Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Polda Jatim Ungkap Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Lumajang

SURABAYA || Jejak-indonesia.id - Unit II Subdit IV Tipidter Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Timur (Jatim) berhasil mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan BBM (Solar) bersubsidi di Kabupaten Lumajang.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast di Balai Wartawan Bidhumas Polda Jatim, Kamis (12/2/26).

"Penindakan dilakukan atas dugaan pelanggaran distribusi bahan bakar minyak (BBM)," kata Kombes Pol Abast.

Kabid Humas Polda Jatim itu mengatakan, pengungkapan oleh Unit II Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Jatim tersebut berawal dari laporan masyarakat.

"Ada laporan masyarakat terkait dugaan pemindahan solar subsidi dari tangki mobil Panther ke dalam jurigen yang berasal dari hasil pembelian di salah satu SPBU kemudian dijual," terang Kombes Abast.

Menindaklanjuti info dari masyarakat itu, petugas lalu melakukan kegiatan undercover di SPBU yang dimaksud.

Hasil undercover Polisi mendapati bahwa di SPBU tersebut terdapat salah satu kendaraan Panther melakukan kegiatan pengisian BBM solar bersubsidi yang berulang (tiga kali) dalam tempo waktu kurang dari 1 jam.

Setelah dilakukan pemeriksaan Polisi mendapatkan seorang yang berinisial S melakukan kegiatan pemindahan BBM solar dari dalam tangki mobil ke dalam jurigen yang terdapat di dalam mobil tersebut menggunakan sebuah mesin pompa.

"Pemindahan BBM solar dari dalam tangki mobil ke dalam jurigen ini dilakukan oleh sopir sekaligus pemilik kendaraan tersebut berinisial S warga setempat," kata Kombes Abast.

Hasil pengembangan pemeriksaan terhadap S di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati sebuah gudang yang terdapat 10 jurigen kosong dan 25 jurigen yang telah terisi solar subsidi hasil pemindahan, masing berkapasitas 25 hingga 30 liter.

Dari hasil ungkap dugaan kasus tindak pidana penyalahgunaan BBM tersebut Polisi menetapkan S (sopir dan pemilik mobil) sebagai tersangka.

Polisi juga menyita barang bukti berupa 1 unit kendaraan Isuzu Panther No Pol N 1848 MW,1 buah mesin pompa (alat yang digunakan untuk memindahkan solar kedalam jurigen); 25 jurigen berisi bio solar dengan kapasitas 25 dan 30 liter; 10 jurigen kosong dengan kapasitas 25 liter; 2 buah plat nomor kendaraan (N 1364 YS dan N 1437 ZH) yang digunakan untuk membeli bio solar.

Selain itu juga turut disita sebagai barang bukti 3 buah barcode bio solar MyPertamina; 1 lembar catatan pembelian bio solar dan 1 buah flashdisk merek robot 4 GB yang berisi rekaman CCTV pada pukul 06.00 Wib s/d 10.00 Wib dilokasi Dispenser Nomor 2 (Nozel 5 dan 6) di SPBU.

Kabid Humas Polda Jatim mengatakan kegiatan pemindahan BBM Solar tersebut menurut pengakuan tersangka sudah dilakukan sejak tahun 2023.

"Sdr. S ini dalam sehari rata-rata dapat melakukan pembelian solar bersubsidi dari SPBU sebanyak 2 - 3 kali dengan rata-rata sekali pembelian sebesar Rp.300.000,- s.d. Rp. 500.000,-;" ujar Kombes Abast.

Ia menegaskan atas ungkap kasus ini personel Ditreskrimsus telah menetapkan 1(satu) orang tersangka.

“Tersangka satu orang, yang lain masih saksi,” tegasnya. (*)

Polres Jember Evakuasi Korban Banjir di Rambipuji Pastikan Bantuan Tersalurkan

JEMBER || Jejak-indonesia.id – Curah hujan tinggi yang mengguyur Kabupaten Jember Jawa Timur sejak Kamis hingga Jumat 12-13 februari 2026 dini hari memicu banjir di sejumlah wilayah.

Upaya penanganan dilakukan secara terpadu oleh tim gabungan yang terdiri dari Polres Jember Polda Jatim dan jajarannya, TNI, Basarnas, BPBD, PMI, Tagana, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan desa, serta para relawan.

Selain mengevakuasi warga, petugas juga melakukan pembersihan sisa lumpur dan mendirikan dapur umum maupun dapur mandiri untuk memenuhi kebutuhan logistik para pengungsi.

Kapolres Jember, AKBP Bobby A Condroputra melalui Waka Polres Jember, Kompol Ferry Dharmawan yang turut pimpin evakuasi mengatakan, fokus utama penanganan berada di Kecamatan Rambipuji.

Warga yang rumahnya terendam dipindahkan ke lokasi aman, salah satunya di Balai Desa Rambipuji.

“Kami hadir untuk memastikan warga terdampak mendapatkan pertolongan dengan cepat. Evakuasi kami lakukan ke tempat yang lebih aman, sekaligus menyalurkan bantuan logistik selama masa tanggap darurat,” ungkap Kompol Ferry, Sabtu (14/2/26).

