Sorry, we're closed Opens Rabu at 9:00 am

Tahun: 2026

MUI Kota Surabaya Gelar Ta’aruf dan Konsolidasi Pengurus Periode 2025–2030

SURABAYA || jejakindonesia.id -Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Surabaya menggelar kegiatan Ta’aruf dan Konsolidasi Pengurus MUI Kota Surabaya masa khidmat 2025–2030. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Masjid Baiturrozaq Citraland Surabaya, Jumat (16/1/2026).

Acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan ayat suci Alquran. Kegiatan ini menjadi ajang perkenalan antar pengurus baru hasil Musyawarah Daerah (Musda) MUI Kota Surabaya yang digelar pada 19 November 2025 di Asrama Haji Surabaya.

Ketua Umum MUI Kota Surabaya, Drs. KH. Muhaimin Ali, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menyebutkan bahwa Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Harian dari MUI Jawa Timur telah rampung, disusul dengan SK kepengurusan komisi-komisi.

“Karena pengurus berasal dari latar belakang yang berbeda dan belum saling mengenal, maka perlu diadakan ta’aruf terlebih dahulu. Harapannya, antar pengurus dapat saling mengenal, bertegur sapa, dan bekerja sama sebelum memasuki tahapan pelantikan,” ujar KH. Muhaimin.

Ia menegaskan, melalui kegiatan ini diharapkan terjalin harmonisasi dan sinergi antar pengurus dalam menjalankan tugas dakwah sesuai dengan komisi masing-masing, namun tetap solid sebagai satu kesatuan kepengurusan MUI Kota Surabaya.

Lebih lanjut, KH. Muhaimin Ali, menjelaskan peran MUI sebagai Shadiiqul Hukumah atau mitra pemerintah. Menurutnya, MUI ke depan akan terlibat aktif dalam berbagai persoalan sosial kemasyarakatan, seperti kenakalan remaja, narkoba, serta isu-isu kebinekaan dan pluralitas di Kota Surabaya.

“Kota Surabaya adalah kota yang majemuk. Oleh karena itu, penting untuk terus menumbuhkan sikap saling menghargai dan menjaga kerukunan antarumat beragama. Selain itu, MUI harus responsif dalam mengeluarkan fatwa-fatwa penting sesuai situasi dan kondisi,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, KH. Muhaimin juga mengimbau pengurus baru agar meningkatkan semangat jihad fiisabilillah dan pengabdian, tanpa memperhitungkan kepentingan pribadi.

“MUI bukan lahan untuk bekerja mencari nafkah, melainkan lahan berdakwah dan berkhidmat. Kita berharap menjadi khairunnas anfa’uhum linnas di tengah masyarakat Kota Surabaya,” tuturnya.

Usai sambutan Ketua Umum, acara dilanjutkan dengan pembacaan SK Pengurus harian MUI Kota Surabaya masa khidmat 2025–2030 oleh Wakil Ketua Umum MUI Kota Surabaya. Dewan Pembina MUI Kota Surabaya antara lain Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan KH. Abdul Muhit Murtadho.

Struktur pengurus inti yang dibacakan meliputi Ketua Umum Drs. KH. Muhaimin Ali, Wakil Ketua Umum Drs. KH. Sodiqun A. Karim, SH, M.Kn, Sekretaris Umum Dr. KH. Moh. Imron Rosyadi, S.Ag, M.HI, serta Bendahara Umum. Selanjutnya, SK kepengurusan komisi-komisi dibacakan Sekretaris Umum MUI Kota Surabaya.

Kegiatan ta’aruf dan konsolidasi ditutup dengan doa yang dipimpin oleh tiga kiai dari Dewan Pembina MUI Kota Surabaya. Kemudian dilanjutkan dengan pengukuran seragam bagi pengurus MUI Kota Surabaya periode 2025–2030. (Redho)

Aksi Humanis Kasat Lantas Polresta Banyuwangi Selamatkan Korban Laka Tunggal

BANYUWANGI || jejakindonesia.id – Di tengah sorotan publik terhadap institusi kepolisian, sikap sigap dan empati aparat di lapangan tetap menjadi harapan masyarakat.

