Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Tahun: 2026

Tegaskan Sikap, Ketua Umum FRN Minta Semua Pihak Tidak Ganggu Kapolda Bali

DENPASAR || jejakindonesia.id – Ketua Umum Fast Respon Nusantara (FRN) menegaskan agar tidak ada pihak mana pun yang mencoba mengganggu kinerja Kapolda Bali. Sikap ini disampaikan secara terbuka sebagai bentuk komitmen menjaga stabilitas, sinergi, dan kondusivitas keamanan di wilayah Bali.

“Jangan ganggu Kapolda Bali. Beliau sahabat saya sejak lama, dari Kaltara, Tarakan. Hubungan kami bukan hubungan kepentingan, tapi persahabatan dan kepercayaan,” tegas Agus Flores, Jumat, (16/01/2026).

Ia juga menegaskan bahwa Kapolda Bali dikenal memiliki kepedulian tinggi terhadap masyarakat, termasuk terhadap keluarga dan anak-anaknya sejak dulu hingga sekarang. Hal tersebut menjadi alasan kuat mengapa ia memilih bersikap tegas dalam menjaga kehormatan dan integritas institusi Polri di Bali.

Sebagai langkah strategis dan preventif, Ketua Umum FRN menyatakan untuk sementara dirinya memegang langsung kendali Ketua FRN Bali. Kebijakan ini diambil semata-mata agar tidak terjadi gesekan, salah tafsir, maupun posisi yang berseberangan dengan jajaran Kepolisian Daerah Bali.

“FRN tidak boleh berhadapan dengan Polri. FRN adalah mitra strategis, bukan oposisi. Kalau ada yang coba mainkan organisasi untuk menyerang polisi, itu keliru besar,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia menambahkan, Bali adalah wilayah strategis nasional dan internasional yang membutuhkan stabilitas keamanan maksimal. Oleh karena itu, seluruh elemen, termasuk organisasi kemasyarakatan dan media, diminta untuk bersikap dewasa, objektif, dan bertanggung jawab.

“Jangan bawa kepentingan pribadi atau kelompok untuk merusak hubungan baik dengan Polri. Saya berdiri di garis yang jelas: mendukung penegakan hukum yang profesional dan menjaga Bali tetap aman dan bermartabat,” pungkasnya.

Membangun Kedamaian dari Masjid: Kapolda dan Gubernur Sulteng Gelar Subuh Berkah Bersama Ribuan Warga Palu

PALU || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menggelar kegiatan Subuh Berkah yang dirangkaikan dengan Shalat Subuh Berjamaah bersama masyarakat sekitar Masjid Raya Baitul Khairaat, Jalan WR Supratman, Kota Palu, Jumat 16/01/2026.

Shalat Subuh berjamaah yang diimami langsung oleh Syeh Anas Jaber itu dihadiri oleh Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Pangdam XXIII/Pattimura yang diwakili Kabintaljarahdam XXIII/PW, Irwasda Kombes Pol Purwanto Puji Sutan, para Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah lainnya.

Kegiatan Subuh Berkah ini bertujuan sebagai wujud ketaatan personel Bhayangkara dalam menjaga hubungan dengan Sang Pencipta, Allah SWT.

Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana penyampaian pesan-pesan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), sekaligus memperkuat sinergitas dan soliditas antara Polri TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat guna membangun kepercayaan publik terhadap kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam memelihara situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda Sulteng.

Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan Asma’ul Husna oleh Tim Asma’ul Husna Polda Sulteng, pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Ust. H. Moh. Ridho Lasimpara, S.Pd., serta ceramah agama yang disampaikan oleh Dr. Fahmi Jawwas, Lc., M.A. dan Syeh Anas Jaber.

