Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Kapolres Lhokseumawe Gelar Dialog dan Terima Curhatan Warga Simpang Keuramat, Perkuat Kedekatan Polri dengan Masyarakat

ACEH UTARA || Jejak-indonesia.id - Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan, S.H., S.I.K., M.S.M., M.H. melaksanakan kegiatan dialog dan menerima curhatan warga Kecamatan Simpang Keuramat, Kabupaten Aceh Utara, yang berlangsung di Mapolsek Simpang Keuramat, Sabtu (23/5/2026) siang.

Kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi sekaligus memperkuat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kasat Intelkam Polres Lhokseumawe, Kapolsek Simpang Keuramat, unsur Muspika, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta warga Kecamatan Simpang Keuramat.

Dalam suasana penuh keakraban, Kapolres membuka dialog dengan menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara Polri dan masyarakat dalam menciptakan keamanan yang kondusif.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya permintaan peningkatan patroli malam hari untuk mencegah tindak kriminalitas seperti pencurian, harapan adanya pembinaan terhadap remaja agar terhindar dari kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba, serta apresiasi atas kehadiran Polri di tengah masyarakat. Seluruh masukan tersebut diterima langsung oleh Kapolres dengan penuh perhatian.

Kapolres Lhokseumawe menegaskan bahwa Polri akan menindaklanjuti setiap aspirasi dan informasi yang disampaikan masyarakat melalui peningkatan kegiatan patroli, penguatan peran Bhabinkamtibmas, serta langkah-langkah preventif lainnya dalam menjaga keamanan wilayah.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga komunikasi dengan pihak kepolisian serta tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas melalui layanan Polsek maupun petugas di lapangan, sehingga dapat segera direspons dengan cepat dan tepat.

“Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” Tegas Kapolres.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh keakraban, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat yang hadir.

Polisi Patroli Malam di Meurah Mulia, Warga Diajak Aktif Jaga Kamtibmas

ACEH UTARA || Jejak-indonesia.id - Personel Polsek Meurah Mulia melaksanakan patroli malam dalam rangka mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (guantibmas) di wilayah hukum Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/5/2026) malam.

Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 20.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik rawan gangguan kamtibmas, di antaranya Desa Meunasah Mee dan Desa Meunasah Masjid. Patroli ini dilakukan sebagai langkah preventif guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif di tengah masyarakat.

Selain melakukan pemantauan wilayah, personel kepolisian juga berinteraksi secara humanis dengan warga. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diimbau agar segera melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal mencurigakan maupun kejadian menonjol di lingkungan masing-masing.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Dr. Ahzan., S.H., S.I.K., M.S.M., M.H melaui Kapolsek Meurah Mulia IPDA Mukhlis., S.H mengatakan, patroli rutin tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus upaya mencegah potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Polsek Meurah Mulia.

Menurutnya, selain melakukan pemantauan situasi kamtibmas, personel juga membangun komunikasi yang humanis dengan masyarakat agar terjalin hubungan yang baik antara polisi dan warga.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas, menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama serta segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan maupun kejadian menonjol di lingkungan masing-masing.

“Harapannya, melalui kegiatan patroli rutin ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kecamatan Meurah Mulia tetap aman, damai dan kondusif, sehingga warga dapat beraktivitas dengan nyaman,” ujarnya.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus, Sidak Sejumlah SPBU Di Kota Padang

PADANG || Jejak-indonesia.id - Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi sampai saat ini masih melanda sejumlah daerah di Sumatera Barat. Antrean panjang kendaraan di SPBU hingga memicu kemacetan membuat aparat kepolisian turun tangan melakukan pengawasan ketat.

‎Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Sumbar menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SPBU di Kota Padang secara maraton selama tiga hari, sejak Kamis hingga Sabtu (21–23 Mei 2026).

‎Sidak tersebut dipimpin langsung Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan. Dalam kegiatan itu, petugas menemukan sejumlah kendaraan yang diduga melakukan praktik “lansir” BBM subsidi.

‎Tidak tanggung-tanggung, dalam sidak tersebut petugas mendapati kendaraan yang telah dimodifikasi dengan tangki berkapasitas tidak standar.

‎Selain itu, ditemukan pula kendaraan dengan pelat nomor yang diduga dapat diganti-ganti untuk melakukan pengisian solar subsidi berulang kali di beberapa SPBU.

‎"Temuan ini memperkuat dugaan adanya praktik penyelewengan distribusi BBM subsidi sehingga terjadinya kelangkaan BBM tersebut, ujar Kombes Pol Andry.

‎Selain memeriksa kendaraan, petugas juga memberikan teguran keras kepada pengelola SPBU agar tidak melayani pengisian BBM subsidi melebihi kuota yang telah ditetapkan pemerintah.

‎Kombes Pol Andry Kurniawan mengatakan kelangkaan BBM subsidi berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat, terutama para sopir truk, bus angkutan, hingga pelaku usaha kecil yang sangat bergantung pada BBM subsidi untuk menjalankan aktivitas ekonomi.

‎“Kelangkaan ini sangat dirasakan masyarakat. Antrean panjang terjadi di banyak SPBU dan menyebabkan kemacetan di sejumlah titik,” ujarnya.

‎Kemudian, lanjut Andry, di tengah sulitnya masyarakat mendapatkan BBM subsidi, muncul dugaan kuat bahwa BBM tersebut justru mengalir ke aktivitas tambang emas ilegal atau Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih marak di sejumlah wilayah Sumbar.

‎Aktivitas PETI tersebut, menurut Kombes Pol Andry, membutuhkan pasokan BBM dalam jumlah besar untuk mengoperasikan mesin dan alat tambang.

