Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Tahun: 2026

Polda Sumut Gerak Cepat Pulihkan Batang Toru Pasca Banjir dan Longsor, 61 Tenda HUNTARA Kini Teraliri Listrik

TAPANULI SELATAN || jejakindonesia.id  – Polda Sumatera Utara melalui Satuan Brimob yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sabtu (17/1/2026).

Tak hanya melakukan pembersihan material pascabencana, personel Brimob juga berhasil memasang instalasi listrik pada 61 tenda hunian sementara (HUNTARA) di Desa Batu Hula.

Langkah ini menjadi perhatian karena langsung menyentuh kebutuhan dasar para penyintas, terutama untuk menunjang aktivitas dan keamanan warga pada malam hari.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kehadiran Brimob merupakan bentuk nyata negara hadir di tengah masyarakat saat mengalami musibah.

“Operasi Aman Nusa II bukan hanya berfokus pada penanganan bencana secara teknis, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan menjalani kehidupan yang lebih layak. Pemasangan listrik di tenda hunian sementara menjadi bagian dari upaya pemulihan dan pemenuhan kebutuhan dasar warga,” ujar Kombes Pol Ferry Walintukan.

Ia menegaskan, seluruh personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut bekerja dengan mengedepankan sinergi lintas sektor, baik TNI, pemerintah daerah, maupun relawan setempat.

“Polri, khususnya Polda Sumatera Utara, hadir untuk membantu masyarakat tanpa batas. Dari dapur lapangan, pembersihan rumah warga, hingga persiapan hunian tetap, semuanya dilakukan sebagai bentuk pengabdian dan kepedulian terhadap sesama,” tambahnya.

Selain pemasangan instalasi listrik, personel Brimob juga mengoperasikan dapur lapangan di Kantor Camat Batang Toru, melakukan pembersihan rumah dan halaman warga di Desa Huta Godang serta Desa Batu Horing, hingga membantu pembukaan lahan hunian tetap (HUNTAP) di Desa Napa menggunakan alat berat.

Kehadiran personel Brimob bersama unsur TNI dan instansi terkait mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.

Warga mengaku terbantu dan merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turun langsung membantu pemulihan pascabencana.

Binter TNI Bersih itu Indah Satgas Yonif 521/DY Gotong Royong Bersihkan Lingkungan Gereja di Kampung Muaranawa

Airu || jejakindonesia.id -- Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) TNI dalam bentuk kepedulian pembersihan gereja di Papua merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta upaya menjaga toleransi dan keharmonisan di wilayah . Kampung Muaranawa, Distrik Airu, Kab. Jayapura(17/01/2026).

Kebersihan merupakan sebagian dari iman, hal itulah yang memacu semangat personel Satgas Yonif 521/DY untuk mengajak masyarakat melaksanakan gotong royong bersih-bersih rumah ibadah.

Pada kesempatan ini Satgas Yonif 521/DY bersama masyarakat Kampung Muaranawa Bergotong Royong membersihkan gereja mulai dari ruang ibadah sampai dengan halaman sekitar sebagai upaya menciptakan sarana peribadatan yang nyaman bersama Masyarakat untuk membersihkan Gereja Tigris.

Danpos Muaranawa Letda Inf Andik Prasetyo Wibowo mengatakan, kegiatan bersih-bersih tempat ibadah sering dilakukan personel Satgas untuk memberikan rasa nyaman warga dalam beribadah.

“Kegiatan semacam ini sering kali dilakukan oleh Satgas Yonif 521/DY bersama masyarakat sebagai wujud kepedulian dan keharmonisan antar umat beragama guna menciptakan kebersihan dan kenyamanan dalam meningkatkan kualitas ibadah warga,” ungkapnya.

“Keberadaan personel TNI di Kampung Muaranawa harus dapat memberikan peran dan kontribusi positif kepada masyarakat sehingga dapat terwujud hubungan emosional yang erat,” tambahnya.

Sementara itu Bapak Arnold (47) Pendeta Kampung Muaranawa yang turut hadir menyampaikan rasa terimakasih kepada personel TNI dari Satgas Yonif 521/DY yang telah mengajak masyarakat melaksanakan gotong royong pembersihan rumah ibadah warga.

“Terima kasih kepada bapak TNI yang sudah membantu kami membersihkan gereja ini sehingga terlihat bersih dan indah, semoga hubungan ini terjaga dengan baik untuk membina kerukunan dan kedamaian warga masyarakat,” ujar Bapak Arnold.

