Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2026

Patroli Mobile dan Razia Kejahatan Jalanan, Polres Metro Jakbar Hadir Jaga Rasa Aman Warga

JAKARTA || Jejak-indonesia.id -  Komitmen menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus diwujudkan Polres Metro Jakarta Barat melalui pelaksanaan Apel Razia Kejahatan Jalanan yang dilanjutkan dengan Patroli Mobile pada Senin (27/7/2026) dini hari.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 00.00 WIB hingga 03.00 WIB tersebut dipimpin oleh Pamenwas Polres Metro Jakarta Barat Kompol Denny Dwi Poerwanto, S.H., didampingi AKP Imam Agus Santoso, S.H. selaku Paping, dengan melibatkan 51 personel gabungan dari berbagai fungsi kepolisian serta didukung personel TNI.

Usai apel, personel dibagi menjadi tim razia dan patroli skala sedang yang menyisir sejumlah ruas jalan utama dan kawasan yang dinilai rawan terjadinya gangguan kamtibmas.

Rute patroli meliputi kawasan Daan Mogot, Grogol, Tomang, Slipi, Arjuna Selatan, Puri Indah, Ring Road, Cengkareng, Tubagus Angke, Hayam Wuruk hingga Season City. Sementara razia stasioner dilaksanakan di kawasan Jalan Roa Malaka, tepatnya di tikungan depan Telkomsel.

Selain melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat dan pemeriksaan terhadap kendaraan yang dicurigai, personel juga memberikan imbauan kamtibmas kepada warga agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), maupun pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kehadiran personel Polri bersama TNI di lapangan pada jam-jam rawan merupakan langkah preventif untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas maupun yang sedang beristirahat.

Melalui patroli yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan, diharapkan potensi gangguan keamanan dapat dicegah sejak dini sehingga situasi kamtibmas di wilayah Jakarta Barat tetap aman, nyaman, dan kondusif.

Polres Metro Jakarta Barat juga mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam menjaga keamanan lingkungan dengan meningkatkan kepedulian terhadap kondisi sekitar serta segera melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan melalui Layanan Kepolisian 110 atau kepada petugas kepolisian terdekat.

Sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan Jakarta Barat yang aman dan bebas dari kejahatan jalanan.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Police Goes to School Kapolsek Dobana Jadi Inspektur Upacara, Tanamkan “Character is More” kepada Pelajar

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kapolsek Dobana (Dolok Batu Nanggar) IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H., memimpin langsung kegiatan Police Goes to School dengan bertindak sebagai Inspektur Upacara dalam pelaksanaan upacara bendera hari Senin di SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Jalan Karya Bakti Ujung, Kelurahan Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Kabupaten Simalungun. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 27 Juli 2026, mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai.

Hal tersebut disampaikan oleh Kapolsek Dolok Batu Nanggar IPTU Rido V. Pakpahan, S.Kom., M.H., saat dikonfirmasi awak media pada Senin, 27 Juli 2026, sekira pukul 11.11 WIB.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri untuk masyarakat, sekaligus bukti bahwa Polres Simalungun Polda Sumatera Utara hadir secara berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat," ujar IPTU Rido V. Pakpahan mengawali keterangannya.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan Police Goes to School ini dilaksanakan dalam rangkaian upacara bendera hari Senin, dengan susunan acara meliputi persiapan, masuknya pemimpin upacara ke lapangan, masuknya pembina upacara ke mimbar, penghormatan umum, laporan pimpinan upacara, pengibaran bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila dan UUD 1945, pembacaan janji siswa, amanat, doa, hingga menyanyikan lagu wajib nasional.

"Saya bertindak langsung sebagai Pembina Upacara dalam kegiatan Police Goes to School kali ini, guna memberikan pembekalan langsung kepada para pelajar SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar," ucap Kapolsek Dolok Batu Nanggar menjelaskan perannya dalam kegiatan tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah personel Polsek Dolok Batu Nanggar, di antaranya Kanit Intel Ipda M. Purba, Kanit Binmas Ipda Jansen P. Napitupulu, serta Bhabinkamtibmas Aiptu Simson Purba dan Aipda Tigor Manurung. Selain itu, kegiatan turut diikuti oleh Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar, Mairelli Brayani Sianturi, S.Pd., M.M., beserta para guru dan seluruh pelajar kelas VII, VIII, dan IX.

Dalam amanatnya, Kapolsek Dolok Batu Nanggar menyampaikan sejumlah pesan penting kepada para pelajar, mulai dari kesadaran hukum dan kedisiplinan sekolah, seperti menghormati orang tua, mematuhi tata tertib sekolah, serta menghormati para guru.