Usai pelaksanaan Shalat Subuh, kegiatan dilanjutkan dengan Subuh Berkah berupa pelayanan kesehatan gratis oleh Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sulteng serta pembagian makanan gratis kepada para jamaah.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sulawesi Tengah Irjen Pol Dr Endi Sutendi menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Ia mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme dan kehadiran jamaah yang mencerminkan kekuatan serta kesolidan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Sulawesi Tengah.

Kapolda juga menyampaikan bahwa hingga saat ini situasi kamtibmas di Sulawesi Tengah tetap kondusif berkat doa dan dukungan seluruh jamaah.

Ia turut menyampaikan ucapan terima kasih atas doa luar biasa dari masyarakat yang menjadi kekuatan bagi aparat Kepolisian dalam menjalankan tugas.

Terkait bencana banjir yang melanda Kabupaten Donggala beberapa hari lalu, Kapolda menyampaikan bahwa kondisi tersebut telah berhasil diatasi dan masyarakat kini mulai kembali beraktivitas seperti biasa. Hal itu tidak terlepas dari peran serta dan doa seluruh masyarakat.

“Semoga kegiatan Subuh Berkah ini tidak hanya dilaksanakan di Kota Palu, tetapi dapat terus digelar di seluruh wilayah Sulawesi Tengah. Polri tidak akan berarti apa-apa tanpa dukungan masyarakat, khususnya jamaah Subuh Berkah,” ungkap Kapolda.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus permohonan maaf apabila dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, personel Polda Sulteng masih belum maksimal.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid dalam amanatnya mengimbau seluruh masyarakat Sulawesi Tengah agar senantiasa memulai hari dengan Shalat Subuh berjamaah, karena selain memperkuat keimanan, hal tersebut juga menjadi pondasi dalam membangun kebersamaan dan kedamaian di tengah masyarakat.

“Awali hari dengan sholat subuh berjamaah karena selain memperkuat keimanan, sholat subuh juga menjadi pondasi dalam membangun kebersamaan dan kedamaian di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Hadir di Tengah Duka Satgas Yonif 521/DY Turut Belasungkawa Bersama Warga di Distrik Apalapsili

Apalapsili || jejakindonesia.id -- Kehadiran TNI di tengah duka masyarakat Papua adalah wujud empati dan kepedulian, di mana prajurit aktif mengunjungi keluarga yang berduka, memberikan dukungan moral, bantuan logistik, bahkan ikut serta dalam upacara adat seperti bakar batu, menunjukkan sisi kemanusiaan dan mempererat hubungan dengan warga untuk membangun kepercayaan dan kebersamaan.

Kepedulian dan empati terhadap masyarakat binaan, Personel Satgas Yonif 521/DY Hadir dalam belasungkawa ke rumah duka salah satu warga yang meninggal dunia almarhum Bpk. Yonam Wandik di Distrik Apalapsili, Kab.Yalimo, Papua Pegunungan. (16/1/2025)

Kehadiran tersebut dipimpin oleh letda Inf Alfi selaku Danpos Apalapsili personel Satgas Yonif 521/DY sebagai bentuk bahwa TNI akan selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam setiap suka dan duka yang dirasakan warga. Kehadiran personel Satgas disambut haru oleh keluarga almarhum serta masyarakat sekitar.

Dalam suasana penuh keheningan dan kekeluargaan, personel TNI menyampaikan ungkapan duka cita yang mendalam serta memberikan bantuan kepada keluarga yang ditinggalkan.

Personel Satgas Yonif 521/DY juga turut mendoakan almarhum agar mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
“Kami hadir sebagai saudara. Duka yang dirasakan masyarakat juga menjadi duka kami. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

Masyarakat setempat mengapresiasi kehadiran TNI yang dinilai selalu dekat dan peduli terhadap warga. Kunjungan belasungkawa ini semakin mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat Distrik Apalapsili.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Melalui kegiatan Binter dengan Melayat & Memberi Dukungan Prajurit Satgas Yonif 521/DY mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa, memberikan semangat dan menguatkan keluarga yang kehilangan, Mereka hadir sebagai "sahabat sejati rakyat," membawa semangat, kekuatan, dan ketenangan di tengah kehilangan.

