Sorry, we're closed Opens Selasa at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Berbagi yang Menyatukan: Brimob dan Warga Aek Ngadol di Bulan Ramadhan

TAPULI || Jejak-indonesia.id — Personel Brimob Batalyon C kembali menunjukkan kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan penyaluran bantuan sembako dan penyelenggaraan dapur lapangan di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di tengah momentum Bulan Suci Ramadhan. Dalam kegiatan tersebut, personel Brimob membantu menyalurkan sebanyak 141 paket sembako dan 145 sak beras kepada warga Desa Aek Ngadol secara tertib dan merata.

Selain penyaluran bantuan, Brimob Batalyon C juga mengoperasikan dapur lapangan untuk menyiapkan makanan berbuka puasa bagi masyarakat setempat. Hingga sore hari, proses memasak masih berlangsung dan akan segera disalurkan kepada warga menjelang waktu berbuka.

Danton Penugasan Ops Aman Nusa II, Ipda Leonardo Marbun, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam membantu meringankan beban warga. “Kami berupaya hadir dan berbagi sesuai kemampuan yang ada. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan menambah semangat kebersamaan, khususnya di bulan penuh berkah ini,” ujarnya.

Melalui langkah-langkah sosial seperti ini, Polri terus menegaskan komitmennya untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat, mengedepankan pendekatan humanis, serta memperkuat kepercayaan publik melalui aksi nyata di lapangan.

Ramadhan Penuh Kebersamaan, Polres Metro Jakbar Rangkul Komunitas Ojol Se-Jakarta Barat

JAKBAR || Jejak-indonesia.id - Dalam suasana hangat penuh kebersamaan di bulan suci Ramadhan 1447 H, Polres Metro Jakarta Barat menggelar kegiatan buka puasa dan silaturahmi bersama komunitas ojek online (ojol) se-Jakarta Barat, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Masjid Jami Al-Istiqomah Polres Metro Jakarta Barat tersebut dihadiri oleh sekitar 500 pengemudi ojol.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan, S.I.K., M.I.K., Kabag SDM Kompol Leny Winarti, Kasat Binmas Kompol Agung Nugroho, Kasat Tahti Kompol Asmoro Bangun, Kaspkt Kompol Riris Supriyatna, serta Ustadz Hadi Prayitno dan Ustadz Muslihin abdulrohim yang menyampaikan Kuliah Tujuh Menit (Kultum).

Dalam kesempatan itu, Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Rezi Dharmawan membacakan amanat Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Twedi Aditya Bennyahdi yang menegaskan bahwa bulan suci Ramadhan merupakan momentum istimewa untuk meningkatkan keimanan, kepedulian sosial, serta mempererat tali persaudaraan.

Momentum buka puasa bersama ini menjadi simbol nyata kebersamaan dan sinergitas antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para pengemudi ojek online yang selama ini menjadi bagian penting dari denyut kehidupan Jakarta Barat.

Kapolres menyampaikan apresiasi atas kontribusi besar para ojol dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Setiap hari, dari pagi hingga malam bahkan dini hari, mereka hadir melayani masyarakat dengan penuh semangat.

Dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), komunitas ojol dinilai sebagai mitra strategis Polri.

Keberadaan mereka yang hampir sepanjang waktu di lapangan menjadikan mereka bagian penting dalam mendeteksi dinamika situasi wilayah.

Polres Metro Jakarta Barat pun mengajak seluruh komunitas ojol untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, khususnya menjelang waktu berbuka puasa, pelaksanaan salat tarawih hingga mendekati Hari Raya Idul Fitri, di mana mobilitas masyarakat meningkat signifikan.

Selain itu, pesan penting juga disampaikan terkait keselamatan kerja. Para pengemudi diimbau untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan sesuai standar, serta menjaga etika dan profesionalisme dalam bekerja.

“Jangan sampai karena mengejar target, keselamatan menjadi terabaikan. Ingat, di rumah ada keluarga yang menunggu kepulangan dalam keadaan selamat. Keselamatan adalah bagian dari ibadah,” demikian pesan yang disampaikan.

Para ojol juga diajak untuk bijak menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan.

Sebagai bentuk kepedulian, dalam kegiatan tersebut Polres Metro Jakarta Barat turut membagikan bantuan beras kepada para pengemudi ojol yang hadir.

Kegiatan ini bukan sekadar buka puasa bersama, melainkan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, merangkul, mendengar, dan berjalan bersama menjaga Jakarta Barat tetap aman, nyaman, dan penuh keberkahan di bulan suci Ramadhan.

( *Humas Polres Metro Jakarta Barat* )

Polri Mengajar di SMKN 1 Lhoksukon: Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Hadir Pulihkan Semangat Belajar Siswa

ACEH UTARA || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Polres Aceh Utara, Mahasiswa S1 STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS melaksanakan kegiatan Saweu Sekolah di SMKN 1 Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, pada Jumat, 27 Februari 2026 pukul 09.00 WIB.

Kegiatan yang diikuti oleh 22 mahasiswa Sindikat 8 tersebut mengusung program Polri Mengajar, sebagai bentuk kontribusi nyata dalam mendukung dunia pendidikan sekaligus memberikan penguatan psikologis kepada siswa-siswi.