Komandan Satgas Yonif 521/DY Letkol Inf Rahadyan Surya Murdata,S.E,M.I.P,
Kegiatan Pembinaan Teritorial (Binter) TNI dengan tema "Bersih itu Indah" secara konsisten dilaksanakan melalui karya bakti pembersihan rumah ibadah di Papua, Aksi ini untuk mempererat toleransi, sinergitas, dan menciptakan kenyamanan bagi warga jemaat saat beribadah.

Kegiatan ini bertujuan tidak hanya menciptakan suasana ibadah yang nyaman, tetapi juga mempererat hubungan emosional Prajurit TNI Satgas Yonif 521/DY di Wilayah Penugasan.

*Prajurit Macan Kumbang Berhasil (Yonif 521/DY)*

Polda Jambi Himbau Hentikan Kekerasan di Sekolah Pasca Viral Insiden di SMK Negeri 3 Tanjab Timur

JAMBI || jejakindonesia.id - Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mengimbau agar tidak ada lagi kejadian kekerasan di lingkungan sekolah, menyusul viralnya peristiwa kekerasan yang terjadi di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur dan menjadi perhatian luas masyarakat.

Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar melalui Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol. Erlan Munaji menegaskan bahwa lingkungan pendidikan harus menjadi ruang yang aman, nyaman, dan kondusif bagi proses belajar-mengajar. Ia menekankan bahwa segala bentuk kekerasan, baik fisik maupun psikis, termasuk perundungan, tidak dapat ditoleransi karena berpotensi menimbulkan trauma serta menghambat tumbuh kembang peserta didik.

Imbauan tersebut sejalan dengan langkah yang dilakukan Kapolres Tanjung Jabung Timur, Polda Jambi, AKBP Ade Chandra, yang menegaskan pentingnya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Melalui kampanye bertajuk “Stop Kekerasan di Lingkungan Pendidikan” yang dikemas secara informatif dan edukatif, Kapolres mengajak seluruh elemen sekolah serta masyarakat Jambi untuk bersama-sama menjadikan sekolah sebagai ruang pembelajaran yang nyaman dan kondusif bagi siswa.

“Sekolah bukan tempat untuk menimbulkan rasa takut, melainkan ruang yang aman, nyaman, dan melindungi setiap peserta didik. Tanamkan nilai hormat, patuh, dan santun melalui perkataan serta perbuatan.” ujar Erlan Munaji.

Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa kampanye ini digencarkan sebagai respons atas fenomena kekerasan di dunia pendidikan yang masih kerap terjadi dan belakangan kembali mencuat akibat viralnya insiden bentrokan antara seorang guru dan sejumlah siswa di SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur melalui media sosial.

Peristiwa tersebut menjadi pengingat bahwa kekerasan di lingkungan pendidikan dapat muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari kekerasan fisik, kekerasan psikis, hingga perundungan. Dampak yang ditimbulkan pun tidak ringan, karena dapat memengaruhi kondisi psikologis, prestasi belajar, serta masa depan peserta didik.

Untuk itu, Polda Jambi mengajak pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kepedulian dan memperkuat sinergi dalam mencegah kekerasan di satuan pendidikan dan selalu mengajarkan sopan santun dan berbuat baik kepada putra putri kita pada saat melakukan kegiatan di sekolah. Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan sekolah dapat kembali menjadi tempat belajar yang aman, menjunjung tinggi hak anak, serta saling menghormati martabat setiap insan pendidikan.

“Polri bersama pemerintah daerah akan terus berkomitmen mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, ramah anak, dan bebas dari kekerasan,” pungkasnya.

KA BNN RI Kunjungi Pokda KEPRI Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkotika

BATAM || jejakindonesia.id - Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menerima kunjungan kerja Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., yang dirangkaikan dengan audiensi bersama Kapolda Kepulauan Riau di Ruang Kerja Kapolda Kepri, Jumat (16/1/2026).

Kunjungan tersebut diawali dengan penyambutan KA BNN RI beserta rombongan di VIP Bandara Hang Nadim Batam oleh Wakapolda Kepri.

Audiensi tersebut dihadiri oleh Deputi Hukum dan Kerja Sama BNN RI Irjen Pol. Drs. Agus Irianto, S.H., M.Si., M.H., Ph.D., para Direktur di lingkungan BNN RI, Kepala BNN Provinsi Kepulauan Riau Brigjen Pol. Hanny Hidayat, S.I.K., M.H., Wakapolda Kepri Brigjen Pol Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., Irwasda, Kepala BNN Kota Batam Kombes Pol. Nestor N. Simanihuruk, S.I.K., M.H., serta jajaran pimpinan dan Pejabat Utama Polda Kepri, termasuk Koorspri, dan PJU Polda Kepri.

