Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Tahun: 2026

Pesan Kapolres Lamongan di Tasyakuran HUT Satpam ke-45

LAMONGAN || jejakindonesia.id - Polres Lamongan Polda Jatim menggelar kegiatan Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satuan Pengamanan (Satpam) ke-45 Tahun 2025.

Kegiatan tersebut berlangsung di Rupatama Tatag Trawang Tungga Polres Lamongan dan dihadiri oleh jajaran kepolisian serta perwakilan satuan pengamanan, Rabu pagi (07/01).

HUT Satpam tahun ini mengusung tema “Satpam Bersatu, Berdaulat, Berdedikasi, dan Profesional.”

Wakapolres Lamongan Kompol Jodi Indrawan, S.I.K., membacakan sambutan Kapolres Lamongan dengan menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-45 kepada seluruh anggota Satpam, khususnya yang bertugas di wilayah hukum Polres Lamongan Polda Jatim.

Wakapolres Lamongan menjelaskan bahwa momentum peringatan HUT Satpam ini hendaknya dijadikan sebagai sarana evaluasi terhadap eksistensi dan kinerja Satuan Pengamanan, guna melakukan pembenahan serta penyempurnaan dalam pelaksanaan tugas di masa yang akan datang.

“Kehadiran Satpam sebagai mitra Polri dalam upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat dituntut untuk semakin profesional," ujarnya.

Ia menambahkan personel Satpam harus mampu mendeteksi setiap potensi kerawanan, melakukan tindakan pertama dan upaya pencegahan secara tepat, serta segera melaporkannya kepada pihak Kepolisian untuk dilakukan langkah antisipasi.

Dengan demikian, eksistensi Satpam diharapkan dapat terus memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di lingkungan tugas masing-masing.

menekankan bahwa peningkatan kompetensi Garda Pratama harus berjalan beriringan dengan pembinaan berkelanjutan.

Polres Lamongan juga mendorong Satpam untuk terus meningkatkan kemampuan teknis dan soft skills, disiplin pada SOP, serta memperkuat integritas dan etika profesi.

“Profesionalisme Satpam adalah kunci kepercayaan publik dan keberhasilan kolaborasi dengan Polri dalam menjaga kamtibmas,” ujar Wakapolres Lamongan.

Kegiatan tasyakuran tersebut kemudian dilanjutkan dengan prosesi pemotongan tumpeng sebagai ungkapan rasa syukur, dilanjutkan dengan foto bersama serta ramah tamah antara jajaran Polres Lamongan dan perwakilan anggota Satuan Pengamanan. (*)

Awal 2026 Polres Jember Tegaskan Komitmen Integritas dan Transparansi Pelayanan

JEMBER || jejakindonesia.id – Mengawali tahun 2026 dengan langkah tegas dan penuh komitmen, Polres Jember Polda Jatim melaksanakan penandatanganan Pakta Integritas bagi seluruh pegawai di lingkungan Polres Jember.

Kegiatan tersebut digelar pada di Aula Rupatama Mapolres Jember, Rabu (7/1/2026)

Penandatanganan Pakta Integritas dipimpin langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra, didampingi Wakapolres Jember Kompol Ferry Dharmawan.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan akuntabel.

Dalam sambutannya, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menegaskan bahwa Pakta Integritas bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral yang harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas.

“Penandatanganan Pakta Integritas ini merupakan komitmen bersama untuk bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab,"tegas AKBP Bobby.

Ia mengatakan Integritas adalah pondasi utama dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap Polri.

Kapolres Jember juga menekankan pentingnya pelayanan kepolisian yang berorientasi pada kepentingan masyarakat, serta bebas dari praktik penyimpangan.

“Kami ingin seluruh personel Polres Jember memberikan pelayanan yang humanis, transparan, dan responsif. Setiap anggota harus menjadi teladan dalam ketaatan hukum dan etika,” tambahnya.

Selain penandatanganan Pakta Integritas, kegiatan ini juga dirangkai dengan sosialisasi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Tahun 2026.

Sosialisasi tersebut bertujuan agar seluruh jajaran memahami arah kebijakan anggaran serta memastikan pengelolaan keuangan yang efisien, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan.

Melalui momentum awal tahun 2026 ini, Polres Jember Polda Jatim berharap dapat semakin memperkuat budaya kerja yang berintegritas, meningkatkan kualitas kinerja, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang bersih, profesional, dan dipercaya masyarakat. (*)

Polres Sumenep Perketat Pengawasan di Wilayah Kepulauan Cegah Peredaran Narkoba

SUMENEP || jejakindonesia.id – Kepolisian Resor Sumenep, Polda Jatim, memperketat pengawasan dan pengamanan di wilayah kepulauan guna mencegah maraknya peredaran narkoba.