Ia menegaskan, Polres Jember Polda Jatim akan terus berkoordinasi dengan BPBD dan instansi terkait guna mempercepat penanganan dampak banjir serta menjaga situasi tetap kondusif.

“Sinergi lintas instansi terus kami lakukan, baik dalam proses evakuasi, pengamanan wilayah, maupun distribusi bantuan," kata Kompol Ferry.

Ia menegaskan, keselamatan dan kebutuhan dasar warga menjadi prioritas utama.

Hingga saat ini, ratusan warga masih bertahan di lokasi pengungsian, termasuk Balai Desa Rambipuji, rumah kerabat, dan sejumlah tempat ibadah.

Sementara itu Data BPBD mencatat sebanyak 3.944 kepala keluarga (KK) di 8 kecamatan dan 17 desa/kelurahan terdampak, dengan Kecamatan Rambipuji menjadi wilayah paling parah, mencapai 3.210 KK terdampak.

Meningkatnya debit air di beberapa sungai seperti Sungai Dinoyo, Kaliputih, Kalijompo, Kaliklepuh, dan Sungai Bedadung menyebabkan luapan setinggi 30 sentimeter hingga 2 meter.

Air merendam permukiman warga, merusak infrastruktur jembatan, serta mengganggu arus lalu lintas di sejumlah titik. (*)

Polres Probolinggo Raih Peringkat II Kinerja IKPA Terbaik Semester II 2025 Dari KPPN Bondowoso

PROBOLINGGO || Jejak-indonesia.id – Polres Probolinggo Polda Jatim kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan anggaran.

Pada Periode Semester II Tahun 2025, Polres Probolinggo Polda Jatim berhasil meraih Penghargaan dari KPPN Bondowoso sebagai Peringkat II Kinerja IKPA Terbaik Satuan Kerja di Wilayah Kabupaten Probolinggo.

Penyerahan penghargaan berlangsung di aula Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Bondowoso, Kamis (12/2/2026).

Kapolres Probolinggo AKBP M. Wahyudin Latif melalui Kasi keuangan Iptu Priadi menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas penghargaan yang diberikan oleh KPPN Bondowoso kepada jajarannya.

“Kami berterima kasih atas penghargaan dari Kepala KPPN Bondowoso. Ini adalah hasil kerja keras seluruh personel dalam mengelola anggaran secara profesional dan akuntabel,” ujar Iptu Priadi.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian kinerja pelaksanaan anggaran yang dinilai melalui Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).

Lebih lanjut, Iptu Priadi menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan wujud komitmen Polres Probolinggo Polda Jatim dalam mengelola anggaran secara optimal guna mendukung tugas kepolisian dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran, sehingga kinerja organisasi semakin baik dan berdampak langsung pada pelayanan kepada masyarakat,” pungkas Iptu Priadi.

Untuk diketahui, penilaian IKPA meliputi aspek perencanaan, pelaksanaan, serta akuntabilitas pengelolaan anggaran secara efektif, efisien, dan transparan

Prestasi ini diharapkan dapat memotivasi seluruh jajaran Polres Probolinggo untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas kinerja. (*)

Pengurus Baru PBVSI Sumenep Resmi Dilantik, Pembinaan Usia Dini Jadi Prioritas Utama

SUMENEP || Jejak-ndonesia.id - Pengurus Kabupaten Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Sumenep masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Pendopo Keraton Sumenep, Jumat (13/02/2026).

Pada periode ini, pembinaan atlet usia dini ditegaskan menjadi program prioritas dalam mendorong peningkatan prestasi bola voli daerah.

Ketua Umum PBVSI Pengprov Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto melalui Ketua Harian PBVSI Pengprov Jawa Timur, Kombes Pol Jules Abraham Abast menyampaikan bahwa pembinaan dan pengembangan olahraga bola voli merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesehatan jasmani dan rohani masyarakat.

"Olahraga berperan dalam membentuk karakter, disiplin, dan sportivitas generasi muda," ungkap Kombes Pol Abast.

Ia juga menegaskan bahwa bola voli dapat menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda agar terhindar dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang.

"Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara terprogram, terpadu, dan berkesinambungan," lanjut Kombes Abast.

Menurutnya, Kabupaten Sumenep selama ini aktif mengikuti berbagai kompetisi tingkat daerah maupun nasional.

Namun demikian, beberapa sektor pembinaan dinilai masih perlu ditingkatkan agar prestasi yang diraih lebih optimal.

Ia menekankan pembinaan harus dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat SD, SLTP, SLTA hingga perguruan tinggi.

Atlet, pelatih, wasit, serta sarana dan prasarana disebut sebagai satu kesatuan yang saling mendukung dalam sistem pembinaan.

“Untuk mewujudkan prestasi diperlukan adanya komitmen dan kebersamaan yang kuat untuk membina atlet-atlet bola voli sedini mungkin, secara terprogram, terpadu dan bersinergi,” kata Kombes Abast.

Sementara itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menilai potensi atlet voli di daerahnya cukup besar, namun belum sepenuhnya terfasilitasi secara maksimal.

