Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2026

Bentengi Paskibra Raja Ampat dari Radikalisme Digital, Satgaswil Papua Barat Densus 88 Gelar Sosialisasi Kebangsaan

RAJA AMPAT || Jejak-indonesia.id - Bentengi generasi muda dari ancaman radikalisme dan dampak negatif digitalisasi, Satgaswil Papua Barat Densus 88 Anti Teror Polri menggelar sosialisasi kebangsaan bagi 50 anggota Paskibra Kabupaten Raja Ampat 2026. Kegiatan interaktif ini berlangsung di Gedung Dharma Wanita, Raja Ampat, Senin (27/7/2026) malam pukul 19.00 hingga 21.00 WIT.

Mengusung tema “Pencegahan Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme Serta Antisipasi Bahaya Penggunaan Handphone di Lingkungan Pelajar,” acara ini dihadiri oleh sekitar 50 siswa-siswi anggota Paskibra.

Kepala Tim (Katim) Pencegahan Satgaswil Papua Barat, Ipda M. Arfa Jaya, S.H., hadir langsung memimpin kegiatan ini bersama Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kaban Kesbangpol) Raja Ampat, Apolos Bedes, S.IP., M.Si. Sementara itu, materi utama dipaparkan oleh Briptu Halim Hanafi, S.H. selaku narasumber.

Kepala Tim Pencegahan Satgaswil Papua Barat, Ipda M. Arfa Jaya, S.H., menegaskan pentingnya menanamkan ideologi Pancasila sejak dini, khususnya bagi para pelajar yang menjadi motor penggerak daerah. Di era digital, penyebaran paham radikal kerap memanfaatkan kelengahan pengguna media sosial.

Dalam paparannya, Briptu Halim mengupas tuntas ciri-ciri awal munculnya paham intoleran dan radikal. Ia menekankan pentingnya penguatan karakter, literasi digital, dan pembinaan sikap moderat di sekolah guna menangkal doktrin yang dapat memecah belah persatuan. Selain itu, para pelajar diperingatkan untuk bijak menggunakan ponsel pintar agar tidak terjerumus dalam propaganda radikal di dunia maya.

"Pelajar memiliki tanggung jawab moral sebagai agen perubahan. Kami memberikan literasi digital dan panduan praktis agar mereka lebih bijak menyaring informasi di dunia maya, sekaligus mampu membawa pesan perdamaian dan toleransi di tengah masyarakat," ujar narasumber kegiatan, Briptu Halim Hanafi, S.H., saat memaparkan ciri-ciri awal munculnya paham intoleran.

Pemerintah Daerah melalui Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Raja Ampat, Apolos Bedes, S.IP., M.Si., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Densus 88 ini. Menurutnya, pembekalan wawasan kebangsaan ini sangat krusial bagi anggota Paskibra yang sedang dipersiapkan menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

"Kegiatan ini sangat bermanfaat dalam menambah wawasan kebangsaan. Ini panduan nyata bagi siswa untuk membentengi diri dari pengaruh negatif di dunia maya," kata Apolos Bedes.

Melalui sinergi kuat antara pemerintah daerah, pihak sekolah, dan Densus 88, kegiatan ini diharapkan melahirkan generasi muda Raja Ampat yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter nasionalisme yang kokoh demi menjaga keutuhan NKRI.

Antisipasi Karhutla di Musim Kemarau, Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar Sisir Titik Api di Desa Limbung

PONTIANAK || Jejak-indonesia.id – Tim SAR Direktorat Samapta Polda Kalimantan Barat kembali melaksanakan patroli kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta pengecekan lokasi bekas kebakaran di Jalan Parit Seruat, Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, tepatnya di belakang Bandara Supadio, Selasa(28/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari upaya pemadaman yang telah dilakukan sehari sebelumnya. Saat melakukan pengecekan di lokasi, tim masih menemukan beberapa titik api dan kepulan asap di area bekas lahan yang terbakar.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar yang dipimpin AKP Dori Prabowo bersama personel patroli segera melakukan pemadaman, melokalisir titik api, serta melaksanakan pembasahan dengan menyemprotkan air ke lahan guna mencegah api kembali menyala dan meluas.

Dalam kegiatan tersebut, Tim SAR Ditsamapta Polda Kalbar menerjunkan 11 personel yang didukung berbagai peralatan, antara lain kendaraan operasional, kendaraan rescue, sepeda motor trail, mesin pompa portable, selang pemadam, water backpack, perangkat komunikasi, serta perlengkapan keselamatan personel.

Kapolda Kalimantan Barat melalui Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol. Bambang Suharyono, S.I.K., M.H., mengatakan bahwa patroli dan pemadaman lanjutan merupakan bagian dari komitmen Polda Kalbar dalam mengantisipasi meluasnya kebakaran hutan dan lahan, khususnya pada musim kemarau.

