Sorry, we're closed Opens Senin at 9:00 am

Redaksi

Polres Blitar Kota Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi Penghubung Dua Desa

BLITAR || Jejak-indonesia.id – Jembatan Merah Putih Presisi yang menghubungkan Desa Ringinanom, Desa Karanggondang, dan Desa Kebonagung di Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar kini telah dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

Jembatan yang dibangun oleh Polres Blitar Kota Polda Jatim yang bersinergi dengan masyarakat dan pemerintah setempat itu telah diresmikan oleh Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo bersama Bupati Blitar Drs. Rijanto, M.M pada Kamis (21/5/26) yang lalu.

Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo mengatakan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam mendukung akses transportasi dan konektivitas antarwilayah.

“Jembatan ini kami resmikan sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap kebutuhan masyarakat, terutama untuk mendukung akses transportasi dan konektivitas warga,” ujar AKBP Kalfaris.

Ia menjelaskan, pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan Jembatan Presisi yang dilaksanakan di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk wilayah hukum Polres Blitar Kota, pembangunan dipusatkan di Desa Ringinanom karena akses tersebut sangat dibutuhkan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jembatan baru itu diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat sekitar.

“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat lebih mudah mengakses layanan umum maupun pusat aktivitas ekonomi karena jaraknya menjadi lebih dekat dan nyaman dilalui,” katanya.

Sementara itu, Bupati Blitar Rijanto menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Blitar Kota atas kontribusi dalam pembangunan infrastruktur yang dinilai sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah membutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” ujar Rijanto.

Ia mengungkapkan, sebelum dibangun secara permanen, akses penghubung antar desa tersebut sempat ambrol dan hanya diperbaiki secara swadaya oleh warga menggunakan sesek atau anyaman bambu.

Jembatan Merah Putih Presisi dibangun dengan bentang sepanjang sekitar 19,6 meter dan lebar 2,5 meter.

Pembangunan dilakukan dengan melibatkan tenaga ahli konstruksi guna memastikan kualitas dan keamanan bangunan.

Selain melibatkan tenaga ahli, sejumlah personel Polres Blitar Kota juga diterjunkan langsung membantu proses pembangunan sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. (*)

Polres Lumajang Amankan Dua Tersangka Curanmor yang Beraksi di Puskesmas

LUMAJANG || Jejak-indonesia.id – Polres Lumajang Polda Jatim melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) berhasil meringkus Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang nekat beraksi di teras ruang IGD Puskesmas Sumbersuko Kabupaten Lumajang.

Aksi kedua pelaku tersebut sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) puskesmas.

Polisi berhasil mengamankan tersangka utama berinisial E (36), warga Desa Pasirian, Kecamatan Pasirian, Kabupaten Lumajang.

Sementara tersangka E dicegat petugas saat melintas di Jalan Raya Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang, pada Jumat (22/5/2026) sore.

Kapolres Lumajang, AKBP Alex Sandy Siregar melalui Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto, membenarkan penangkapan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa penangkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kasus curanmor lain yang sebelumnya telah diungkap oleh pihak kepolisian.

"Awalnya tersangka mengendarai sepeda motor melintas di jalan Desa Jatimulyo. Anggota yang sudah mengantongi identitasnya kemudian menghentikan dan langsung mengamankan tersangka," ujar Ipda Suprapto, Senin (25/5/26).

Dari hasil interogasi petugas, tersangka E mengakui semua perbuatannya.

Menariknya, sepeda motor Honda Scoopy warna biru-putih milik korban yang merupakan seorang perawat puskesmas tersebut, sempat dilarikan ke Jember dan disembunyikan dengan cara yang unik untuk mengelabuhi petugas.

"Barang bukti sepeda motor milik korban dijual kepada seorang penadah di Desa Karangbayat, Kecamatan Sumberbaru, Kabupaten Jember dan oleh penadah, motor tersebut disembunyikan di area perkebunan dengan cara ditutupi daun pisang," ungkap Ipda Suprapto.

Dalam menjalankan aksinya, tersangka E tidak bergerak sendiri. Ia berbagi tugas dengan rekannya berinisial AF, yang saat ini juga sudah diamankan di Mapolres Lumajang.

Ipda Suprapto membeberkan kronologi peristiwa yang terjadi pada 16 Maret 2025 lalu. Kejadian bermula saat korban memarkirkan kendaraannya sekitar pukul 13.00 WIB untuk berdinas.