Audiensi membahas penguatan kolaborasi dan koordinasi dalam upaya pencegahan serta penegakan hukum terhadap peredaran gelap narkotika di wilayah Kepulauan Riau yang merupakan daerah perbatasan dan rawan menjadi jalur masuk narkotika dari luar negeri.

Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi atas kunjungan KA BNN RI dan menegaskan komitmen Polda Kepri untuk terus memperkuat sinergi bersama BNN dan seluruh stakeholder terkait.

“Wilayah Kepulauan Riau merupakan wilayah perbatasan dengan banyak pintu masuk, baik pelabuhan legal maupun tidak resmi. Hal ini menjadi tantangan sekaligus ancaman serius. Karena itu, kami terus memperkuat kolaborasi dengan BNN, TNI, Bakamla, Korpolairud Mabes Polri, serta menjalin kerja sama dengan negara tetangga seperti Singapura dan Malaysia,” ujar Kapolda Kepri.

Kapolda Kepri menambahkan, Polda Kepri bersama BNN dan stakeholder terkait berkomitmen untuk mengoptimalkan upaya pencegahan dan penindakan terhadap jaringan peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat Kepulauan Riau.

Kegiatan audiensi diakhiri dengan makan bersama serta pemberian cenderamata sebagai simbol sinergitas dan komitmen bersama dalam pemberantasan narkotika.

*Polri Untuk Masyarakat*

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

Sentuhan Kasih di Cianjur, Kapolda Jabar Resmikan Renovasi Rumah RuTiLaHu Untuk Anak Yatim Piatu

CIANJUR || jejakindonesia.id - Kapolda Jawa Barat Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., didampingi Pejabat Utama Polda Jabar bersama komunitas sosial Bagong Mogok meresmikan secara simbolik renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RuTiLaHu) bagi anak-anak yatim piatu di Kabupaten Cianjur, Jumat (16/1/2026).

Rumah yang diresmikan sebelumnya dihuni oleh almarhum ayahnya, Wahyu yang meninggal dunia pada tanggal 2 Agustus 2025 dan ibunya, almarhumah Ibu Sopiah, wafat pada tanggal 5 September 2025.

Kegiatan ini merupakan hasil sinergi Polda Jabar, Pemerintah Kabupaten Cianjur, dan komunitas sosial sebagai bentuk epedulian terhadap kondisi sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Kepala Kepolisian Daerah Jawa Barat, Irjen Pol. Dr. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa program Renovasi RuTiLaHu merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap kondisi sosial masyarakat.

"Alhamdulilah kami dari Polda Jabar bekerja sama dengan Pemerintah Kab. Cianjur serta komunitas sosial Bagong Mogok, hari ini menyerahkan rumah yang telah dibangun untuk keluarga almarhum Wahyu, Tiga orang putra putrinya diharapkan nantinya akan hidup layak tinggal di rumah yang telah kami bangun bersama." ujar Kapolda Jabar.

Kapolda Jabar berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat jangka panjang serta mendorong seluruh elemen masyarakat untuk terus bersinergi membantu warga yang membutuhkan.

"Kami berharap bahwa Polda Jabar, Pemerintah Kabupaten dan seluruh masyarakat komunitas–komunitas sosial senantiasa tergerak untuk membantu masyarakat yang kekurangan, yang hidupnya di bawah keprihatinan. Kita sama–sama untuk menyelamatkan, membangun kehidupan anak–anak kita ini, supaya mempunyai masa depan, terlindungi serta dapat beraktivitas sehari – hari dengan lebih baik." ungkap Irjen Rudi Setiawan.

"Tadi kami berikan dua buah domba, diharapkan domba-domba ini akan berkembang terus, akan beranak-binak dan membawa manfaat bagi keluarga Almarhum Wahyu," tambahnya

Melalui kegiatan ini, Polda Jawa Barat menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas permasalahan sosial.

“Insya Allah, kami punya niatan untuk terus bekerja sama dengan pemerintah daerah, organisasi sosial serta perusahaan – perusahaan untuk melakukan kegiatan yang bermanfaat.” tutupnya.

error: Content is protected !!