Hal itulah yang ditunjukkan Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polresta Banyuwangi, Kompol Elang Prasetyo, saat turun langsung menolong korban kecelakaan lalu lintas di depan Terminal Brawijaya, Banyuwangi.

​Peristiwa tersebut terjadi ketika Kompol Elang sedang melakukan pemantauan arus lalu lintas.

Sebuah kecelakaan tunggal mendadak terjadi, mengakibatkan seorang pengendara tergeletak di bahu jalan dalam kondisi terluka dan membutuhkan pertolongan segera.

​Tanpa ragu, Kompol Elang menghentikan aktivitasnya. Ia langsung mendekati korban, memberikan bantuan pertama, sekaligus memastikan kondisi korban tetap aman dari risiko kecelakaan lanjutan.

Aksi cepat tersebut dilakukan sebelum bantuan medis tiba di lokasi.

​Bersama personel Satlantas yang berjaga, Kompol Elang juga sigap mengamankan arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian.

Langkah ini dilakukan untuk mencegah kemacetan serta memastikan proses evakuasi berjalan lancar.

Tak berselang lama, korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Yasmin Banyuwangi guna mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.

​Kompol Elang Prasetyo menegaskan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama kepolisian, terlebih saat berada di jalan raya yang memiliki risiko tinggi terhadap kecelakaan.

​“Ketika ada warga yang membutuhkan pertolongan, sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu secepat mungkin. Kehadiran Polisi di tengah masyarakat diharapkan benar-benar dirasakan, memberikan rasa aman secara nyata dan humanis,” ujar Kompol Elang.

Ia juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, meningkatkan kewaspadaan, serta mengutamakan keselamatan diri dan pengguna jalan lainnya demi mencegah terjadinya kecelakaan.

Usai memastikan korban mendapatkan penanganan medis yang layak, Kompol Elang kembali melanjutkan tugasnya mengatur arus lalu lintas di sekitar Terminal Brawijaya.

Aksi sederhana namun penuh kepedulian ini menjadi gambaran bahwa kehadiran Polisi bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat yang siap hadir di saat genting. (*)

Satpolairud Polres Gresik Imbau Nelayan Utamakan Keselamatan Waspadai Cuaca Ekstrem

GRESIK || jejakindonesia.id - Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Gresik Polda Jatim terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah perairan sekaligus kelestarian ekosistem laut.

Salah satunya melalui kegiatan sambang Nelayan Mengare yang digelar di Balai Nelayan Sido Fajar, Desa Tanjung Widoro, Kecamatan Bungah, Kabupaten Gresik, Jumat (16/1/26).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita, didampingi sejumlah personel Satpolairud, di antaranya Bripka Yudi Utomo, Bripda Ganang Winduh Nugroho, dan Bripda Ahmad In’am Hidayatur Arzaqy.

Dalam pertemuan tatap muka dengan para nelayan, AKP I Nyoman Ardita mengimbau agar nelayan mengutamakan keselamatan dalam beraktivitas di laut.

"Kami mengimbau seluruh nelayan untuk selalu mengutamakan keselamatan (safety at sea) dan waspadai cuaca ekstrem, "ujarnya.

Kasatpolairud meminta Ketua Rukun Nelayan setempat agar aktif mengingatkan anggotanya untuk selalu mengutamakan standar keselamatan melaut, khususnya saat cuaca ekstrem, serta menjaga kerukunan antar nelayan.

“Jaga keharmonisan antar sesama nelayan, dengan begitu situasi kamtibmas di wilayah pesisir dapat tetap aman dan kondusif,” ujar AKP I Nyoman Ardita.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan alat tangkap ikan yang ramah lingkungan.

Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga keberlangsungan ekosistem dan biota laut di perairan Gresik agar tetap lestari dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.