Namun, saat korban hendak pulang sekitar pukul 16.30 WIB, sepeda motornya sudah raib. Korban kemudian langsung memeriksa rekaman CCTV puskesmas.

Dari rekaman kamera pengawas, terlihat kedua pelaku beraksi pada pukul 16.03 WIB dengan berboncengan mengendarai Honda Vario.

"Tersangka E ini berperan sebagai joki yang memantau situasi di atas motor dengan posisi siap kabur menghadap ke selatan. Sedangkan tersangka AF bertindak sebagai eksekutor yang masuk ke teras IGD," jelas Ipda Suprapto.

Lebih lanjut, Ipda Suprapto menjelaskan modus operandi yang digunakan pelaku. Tersangka AF merusak rumah kunci kendaraan menggunakan kunci palsu.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, saat ini kedua tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Lumajang guna proses penyidikan lebih lanjut.

"Kedua tersangka kami jerat dengan Pasal 477 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Nasional Tahun 2023 tentang Pencurian dengan Pemberatan (Curat)," pungkas Ipda Suprapto. (*)

PW IPA Jakarta Apresiasi Penuh Kapolda Metro Jaya, Kurang Dari Sebulan Berhasil Tangkap 173 Pelaku Begal

JAKARTA || Jejak-indonesia.id – Polda Metro Jaya berhasil menangkap 173 pelaku begal dan kejahatan jalanan dalam operasi yang digelar sepanjang 1 hingga 22 Mei 2026. Keberhasilan yang dirilis pada Sabtu (23/05) ini dinilai sebagai bentuk nyata komitmen dan kerja keras kepolisian dalam menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Merespons capaian tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Al Washliyah (PW IPA) Provinsi Daerah Khusus Jakarta, Zaldi Hafis Umaiyyah, didampingi Sekretaris M. Fauzani Fikri Ihsan Nasution, menyampaikan apresiasi penuh kepada jajaran Polda Metro Jaya di bawah kepemimpinan Komjen Pol. Asep Edi Suheri, S.I.K., M.Si.

Zaldi mengatakan, langkah Presisi ini sangat layak diapresiasi karena mampu memberikan rasa aman sekaligus mengikis kecemasan masyarakat yang selama ini resah akibat maraknya aksi begal dan kriminalitas jalanan.

"Langkah tegas ini merupakan bukti konkret bahwa kepolisian hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan," ujarnya di Jakarta, Senin (25/05).

Ia menambahkan bahwa kerja keras tim lapangan dalam memberantas aksi kejahatan ini sangat sejalan dengan semangat dan tagline Kapolda Metro Jaya, yaitu “Jaga Jakarta”. Komitmen ini menekankan pentingnya menciptakan lingkungan ibu kota yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh warga.

“Tagline tersebut bukan sekadar slogan, melainkan benar-benar diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan. Kami berharap operasi dan tindakan tegas seperti ini terus berlanjut secara konsisten agar Jakarta semakin bersih dari aksi begal dan kriminalitas jalanan,” pungkasnya mengakhiri.

Apel Jam Pimpinan Polres Cilegon, Kabagren Tekankan Kinerja Optimal dan Budaya Efisiensi di Lingkungan Kerja

CILEGON || Jejak-indonesia.id - Polres Cilegon menggelar apel jam pimpinan di Lapangan Satya Haprabu Polres Cilegon, Senin (25/05/2026) pukul 08.00 WIB. Kegiatan tersebut menjadi sarana evaluasi sekaligus penguatan komitmen personel dalam meningkatkan disiplin, kinerja, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja.

Kegiatan dilaksanakan di bawah penanggung jawab Kapolres Cilegon AKBP Dr. Martua Raja Taripar Laut Silitonga, S.H., S.I.K., M.Si., dan dipimpin oleh Kabagren Polres Cilegon KOMPOL Dwi Nurhayati, S.H.

Apel diikuti oleh para Pejabat Utama Polres Cilegon, Kapolsek jajaran, para perwira, bintara, serta ASN Polres Cilegon.

Dalam arahannya, Kabagren Polres Cilegon menyampaikan apresiasi pimpinan kepada seluruh personel atas dedikasi dan pelaksanaan tugas selama satu minggu terakhir yang dinilai berjalan dengan baik, baik dalam bidang administrasi maupun operasional.

