Sorry, we're closed Opens today at 9:00 am

Bulan: Februari 2026

Sat Reskrim Polres Simalungun Sisir Pasar Jelang Ramadan, Pastikan Harga Sembako Stabil

SIMALUNGUN || Jejak-indonesia.id – Tim Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Simalungun turun ke pasar memantau harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang bulan suci Ramadan. Operasi pasar ini dilakukan untuk memastikan tidak ada permainan harga yang merugikan konsumen di bulan penuh berkah.

Dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Simalungun AKP Herison Manullang, SH., tim yang terdiri dari enam personel melakukan pengecekan menyeluruh di Pasar Perdagangan pada Jumat (13/2/2026) pagi. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB ini merupakan bagian dari Satgas Saber Pelanggaran Harga, Keamanan dan Mutu Pangan Kabupaten Simalungun.

"Sat Reskrim kami bergerak cepat melakukan monitoring harga pasar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan. Ini bentuk kepedulian Polri terhadap stabilitas ekonomi masyarakat," ujar AKP Herison Manullang saat memimpin operasi.

Dalam operasi kali ini, Sat Reskrim menggandeng Kepala Seksi Perekonomian dan Pembangunan Kecamatan Perdagangan untuk memastikan data harga yang akurat. Tim gabungan ini menyisir setiap kios dan lapak pedagang, mencatat harga sembako dari berbagai jenis komoditas.

Kanit-2 Ekonoki IPDA Gagas Dewanta Aji, S.Tr.K., M.H., yang turut dalam operasi, menjelaskan hasil temuan tim saat dikonfirmasi Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIB. "Kami mencatat sembilan kategori kebutuhan pokok, mulai dari beras hingga sayuran. Hasilnya cukup menggembirakan, harga masih dalam batas wajar," ungkap Gagas.

Hasil monitoring Sat Reskrim menunjukkan harga beras premium bervariasi antara Rp14.200 hingga Rp16.000 per kilogram, tergantung merk. Beras Horas dijual Rp14.200 per kilogram, sementara Sangkis dan Matahari Rp16.000 per kilogram. Untuk masyarakat yang mencari harga lebih terjangkau, beras medium SPHP/Bulog tersedia dengan harga Rp10.800 per kilogram.

"Harga gula pasir dan gula merah sama-sama Rp18.000 per kilogram. Ini masih stabil dibanding minggu lalu. Garam beryodium halus juga masih murah di angka Rp10.000 per kilogram," ucap Gagas merinci hasil temuan tim.

Untuk lauk pauk, Sat Reskrim mencatat harga protein hewani yang beragam. Daging sapi murni berada di harga Rp120.000 per kilogram, daging ayam broiler Rp38.000 per kilogram, dan ayam kampung Rp68.000 per kilogram. Daging kambing dijual Rp90.000 per kilogram.

Bagi masyarakat yang memilih protein dari ikan, pilihannya cukup beragam. Ikan lele menjadi opsi termurah dengan harga Rp28.000 per kilogram, ikan tongkol Rp35.000 per kilogram, ikan mas Rp40.000 per kilogram, dan ikan gembung Rp50.000 per kilogram. Bahkan belut yang biasanya mahal, tercatat dijual Rp95.000 per kilogram.

"Telur ayam broiler masih stabil di harga Rp2.500 per butir, telur ayam kampung Rp3.000 per butir, dan telur bebek Rp2.800 per butir. Ini kabar baik untuk ibu-ibu yang mau masak sahur dan berbuka," ujar IPDA Gagas dengan nada optimis.

Yang menarik perhatian tim Sat Reskrim adalah harga bumbu dapur. Cabe rawit dan cabe merah sama-sama menyentuh Rp43.000 per kilogram, sementara cabe hijau lebih murah di Rp28.000 per kilogram. Bawang merah Rp33.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, dan tomat Rp13.000 per kilogram.

Tim juga mencatat harga minyak goreng yang bervariasi. Minyak goreng curah dijual Rp18.000 per kilogram, kemasan sederhana Rp17.000 per liter, dan kemasan premium Rp22.000 per liter.

Untuk sayur-mayur, harganya masih sangat terjangkau. Bayam hanya Rp3.000 per kilogram, kangkung Rp5.000 per kilogram, kol Rp6.000 per kilogram, dan daun ubi bahkan cuma Rp2.000 per ikat.

AKP Herison Manullang menegaskan, Sat Reskrim akan terus melakukan patroli pasar secara berkala menjelang dan selama Ramadan. "Kami tidak akan tolerir praktik penimbunan atau permainan harga. Sat Reskrim siap bertindak tegas jika ada pelanggaran," tegas Herison.