"Personel kami akan terus melakukan patroli, pemantauan, dan penanganan secara cepat terhadap setiap titik api yang ditemukan. Langkah ini bertujuan agar api tidak kembali membesar dan menimbulkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat maupun lingkungan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau kebakaran di wilayahnya," ujar Kombes Pol. Bambang.

Polda Kalbar akan terus bersinergi dengan instansi terkait dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla melalui patroli rutin, deteksi dini, edukasi kepada masyarakat, serta respons cepat terhadap setiap kejadian kebakaran guna meminimalisir dampak terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Yankes Keliling Satgas Yonif 123/Rajawali Perkuat Kepercayaan Masyarakat dan Dukung Pemerataan Layanan Kesehatan di Papua Selatan

VENAHA, PAPUA SELATAN || Jejak-indonesia.id - Satgas Pamtas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali melalui Pos Venaha melaksanakan pelayanan kesehatan (Yankes) keliling kepada masyarakat Kampung Sahapikya, Distrik Venaha. Kegiatan ini merupakan implementasi nyata peran TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan. (28/7/2026).

Dari sudut pandang analisis, pelayanan kesehatan keliling memiliki nilai strategis karena menjawab salah satu tantangan utama di wilayah pedalaman Papua, yakni keterbatasan akses terhadap fasilitas kesehatan. Kehadiran tenaga kesehatan Satgas yang langsung mendatangi masyarakat tidak hanya memberikan layanan pemeriksaan dan pengobatan, tetapi juga membangun rasa aman, meningkatkan kesadaran hidup sehat, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kehadiran negara.

Dansatgas Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, S.H., M.Han., menegaskan bahwa setiap kegiatan teritorial yang dilaksanakan prajurit harus mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

"Pelayanan kesehatan keliling merupakan bentuk kepedulian Satgas terhadap masyarakat. Kami ingin memastikan kehadiran prajurit TNI di daerah penugasan tidak hanya menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga memberikan manfaat langsung melalui pelayanan kesehatan, sehingga masyarakat dapat merasakan kehadiran negara hingga ke pelosok," ujar Dansatgas.

Kegiatan ini juga sejalan dengan visi Presiden Republik Indonesia dalam mewujudkan pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan yang menjangkau daerah terpencil. Di sisi lain, kegiatan tersebut merupakan implementasi arahan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat agar setiap prajurit mampu menjadi solusi atas berbagai kesulitan rakyat serta memperkuat pembinaan teritorial melalui aksi yang menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

Secara strategis, kegiatan Yankes keliling menjadi bagian dari pendekatan humanis TNI dalam mendukung percepatan pembangunan di Papua. Sinergi antara pengamanan wilayah dan pelayanan sosial diyakini mampu menciptakan stabilitas yang kondusif, mempererat hubungan TNI dengan masyarakat, serta mendukung terwujudnya Papua yang aman, sehat, dan semakin maju sebagai bagian dari pembangunan nasional.

Autentikasi: Pen Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 123 Rajawali

Satpolairud Polresta Banyuwangi Tingkatkan Keselamatan Nelayan Lewat Patroli Dialogis di Pantai Pacemengan

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah pesisir, personel Satpolairud Polresta Banyuwangi melaksanakan patroli dialogis dan pembinaan penyuluhan (binluh) terkait pentingnya penggunaan alat keselamatan bagi nelayan di kawasan Pantai Pacemengan, Kecamatan Blimbingsari, Kabupaten Banyuwangi, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut berada di bawah pengendalian Kasat Polairud Polresta Banyuwangi dan dilaksanakan oleh Aipda Haerul Umam selaku Kanit Pos Unit Kota.

Dalam patroli tersebut, petugas menyisir kawasan pesisir Pantai Pacemengan guna memastikan situasi keamanan tetap kondusif serta memberikan edukasi kepada masyarakat nelayan mengenai pentingnya mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut.

Selain mengingatkan agar selalu menggunakan alat keselamatan, petugas juga memberikan informasi mengenai kondisi cuaca dan gelombang laut yang berpotensi membahayakan pelayaran. Berdasarkan hasil pemantauan, cuaca di wilayah tersebut cerah, namun tinggi gelombang mencapai 2–3 meter disertai angin kencang dan kondisi air laut sedang pasang.

Satpolairud mengimbau para nelayan agar selalu memperhatikan prakiraan cuaca sebelum melaut, menggunakan alat pelampung, serta tidak memaksakan berlayar apabila kondisi perairan dinilai membahayakan keselamatan.

Melalui patroli dialogis ini, kehadiran polisi di tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kesadaran nelayan terhadap pentingnya budaya keselamatan di laut.

Hasil kegiatan menunjukkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di kawasan Pantai Pacemengan tetap terjaga dengan baik. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar, sehingga diharapkan mampu meminimalisasi potensi terjadinya kecelakaan laut serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan wilayah perairan Banyuwangi.

