lokasi transaksi maupun penyalahgunaan narkotika dibongkar hingga dibakar petugas.

Dari rangkaian pengungkapan tersebut, polisi menyita barang bukti dalam jumlah besar berupa 937,71 gram ganja, 491,76 gram sabu, 76,50 butir pil ekstasi serta empat vape mengandung etomidate.

Kapolda Sumatera Utara, Irjen Pol. Whisnu Hermawan F., S.I.K., M.H. melalui Kabid Humas Polda Sumut, Kombespol Ferry Walintukan menegaskan, penindakan dilakukan serentak oleh seluruh jajaran sebagai bentuk komitmen membersihkan Sumatera Utara dari peredaran narkoba.

“Seluruh personel bergerak melakukan penindakan terhadap jaringan narkotika, mulai dari pengguna, pengedar hingga bandar. Lokasi-lokasi yang selama ini dijadikan sarang narkoba juga menjadi sasaran utama penertiban,” kata Ferry, Sabtu (16/5/2026).

Menurut Ferry, pembongkaran barak narkoba dilakukan agar tempat tersebut tidak lagi dipakai sebagai lokasi transaksi maupun konsumsi narkotika.

“Kami ingin memutus aktivitas narkoba sampai ke akar-akarnya. Karena itu bukan hanya pelakunya yang ditindak, tetapi tempat-tempat yang digunakan untuk aktivitas narkotika juga dihancurkan,” ujarnya.

Dari data pengungkapan, kasus target operasi orang mendominasi dengan 54 kasus dan 54 tersangka. Barang bukti yang diamankan meliputi 148,39 gram sabu, 181,70 gram ganja, 35,50 butir pil ekstasi dan empat vape mengandung etomidate.

Sementara pengungkapan target operasi tempat mencapai 55 kasus dengan 83 tersangka. Dalam kategori ini, polisi menyita 300,24 gram sabu, 407,20 gram ganja serta lima butir pil ekstasi.

Pengungkapan menonjol terjadi di wilayah Mandailing Natal dengan barang bukti mencapai 166,25 gram sabu dan 211,50 gram ganja.

Sedangkan dari pengungkapan non target operasi, aparat mengamankan 42 tersangka dari 25 kasus berbeda dengan barang bukti 43,13 gram sabu, 348,51 gram ganja dan 36 butir pil ekstasi.

Di sisi lain, kegiatan gerebek sarang narkoba yang dilakukan di 27 titik menghasilkan 16 kasus dengan 25 tersangka. Polisi turut menemukan empat orang yang positif menggunakan narkoba berdasarkan hasil tes urine.

Polda Sumut memastikan penindakan terhadap jaringan narkotika akan terus diperluas sebagai langkah nyata menyelamatkan masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman bahaya narkoba.

error: Content is protected !!