Ucapan terima kasih tersebut menjadi bentuk penghargaan atas kerja keras seluruh anggota yang telah menjaga pelaksanaan tugas kepolisian tetap berjalan optimal serta mampu mendukung situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Cilegon.

“Kami menyampaikan terima kasih dari pimpinan kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik selama satu minggu terakhir, baik pada bidang administrasi maupun operasional,” ujar KOMPOL Dwi Nurhayati saat memimpin apel.

Selain memberikan apresiasi, Kabagren juga mengingatkan seluruh personel untuk menumbuhkan budaya efisiensi dalam lingkungan kerja, khususnya terkait penggunaan fasilitas kantor.

Ia menekankan pentingnya penggunaan air dan listrik secara bijak sebagai bentuk kepedulian terhadap efisiensi anggaran serta tanggung jawab bersama dalam menjaga sarana prasarana yang ada.

Personel diimbau untuk memastikan seluruh peralatan listrik maupun penggunaan air yang tidak diperlukan segera dimatikan setelah aktivitas kerja selesai, sehingga tidak terjadi pemborosan di lingkungan perkantoran.

“Lakukan efisiensi terhadap penggunaan air dan listrik di setiap ruangan setelah selesai bekerja. Hal kecil seperti ini menjadi bagian dari tanggung jawab dan kedisiplinan kita bersama,” tegasnya.

Melalui apel jam pimpinan tersebut, Polres Cilegon terus mendorong terciptanya budaya kerja yang disiplin, produktif, serta efisien sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

70 Sapi dan 5 Domba Qurban Polda Banten Disalurkan kepada Masyarakat

SERANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka menyambut dan memperingati Idul Adha 1447 H, Kapolda Banten melaksanakan kegiatan pengecekan sekaligus pendistribusian hewan qurban yang akan disalurkan kepada masyarakat, pondok pesantren, tokoh agama, serta sejumlah pihak yang berhak menerima di wilayah hukum Polda Banten.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial dan semangat berbagi kepada masyarakat pada momentum hari besar keagamaan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi wujud nyata hadirnya Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi sosial dan kemanusiaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Banten melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi hewan qurban guna memastikan seluruh hewan dalam keadaan sehat, layak, dan memenuhi syarat untuk dikurbankan.

Pengecekan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari kondisi fisik hewan hingga kesiapan proses pendistribusiannya.

*Adapun jumlah sementara hewan qurban yang telah diterima dan disiapkan oleh Polda Banten sebanyak 70 ekor sapi dan 5 ekor domba. Jumlah tersebut masih dimungkinkan bertambah seiring dengan adanya partisipasi dan kontribusi dari berbagai pihak menjelang pelaksanaan penyembelihan hewan kurban.*

Kapolda Banten menyampaikan bahwa pelaksanaan kurban merupakan bentuk implementasi nilai-nilai keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama sebagaimana makna yang terkandung dalam perayaan Idul Adha.
“Kegiatan ini bukan hanya sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan rasa kepedulian sosial, kebersamaan, dan semangat berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta membawa kebahagiaan bagi masyarakat,” ujar Kapolda Banten.

Lebih lanjut, Kapolda Banten juga menegaskan bahwa momentum Idul Adha diharapkan dapat memperkuat hubungan harmonis antara Polri dan masyarakat.

Dengan adanya kegiatan sosial seperti ini, diharapkan tercipta kedekatan emosional serta sinergitas yang semakin baik dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Banten.

Proses pendistribusian hewan kurban nantinya akan dilakukan secara bertahap dan merata kepada masyarakat yang membutuhkan, termasuk kaum dhuafa, yayasan, pondok pesantren, tokoh agama, serta sejumlah elemen masyarakat lainnya.

Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan dengan mengedepankan semangat kebersamaan, gotong royong, dan nilai-nilai kemanusiaan. Kegiatan pengecekan dan pendistribusian hewan qurban tersebut berlangsung dengan lancar dan penuh keakraban.

Kehadiran jajaran Polda Banten dalam kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat.

Melalui momentum Idul Adha 1447 H, Polda Banten berkomitmen untuk terus memperkuat nilai-nilai kebersamaan, solidaritas, dan pelayanan humanis kepada masyarakat demi terwujudnya hubungan yang harmonis serta situasi keamanan yang kondusif di wilayah hukum Polda Banten (Bidhumas).