Operasi yang berlangsung hingga siang hari ini berjalan lancar dalam suasana aman dan kondusif. Tim Sat Reskrim yang terdiri dari AKP Herison Manullang, IPDA Gagas Dewanta Aji, Aipda Mahyar Ritonga, Brigadir Jeremia Sirait, Briptu Azan Azhari, dan Bripda Kevin Ginting mendapat apresiasi dari para pedagang dan pembeli.

Polsek Bangun Purba Ikuti Gotong Royong “Gusih Kapur” Gerakan Jum’at Bersih, Wujudkan Lingkungan Sehat dan Kondusif

DELISERDANG || Jejak-indonesia.id - Dalam rangka mendukung kebersihan lingkungan serta memperkuat sinergitas lintas instansi, personel Polsek Bangun Purba Polresta Deli Serdang mengikuti kegiatan Gotong Royong “Gusih Kapur” Gerakan Jum’at Bersih Kecamatan Bangun Purba, Jumat (13/02/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kecamatan Bangun Purba yang diwakili Kasi Kebersihan Bapak Rahmad Nel Ajib, S.Sos, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana SIK MSi yang diwakili oleh Kapolsek Bangun Purba AKP Jaya Sitepu, SH, Wakapolsek Bangun Purba IPTU J. Sidabutar, perwakilan Danramil 19 Bangun Purba, para Kepala Desa Bangun Purba dan Batu Gingging, perangkat desa, staf kecamatan, personel Polsek Bangun Purba serta anggota Koramil 19 Bangun Purba.

Adapun lokasi kegiatan meliputi depan Kantor Camat Bangun Purba, sepanjang Jalan Perintis Kemerdekaan Bangun Purba, Parit Bagas Dusun IV Desa Bangun Purba, serta depan Mako Polsek Bangun Purba. Personel gabungan membersihkan sampah di sepanjang jalan umum serta parit, dengan dukungan mobil truk Dinas Kebersihan Kecamatan Bangun Purba untuk pengangkutan sampah.

Setelah seluruh rangkaian gotong royong selesai dilaksanakan, kegiatan ditutup dengan apel konsolidasi di halaman Polsek Bangun Purba yang dipimpin langsung oleh Kapolsek.

Kapolsek Bangun Purba menyampaikan bahwa keterlibatan Polresta Deli Serdang khususnya Polsek Bangun Purba dalam kegiatan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam mendukung terciptanya pelayanan publik yang sehat, lingkungan yang bersih, serta mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan.

“Melalui kegiatan Jumat Bersih ini, kami ingin membangun budaya peduli lingkungan sekaligus mempererat sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat,” ungkapnya.

Lanal Banyuwangi Gelar Kejuaraan Tinju Profesional Danlanal Banyuwangi Cup 2026

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id - TNI AL, Lanal Banyuwangi. Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banyuwangi sukses menggelar Kejuaraan Tinju Profesional memperebutkan Sabuk Emas Danlanal Banyuwangi Cup Tahun 2026. Kegiatan berlangsung di Gedung Serba Guna Mako Lanal Banyuwangi, Jl. Raya Situbondo No. 54 Ketapang, Banyuwangi, Kamis (12/2/2026).

Kejuaraan tinju digelar selama tiga hari berturut-turut, mulai tanggal 10 hingga 12 Februari 2026 diikuti 158 peserta, terdiri dari 146 petinju amatir dan 12 petinju Profesional dari daerah di Jawa Timur dan Bali. Sejumlah partai kelas amatir dan Profesional dipertandingkan penuh kompetitif dengan semangat sportivitas.

Dalam sambutan Komandan Lanal Banyuwangi Letkol Laut (P) Muhamad Puji Santoso, M.Sc. menyampaikan bahwa kejuaraan tinju ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera sebagai momentum mengenang nilai juang, keberanian dan semangat pantang menyerah Prajurit TNI Angkatan Laut yang selaras dengan karakter olahraga tinju. “Melalui kejuaraan ini, Lanal Banyuwangi tidak hanya memperingati secara seremonial, tetapi juga menghadirkan kegiatan positif dan kompetitif sebagai wadah pembinaan pembentukan karakter generasi muda,” jelas Danlanal.

Pada kategori Profesional, Sabuk Emas Danlanal Banyuwangi Cup Tahun 2026 berhasil diraih oleh Sertu Marinir Hartono Arsyad dari Sasana Amphibi Sidoarjo dan Iwan Key dari Malang, setelah melalui pertandingan yang berlangsung sengit, penuh teknik, dengan menjunjung tinggi sportivitas.
Kegiatan ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit unggul atlet tinju berprestasi sekaligus mempererat sinergi antara TNI AL dan masyarakat dalam mendukung pembinaan olahraga Nasional.