Selain memberikan edukasi, Satpolairud Polres Gresik juga membuka ruang dialog untuk menyerap aspirasi dan keluhan nelayan.

Sejumlah persoalan mengemuka, di antaranya kondisi cuaca buruk akibat musim angin barat yang menyulitkan aktivitas melaut, serta maraknya penggunaan jaring trawl (pukat harimau) yang beroperasi terlalu dekat dengan garis pantai.

Praktik tersebut dinilai merugikan nelayan tradisional dan berpotensi merusak terumbu karang.

Menanggapi hal tersebut, pihak Satpolairud Polres Gresik akan terus melakukan patroli dan penertiban terhadap nelayan yang menggunakan jaring trawl (pukat harimau).

Di akhir kegiatan, Polres Gresik mengajak masyarakat pesisir untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

Warga diminta segera melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana atau gangguan kamtibmas di laut maupun di darat melalui kantor kepolisian terdekat, Call Center 110 yang aktif 24 jam, atau Hotline Lapor Cak Rama di nomor 0811-8800-2006.

Melalui kegiatan Sambang Nelayan Mengare ini, Satpolairud Polres Gresik berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat nelayan, sekaligus mendukung keselamatan pelayaran serta kelestarian sumber daya laut di Kabupaten Gresik. (*)

Tim Medis Polri Jangkau Korban Banjir Aceh Tamiang, Pulihkan Kesehatan dan Semangat Warga

TAMIANG || jejakindonesia.id — Kepedulian Polri terhadap kondisi kesehatan masyarakat terdampak bencana banjir kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Tim BKO Polda Metro Jaya melaksanakan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin kepada masyarakat terdampak banjir di wilayah Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Timur. Jumat, (16/1/2026).

Kegiatan kemanusiaan tersebut dilaksanakan di dua lokasi, yakni Pondok Pesantren Hidayah Raudatun Najah, Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, serta Desa Bukit Seulema, Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Sejak pagi hari, tim medis Polri memberikan pelayanan kesehatan secara langsung kepada warga dengan penuh empati dan ketelatenan.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin oleh dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, selaku Dokter Ahli Bidokkes Polda Metro Jaya, bersama anggota Tim BKO PMJ.

Selain pemeriksaan kesehatan, masyarakat juga diberikan vitamin guna menjaga daya tahan tubuh di tengah kondisi lingkungan pascabencana yang rentan terhadap berbagai penyakit. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tercatat sebanyak 80 orang masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan, dengan keluhan yang didominasi penyakit pascabanjir seperti ISPA sebanyak 20 pasien, dispepsia 20 pasien, dermatitis 10 pasien, hipertensi 5 pasien, low back pain 6 pasien, rematik 4 pasien, cephalgia 4 pasien, konjungtivitis 3 pasien, diare 3 pasien, sakit gigi 2 pasien, diabetes melitus 2 pasien, serta 1 pasien suspek TB.

Salah seorang warga penerima layanan, Ibu Nurjanah, warga Desa Matang Tepah, Kecamatan Bendahara, tampak terharu saat menerima pemeriksaan kesehatan langsung di desanya. “Kami mengucapkan beribu-ribu terima kasih. Hanya Tuhan yang dapat membalasnya. Di saat kondisi seperti ini, kehadiran polisi dan dokter sangat berarti bagi kami,” ungkap Ibu Nurjanah dengan suara bergetar.

Dokter yang memimpin pelayanan di lapangan, dr. Yuliantikha Nurul Qumariah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memastikan kesehatan masyarakat tetap terjaga selama masa pemulihan pascabencana. “Pascabanjir, risiko penyakit cukup tinggi. Oleh karena itu kami melakukan pemeriksaan menyeluruh, pemberian obat dan vitamin, serta edukasi kesehatan agar masyarakat tetap waspada dan segera mendapatkan penanganan bila muncul keluhan,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa pendekatan langsung ke lokasi warga dilakukan agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat secara merata, khususnya mereka yang memiliki keterbatasan akses menuju fasilitas kesehatan.