"Saya berpesan kepada para pelajar agar senantiasa menghormati orang tua, mematuhi tata tertib sekolah, dan menghormati para guru dalam proses belajar-mengajar," ungkap IPTU Rido V. Pakpahan menyampaikan salah satu poin amanatnya kepada siswa.

Ia turut mengingatkan para siswa untuk tidak melakukan tindakan perundungan (bullying), tawuran antar pelajar, maupun berbagai bentuk kenakalan remaja lainnya. Selain itu, ia juga memberikan peringatan tegas terkait bahaya penyalahgunaan narkotika dan pentingnya kebijaksanaan dalam memilih pergaulan, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

"Saya mengimbau tegas kepada para siswa untuk menjauhi segala bentuk narkotika dan obat-obatan terlarang yang dapat merusak masa depan generasi muda," tambahnya menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya narkoba.

Kapolsek Dolok Batu Nanggar turut menyampaikan pesan terkait keselamatan dan ketertiban berlalu lintas, khususnya bagi siswa yang belum cukup umur atau belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) agar tidak mengendarai sepeda motor ke sekolah, serta mengimbau agar tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketertiban umum.

"Bagi siswa yang belum cukup umur atau belum memiliki SIM, sebaiknya tidak mengendarai sepeda motor ke sekolah demi keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya," jelas Kapolsek Dolok Batu Nanggar mengenai pesan keselamatan lalu lintas yang disampaikannya.

Di akhir amanatnya, ia menanamkan prinsip motivasi kepada para siswa bahwa pengetahuan memang penting, namun karakter yang baik jauh lebih utama dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

"Knowledge is power, but character is more. Kecerdasan akademik penting, namun kecerdasan dalam berperilaku baik terhadap orang tua, guru, dan masyarakat jauh lebih utama," pungkas IPTU Rido V. Pakpahan menyampaikan pesan motivasi penutup kepada seluruh pelajar.

Kegiatan ini disambut dengan antusias oleh pihak sekolah maupun para peserta didik, yang merasa senang dan bangga atas kehadiran Kapolsek beserta rombongan personel Polsek Dolok Batu Nanggar di tengah-tengah lingkungan sekolah, sekaligus menjadi penumbuh semangat dalam meningkatkan wawasan kebangsaan, nilai toleransi, serta kesadaran akan bahaya narkoba dan pentingnya tertib berlalu lintas.

Melalui kegiatan Police Goes to School ini, Polsek Dolok Batu Nanggar berharap seluruh pesan pembinaan dan pesan Kamtibmas yang disampaikan dapat diterima dan diterapkan dengan baik oleh para pelajar SMP Negeri 1 Dolok Batu Nanggar dalam kehidupan sehari-hari, demi terciptanya generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan cinta terhadap bangsa dan negara.

Polresta Banyuwangi Berikan Penghargaan Juara Lomba Hari Bhayangkara ke-80, Wujud Apresiasi atas Sportivitas dan Soliditas Personel

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Polresta Banyuwangi memberikan penghargaan kepada para pemenang rangkaian perlombaan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 usai pelaksanaan Apel Jam Pimpinan di Lapangan Apel Mapolresta Banyuwangi, Senin (27/7/2026).

Penyerahan hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi institusi kepada personel dan satuan yang telah menunjukkan semangat sportivitas, kebersamaan, serta kekompakan dalam berbagai cabang perlombaan yang digelar untuk memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Apel Jam Pimpinan dipimpin oleh Wakapolresta Banyuwangi AKBP Teguh Priyo Wasono, S.I.K., dan diikuti oleh Pejabat Utama, para Perwira, Bintara, serta ASN Polresta Banyuwangi.

Dalam arahannya, Wakapolresta Banyuwangi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh personel yang berhasil meraih prestasi pada pertandingan Tenis Meja Kapolresta Banyuwangi Cup 2026 maupun Bola Voli Kapolresta Cup. Menurutnya, capaian tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan semangat, disiplin, dan soliditas dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

"Selamat kepada seluruh personel yang telah meraih prestasi dalam rangkaian lomba Hari Bhayangkara ke-80. Jadikan keberhasilan ini sebagai motivasi untuk terus membangun kekompakan, sportivitas, dan semangat kebersamaan di lingkungan Polresta Banyuwangi," ujar AKBP Teguh Priyo Wasono.