‎"Kondisi itu diduga menjadi salah satu pemicu tersendatnya distribusi BBM subsidi bagi masyarakat umum," ujarnya.

‎Akibatnya, antrean kendaraan di SPBU semakin panjang setiap harinya. Banyak sopir terpaksa mengantre berjam-jam demi mendapatkan solar subsidi, sementara aktivitas transportasi dan distribusi barang ikut terganggu.

‎Kombes Pol Andry Kurniawan menegaskan, Polda Sumbar akan terus melakukan pengawasan dan penindakan terhadap praktik penyalahgunaan BBM subsidi dari hulu ke hilir agar distribusinya benar-benar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan ilegal.(**)

DPW Banten LSM HARIMAU Hadiri Anniversary ke-2, Perkuat Soliditas dan Pengabdian untuk Masyarakat

BANJARNEGARA || Jejak-indonesia.id — Ketua DPW Banten LSM HARIMAU Suharmi bersama jajaran DPC dan PAC menghadiri perayaan Anniversary ke-2 LSM HARIMAU di Gedung Yakuza Tiger, Kecamatan Purwareja Klampok, Kabupaten Banjarnegara, Sabtu (23/5/2026). Acara berlangsung penuh semangat kebersamaan.

Kegiatan mengusung tema “Senandung Dalam Riuh Perjuangan, Untuk Mewujudkan Aktivis LSM HARIMAU Yang Bertaqwa Dan Berakhlak Mulia” dengan subtema “Refleksi Diri, Rasa Syukur & Perjuangan”. Tema ini jadi pengingat bagi seluruh aktivis untuk menjaga semangat perjuangan.

Acara dihadiri Ketua Umum DPP LSM HARIMAU Tonny S Hidayat SH beserta jajaran pengurus DPW dari berbagai provinsi. Kehadiran para pengurus jadi bukti soliditas organisasi di tingkat nasional.

Tonny S Hidayat menyampaikan terima kasih kepada keluarga besar LSM HARIMAU yang hadir merayakan anniversary kedua. Ia mengapresiasi kekompakan seluruh jajaran DPW se-Indonesia dalam mendukung kegiatan tersebut.

Ketum berharap seluruh aktivis terus menjalankan fungsi sosial kontrol dengan memantau dan mendukung program pemerintah demi kepentingan masyarakat luas. Ia menegaskan LSM HARIMAU harus bermanfaat bagi masyarakat yang terdzolimi dan teraniaya.

Tonny berharap soliditas dan kekompakan seluruh kader tetap terjaga demi kemajuan organisasi. “Semoga ke depannya aktivis LSM HARIMAU lebih kompak dan bersatu membela kebenaran serta dicintai masyarakat,” tegasnya.

Ketua DPW Banten Suharmi menyampaikan anniversary ini jadi momentum refleksi dan silaturahmi.

“Kami dari DPW Banten siap mendukung penuh visi dan perjuangan organisasi demi kebermanfaatan untuk rakyat,” ujarnya.

Suharmi menegaskan DPW Banten bersama DPC dan PAC akan terus menjaga kekompakan serta meningkatkan peran aktif organisasi di tengah masyarakat. Komitmen ini jadi bagian dari penguatan perjuangan LSM HARIMAU di Banten.

Rangkaian acara diisi kegiatan kebersamaan, doa bersama, dan semangat persatuan dari seluruh keluarga besar LSM HARIMAU yang hadir dari berbagai daerah. Suasana kekeluargaan jadi penutup rangkaian anniversary ke-2.
(Team)

Strategi “Terlihat Biasa” untuk Menghadapi Orang yang Terlalu Arogan

Jejak-indonesia.id ||  Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering bertemu dengan orang yang merasa dirinya paling benar dan paling unggul. Cara bicaranya tinggi, cenderung meremehkan, bahkan menganggap orang lain tidak paham apa-apa.

Di situasi seperti ini, ada satu pendekatan psikologis yang cukup efektif: tidak selalu menunjukkan kemampuan diri secara langsung.
Bukan berarti benar-benar tidak tahu, tapi lebih ke menahan diri dan menyembunyikan kecerdasan di balik sikap sederhana.

Saat kita terlihat “biasa saja”, orang lain cenderung menurunkan kewaspadaannya. Mereka merasa lebih unggul, lebih pintar, dan tanpa sadar mulai membuka banyak hal—baik itu kelemahan, pola pikir, maupun kesalahan mereka sendiri.

Dari situlah kita bisa membaca situasi dengan lebih jernih. Orang yang cerdas bukan yang selalu tampil paling menonjol, tapi yang tahu: kapan harus diam, kapan berpura-pura tidak tahu,
dan kapan waktu yang tepat untuk bertindak.

Pendekatan ini bekerja karena ego manusia ingin diakui. Saat mereka merasa “di atas”, mereka lengah. Dan di situlah letak keunggulan orang yang mampu mengendalikan diri.
Namun perlu diingat, strategi ini bukan untuk menjatuhkan atau merendahkan orang lain. Tujuannya adalah melindungi diri dari kesombongan, manipulasi, dan konflik yang tidak perlu.

Jika digunakan secara berlebihan atau dengan niat buruk, justru bisa merusak hubungan dan kepercayaan. Pada akhirnya, kecerdasan sejati bukan tentang terlihat paling hebat, tapi tentang kemampuan mengendalikan diri, membaca keadaan, dan memilih waktu yang tepat untuk bersinar atau meredup.

#mindsetkuat
#strategihidup
#psikologimanusia
#kendalidiri
#cerdastanpasombong