Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Tingkatkan Pelayanan di IKN, Kapolri Resmikan Asrama Polisi dan Sarpras Polda Kaltim di Samarinda

SAMARINDA || Jejak-indonesia.id - Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo M.Si., meresmikan Asrama Polisi Tunggal Panaluan Presisi dan sarana prasaran Polda Kalimantan Timur (Kaltim) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Asrama ini dibangun di atas lahan seluas 14.613 M2.

Acara peresmian ini dilaksanakan Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, Senin (18/5), pukul 14.10 WIB. Peresmian tersebut di antaranya meliputi, asrama polisi, rumah sakit Bhayangkara tingkat IV, rumah susun Sepaku Polres Penajam Paser Utara dan gedung kantor serta fasum di KM 13 Karang Joan Balikpapan.

"Pertama tentunya saya hari ini sangat senang mendapatkan kesempatan untuk meresmikan kegiatan, meresmikan beberapa fasilitas. Yang pertama adalah fasilitas untuk anggota yaitu Asrama Tunggal Panaluan yang tadi dilaporkan nanti akan ditempati oleh perwira, kemudian bintara, dan juga ada anggota yang masih bujang," kata Kapolri.

Kapolri menyatakan dengan pembangunan aspol Tunggal Panaluan Presisi, diharapkan bisa semakin meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat.

"Dan ini tentunya harapan kita, ini bisa meningkatkan motivasi bagi seluruh anggota yang bertugas, sehingga bisa memberikan pelayanan yang lebih baik untuk masyarakat," ujar Jenderal Pol. Listyo Sigit.

Lebih dalam, Kapolri juga menekankan pembangunan sejumlah sarana dan prasarana Polda Kaltim bisa semakin menguatkan pelayanan serta tugas pokok dari jajaran kepolisian dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

"Dimana fasilitas satker yang dibangun ini berada kurang lebih 30 menit ya dari IKN. Sehingga harapan kita, selain bisa melayani masyarakat di sekitar, di sisi lain juga apabila ada kegiatan-kegiatan yang membutuhkan kehadiran Polri di IKN, ini pun bisa terjangkau. Saya tentunya berterima kasih juga kepada Pak Gubernur yang sudah mendukung dengan dana hibahnya, sehingga kemudian kerja sama antara kami dan didukung oleh pembangunan yang didukung oleh dana hibah ini bisa terbangun fasilitas kepolisian," ucap Jenderal Pol. Listyo Sigit.

Oleh karena itu, Kapolri mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk terus semangat dalam memberikan pelayanan operasional kepada masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengapresiasi sinergisitas dan kolaborasi seluruh Forkopimda.

"Dan tentunya kita juga yakin bahwa dengan kondisi stabilitas keamanan yang terus terjaga, maka harapan kita program-program yang terkait dengan pembangunan baik oleh pemerintah daerah di tingkat kabupaten, di tingkat provinsi, maupun pusat yang dilaksanakan di sini juga akan berjalan dengan aman, lancar, dan baik," papar Jenderal Pol. Listyo Sigit.

Dengan adanya pembangunan aspol dan sarpras ini, Kapolri menegaskan agar semua personel bisa semakin termotivasi untuk memberikan pengabdian terbaik untuk masyarakat.

"Sekali lagi terima kasih dan saya minta untuk seluruh anggota terus tingkatkan motivasi, tingkatkan semangat rekan-rekan dalam bekerja memberikan pengabdian yang terbaik untuk masyarakat," tutup Jenderal Pol. Listyo Sigit.

Kepala BNN RI di Kapolri Cup 2026: Olahraga adalah Perisai Terbaik Melawan Narkoba

TANGERANG || Jejak-indonesia.id – Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Marsekal Madya Pol. Dr. Suyudi Ario Seto, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri pembukaan turnamen basket Kapolri Cup 2026 di MS Arena Sport BSD, Tangerang, Banten, Senin (18/5). Turnamen ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Bhayangkara ke-80.

​Kehadiran Kepala BNN RI dalam acara tersebut memiliki makna strategis, mengingat kapasitas beliau sebagai Pembina Cabang Olahraga Bola Basket Polri. Turnamen bergengsi ini diikuti oleh tim-tim tangguh dari jajaran Polda di seluruh Indonesia, yang bertujuan untuk memperkuat soliditas, sportivitas, serta kebersamaan antarpersonel Polri.