Adapun penghargaan diberikan kepada para juara Pertandingan Tenis Meja Kapolresta Banyuwangi Cup 2026, yaitu Juara I Brigpol Bramadiarta (Si TIK), Juara II Aipda Faris Fauji (Polsek Tegalsari), Juara III Aipda Eko Siswanto (Polsek Tegalsari), serta Juara III Bersama Aiptu Nanang Tri W., S.H. (Polsek Banyuwangi).

Sementara pada Pertandingan Bola Voli Kapolresta Cup, Juara I diraih Polsek Bangorejo, Juara II Gabungan Staf, Juara III Sat Samapta, dan Juara IV Polsek Glenmore.

Selain penyerahan penghargaan, dalam apel tersebut juga disampaikan apresiasi kepada seluruh personel atas dedikasi dalam pelaksanaan tugas selama sepekan terakhir sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polresta Banyuwangi tetap terjaga dalam keadaan aman dan kondusif.

Wakapolresta Banyuwangi turut mengingatkan seluruh personel agar senantiasa menjaga integritas, profesionalisme, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai nama baik institusi. Seluruh anggota juga diminta mendukung pelaksanaan Program Quick Wins Triwulan III Tahun 2026 yang berfokus pada optimalisasi sistem pengawasan serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa penghargaan yang diberikan bukan sekadar bentuk apresiasi atas kemenangan dalam perlombaan, tetapi juga sebagai penghargaan terhadap semangat kebersamaan yang menjadi modal penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

"Prestasi yang diraih merupakan hasil dari kerja sama, disiplin, dan semangat kebersamaan. Saya berharap penghargaan ini mampu memotivasi seluruh personel untuk terus berprestasi, menjaga soliditas, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, dan semangat Presisi," ujar Kapolresta Banyuwangi.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polresta Banyuwangi terus berkomitmen memperkuat soliditas internal, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta menghadirkan pelayanan Polri yang semakin profesional, modern, dan terpercaya guna mewujudkan keamanan serta ketertiban masyarakat di Kabupaten Banyuwangi.(*)

Banyuwangi Luncurkan Coastal Resilience Initiatives, Program Kolaborasi Restorasi Pesisir Berkelanjutan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Memiliki garis pantai salah satu terpanjang di Indonesia dengan 175,8 kilometer, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, meluncurkan program Coastal Resilience Initiatives untuk menjaga ekosistem pesisir dengan kolaborasi banyak pihak.

Program ini kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Pemprov, Pemkab, pelaku usaha, dunia pendidikan, hingga masyarakat dalam penyelamatan ekosistem pesisir. Peluncuran dilakukan di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) 7 Lampon, kawasan Pantai Lampon, Desa/Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Senin (27/7/2026).

Direktur Pembinaan Penataan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Amehr Hakim, yang hadir dalam peluncuran tersebut mengatakan program ini sejalan dengan program Kementerian KKP dalam prinsip kebijakan ekonomi biru.

"Ada lima pilar di dalamnya. Mulai memperluas kawasan konservasi, penangkapan ikan terukur, budidaya berkelanjutan, pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil, serta laut bebas dari sampah," kata Amehr.

Turut hadir dalam peluncuran Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, jajaran direksi PT BSI dan PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA), perwakilan Pempprov Jatim, tokoh masyarakat Lampon, akademisi, hingga jajaran Forkopimda Banyuwangi.

Amehr menyebut Coastal Resilience Initiatives nantinya akan menjadi embrio yang bisa diterapkan ke daerah lain.

"Kita harapkan selain Banyuwangi, bisa kita lebarkan lagi ke pesisir utara dan selatan Jawa Timur," sambung dia.

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menambahkan, Banyuwangi telah mempraktikkan pengelolaan laut yang berkelanjutan dan melibatkan masyarakat. Bahkan pertengahan Juli lalu, negara-negara ASEAN dan Pasifik dalam ASEAN-ID Blue datang ke Banyuwangi untuk berbagi pengalaman pengembangan ekonomi biru.

"Dengan kolaborasi banyak pihak, mulai perusahaan seperti PT BSI dan ditambah dukungan dari Kementerian KKP. Kami percaya kelestarian ekosistem laut dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," kata Wabup.

Direktur Utama PT BSI Adi Adriansyah Sjoekri menerangkan, program Coastal Resilience Initiatives merupakan investasi jangka panjang untuk membangun ketangguhan pesisir melalui keseimbangan antara konservasi lingkungan pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan berkelanjutan.

Ada 6 inisiatif dalam program tersebut. Di antaranya penanaman mangrove, pelestarian hutan pantai, transplantasi terumbu karang, pengembangan ekowisata, peningkatan pendapatan nelayan, dan penguatan kelembagaan nelayan agar lebih mandiri.