Langkah ini diambil menyusul hasil evaluasi internal yang menunjukkan peningkatan kasus narkoba sepanjang tahun 2025, khususnya di sejumlah kecamatan kepulauan.

Kapolres Sumenep AKBP Rivanda, S.I.K mengungkapkan bahwa berdasarkan hasil pengungkapan kasus oleh Satuan Reserse Narkoba Polres Sumenep Polda Jatim selama 2025, terdapat beberapa wilayah kepulauan yang dinilai rawan peredaran narkoba, di antaranya Pulau Kangean, Masalembu, dan Pulau Sapeken.

“Berdasarkan hasil ungkap kasus narkoba dari tim Reskoba Polres Sumenep selama 2025, setidaknya ada beberapa kecamatan di wilayah kepulauan yang rawan peredaran narkoba,” ujar AKBP Rivanda, S.I.K, Rabu (7/1/26).

Ia menegaskan, pada tahun 2026 pihaknya akan meningkatkan pengawasan dan pengamanan di wilayah kepulauan tersebut.

"Ini untuk mengantisipasi potensi peredaran narkoba di pulau-pulau lain yang berada di Kabupaten Sumenep," tegasnya.

Salah satu kasus menonjol yang terjadi di wilayah kepulauan, lanjut Kapolres Sumenep adalah penemuan barang bukti narkoba seberat 38 kilogram di perairan laut Masalembu, sekitar empat mil dari tepi pantai, pada awal Juni 2025.

Barang haram tersebut ditemukan oleh empat orang nelayan asal Dusun Ambulung, Desa Suka Jeruk, Kecamatan Ambulu, Pulau Masalembu, yakni Sirat (60), Naim (30), Fadil (25), dan Mastur (40).

Keempat nelayan tersebut menemukan sebuah drum mencurigakan yang mengapung di laut saat sedang menangkap ikan.

Drum tersebut kemudian dibawa ke daratan dan dilaporkan kepada pihak Koramil serta Polsek setempat, sebelum akhirnya diserahkan langsung ke Polda Jawa Timur.

“Berkaca dari kejadian tersebut, ke depan kami akan memperketat pengamanan di wilayah kepulauan dengan mengoptimalkan peran Polisi Air dan Udara (Polairud) serta memperkuat kerja sama dengan TNI,” tegas AKBP Rivanda.

Berdasarkan data Satuan Reserse Narkoba Polres Sumenep Polda Jatim, penanganan kasus narkoba sepanjang 2025 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

Selama 2025, Polres Sumenep Polda Jatim berhasil mengungkap 70 kasus narkoba dengan total 98 tersangka.

Sementara pada tahun 2024, tercatat 45 kasus dengan 68 tersangka.

Adapun barang bukti yang berhasil disita sepanjang 2025 meliputi sabu-sabu seberat 500,27 gram, pil inex sebanyak 69 butir, serta pil YY sebanyak 11.065 butir.

Sedangkan pada 2024, barang bukti yang diamankan berupa 183,72 gram sabu-sabu, 15 butir pil inex, dan 1.102 butir pil YY.

Dari sisi peran pelaku, Polres Sumenep Polda Jatim mengamankan dua orang bandar, 45 pengedar, 27 kurir, dan 24 pemakai.

Sementara pada tahun 2024, jumlah pelaku terdiri atas 34 pengedar, 24 pemakai, dan 10 kurir.

Kapolres Sumenep juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing.

“Deteksi dini dengan menginformasikan setiap kejadian yang mencurigakan sangat penting dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai peredaran narkoba,” pungkasnya. (*)

Lapas Banyuwangi Perketat Pengawasan, Tes Urine Jadi Agenda Rutin Pencegahan Narkoba

BANYUWANGI || jejakindonesia.id - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi terus menunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari peredaran gelap narkotika. Sebagai langkah preventif, Lapas Banyuwangi kembali menggelar tes urine mendadak yang menyasar jajaran pegawai hingga perwakilan warga binaan, Rabu (7/1).

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Sahardjo ini merupakan bagian dari penguatan fungsi pengamanan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa menyatakan bahwa agenda ini merupakan langkah nyata untuk memastikan integritas petugas serta kedisiplinan warga binaan.

"Kami tidak memberikan ruang sedikit pun bagi narkoba. Tes urine ini adalah agenda rutin yang kami lakukan secara acak dan mendadak untuk memastikan seluruh elemen di dalam Lapas tetap steril," ujarnya.

Satu per satu pegawai dan perwakilan warga binaan dari berbagai blok hunian diminta memberikan sampel urine dengan pengawasan ketat dari tim medis Lapas serta petugas pengamanan. Proses pengambilan sampel dilakukan secara transparan guna menghindari adanya manipulasi.

Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim medis, seluruh peserta tes yang terdiri dari unsur pegawai dan warga binaan dinyatakan negatif atau tidak mengonsumsi zat terlarang.