Membuktikan bahwa TNI hadir bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tetapi sebagai sahabat rakyat, Membawa kasih, harapan, dan ketenangan di tanah Papua damai dan penuh kasih dalam kehidupan sosial dan kemanusiaan di wilayah penugasan.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil Yonif 521/DY*

Sinergi Polri dan Kementan: Kapolda Aceh Dampingi Mentan dalam Ground Breaking Pemulihan Lahan Pertanian

ACEH || jejakindonesia.id - Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., menghadiri kegiatan ground breaking rehabilitasi lahan sawah terdampak bencana di Meunasah Pintu Makmur, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (15/1/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman sebagai langkah strategis pemerintah dalam memulihkan produktivitas pertanian serta memperkuat ketahanan pangan nasional pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Aceh Utara.

Ground breaking ini menandai dimulainya proses rehabilitasi lahan pertanian masyarakat, khususnya sektor persawahan, yang terdampak bencana. Program tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi warga sekaligus mengembalikan fungsi lahan pertanian agar kembali produktif.

Dalam kegiatan itu, Menteri Pertanian didampingi Kapolda Aceh serta dihadiri Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediaty Haryadi (Titiek Soeharto), sejumlah anggota DPR RI, Wakil Gubernur Aceh, unsur Forkopimda Aceh, serta pejabat kementerian dan instansi terkait.

Turut hadir pula sejumlah Pejabat Utama Polda Aceh, di antaranya Irwasda Polda Aceh, Dirresnarkoba Polda Aceh, Dansat Brimob Polda Aceh, serta Kapolres Aceh Utara bersama jajaran pemerintah daerah setempat.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, S.I.K., menyampaikan bahwa Polri mendukung penuh upaya pemulihan pascabencana melalui sinergi lintas sektor, khususnya dalam memastikan rehabilitasi lahan pertanian berjalan optimal dan tepat sasaran.

“Rehabilitasi lahan sawah ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan aktivitas pertanian masyarakat serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Aceh Utara,” ujarnya.

Dengan dimulainya rehabilitasi tersebut, lahan pertanian yang sebelumnya terdampak bencana diharapkan dapat kembali berproduksi dan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat serta ketahanan pangan di wilayah Aceh.

Personel Subdit III Jatanras Polda Kepri Sosialisasikan Stop Judi Konvesional

BATAM || jejakindonesia.id – Personel Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kepulauan Riau melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat untuk mengimbau agar tidak terlibat dalam praktik judi konvensional sebagai upaya pencegahan gangguan kamtibmas.

Kegiatan ini dilaksanakan secara langsung di tengah masyarakat dengan membentangkan spanduk imbauan Stop Judi Konvensional yang memuat pesan edukatif serta penegasan sanksi pidana bagi pelaku perjudian sebagaimana diatur dalam Pasal 303 KUHP.

Dalam sosialisasi tersebut, personel memberikan pemahaman bahwa perjudian merupakan perbuatan melanggar hukum yang berdampak negatif terhadap kondisi ekonomi, sosial, serta keharmonisan keluarga.

Dirreskrimum Polda Kepri Kombes Pol Ronni Bonic, S.H., S.I.K., M.H., Melalui Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan dengan dilakukan pendekatan persuasif dan humanis, masyarakat diajak untuk meningkatkan kesadaran hukum serta dilarang terlibat dalam segala bentuk perjudian, baik judi konvensional maupun judi online, karena dapat menimbulkan berbagai permasalahan dan dinamika sosial, seperti masalah finansial, hukum, kehidupan sosial, serta berdampak pada kondisi mental dan psikologis seseorang.

Subdit III Jatanras Polda Kepri akan terus berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan preventif dan penegakan hukum guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Kepulauan Riau.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

error: Content is protected !!