"Sehingga fokusnya bukan hanya pada peningkatan kualitas lingkungan, namun juga peningkatan kesejahteraan masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir," tegas Adi.

BSI menargetkan lebih dari 60 hektare terumbu karang dipulihkan, dan merehabilitasi 200 hektare mangrove serta 17,5 hektare hutan pantai. Saat peluncuran, mereka telah mengawali dengan penanaman puluhan bibit cemara di bibir Pantai Lampon. (*)

Dari Mal Orang Sehat hingga Konsultasi WA 24 Jam, Inovasi Kesehatan Banyuwangi Dipaparkan di Forum Nasional

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Berbagai terobosan program kesehatan yang dilakukan Banyuwangi, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani diundang di forum kesehatan nasional Leimena Conference di Jakarta, Senin (27/7/2026). Di forum yang digagas Kementerian Kesehatan itu, Ipuk diminta memaparkan berbagai inovasi Banyuwangi dalam memperkuat Integrasi Layanan Primer (ILP) berbasis puskesmas.

Ipuk berbicara di sesi leaders talk yang dibuka langsung oleh Wakil Menteri Kesehatan dr. Benjamin Paulus Octavianus ini, bersama sejumlah kepala daerah. Di antaranya Walikota Bandung Muhammad Farhan dan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta

“Kami menyadari ada banyak keterbatasan di daerah kami. Mulai dari fiskal, SDM hingga infrastruktur. Hal ini tidak membuat kami patah hati, tapi justru termotivasi untuk membuat inovasi penguatan layanan kesehatan primer,” ungkap Ipuk.

Salah satu inovasi yang dilakukan oleh Pemkab Banyuwangi adalah dengan serangkaian tindakan preventif di level puskesmas. Di antaranya adalah menjadikan puskesmas sebagai Mall Orang Sehat, dan yang terbaru adalah melengkapinya dengan konsultasi kesehatan gratis online 24 jam nonstop.

Mal Sehat adalah program mendorong warga untuk memeriksakan kesehatan ke puskesmas secara rutin, dimana warga didorong untuk memeriksa kesehatan tanpa harus menunggu sakit sehingga bisa dilakukan pencegahan lebih awal.

“Seberapapun anggarannya tidak akan cukup jika untuk menyembuhkan. Tapi, dengan tindakan preventif, setidaknya akan mengurangi beban pembiayaan kesehatan. Ini sudah dilakukan Banyuwangi sejak 2018. Dan kini semakin senang karena sinergi dengan program pusat CKG (Cek Kesehatan Gratis),” papar Ipuk.

Selain itu, juga dilakukan preventif pendukung lainnya. Seperti satgas stunting untuk peningkatan gizi ibu hamil dan balita, rantang kasih untuk peningkatan gizi warga miskin sebatang kara dan lain sebagainya.

“Kami juga berupaya untuk mendekatkan layanan kepada masyarakat yang aksesnya terbatas. Seperti Jemput Bola Rawat Warga yang mendatangi warga terpencil, menyiapkan armada berbasis di desa yang bisa berfungsi layaknya ambulance dan lain sebagainya,” terangnya.

Yang terbaru, imbuh Ipuk, adalah Oasis Wangi, sebuah layanan konsultasi online gratis lewat Whatsapp dari nakes untuk perawatan kesehatan keluarga di rumah yang digagas bersama Noora Health.

“Layanan ini sudah dilaunching Pak Menkes pekan lalu. Warga bisa berkonsultasi gratis 24 jam nonstop dan langsung di-handle oleh petugas kesehatan. Sangat mudah, karena konsultasinya lewat WA,” beber Ipuk.

“Kami membagi habis tugas di tingkat Puskesmas, sekaligus juga menambah insentif untuk meningkatkan kesejahteraan nakes,” pungkas Ipuk.

Langkah-langkah inovatif Banyuwangi tersebut mendapat apresiasi dari Wamenkes Dokter Benjamin. Menurutnya, peningkatan beban di Puskesmas adalah indikator penanganan kesehatan yang tepat. “Artinya, upaya preventif di tengah masyarakat sudah berjalan dengan baik,” tegas Dokter Benjamin.

Perlu diketahui, Leimena Conference merupakan forum kesehatan nasional yang menghadirkan para pegiat kesehatan dari seluruh Indonesia. Menghadirkan juga para ahli kesehatan dunia. Konferensi ini guna menghormati pahlawan nasional Dokter Johannes Leimena yang pernah menjadi menteri kesehatan yang merupakan pencetus Puskesmas di masa kepemimpinannya. (*)

error: Content is protected !!