#tnial
#tni_angkatan_laut
#koarmada_ri
#kodaeral_v
#lanal_banyuwangi
#jalesvevajayamahe
#indonesiannavy

Respon Cepat Polsek Glagah dan BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Glagah-Licin, Arus Lalin Kembali Normal

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Glagah pada Kamis (12/2/2026) siang mengakibatkan sebuah pohon jenis Sengon dengan diameter sekitar 50 cm tumbang di area Tikungan Cawan, Dusun Salakan, Desa Kenjo. Pohon tersebut roboh melintang di tengah jalan, sehingga sempat memutus arus lalu lintas yang menghubungkan wilayah Kecamatan Glagah dengan Kecamatan Licin.

Kejadian yang berlangsung sekira pukul 12.00 WIB ini dipicu oleh kondisi tanah yang labil di lereng tebing serta intensitas hujan yang tinggi. Menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Glagah di bawah pimpinan Kapolsek Glagah, AKP Edi Jaka Supa'at, S.H., langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), petugas kepolisian segera melakukan pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kecelakaan. Langkah koordinasi pun langsung dilakukan dengan menghubungi Tim TRC BPBD Kabupaten Banyuwangi serta perangkat desa setempat.

Proses evakuasi dilakukan secara kolaboratif oleh satu unit Tim TRC BPBD, tiga personel Polsek Glagah, serta dibantu oleh perangkat Desa Kenjo. Dengan menggunakan alat pemotong kayu, petugas berjibaku menyingkirkan material pohon yang menutupi badan jalan.

Berkat respon cepat seluruh unsur di lapangan, pada pukul 13.00 WIB, proses pembersihan selesai dilakukan. Arus lalu lintas dari kedua arah pun dinyatakan kembali normal dan dapat dilalui kendaraan dengan aman.

Menanggapi kejadian tersebut, Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., memberikan apresiasi atas kesiapsiagaan personel di lapangan sekaligus memberikan imbauan kepada masyarakat.

"Kami mengapresiasi kecepatan anggota Polsek Glagah bersama tim BPBD dan warga dalam menangani pohon tumbang ini. Respon cepat adalah kunci agar gangguan terhadap aktivitas publik, terutama akses jalan utama, bisa segera teratasi tanpa ada korban jiwa," ujar Kombes Pol Dr. Rofiq.

Beliau juga mengingatkan warga agar lebih waspada mengingat kondisi cuaca yang sedang tidak menentu di wilayah Banyuwangi.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang melintasi jalur rawan longsor atau pohon tumbang seperti di wilayah Glagah dan Licin, agar ekstra hati-hati saat hujan deras disertai angin kencang. Segera laporkan kepada petugas terdekat jika menemui kendala di lapangan. Polresta Banyuwangi bersama instansi terkait akan selalu bersiaga 24 jam untuk memberikan pelayanan dan memastikan keselamatan masyarakat," pungkasnya. (***)

Kapolresta Banyuwangi Resmikan SPPG Polresta Banyuwangi 2 di Genteng Kulon

BANYUWANGI || Jejak-indonesia.id – Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Dr. Rofiq Ripto Himawan, S.I.K., S.H., M.H., meresmikan operasional SPPG Polresta Banyuwangi 2 yang berlokasi di Kelurahan Genteng Kulon, Kecamatan Genteng, Jumat (13/02/2026).

Kegiatan peresmian dirangkaikan dengan peninjauan langsung ke sekolah penerima manfaat untuk memastikan program berjalan tertib, tepat sasaran, dan sesuai perencanaan.

Pada tahap awal, program ini dilaksanakan secara bertahap dari total rencana 2.461 penerima manfaat, termasuk tenaga pendidik.

Salah satu penerima manfaat adalah SMA Negeri Genteng dengan jumlah 1.261 penerima, terdiri dari siswa dan 89 tenaga pendidik. Selain itu, Kemala Bhayangkari Genteng menerima 137 penerima manfaat, termasuk 10 tenaga pendidik.

Kapolresta Banyuwangi menegaskan bahwa kehadiran SPPG merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang baik dan terstandar.

Penyaluran dilakukan secara periodik guna menjamin pemerataan, ketepatan jumlah, serta kualitas distribusi.

Selain meninjau sekolah, Kapolresta juga melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan dapur SPPG sebagai pusat operasional.

Bangunan yang mulai dibangun sejak 29 Oktober 2025 tersebut kini telah siap digunakan dengan dukungan sarana dan prasarana yang memenuhi standar kebersihan dan keamanan pangan.

Operasional SPPG didukung oleh tim profesional yang terdiri dari kepala dapur, ahli gizi, ahli akuntansi, serta asisten lapangan.

Struktur ini disiapkan untuk memastikan pengelolaan berjalan efektif, higienis, akuntabel, dan transparan.

Dengan diresmikannya SPPG Polresta Banyuwangi 2 di Genteng Kulon, diharapkan program ini dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi pelajar dan tenaga pendidik, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas pendidikan di wilayah Banyuwangi. (***)

error: Content is protected !!