“Hasilnya negatif semua, baik pegawai maupun warga binaan,” ungkap Wayan.

Meskipun hasil menunjukkan nihil penyalahgunaan, pihak Lapas menegaskan tidak akan mengendurkan pengawasan. Selain tes urine, penggeledahan kamar hunian dan pemeriksaan ketat pada alur masuk barang serta pengunjung tetap menjadi prioritas utama.

"Hasil negatif ini sangat kami apresiasi. Ini membuktikan bahwa komitmen kami untuk mewujudkan Lapas Banyuwangi 'Bersinar' (Bersih dari Narkoba) berjalan dengan baik. Namun, kewaspadaan tetap kami tingkatkan setiap harinya," tambah Kalapas.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan stabilitas keamanan dan ketertiban di Lapas Banyuwangi tetap terjaga, sekaligus memberikan efek jera serta peringatan bagi siapa pun yang mencoba melanggar aturan terkait narkotika.

Kapolda Papua Pimpin Sertijab Dirreskrimsus, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra Resmi Emban Amanah Baru

JAYAPURA || jejakindonesia.id — Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin, memimpin langsung upacara serah terima jabatan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua, dari pejabat lama Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata, S.I.K, kepada pejabat baru Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, S.I.K., M.Si., M.H. yang berlangsung khidmat di Aula Mapolda Papua, Selasa (tanggal menyesuaikan).

Upacara sertijab tersebut dihadiri oleh Wakapolda Papua, para Pejabat Utama Polda Papua, para Kapolres jajaran, perwira, bintara, serta ASN Polri. Prosesi berlangsung dengan penuh penghormatan terhadap nilai-nilai disiplin, loyalitas, dan pengabdian sebagai bagian dari dinamika organisasi Polri dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dalam amanatnya, Irjen Pol. Patrige Rudolf Renwarin menyampaikan bahwa rotasi jabatan di lingkungan Polri merupakan kebutuhan organisasi untuk menjaga kesinambungan kinerja, penyegaran struktur, dan peningkatan profesionalisme institusi.

"Pergantian jabatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari upaya Polri untuk memperkuat sistem kerja, memperluas pengalaman kepemimpinan, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin optimal,” tegas Kapolda Papua.

Kapolda juga memberikan apresiasi kepada Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata, atas dedikasi dan kontribusinya selama menjabat sebagai Dirreskrimsus Polda Papua. Di bawah kepemimpinannya, penanganan berbagai perkara strategis yang menyangkut kejahatan ekonomi, korupsi, pertambangan ilegal, hingga tindak pidana khusus lainnya dinilai berjalan efektif dan profesional.

Sementara itu, kepada pejabat baru, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, Kapolda Papua menaruh harapan besar agar mampu melanjutkan bahkan meningkatkan capaian kinerja Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua di tengah tantangan tugas yang semakin kompleks.

Kombes Pol. Dr. Rama dikenal sebagai sosok pemimpin yang aktif, komunikatif, dan memiliki pengalaman panjang di bidang reserse serta manajemen organisasi kepolisian. Rekam jejak kepemimpinannya selama ini memperlihatkan kemampuannya membangun soliditas internal, menjalin sinergi dengan berbagai pihak, serta menghadirkan pendekatan kerja yang humanis namun tetap tegas dalam penegakan hukum.

Sebagai figur yang memiliki latar belakang akademik kuat dengan gelar doktor, Kombes Pol. Dr. Rama juga dikenal sebagai pemimpin yang mengedepankan analisis strategis, pengambilan keputusan berbasis data, serta penguatan sistem kerja yang modern dan terukur.

Dalam sambutan singkatnya, Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra menyampaikan komitmennya untuk melanjutkan program kerja yang telah dirintis oleh pejabat sebelumnya serta memperkuat peran Direktorat Reskrimsus sebagai garda terdepan dalam penegakan hukum terhadap tindak pidana khusus di wilayah Papua.

"Saya siap melaksanakan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi profesionalisme, transparansi, dan integritas dalam setiap pelaksanaan tugas, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh stakeholder demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pentingnya membangun kerja tim yang solid, meningkatkan kapasitas personel, serta mengoptimalkan pemanfaatan teknologi dalam proses penyelidikan dan penyidikan guna menjawab tantangan kejahatan modern yang semakin dinamis.

Upacara sertijab ini menandai babak baru bagi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua, dengan harapan di bawah kepemimpinan Kombes Pol. Dr. Rama Samtama Putra, kinerja penegakan hukum akan semakin kuat, profesional, dan dipercaya masyarakat.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan baru, sesi foto bersama, serta doa bersama sebagai wujud harapan akan kelancaran tugas dan keberhasilan kepemimpinan di masa mendatang.

error: Content is protected !!