Melalui pendekatan komunikatif dan interaktif, mahasiswa STIK memberikan motivasi, edukasi kebangsaan, serta penguatan karakter kepada para siswa.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan membantu proses belajar mengajar dengan mengimplementasikan aplikasi dan metode pembelajaran dalam program Polri Mengajar.

Interaksi yang dibangun berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat. Para siswa terlihat antusias mengikuti materi yang disampaikan, sehingga tercipta suasana belajar yang lebih hidup, positif, dan inspiratif.

Kegiatan ini diharapkan mampu membantu mengembalikan semangat belajar siswa serta memperkuat rasa percaya diri dan motivasi mereka dalam meraih cita-cita.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman dan tertib, serta mendapat sambutan baik dari pihak sekolah maupun para siswa.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H., yang memastikan pelaksanaan berjalan sesuai rencana.

Melalui program Polri Mengajar, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya terbatas pada aspek keamanan, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pembangunan sumber daya manusia melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Berbagi di Bulan Penuh Berkah: Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS Gelar Bagi Ta’jil di Aceh Utara

ACEH UTARA || Jejak-indonesia.id – Dalam rangka pelaksanaan Pengabdian Masyarakat (Dianmas) di wilayah Polres Aceh Utara, Mahasiswa S1 STIK Lemdiklat Polri Angkatan ke-83/WPS melaksanakan kegiatan sosial berupa pembagian ta’jil kepada masyarakat pada Jumat, 27 Februari 2026, pukul 17.00 WIB, bertempat di Polres Aceh Utara.

Kegiatan yang diikuti oleh 22 mahasiswa Sindikat 8 tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan dan warga sekitar yang tengah menjalankan ibadah puasa.

Paket makanan berbuka puasa dibagikan secara tertib dan tepat sasaran menjelang waktu berbuka.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa STIK tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial.

Interaksi langsung dengan masyarakat menciptakan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Pembagian ta’jil berlangsung dalam keadaan aman dan tertib, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Kegiatan ini turut didampingi oleh Perwira Pendamping, KBP Didit Bambang Wibowo S., S.I.K., M.H., yang memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik.

Melalui aksi sederhana namun penuh makna ini, Mahasiswa STIK Angkatan 83/WPS menunjukkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks keamanan, tetapi juga sebagai mitra sosial yang peduli dan responsif terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten Ungkap Kasus Tindak Pidana Perdagangan Orang Bermodus PSK Online

SERANG || Jejak-indonesia.id – Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten berhasil mengungkap kasus dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan modus perekrutan dan penawaran pekerja seks komersial melalui aplikasi daring.

Pengungkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy, S.I.K., berdasarkan Surat Perintah Tugas Penyelidikan Nomor: Sp.Gas.lidik/37/II/Res.1.15/2026/DITRESKRIMUM.

Kasus ini terungkap pada Senin (16/02/2026) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah rumah kost bernama Kost Inang yang berlokasi di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang. Pengungkapan berawal dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya aktivitas perekrutan, penampungan, dan penawaran sejumlah perempuan untuk melayani pria hidung belang.

Kasubdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten AKBP Irene Missy, S.I.K., menjelaskan bahwa para pelaku diduga merekrut dan menampung korban serta menawarkan mereka melalui aplikasi MiChat untuk mendapatkan keuntungan pribadi.

“Modus yang digunakan pelaku adalah merekrut, menampung, dan menawarkan para korban melalui aplikasi MiChat kepada pelanggan. Dari hasil penyelidikan, para korban dijanjikan gaji berkisar antara Rp9 juta hingga Rp10 juta per bulan,” ujar AKBP Irene Missy pada Jumat (27/02/2026)

Dari hasil pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku, yaitu seorang laki-laki berinisial AB (27) dan seorang perempuan berinisial FT (26). Selain itu, petugas juga mengidentifikasi tiga orang perempuan sebagai korban yang direkrut dan ditempatkan di lokasi tersebut.

Dalam pengungkapan ini, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone milik pelaku, uang tunai sebesar Rp9.850.000, enam kotak alat kontrasepsi, satu buah gel pelumas, serta tangkapan layar percakapan yang berkaitan dengan aktivitas tersebut.

AKBP Irene Missy menambahkan bahwa pihaknya saat ini masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku dan korban untuk mendalami jaringan serta kemungkinan adanya korban lainnya.

“Saat ini pelaku dan korban masih dalam proses pemeriksaan di Unit II Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Banten. Kami akan terus melakukan pendalaman guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain serta memastikan perlindungan terhadap para korban,” tambahnya.

Polda Banten juga mengimbau masyarakat untuk berperan aktif melaporkan apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana perdagangan orang atau bentuk eksploitasi lainnya.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya praktik perdagangan orang. Peran serta masyarakat sangat penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan TPPO,” tutup AKBP Irene Missy.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan perkara dan perkembangan lebih lanjut akan disampaikan kepada publik. (Bidhumas)

error: Content is protected !!