Kegiatan ini menjadi wujud kehadiran negara melalui Polri, tidak hanya dalam penanganan darurat bencana, tetapi juga dalam memastikan aspek kesehatan masyarakat tetap terjaga. Kehadiran tim medis Polri disambut dengan rasa syukur dan antusias oleh warga, sebagai bentuk nyata kepedulian dan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui kegiatan kemanusiaan ini, Polri berharap kondisi kesehatan masyarakat terdampak banjir di wilayah Aceh Tamiang dan Aceh Timur dapat terus terpantau, sekaligus mendukung percepatan pemulihan kehidupan sosial dan kesehatan pascabencana.

Kapolda Kepri Dampingi Kepala BNN RI Inspeksi Pelabuhan Internasional Di Btam, Perkuat Pengamanan Perbatasan Laut

BATAM || jejakindonesia.id – Kapolda Kepulauan Riau Irjen. Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., mendampingi Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, S.I.K., S.H., M.Si., dalam kegiatan inspeksi dan peninjauan pengamanan di sejumlah pelabuhan internasional di Kota Batam, Sabtu (17/1/2026).

Kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat pengawasan wilayah perbatasan laut Kepulauan Riau yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap peredaran gelap narkotika jaringan internasional. Kehadiran Kapolda Kepri dalam kegiatan tersebut menegaskan komitmen Polda Kepri dalam mendukung penuh kebijakan nasional pemberantasan narkotika.

Peninjauan dilakukan di tiga pelabuhan internasional utama, yakni Pelabuhan Nongsa Pura, Pelabuhan Batam Center, dan Pelabuhan Harbour Bay Batu Ampar. Fokus peninjauan meliputi sistem pemeriksaan penumpang dan barang, pengawasan jalur keluar masuk, serta kesiapsiagaan personel dalam mendeteksi potensi penyelundupan narkotika melalui jalur laut.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda Kepri bersama Kepala BNN RI turut memastikan bahwa pola pengamanan di kawasan pelabuhan telah berjalan secara optimal melalui sinergi antara Polri, BNN, dan instansi terkait lainnya, termasuk pengelola pelabuhan.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., para Pejabat Utama Polda Kepri, Deputi dan pejabat utama BNN RI, Kepala BNNP Kepri, Kepala BNNK Batam, serta unsur stakeholder terkait.

Dalam arahannya, Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa wilayah Kepulauan Riau, khususnya Batam, merupakan salah satu pintu masuk strategis dari negara tetangga sehingga membutuhkan pengawasan yang ketat, terintegrasi, dan berlapis.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan bahwa Polda Kepri terus memperkuat peran dan fungsi pengamanan di seluruh pintu masuk wilayah perbatasan sebagai bagian dari upaya melindungi masyarakat dari ancaman narkotika.

“Pendampingan Kapolda Kepri dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen Polda Kepri dalam mendukung langkah strategis BNN RI. Polda Kepri akan terus meningkatkan pengawasan, patroli, serta koordinasi lintas instansi guna menutup setiap celah peredaran narkotika, khususnya di wilayah perbatasan laut,” ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H., juga menambahkan bahwa kegiatan peninjauan ini juga menjadi sarana evaluasi bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel di lapangan serta memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi perkembangan modus operandi sindikat narkotika internasional.

Dengan pengamanan yang semakin solid dan terintegrasi, Polda Kepri optimistis wilayah Kepulauan Riau dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat dari bahaya narkotika.

Polri Untuk Masyarakat

Bidang Humas Polda Kepri

Kombes. Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H.
Kabidhumas Polda Kepri

E-Mail: humaspoldakepri1@gmail.com
Telp/Fax: 0778-7760038
Twitter: @poldakeprihumas
FB: Humas Polda Kepri
IG: @humaspoldakepri

error: Content is protected !!