Cek Tiga Titik SPPG Sekaligus, Dokkes Polres Simalungun Pastikan Keamanan Pangan Bagi 8.305 Penerima Manfaat

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Kasi Dokkes Simalungun kembali melaksanakan pemeriksaan Food Safety secara serentak di tiga lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Simalungun. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan Polres Simalungun dalam menjaga kualitas dan keamanan pangan bagi ribuan penerima manfaat program makan bergizi.

Hal tersebut disampaikan oleh Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, saat dikonfirmasi awak media pada hari Senin, 27 Juli 2026, sekira pukul 11.40 WIB.

"Kegiatan ini merupakan bentuk nyata Polri dalam melayani masyarakat, sekaligus wujud dari Polres Simalungun Polda Sumatera Utara yang berintegritas dan humanis dalam melayani masyarakat," ujar AKP Verry Purba.

Ia menjelaskan, kegiatan Food Safety tersebut dilaksanakan oleh Kasi Dokkes Simalungun, dr. Sirovenesia Banjarnahor, dengan menyasar tiga SPPG sekaligus pada hari yang sama, yaitu SPPG Polres Simalungun 3, SPPG Polres Simalungun 1, dan SPPG Polres Simalungun 2.

"Pemeriksaan pertama dilaksanakan di SPPG Polres Simalungun 3 pada pukul 07.00 WIB, dengan menu yang diperiksa meliputi nasi putih, ikan nila sambal colo-colo, tahu bumbu kuning, wortel dan sawi putih bawang goreng, serta buah semangka untuk menu sekolah, dan nasi putih, ikan dori sop paprika, nugget tahu, wortel serta sawi putih bawang goreng, dan pisang ambon untuk menu keringan 3B," ucap AKP Verry Purba.

Ia menerangkan, hasil pemeriksaan di SPPG Polres Simalungun 3 tersebut menyasar total penerima manfaat sebanyak 2.561 orang, dengan hasil organoleptik menunjukkan bentuk, rasa, aroma, dan warna makanan dalam kondisi normal.

"Untuk hasil pemeriksaan kimia di SPPG Polres Simalungun 3, seluruh sampel dinyatakan negatif nitrit, negatif nitrat, negatif formalin, dengan tingkat keasaman atau pH berada pada angka 6," ungkap AKP Verry Purba.

Selanjutnya, pemeriksaan dilanjutkan di SPPG Polres Simalungun 1 pada pukul 08.00 WIB, dengan menu yang diperiksa meliputi nasi putih, chicken cream bawang putih, tahu goreng crispy, tumis buncis dan jagung, serta buah semangka.

"Di SPPG Polres Simalungun 1, total penerima manfaat tercatat sebanyak 2.823 orang, dengan hasil organoleptik normal, serta hasil pemeriksaan kimia menunjukkan seluruh sampel negatif boraks, negatif nitrit, negatif nitrat, negatif formalin, dan negatif fosfat, dengan pH sebesar 6," jelas AKP Verry Purba.

Sementara itu, pemeriksaan terakhir dilaksanakan di SPPG Polres Simalungun 2 pada pukul 07.30 WIB, dengan menu porsi besar untuk SMA, SMP, ibu hamil, dan ibu menyusui, serta porsi kecil untuk PAUD, TK, SD, dan balita, meliputi nasi putih, ayam goreng kalasan sambal terasi, tahu kecap, tumis sawi putih dan kacang panjang, serta buah jeruk.

"Untuk menu keringan 3B di SPPG Polres Simalungun 2, kelompok balita mendapat satu buah buah naga dan dua kemasan susu, kelompok busui mendapat dua kemasan susu, satu buah naga, dan satu buah pear, sementara kelompok bumil mendapat satu kemasan susu Prenagen, satu buah naga, satu buah jeruk, dan dua buah pisang," tambah AKP Verry Purba.

Ia menyebutkan, total penerima manfaat di SPPG Polres Simalungun 2 mencapai 2.921 orang, dengan hasil organoleptik normal serta hasil pemeriksaan kimia yang seluruhnya negatif boraks, nitrit, nitrat, formalin, dan fosfat, dengan pH sebesar 6.

"Dengan demikian, dari ketiga lokasi SPPG yang diperiksa hari ini, total penerima manfaat yang terjamin keamanan pangannya mencapai 8.305 orang," pungkas AKP Verry Purba.

Ia menegaskan, seluruh rangkaian pemeriksaan Food Safety di tiga SPPG tersebut berjalan lancar tanpa kendala berarti, dan seluruh menu yang telah diperiksa dinyatakan layak dan aman untuk dikonsumsi oleh masyarakat penerima manfaat program makan bergizi.

Melalui pemeriksaan rutin yang dilaksanakan secara konsisten di setiap SPPG, Dokkes Polres Simalungun berkomitmen untuk terus menjaga standar keamanan pangan bagi seluruh kelompok penerima manfaat, khususnya anak-anak usia sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, sebagai bagian dari dukungan nyata Polri terhadap keberhasilan program pemenuhan gizi masyarakat di wilayah hukum Polres Simalungun.

error: Content is protected !!