​Acara pembukaan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi, di antaranya Irjen Pol. Hengki (Kapolda Banten), Irjen Pol. Himawan Bayu Aji (Kapolda Sulawesi Tenggara sekaligus Ketua Cabor Basket Polri), Brigjen Pol. Solihin (Wakapolda Sumatera Barat), Kombes Pol. Victor Dean Mackbon (Dirreskrimsus Polda Metro Jaya mewakili Kapolda Metro Jaya), Mohamad Shalahuddin (Wakil Ketua Umum DPP Perbasi), Kombes Pol. Andri Ananta Yudhistira (Wakil Ketua Panitia Pelaksana).

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI mengapresiasi penyelenggaraan Kapolri Cup 2026 sebagai sarana membangun karakter personel Polri yang disiplin, tangguh, dan kolektif.

​"Kegiatan ini bukan sekadar ajang rekreasi atau kompetisi seremonial, melainkan instrumen strategis institusi dalam membentuk karakter personel Polri yang tangguh, disiplin, dan mampu bekerja sama secara solid di lapangan," tegas Suyudi Ario Seto.

​Lebih jauh, beliau menekankan bahwa olahraga adalah salah satu langkah preventif paling efektif dalam memerangi penyalahgunaan narkotika, terutama di lingkungan Polri dan generasi muda secara luas. Ia menggarisbawahi bahwa performa maksimal seorang atlet maupun personel kepolisian mustahil dicapai tanpa tubuh yang bersih dari zat adiktif.

​"Prestasi dan performa terbaik hanya dapat lahir dari gaya hidup yang sehat, aktif, dan sepenuhnya bersih dari penyalahgunaan narkotika. Mari kita jadikan olahraga sebagai budaya untuk membentengi diri dari ancaman narkoba," imbuhnya.

Menutup arahannya, Kepala BNN RI mengajak seluruh atlet untuk menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas dan fair play. Beliau berharap turnamen ini menjadi momentum penting untuk memperkuat jiwa korsa guna mewujudkan semangat Bhayangkara yang Presisi.

​"Selamat bertanding. Jadikan sportivitas sebagai nafas dalam setiap pertandingan, dan biarkan semangat kebersamaan ini memperkuat pengabdian kita kepada bangsa dan negara," tutupnya.

Kapolri Buka Kejuaraan Judo Kapolri Cup 2026 di Kaltim: Ajang Prestasi, Soliditas, dan Sportivitas

SAMARINDA || Jejak-indonesia.id — Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., secara resmi membuka Kejuaraan Judo Kapolri Cup Tahun 2026 di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, Senin (18/5/2026). Kejuaraan ini diselenggarakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara, sekaligus wujud komitmen Polri dalam mendukung pembinaan olahraga prestasi di tanah air.

Dalam amanatnya, Kapolri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kejuaraan, mulai dari PB PJSI, Kapolda Kaltim beserta jajaran, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, hingga para sponsor dan pendukung lainnya sehingga kegiatan dapat berjalan dengan baik dan lancar.

Dalam amanatnya, Kapolri menegaskan bahwa kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, mempererat persaudaraan, serta menanamkan nilai-nilai disiplin, pengendalian diri, dan keberanian. Nilai-nilai dalam olahraga judo dinilai selaras dengan tugas Polri, yakni bertindak tegas namun tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan serta mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.

"Kejuaraan ini menjadi sarana penanaman nilai disiplin dan pengendalian diri yang selaras dengan nilai-nilai Polri," ujar Kapolri.

Lebih lanjut, Kapolri menyampaikan bahwa Kejuaraan Judo Kapolri Cup yang awalnya bersifat internal kini telah berkembang menjadi ajang nasional yang melibatkan atlet dari berbagai kalangan. Pada tahun 2026 ini, kejuaraan diikuti sekitar 450 atlet dari berbagai daerah dan kategori pertandingan.

Dipilihnya Kalimantan Timur sebagai tuan rumah juga mencerminkan kesiapan daerah dalam mendukung kegiatan nasional, sekaligus memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya sektor UMKM dan pariwisata di Samarinda dan sekitarnya.

Mengakhiri amanatnya, Kapolri berpesan kepada seluruh atlet untuk menjunjung tinggi sportivitas dan integritas, serta kepada seluruh panitia dan perangkat pertandingan agar menjalankan tugas secara profesional demi kelancaran dan kesuksesan kegiatan.

Kejuaraan ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa di tingkat nasional maupun internasional, serta memperkuat soliditas Polri dalam memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Bupati Ipuk Lantik Tiga Kepala Dinas di Pasar Rogojampi

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 52 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas, di lingkungan Pemkab Banyuwangi, di area Pasar Rogojampi, Kecamatan Rogojampi, Senin (18/5/2026).

Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik hari ini adalah Alfian sebagai Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, sebelumnya ia menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan. Sedangkan Dwi Handayani dirotasi sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH).

Selain juga dilantik Nanin Oktaviantie sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMPD). Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro & Perdagangan.

Selain itu, Ipuk juga melantik sejumlah Camat. Antara lain Abdur Rachman sebagai Camat Giri, Ahmad Subhan sebagai Camat Srono, Satrio sebagai Camat Songgon, Bambang Suryono Camat Gambiran, Sudharto Setyo Camat Purwoharjo dan Khoirul Hidayat Camat Genteng.

Dalam kesempatan itu, Ipuk menyampaikanrotasi jabatan ini dilakukan untuk penguatan kelembagaan agar mencapai kinerja yang terbaik. “Saya minta pejabat tidak hanya di balik meja. Harus rutin turun ke lapangan, memahami langsung persoalan warga, dan memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya,” tegas Ipuk.

Ipuk meminta pejabat yang dilantik menunjukkan dedikasi dan performa terbaik dengan membangun budaya kerja kolaboratif, inovatif, disiplin, dan berorientasi pada dampak.

“Seperti Kepala Dispora yang baru, kami harapkan bisa mengoptimalkan peran pemuda dan perempuan, sediakan ruang-ruang kreatif positif guna mencetak generasi yang mandiri dan berdaya saing,” sambungnya.

Ipuk juga berpesan kepada para camat agar lebih banyak turun ke lapangan karena kecamatan adalah ujung tombak pelayanan publik.

“Kepada para camat, saya tegaskan camat bukan sekadar administrator di belakang meja,. Sifatnya harus dekat, tanggap, dan menjadi pusat solusi tercepat dalam menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat,” ujar Ipuk. (*)

Tingkatkan Akselerasi Pencegahan Narkoba, Kalapas Banyuwangi Jalin Sinergi Kuat Bersama BNNK

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi semakin menegaskan komitmennya dalam memerangi peredaran gelap narkotika. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui akselerasi pencegahan yang diwujudkan dalam kunjungan kerja jajaran Lapas Banyuwangi ke Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Banyuwangi, Senin (18/5).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas (Kalapas) Banyuwangi, Solichin, yang didampingi oleh sejumlah pejabat struktural. Kehadiran rombongan Lapas Banyuwangi ini diterima langsung dengan hangat oleh Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Faisol Wahyudi.

Kalapas Banyuwangi, Solichin, menjelaskan bahwa agenda ini merupakan langkah strategis dalam rangka memperkuat sinergisitas antarinstansi. Fokus utamanya adalah memaksimalkan upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN), khususnya di lingkungan pemasyarakatan.

"Kolaborasi dengan berbagai pihak, terutama BNNK, nilai efektivitasnya sangat tinggi untuk melakukan pencegahan dan pemberantasan peredaran gelap narkoba. Kami tidak bisa bekerja sendiri, dibutuhkan komitmen bersama yang kuat," tegas Solichin.

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat namun formal tersebut, kedua pimpinan instansi mendiskusikan secara mendalam mengenai kondisi terkini serta problem penanganan narkoba yang ada di wilayah Banyuwangi.

Sementara itu, Kepala BNNK Banyuwangi, Kombes Pol. Faisol Wahyudi, menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif serta keterbukaan dari pihak Lapas Banyuwangi. Menurutnya, kesamaan visi antara Lapas dan BNNK akan menjadi senjata ampuh dalam memutus mata rantai narkoba.

"Sinergi yang baik akan mewujudkan pemberantasan dan pencegahan peredaran narkoba yang sangat efektif. Kami di BNNK Banyuwangi menyatakan siap berkolaborasi secara penuh," ujar Faisol.

Sebagai bentuk konkret dari penguatan sinergi ini, BNNK Banyuwangi siap memberikan dukungan operasional kepada Lapas Banyuwangi. Dukungan tersebut mencakup bantuan pelaksanaan penggeledahan blok hunian, pelaksanaan tes urine secara berkala bagi petugas maupun warga binaan, hingga pertukaran data intelijen demi mengantisipasi potensi penyelundupan narkotika.

“Kami akan dukung dan terjunkan personil apabila pihak Lapas nantinya membutuhkan bantuan,” pungkas Faisol.

error: Content is protected !!