“Potensi atlet voli Sumenep ini kan sebenarnya besar, tapi karena adanya miskomunikasi jadinya mungkin kurang terfasilitasi,” kata Bupati Sumenep usai pelantikan.

Bupati menekankan pentingnya soliditas dalam tubuh organisasi. Ia meminta pengurus menjaga komunikasi terbuka dan menyelesaikan perbedaan pendapat secara internal.

“Pengurus harus solid, tidak boleh berbicara di belakang punggung, kalau mau bicara di depan mata,” tegasnya.

Ia juga berharap ke depan atlet-atlet lokal Sumenep mampu bersaing di luar daerah. Sebab, ia menilai, selama ini masih banyak klub di Sumenep yang mengontrak atlet dari luar.

“Harapan kita itu, justru atlet Sumenep yang dikontrak keluar. Dari kita itu lah yang diundang, bukan kita yang mengundang,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Ketua Umum PBVSI Pengkab Sumenep Syamsul Muarif menyatakan pihaknya telah menyiapkan langkah awal melalui seleksi terbuka atlet usia dini.

Seleksi dilakukan untuk kelompok usia U-15, U-17, U-19, dan U-20 dengan kuota 15–20 pemain di masing-masing kategori.

“Dari hasil seleksi tersebut, PBVSI ingin memiliki database terkait kompetensi atlet voli di Sumenep, sehingga bisa lebih mudah melakukan pemantauan dan pembinaan,” tutupnya. (*)

Buka Pendaftaran Serempak Kampus Pilihan 2026, BCU 2026 Dibanjiri Belasan Ribu Pelajar Kelas XII SMA/K

BANDUNG || Jejak-ndonesia.id - Pelaksanaan Pameran Bergengsi Pendidikan Tinggi kembali Digelar di Kota Bandung. APTISI Provinsi Jawa Barat bekerjasama dengan PT. Profex (Profajar Eksibit Nusantara) Gelar Bandung Campus Update (BCU) yang 6, yang dilaksanakan pada 11 Feb sampai dengan 13 Feb 2026 di Bandung Convention Center, Jl. Soekarno-Hatta, Kota Bandung

Penanggungjawab Kegiatan Zaidin A Zaiti mengungkapkan kepada Awak media terkait Pelaksanaan Bandung Campus Update ke 6 Tersebut

"Bandung Campus Update ke 6 dibuka pada 11 Februari 2026, diawal pembukaan kami memfasilitasi Kegiatan Diskusi Kopi Pagi Pimpinan Perguruan Tinggi Jawa Barat "Moving Fast, Creating Impact 2026" yang diisi oleh Dr. Ir. H.M. Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I Selaku Ketum APTISI, Prof. Dr. Ir. Eddy Soekanto Soegoto, MT Selaku Ketua APTISI Provinsi Jabar, Perwakilan LLDikti Wilayah IV, Perwakilan BAN-PT, serta dari Pemprov Jawa Barat. Agenda tersebut akan dihadiri oleh Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030 yang akan dikukuhkan, dan Pimpinan Perguruan Tinggi lainnya" ungkapnya

Secara Bersamaan Agenda tersebut juga diselingi dengan kegiatan Pengukuhan Pengurus APTISI Provinsi Jawa Barat Periode 2025-2030

Dini Falah, MBA selaku Ketua Penyelenggara Bandung Campus Update 2026 mengungkapkan kepada awak media bahwa 6th Bandung Campus Update ini adalah Pameran Perguruan Tinggi Terbesar Se-Jawa Barat

"Bandung Campus Update Tahun 2026 ini adalah Pergelaran Pameran Pendidikan Tinggi Terbesar di Jawa Barat, karena momen ini diikuti dengan Pengukuhan Pengurus APTISI Jawa Barat Periode 2025-2030 yang langsung dikukuhkan oleh Ketua Umum APTISI Dr Ir Budi Djatmiko, M.Si, M.E.I. Pameran ini diikuti oleh 80 Perguruan Tinggi yang berada di Jawa Barat maupun dari luar Jawa Barat," kata Dini Falah

Pameran dimulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, serta diikuti Kegiatan Diskusi Penjajakan para calon Mahasiswa dalam memilih potensi program studi yang diinginkan. Diantaranya Penjajakan Minat Program Bidang Teknologi Informasi, Minat Program Vokasi, Minat Program Sains dan Teknologi, Minat Program Bidang Komunikasi, Minat Program Bidang Kesehatan, Minat Program Bidang Perhubungan, Minat Program Bidang Ekonomi dan Manajemen, serta Minat Program Bidang Industri.

"Penyelenggara juga memfasilitasi sarana transportasi antar jemput dari Sekolah ke lokasi Pameran, dan diantar kembali ke Sekolah. Seluruh Peserta Pameran akan mendapatkan lima Belas Ribu Lebih Database pengunjung selama acara pameran Perguruan Tinggi Berlangsung," ulas Dini Falah menutupi. (Megy)

#BandungCampusUpdate
#BCU2026
#BandungCampusUpdate2026
#Profex
#DiniFalah
#MataerDigital

error: Content is protected !!